}); May 2013 | BeritaSimalungun

BERITA TERBARU

MENU BERITA

MATRA-Media Lintas Sumatera (BETA)

MATRA-Media Lintas Sumatera (BETA)
KLIK Benner Untuk Penampakannya
INDEKS BERITA

Analisa Data Pencemaran yang Dilakukan PT Allegrindo Nusantara

Written By GKPS JAMBI on Thursday, 30 May 2013 | 19:16

Hasil penelitian kita PT Allegrindo Nusantara pada saat ini memiliki jumlah populasi ternak sebanyak 40.000 ekor babi dan
limbah yang dihasilkan sbb:
- limbah padat dengan perhitungan :
40.000 ekor x konsumsi pakan rata2 perhari 1,5 kg = 60.000 kg / hari = 1.800.000 kg /bulan = 1.800 ton/bulan
- limbah cair untuk minum dan mandi ternak sbb:
rata2 minimal standard 30 liter air /hari yang dibutuhkan per ekor babi
40.000 ekor x 30 liter = 1.200.000 liter/hari = 1200 m3 /hari = 36.000 m3/bulan

Untuk membuktikan jumlah populasi 40.000 ekor dapat kita hitung jumlah induknya minimal 10 % atau 4.000 ekor induk,
sedangkan kapasitas babi potong yang dihasilkan adalah sbb:

1 ekor induk dapat menghasilkan rata2 1,5 ekor anak babi hidup perbulan, dengan demikian untuk 4000 ekor induk dapat
menghasilkan babi potong ukuran 90 kg/ekor sebanyak 4000 ekor x 1,5 ekor = 6.000 ekor/bulan
Harga pasar sekarang Rp 25.000 /kg dengan demikian omzet penjualan perbulan adalah
6000 ekor x 90 kg x Rp 25.000 = Rp 13.500.000.000,-/bulan

Harga pokok produksi 1 kg daging memerlukan 4 kg pakan, harga 1 kg pakan Rp 3.000/kg jadi Harga pokok 1 kg daging =
4 x Rp 3.000 = Rp 12.000 /kg daging
Jadi untuk menghasilkan 6.000 ekor x 90 kg daging membutuhkan pakan = 6.000 x 90 kg x 4 x Rp 3.000 = Rp 6.480.000.000/bulan
Biaya langsung dan tidak langsung standard adalah 10% dari penjualan = 10 % x Rp 13.500.000.000 = Rp 1.350.000.000,-

Dengan demikian dapat dihitung keuntungan PT Allegrindo Nusantara perbulan sbb :
Omzet penjualan 6.000 ekor perbulan = Rp 13.500.000.000,-
Harga Pokok Produksi 6000 ekor babi = ( Rp 6.480.000.000,-)
Biaya langsung dan tidak langsung = ( Rp 1.350.000.000,-) (-)
Keuntungan perbulan = Rp 5.670.000.000,-

Keuntungan pertahun
( 12 x Rp 5.670.000.000 = Rp 68.040.000.000,-

PT.Allegrindo Nusantara sudah diambil alih Domba Mas Group per 1 januari 1996, bayangkan sudah 16 tahun
beroperasi minimal dana yang sudah dihasilkan sbb:
Rp 68.040.000.000 x 16 tahun = Rp 1.088.640.000.000,- = 1 Triliun lebih rupiah yang dihasilakan selama 16 tahun

yang jadi pertanyaan :
1. Berapa kewajiban pajak dan retribusi yang distor ke negara selama 16 tahun ?
2. Berapa banyak limbah cair dan padat yang dibuang ke danau toba selama 16 tahun?

Untuk limbah dapat kita buktikan sbb :

- Jumlah sumur bor yang aktif sekarang adalah 2 unit dengan kapasitas 25 m3 perjam yang dihidupkan selama 24 jam
nonstop dengan perhitungan sbb :
2 unit x 25 m3/jam x 24 jam = 1.200 m3 air yang dihasilkan selama satu hari
- limbah padat 60.000 kg perhari ( perhitungan jumlah pakan yang dibutuhkan selama satu hari diatas)


Kapasitas limbah dapat kita hitung sbb berikut:

Bak equalisasi 26 m x 10 m x 3,25 m = 845 m3
Bak pra sedimentasi 10 m x 2 m x 3 m = 60 m3
Bak an aerob (11m x 5 m x 6 m ) x 23 bak = 7.590 m3
Bak aerasi 25 m x 10 x 3 m = 750 m3
Bak penampung akhir 20 m x 15 m x 3 m = 900 m3 (+)
Total kapasitas tampung = 10.145 m3
______________________________
__________

Dengan kapasitas tampung 10.145 m3 dapat menampung limbah selama = 10.145 m3 : 1200 m3 = 8,45 hari
sistem pengolahan limbah adalah dengan sistem permentasi
kita dalami pencemaran dengan 2 baku mutu dari 21 baku mutu yang di wajibkan:

Paramtr inlet baku mutu

B O D 2790 mg/ltr 150 mg/ltr
C O D 5914 mg/ltr 300 mg/ltr

yang jadi pertanyaan dapatkah ipal yang cukup sederhana menurunkan BOD dan COD sebanyak 18 kali lipat, belum lagi kita
analisa parameter yang lain

Hal ini dapat dibuktikan petugas dengan cara memasang meteran di 2 unit sumur bor dan diobservasi selama 3 hari benarkah
air yang digunakan sebanyak 1200 m3 perhari
dan kemana limbah cair itu dibuang ?
Dan limbah padat sebanyak 60 Ton perhari kemana dibuang?
Dan dengan populasi 40.000 ekor ,standard kematian/ mortalitas adalah 4 % = 1.600 ekor babi mati itu dibuang kemana?

Kesimpulan :
Dengan beroperasi selama 16 tahun sudah triliun keuntungan yang sudah dihasilkan peternakan PT Allegrindo Nusantara
Sedangkan nilai pencemaran yang dihasilkan selama 16 tahun limbah padat dan cair yang dibuang ke danau toba sbb:
Limbah cair 1.200 m3 x 365 hari x 16 tahun = 7.008.000 m3 yang dibuang ke Danau Toba.
Limbah padat 60.000 kg x 365 x 16 tahun = 350.400.000 kg = 350.400 Ton dibuang ke Danau Toba

Danau Toba sudah menjadi jamban raksasa menampung jutaan m3 limbah cair dan ratusan ton limbah padat
PT.ALLEGRINDO NUSANTARA

NB : DATA INI KAMI PEROLEH DARI SUMBER INTERNAL KORESPONDEN KAMI YANG MASIH BEKERJA DI PT ALLEGRINDO NUSANTARA YANG MENDUKUNG UPAYA PELESTARIAN DANAU TOBA YANG ASRI

Bahas Pemekaran Simalungun, DPRD Temui DPD RI

Written By GKPS JAMBI on Wednesday, 15 May 2013 | 09:08



Binton Tindaon
SIMALUNGUN – Hari ini Selasa (14/5) pimpinan DPRD temui DPD RI Komite I. Pertemuan tersebut membahas soal pemekaran Kabupaten Simalungun. Anggota DPD RI disebut sangat mendukung agar pemekaran Simalungun segera diproses.

Hal ini dikatakan Ketua DPRD Simalungun Binton Tindaon SPd kepada METRO, Senin (13/5). “Besok kami akan berangkat ke Jakarta atas undangan anggota DPD RI Komite I. Agendanya membahas percepatan pemekaran Simalungun,” terang Binton Tindaon.

Menurut dia, DPD Komite I sangat mendukung percepatan pemekaran Kabupaten Simalungun, salah satunya adalah Rahmat Shah yang duduk di Komite I, DPD RI. Dalam pertemuan itu nantinya, DPRD Simalungun akan memaparkan sejauh mana persiapan pemkab dalam perumusan pemekaran Simalungun. Termasuk kendala-kendala yang mungkin akan muncul dalam proses pemekaran.

DPD RI Komite I membidangi otonomi daerah hubungan pusat dan daerah serta antar-daerah, pembentukan, pemekaran dan penggabungan daerah; pemukiman dan kependudukan; pertanahan dan tata ruang; serta politik, hukum, dan hak asasi manusia (HAM).

Binton menambahkan, saat ini tahapan berkas usulan pemekaran Simalungun masih berada di Pemprovsu. “Gubernur belum menandatanganinya, mungkin secepatnya akan direalisasikan,” katanya.

Dia menjelaskan, masih ada kekurangan berkas yang harus dilengkapi pemkab supaya Gubernur menandatangi berkasnya. Berkas yang masih kurang itu adalah penyerahan daftar aset Simalungun dan berkas biaya penyelenggaraan Pilkada pertama kali.

Pemkab saat ini masih mempersiapkan data-data aset untuk diserahkan ke Gubernur, serta berkas penganggaran biaya saat penyelenggaraan Pilkada pertama kali. “Tentunya tidak akan lama setelah dimekarkan, pasti akan ada pemilihan bupati di sana. Dan penganggaran itu juga kan harus dipersiapkan,” ujar mantan guru ini.

Binton Tindaon menambahkan, setelah kedua berkas ini dapat diselesaikan pemkab, maka Gubernur akan secepatnya menandatanganinya. Disinggung bagaimana pembagian wilayah apabila sudah dimekarkan, Binton menjawab bahwa wilayah yang dimekarkan nantinya bernama Kabupaten Simalungun Hataran.

Saat ini kecamatan di Kabupaten Simalungun sebanyak 32 kecamatan. Dan apabila pemekaran terealisasi, maka Kabupaten Simalungun Hataran mendapat wilayah I, yakni 15 kecamatan dengan pusat pemerintahannya di Kota Perdagangan, Kecamatan Bandar.

Sebelumnya, Bupati Simalungun DR JR Saragih mengatakan, tanggal 16 Mei ini rencanaya sudah mulai berkantor di Perdagangan tepatnya di komplek RS Umum Perdagangan. Konsepnya, dalam seminggu JR akan berkantor di Perdagangan selama dua hari dan tiga hari lagi di Pematang Raya.

DR JR Saragih menyebutkan, langkah tersebut sebagai bukti nyata atas keseriusannya memperjuangkan pemekaran Simalungun. Dia mengharapkan, dengan berkantornya bupati di Perdagangan, masyarakat Simalungun bawah akan terlayani dengan baik dan tidak perlu jauh lagi mengurus sesuatu ke Pematang Raya.

Saat melakukan kunjungan ke Perdagangan baru-baru ini, DR JR Saragih menjelaskan, beberapa SKPD juga akan berkantor di Perdagangan, yakni Dinas Kesehatan, Pendidikan dan Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) dan SKPD lainnya juga nantinya akan menyusul.

Diharapkan dengan pemindahan kantor bupati ini, Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dapat melihat keseriusan Pemkab Simalungun untuk mekar. Saat ini, berkas pengajuan pemekaran sudah disampaikan ke Gubsu dan masih menunggu direalisasikan dan disetujui.

“Harapan kita dalam sepekan ini, Gubernur akan menandatangani berkas usulan pemekaran Simalungun. Sehingga, tiga bulan ke depan pemekaran akan terealisasi. Agar kemajuan dan pengembangan wilayah dapat dilaksanakan segera sesuai dengan sektor otonomi daerahnya,” ujarnya. (MSC)

Bernhard Damanik Ajak Masyarakat Harus Cerdas Pilih Wakilnya

Bernhard Damanik
SIMALUNGUN – “Saya sependapat atas apa yang disampaikan oleh masyarakat. Saya memang melihat bahwa kinerja DPRD tidak maksimal. Itu sebabnya, agar masyarakat lebih cerdas wakilnya,” ujar anggota DPRD Simalungun Bernhard Damanik, ditemui METRO, Senin (14/5) kemarin.Menurut Bernhard Damanik, periode DPRD saat ini yang sudah berjalan selama 3 tahun lebih, belum memberikan kontribusi penuh kepada masyarakat.

Hal itu terlihat dari sikap para DPRD yang kurang serius menanggapi kebutuhan masyarakat banyak. Di dalam internal DPRD sendiri tidak semuanya satu kata atau satu visi. Dalam pengambilan keputusan, sering terjadi perbedaan pendapat. Dan yang selalu menang adalah kelompok yang lebih mendominasi anggotanya. Sehingga kerap perbedaan pendapat diputuskan melalui voting.

Para anggota DPRD sering disebutkan mendapat intervensi dari partai pengusungnya. Sehingga istilah anggota DPRD pendukung pemerintah dan DPRD beroposisi dengan pemerintah sering terucap di publik. Kepala daerah yang merupakan ketua partai politik dapat menyebabkan anggota DPRD yang berasal dari partai yang dipimpin kepala daerah akan berbenturan dengan tugas dan fungsi.

“Kalaupun partainya mengintervensi kadernya yang duduk di DPRD pada akhirnya akan merugikan partainya sendiri. Sebab masyarakat nantinya tidak lagi percaya terhadap partai tersebut yang menghambat aspirasi masyarakat,” terangnya.

Menurut dia, seorang kepala daerah harusnya tidak boleh lagi menjabat pada fungsionaris kepengurusan partai. Sebab akan mengganggu tugas-tugasnya terhadap masyarakat. Apabila seorang kepala daerah sebagai ketua partai, tentunya akan berpihak kepada golongan tertentu.

“Lebih tepat, kepala daerah tidak pengurus partai. Sepanjang masih ketua partai, maka sulit diterima kepala daerah tersebut menjalankan tugasnya sebaik mungkin,” tegas Bernhard.

Sementara itu, Ketua DPRD Simalungun Binton Tindaon. Menurut dia, kinerja DPRD Simalungun selama ini sudah baik dan maksimal. Menurutnya, tidak semua aspirasi masyarakat dapat direalisasikan. Namun sebagiannya ditindaklanjuti DPRD.

“Fungsu dan tugas-tugas DPRD Simalungun berjalan dengan baik dan tidak ada masalah. Kalaupun ada masyarakat yang mengatakan kinerja DPRD tidak maksimal, apa bisa dibilang? Sebab tidak semuanya bisa ditampung,” ujarnya.

Menurut Binton Tindaon, partai tidak ada mengintervensi kadernya yang duduk di DPRD. Sebab dengan mengintervensi setiap kebijakan yang hendak diputuskan, akan berpengaruh terhadap partai.

“Tujuan partai berdiri untuk kesejahteraan partai. Jadi tidak mungkin partai mencampuri kebijakan DPRD apalagi untuk kemajuan masyarakat. Bahkan partai memberikan masukan kepada DPRD-nya agar tetap membela rakyat,” katanya.

Sementara itu, salah seorang warga A Silalahi yang menyebutkan, sejatinya orang-orang yang memiliki empati dan jiwa patriot yang mestinya menjadi anggota DPRD. Karena orang seperti itu, akan berjuang untuk konstituen dan rakyat.

“Harusnya para anggota DPRD memiliki pendidikan yang mumpuni, tidak asal dapat gelar ecek-ecek. Sebab, mereka akan menghasilkan produk undang-undang, pengawasan dan budgeting/anggaran. Saatnya untuk berkaca dan melihat diri sendiri, apakah pantas sebagai wakil rakyat atau tidak,” tegasnya.

Ijazah Pengganti Bacaleg Perlu Dicek ke Sekolah

Banyaknya kekarangan berkas, dokumen atau formulir untuk bakal calon legislatif (bacaleg) Kota Siantar, ternyata masih perlu pengecekan ulang. Seperti surat keterangan pengganti ijazah yang hilang.

Ketua KPU Siantar Mangasi Tua Purba mengatakan, untuk periode pemilu legislatif 2014 nanti, ada dua orang yang menggunakan surat keterangan sebagai ijazah pengganti yang hilang.

Namun Mangasi Tua mengaku, butuh waktu melakukan cek dokumen guna mencari siapa bacaleg yang menggunakan surat keterangan pengganti ijazah itu.

“Besok (hari ini) akan kita beritahu siapa mereka yang memberikan surat keterangan pengganti ijazah. Karena berkas bacaleg itu cukup banyak,” kata Ketua KPU Siantar, Senin (13/4).

Ditanya soal peraturan yang memperbolehkan surat pengganti ijazah, Mangasi  mengatakan, sah-sah saja. Asalkan surat keterangan benar-banr dari sekolah asal si bacaleg.

“Ijazah penggani itu sah-sah saja, namun surat keterangan harus dari sekolah asal. Kemudian alasan dalam surat ketarangan itu jelas, ijazah yang dimaksud benar hilang,” tambah Mangasi Tua.(MSC)

Sekjen GKPS Plesiran Torus Ke Luar Negeri

Sekjen GKPS Plesiran Torus Ke Luar Negeri. Sementara Kondisi Jemaat GKPS di Pedalaman Simalungun dan Indonesia semakin terpinggirkan dan bahkan hampir 40 persen warga GKPS jarang Marminggu hu GKPS. IRONISSSSSSSSSSSSSSS
Sekjen GKPS Plesiran Torus Ke Luar Negeri. Sementara Kondisi Jemaat GKPS di Pedalaman Simalungun dan Indonesia semakin terpinggirkan dan bahkan hampir 40 persen warga GKPS jarang Marminggu hu GKPS. IRONISSSSSSSSSSSSSSS
Foto Copas FB: Sekjen GKPS di Stasion Kereta Api Dusseldorl-Jerman
  • Jems Sipayung Begitulah kalo Pimpinan gak sensitif dengan kehidupan jemaat, memanfaatkan kekuasaan untuk kesenangan pribadi..........
  • Herman Sipayung Wkwkwkwkwk ........
  • Asenk Lee Saragih Perbincangan di FB EL Sumbayak : Alisman Saragih : Horas sekjen,selamat bertugas,pajumpah hita waktu pesta gereja batang ara deli serdang

    Damertina Saragih: Horas Botou Sekjend,lao hu Wuppertal do ham ?Slamat jumpa di Wuppertal ya ,acra smalam
    d Simalungun.

    Asenk Lee Saragih: Sekjen GKPS Plesiran Torus Ke Luar Negeri. Sementara Kondisi Jemaat GKPS di Pedalaman Simalungun dan Indonesia semakin terpinggirkan dan bahkan hampir 40 persen warga GKPS jarang Marminggu hu GKPS. IRONISSSSSSSSSSSSSSS

    Rista Maria Girsang: Aseeeek,oleh-oleh samaku ulang lupa ham da Pak Pdt nami..

    Janwari Duan Simarmata: Asenk itu tdk benar aku selaku mahasiswa STIE bogor dan teman2 dari IPB mencari gkps,kalau kita merantau yg kita cari itu adalah gereja GKPS.

    Rista Maria Girsang: Waaau,inang DS, di negara Hitler jg? Malas uhur...

    Lambokman Purba: Bung Asenk; Terlalu dini anda mengatakan plesiran. Sekjen kesana krn tugas sbg Pimpinan Pusat GKPS.

    El Sumbayak: @Asenk L S. Tuhan berkatimu.

    Donni Harapan Manik: @bg aseng - plesiran?kita kan ngga tau bg acara apa pak sekjend ke sana.undangankah atau apa.jadi kurang etis rasanya membaca koment abang.kalo jemaat yg jarang marminggu itu bkn semata mata tugas pimpinan.tp tugas kita semua.termasuk pribadi,majelis,kuria,pdt di gereja msng2

    Donni Harapan Manik: @ pak sekjend - dengar kata dusseldorf jadi ingat almarhum bapatua sita damanik. Slmt horja da pak.Gbu
    Asenk Lee Saragih: Dalam sinode dan sinode jemaat dan resort, isu bahwa 40 persen jemaat gkps tak bergereja di gkps, bahkan di perkotaan justru banyak yg pindah gereje. Sementara di pedesaan nyaris 60 prsen jemaat tak ke gereja setiap hari minggu, bahkan gereje persekutuan telah tumbuh di lingkungan jemaat gkps. 
     
    Soal plesiran itu, apa kolerasinya utk kemajuan gkps secara umum. Bahkan secara finansial gkps masih minim untk membiayai operasional puultimer, bahkan kini yg digenjot persembahan bulanan. Lalu bagaimana perhatian gkps buat gereja yg berjuang sendiri utk membangun gereja! Serta gkps di pedalaman simalungun yg jemaatnya tak lagi membutuhkan ibadah minggu. Ini fakta yg harus dilihat pimpinan pusat gkps, jgn hanya menekan pdt resort agar setoran resort ke pusat mencapai target 100 persen saja. Ini kacamata saya selaku jemaat gkps.diatetupama

    Mayday: Botou Asenk,sepertinya botou berdiskusi lah dg pimpinan pusat GKPS utk hal ini.Reality di lapangan memang tanggung jawab jemaat juga utk menyampaikannya.Inilah sebuah bukti bahwa botou care thd GKPS.Selamat pagi botou..

    Donni Harapan Manik: Aku sering membaca postingan bg asenk di fb.kritis dan peduli gkps.aku salut bg.tp untuk kali ini aku kurang mendukung.karna itu td.terlalu dini kita katakan pak sekjend plesiran.pdhl beliau ksana karena undangan.
     
    Kita kan bermitra dgn jerman.mereka datang jg ke gkps,memberi bantuan dll.jd yg namanya mitra tentu ada program saling berkunjung kan?.
    Kalau dana perjalanan setahu saya jg dbantu jerman (beberapa pemuda,pengurus SM jg reguler ke jerman tiap tahun)
    . Masalh manfaat tentu ada.
    Kalau kondisi gkps yg semakin memprihatinkan itu tanggung jawab kita semua bg.
    Bkn semata2 pimpinan.kalau perpuluhan itu yahhh namanya program.kita dukunglah,karna udah keputusan SB (disetujui sinode). Kalo kehadiran di gereja,gkps,hkbp,gkpi,pentakosta cenderung menurun kq.itu karna krisis iman.menurut aq siapapun eporus atau sekjen kita.kalau kita udah krisis iman,yahh pasti jarang gereja.

    Mayday: Botou Asenk...saya berharap botou bisa masuk dalam majelis pusat GKPS ya...itu akan lebih mantap dan terarah di dalam pembangunan kejemaatan nya GKPS...Bravo botou

    Asenk Lee Saragih: Apakah Gkps diam saja kalau jemaatnya sdh krisis iman, ini yg menjadi pemikiran kita. Alangkah bangganya saya selaku jemaat gkps, jika sekjen kita berkunjung ke gkps pedalaman gkps yg minim sarana infrastruktur dan kondisi bangunan dan jemaat yg memprihatinkan. Itu lebih bembawa dampak yg positif bagi jemaat gkps secara keseluruhan.

    Maya Damanik: Good morning botou Pak El..Selamat menjalankan misi utk GKPS ya...Semoga tetap sehat..

Mulai 16 Mei, Bupati Simalungun JR Saragih Berkantor di Perdagangan

Written By GKPS JAMBI on Tuesday, 14 May 2013 | 08:02


[Foto: Billi]
KANTOR – Gedung yang direncanakan akan menjadi Kantor Bupati Simalungun JR Saragih di Kelurahan Perdagangan III, Kecamatan Bandar.

PERDAGANGAN – Rencana Bupati Simalungun yang akan berkantor mulai 16 Mei 20013 di Perdagangan merupakan bukti, JR Saragih  serius membangun Kabupaten Simalungun. Selain mempermudah kontrol ke bawah juga akan mempercepat proses pembangunan di daerah Simalungun bawah.

Ketua DPRD Simalungun Binton Tindaon dan masyarakat Perdagangan sangat mendukung rencana Bupati Simalungun JR Saragih ngantor di Kelurahan Perdagangan III, Kecamatan Bandar.

“Nantinya, proses pembangunan akan terlaksana lebin cepat dan lebih baik lagi di Simalungun bawah,” kata Binton akhir pekan lalu kepada METRO. Binton Tindaon mengaku sampai saat ini persiapan lokasi tempat Bupati Simalungun berkantor di Perdagangan sudah siap.

Bahkan, pihak kecamatan sudah menyiapkan lokasi kantor bagi bupati yang dirancanakan akan berdampingan dengan RSUD RSUD Perdagangan. Pindah kantor ini katanya membuktikan keseriusan bupati dalam mendukung pemekaran Kabupaten Simalungun agar lebih maju dalam pembangunan.

“Jelas saya mendukung Bupati Simalungun JR Saragih pindah kantor ke Perdagangan. Karena memang ini sudah lama diidamkan masyarakat dan inilah salah bukti bahwa bupati juga mendukung pemekaran Kabupaten Simalungun,” ujarnya.

Ia menambahkan, sampai saat ini persiapan pemekaran Kabupaten Simalungun sudah mulai digodok di Kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu). Seluruh masyarakat Simalungun hanya menunggu surat kuasa dari Gubsu, dan jika sudah keluar, maka pemekaran akan terlaksana.

“Untuk menjamininya, maka semua aparatur termasuk bupati harus memberikan dukungan, bahwa pemekaran Simalungin akan terlaksana. Semua prosudur sudah kita kerjakan. Dan kalau memang tidak ada halangan dan ditanda tangani Gubsu tahun 2013 ini, maka tahun depan (2014) Kabupaten Simalungun sudah mekar,” katanya.

Dijelaskannya, ini bukan sebatas wacana semata, tetapi lebih menekan pada pelaksanaan. Mari kita bersama-sama  berdoa agar percepatan pembangunan di Kabupaten Simalungun dengan pemekaran, dapat terlaksana.

Hal senada disampaikan Ketua Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun (Himapsi) Kecamatan Bandar Agus Siregar ketika ditemui METRO. Katanya, jika Bupati Simalungun berkantor di Perdagangan, maka dia juga harus memposisikan beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) berkantor di Perdagangan.

Dia mengaku, pada dasarnya Himpasi dan kaum muda Bandar sangat mendukung pemekaran Kabupaten Simalungun ini. Pasalnya, pembangunan akan lebih cepat merata dan generasi muda akan lebih banyak tertampung untuk bekerja.

“Kami mendukung Bupati Simalungun JR Saragih ngantor di Perdagangan. Tetapi, jangan kepindahan ini tidak memiliki arti. Misalnya, bupati juga harus menempatkan beberapa pimpinan SKPD-nya di Perdagangan. Jadi, untuk pengaduan warga lebih mudah untuk disampaikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, selama ini wacana pemekaran ini hanya dianggap warga sebagai isapan jempol belaka. Pihaknya juga siap mendukung dan akan membantu bupati dalam melaksanakan tugas untuk mengontrol warga sekitar.

“Kami siap mendukung jika memang bupati ingin melakukan kunjungan dengan berkantor di Perdagangan. Kami mendukung semua program bupati yang benar-benar pro rakyat,” ujarnya. (MSC)

Ladang Pertanian di Simalungun Semakin Sempit

Masyarakat Manfaatkan Pamatang Sawah


[Foto: Darwis]
PAMATANG SAWAH – Seorang petani memanfaatkan pamatang sawah sebagai lahan bertanam kacang panjang di Nagori Marubun Jaya, Tanah Jawa.

SIMALUNGUN – Sempitnya lahan pertanian, sementara desakan kehidupan semakin besar, membuat petani di Nagori Marubun Jaya, Tanah Jawa terpaksa memanfaatkan Pematang Sawah (Batas antar lahan sawah, red) untuk ber-cocok tanam.

Hal itu dilakoni selain karena tuntutan kehidupan yang semakin besar, para petani tidak mau menyia-nyiakan lahan yang kososng. Menurut mereka, sedikt saja lahan dibiarkan menganggur, merupakan pemborosan rejeki yang diberikan Tuhan.

Meski cara itu justru mempersulit mereka untuk melintas dari pematang ke bagian persawahan lainnya, tapi para petani itu justru merasa senang melihat lahan pertanian mereka dipenuhi tumbuhan yang bermanfaat serta tidak ada yang tersia-siakan.

Selain itu, dengan cara demikian mereka dapat meraip keuntungan lebih banyak ketika sebelum pematang sawah mereka dipergunakan seperti saat ini.

“Lumayanlah sedikit membantu.  Setidaknya anak kami bisa bersekolah dan membeli baju barunya setiap tahun ajaran baru,” ujar A Simanjuntak (56) warga Nagori Marubun Jaya ketika ditemui METRO di persawahan miliknya kemarin.

Simanjuntak mengatakan, dirinya beserta masyarakat lain melakukan ini sejak lima tahun terakhir yang terinpirasi dari hal yang tidak sengaja. “Ini semua karena tidak se ngaja melihat pohon jambu tumbuh di pematang sawah milik tetangga.

Saya coba menanam kacang panjang beberapa batang, ternyata hasilnya sangat bagus dan lama kelamaan, masyarakat pada ikut,” ujarnya. Erni Boru Sinaga (43) warga Simpang Saropah menambahkan , menanam di pamatang sawah hasilnya lebih bagus.

Meski penanamannya terbatas, namun harga jual hasil panen yang di pamatang cukup maksimal. (MSC)

Pemekaran Simalungun Segera Terwujud

SIMALUNGUN – Tak lama lagi Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara akan dipimpin dua orang bupati. Bupati yang sekarang JR Saragih akan memimpin Kabupaten Simalungun yang beribukota Pematang Raya. Satu lagi bupati yang akan memimpin Kabupaten Simalungun Hataran beribukota di Kota Perdagangan, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun.

Hal ini ditegaskan JR Saragih saat meninjau lokasi gedung eks Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Perdagangan yang nantinya dijadikan sebagai persiapan kantor Bupati Kabupaten Simalungun Hataran, Sabtu (11/5).

“Tahun 2013 ini, ada 3 daerah termasuk Kabupaten Simalungun yang diajukan kepada pemerintah pusat untuk dimekarkan. Kita berharap pemekaran Kabupaten Simalungun menjadi dua daerah segera terwujud, karena seluruh persiapan menyangkut administrasi dan teknis termasuk data aset yang akan dilepas ke daerah pemekaran sudah dipersiapkan.

Dalam waktu dekat kita juga akan melakukan rapat di DPR RI guna pembahasan pemekaran tersebut,” katanya didampingi Sekretaris Daerah Gidion Purba serta para pimpinan unit kerja di jajaran Pemkab Simalungun.

Tentang pejabat bupati persiapan Kabupaten Simalungun Hataran, JR Saragih mengatakan, akan diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri, yaitu pejabat Kabupaten Simalungun yang telah memenuhi ketentuan untuk itu, termasuk perangkatnya seperti Sekretaris Daerah dan pimpinan-pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya.

“Sesuai dengan ketentuan bahwa Bupati Simalungun (induk) yang menunjuk siapa pimpinan di daerah pemekaran dan diusulkan ke Departemen Dalam Negeri (Depdagri), karena ini juga salah satu syarat untuk pemekaran itu,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, dia juga menjelaskan, pada daerah persiapan pemekaran Kabupaten Simalungun nantinya akan dibentuk beberapa unit kerja yang berhubungan langsung dengan kepentingan masyarakat, seperti Dinas Pendidikan, Kesehatan, Pertanian, Sosial, Perizinan, Pertambangan dan Energi.

Selanjutnya JR Saragih menjelaskan, setelah terbentuk daerah persiapan pemekaran, bupati di pemekaran tersebut mempersiapkan untuk pembangunan perkantoran yang baru dalam kurun waktu 3 tahun.

“Selama 3 tahun harus dipersiapkan perkantoran oleh bupati persiapan pemekaran dan ini nantinya nanti akan ditinjau oleh tim dari pusat apakah layak kabupaten persiapan ini menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB),” ungkapnya.

Asisten Administrasi dan Umum Rizal Edi Praja Saragih ditunjuk menjadi koordinator penataan perkantoran di eks RSUD Perdagangan. Kata Rizal, ada sekitar 20 ruangan yang akan ditata untuk persiapan perkantoran Bupati Simalungun Hataran.

“Ini akan segera kita siapkan, karena pimpinan kita (Bupati Simalungun Hataran) dalam waktu dekat akan berkantor di sini,” katanya. (MSC)

Pesta Adat Perkawinan Simalungun di Eropa (Caroline Pintauli Purba Dengan Ari Kist Nagold)

Menghadiri pesta perkawinan Adat Simalungun Caroline Pintauli Purba dengan Ari Kist di Nagold sekalian Ulangtahun Merly Purba yang ke......bersama Tina Haisma Saragih.
 
Damertina Saragih Caroline n Arie sukacita menerima Hiou Adat dari Tulang Sarmen skaligus hata Pasu2.





(Sumber : FB Sarmen Saragih)

Berita Lainnya

.

.
.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Ikan Bawal Seberat 9 KG Dapat (Tabu-tabu) di Danau Toba Hutaimbaru Simalungun

Ikan Bawal Seberat 9 KG Dapat (Tabu-tabu) di Danau Toba Hutaimbaru Simalungun
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Sapu Bersih Rencana Gubsu Soal Wisata Halal Syariah di Kawasan Danau Toba

Sapu Bersih Rencana Gubsu Soal Wisata Halal Syariah di Kawasan Danau Toba
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Andaliman, Rempah Batak Yang Mendunia

Andaliman, Rempah Batak Yang Mendunia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

St Adriani Heriaty Sinaga SH MH (Srikandi Simalungun) Itu Purna Bakti

St Adriani Heriaty Sinaga SH MH (Srikandi Simalungun) Itu Purna Bakti
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya


MIRACLE "TINUKTUK" SAMBAL REMPAH KHAS SIMALUNGUN

MIRACLE "TINUKTUK" SAMBAL REMPAH KHAS SIMALUNGUN
PESAN: MIRACLE'TINUKTUK WA: 081269275555

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih
TMII Jakarta Sabtu 4 November 2017.KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya