Berita Terkini

INDEKS BERITA

KPU-RI DIMINTA TINJAU PENAMBAHAN PESERTA PILKADA SIMALUNGUN

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 30 September 2015 | 19:21

BERITASIMALUNGUN.COM-KPU RI dan Bawaslu diminta untuk meninjau ulang penetapan pasangan Lindung Gurning-Soleh Saragih sebagai calon bupati dan wakil bupati untuk pilkada di Kabupaten Simalungun.


Ketua Komite Pemilih Indonesia Kota Pematangsiantar-Kabupaten Simalungun Armada Purba di Simalungun, Minggu, mengatakan, keputusan KPU Simalungun tersebut dinilai janggal dan perlu diusut, karena sebelumnya telah menyatakan pasangan itu tidak memenuhi syarat.

Pengusutan perlu dilakukan karena diduga tidak dilakukan verifikasi faktual terhadap kekurangan berkas pasangan Lindung-Soleh dan proses pemeriksaan kesehatan.

Selain itu, pada batas akhir penerimaan kelengkapan berkas tidak menyertakan surat keterangan tidak memiliki utang piutang dari pengadilan.

Pihaknya sedang menyusun laporan ke Dewan Kehormatan Penyelenggaran Pemilu (DKPP) RI terkait keputusan KPU dan Panwaslih Simalungun yang menambah satu lagi pasangan calon bupati dan wakil bupati Simalungun.

Anggota KPU Simalungun Divisi Hukum dan Humas Puji Rahmat Harahap mengakui pada rapat pleno 15 September 2015 sudah menyatakan pasangan itu tidak memenuhi syarat untuk menjadi peserta pilkada.

"Namun ada rekomendasi dari Panwaslih supaya diterima, karena sifatnya final dan mengikat, akhirnya kami tindak lanjuti," ujar Puji.

Pasangan Lindung-Soleh otomatis memakai nomor urut 5, setelah Tumpak Siregar-Irwansyah Damanik (1), Evra Sassky damanik-Sugito (2), Hj Nuriaty Damanik-Posman Simarmata (3) dan JR Saragih-Amran Sinaga (4). (Ant)

MALUKU OPTIMIS EXPO 2015 SUKSESKAN PESPARAWI NASIONAL XI

Embedded image permalink
Maket Christian Center Dibangun di Kota Ambon Untuk Pesparawi Nasional 2015. Ide gedung Dari Opera di Sydney.

Ambon-Pemerintah Provinsi(Pemprov) Maluku optimis akan menggelar Maluku Expo 2015 untuk ketiga kalinya yang pada 2015 diselenggarakan dalam rangka menyukseskan penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Naional XI di Ambon pada 2 - 12 Oktober 2015.


"Optimis suksesnya pameran berskala nasional tersebut karena padunya kerjasama pelaksanaan Maluku Expo sebelumnya yang dilaksanakan dalam rangka MTQ Nasional XXIX pada 2012 ," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Maluku, F.J.Papilaya di Ambon, Sabtu.

Dia menjelaskan, Pemprov Maluku saat ini bersiap-siap untuk melaksanakan perhelatan Pesparawi XI yang akan dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo dan even ini dimanfaatkan guna melaksanakan Maluku Expo yang juga berskala nasional.

"Expo Maluku 2015 ini juga merupakan bagian dari kegiatan Pesparawi nasional yang akan berlangsung dari tanggal 2-12 Oktober 2015," ujarnya.

Untuk kepentingan kegiatan Maluku Expo yang dilaksanakan pada sejak 3 - 7 Oktober 2015 berlokasi di lapangan Merdeka Ambon dengan disediakan 150 tenda dan semuanya sudah dipesan para peserta.

Dia mengatakan, peserta yang akan mengikuti Maluku Expo 2015 , baik dari peserta nasional dan beberapa kementerian seperti Kementerian Agama, ESDM RI, Pariwisata,Informasi dan Komunikasi.

Begitu pun, Pemprov Maluku, pemerintah kabupaten/ kota lainnya di Maluku serta badan usaha milik negara (BUMN), UKM dan swasta lainnya.

"Jadi ini satu kesempatan untuk kita mempromasikan berbagai produk unggulan dan diharapkan lewat Maluku Expo 2015 dapat dipromopsikan berbagai produk-produk yang dihasilkan Maluku," ujarnya.

Dia menambahkan, seluruh peserta Pesparawi Nasional dari masing - masing Provinsi juga telah disiapkan masing-masing satu stand oleh Pemprov maluku guna mengikuti kegiatan Expo.

"Selama pameran berlangsung akan diselenggarakan beberapa rangkaian acara berupa panggung hiburan rakyat dan lomba musik etnik, di mana keseluruhan acara dikemas menjadi satu rangkaian yang akan terpusat di lapangan Merdeka Ambon.(Ant)

PAPUA SIAP TUAN RUMAH PESPARAWI 2018

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Hery Dosinaen.

Jayapura-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah pelaksana dari Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) ke tahun 2018.


Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Hery Dosinaen, di Jayapura, Sabtu, mengatakan provinsi mana saja yang akan menjadi tuan rumah ajang Pesparawi tingkat nasional ini akan ditentukan pada pertemuan mendatang di Jakarta.

"Namun, pada prinsipnya Papua siap menjadi tuan rumah Pesparawi ke-12 tahun 2018 di Port Numbay, Kota Jayapura," katanya.

Hery menjelaskan segala sesuatunya akan dipersiapkan dengan baik jika sudah jelas sehingga masih menunggu kepastian dari kesepakatan bersama.

"Yang jelas kontingen Pesparawi Papua kali ini yang akan bertanding di Ambon, Maluku harus dapat mempersembahkan yang terbaik," ujarnya.

Dia menuturkan meskipun nantinya tidak membawa pulang prestasi atau juara, namun tetap dapat menunjukkan keramahan dan kebaikan sikap serta perilaku dalam bertanding.

"Kami berpesan kepada para peserta Pesparawi dari Papua untuk selalu menjaga sikap dan nama naik daerahnya," katanya lagi.

Provinsi Papua rencananya akan mengikuti Pesparawi ke-11 tahun 2015 di Ambon, Maluku 2-12 Oktober 2015 dengan jumlah peserta sebanyak 264 orang.

Jumlah ini merupakan jumlah peserta terbanyak kedua setelah Provinsi Papua Barat yang hendak mengikuti ajang Pesparawi ke-11 di Ambon.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan datang secara langsung untuk membuka lomba paduan suara tingkat nasional ini pada 6 Oktober 2015 di Ambon. (Antara)

POLDA MALUKU GELAR PASUKAN OPERASI LONCENG SIWALIMA

Embedded image permalink
Maket Christian Center Dibangun di Kota Ambon Untuk Pesparawi Nasional 2015. Ide gedung Dari Opera di Sydney.

Ambon-Kepolisian Daerah Maluku menggelar apel pasukan Operasi Lonceng Siwalima dalam rangka pengamanan Pesta Paduan Suara Gerejawi XI, 2-12 Oktober 2015, di Kota Ambon, Maluku.


"Aparat keamanan yang disiapkan secara keseluruhan berjumlah sebanyak 2.039 personel yang terdiri dari aparat Polri sebanyak 1.573 personel, aparat TNI sebanyak 285 personel dan instansi lain sebanyak 181 personel," kata Kapolda Maluku Brigjen Pol Murad Ismail pada Gelar Pasukan Operasi Lonceng Siwalima di Markas Lantamal IX Ambon, Rabu.

Gelar pasukan dihadiri Gubernur Maluku Said Assagaff, Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua, Kasdam XVI/Pattimura Brigjen TNI M.B. Taufik, Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Ambon Kolonel Laut (P) Nurhidayat, Pejabat Sipil dan Militer serta undangan lainnya.

Kapolda Maluku, Brigjen Murad, menjelaskan ribuan aparat keamanan dari personel Polri, TNI dan instansi lainnya, telah siap melaksanakan pengamanan selama berlangsung kegiatan Pesparwi XI Nasional di Ambon.

"Kami sudah petakan sejumlah titik yang dianggap rawan kemacetan di Kota Ambon, dan sejumlah titik tersebut sudah disiagakan personel untuk mengatur agar pergerakan lalu lintas berjalan tertib dan lancar," katanya.

Selain titik rawan kemacetan, kata Kapolda Murad, pihaknya juga mengantisipasi sejumlah titik rawan konflik antarkelompok masyarakat yang sering terjadi, karena bisa menganggu pelaksanaan kegiatan Pesparawi. Karena itu, di sejumlah titik rawan kemacetan maupun titik rawan konflik sudah diisi dengan Pospam (Pos Pengamanan).

"Ada delapan pos pengamanan di Kota Ambon yang sudah diisi oleh personel aparat Polri dan TNI, sehingga menjamin keamanan selama berlangsung kegiatan bertaraf nasional ini," ujarnya.

Untuk pos pengamanan, lanjut Kapolda Murad, ada tiga pos pengamanan yang segera diisi, yakni Pospam Bandara Pattimura, Pospam Pelabuhan Yos Soedarso dan Pospam Lapangan Merdeka.

Selain itu, pospam lokasi lomba, yakni Pospam Baileu Oikumene, Pospam Gedung Serbaguna Xaverius Ambon, Pospam Taman Budaya dan Pospam Baileu Siwalima.

Selanjutnya, pengamanan juga dilakukan di tempat penginapan peserta Pesparawi, yakni di hotel, losmen, wisma, tempat latihan dan rumah-rumah penduduk yang tersebar di Kota Ambon.

"Aparat kami selalu siap dan pasukan cadangan dari TNI dan Polri tetap siaga," kata Kapolda Murad.

Sementara itu, Gubernur Maluku Said Assagaff berharap perhelatan Pesparawi Nasional XI dapat berjalan dengan aman.

"Saya tidak mau keamanan terganggu sehingga menimbulkan masalah," katanya.

Kasdam XVI/Pattimura Brigjen TNI M.B. Taufik mengatakan, TNI khususnya Kodam, akan selalu siap mengamankan pelaksanaan Pesparawi Nasional XI/2015 yang akan berlangsung di Kota Ambon.

"Pasukan TNI siap membantu pengamanan Pesparawi di Kota Ambon dan diharapkan berjalan tertib, lancar, aman dan sukses," katanya. (Ant)

LUHUT AJAK GEREJA PERANGI TERORIS DAN NARKOBA


Bupati Simalungun JR Saragih dengan Menkopolhukam Luhut Binsar Panjaitan.

BERITASIMALUNGUN.COM-Menko Polhukam, Luhut Panjaitan mengajak gereja berperan membantu pemerintah dalam memerangi teroris, ISIS dan narkoba yang menjadi musuh negara.

"Pemerintah telah bertemu dengan pimpinan pondok pesantren membahas masalah ini," ujar Luhut pada pelaksanaan Sinode Am Periode Ke 20 GKPI di Panti Asuhan Mambre, Nagori Rambung Merah, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Selasa.

Luhut mengatakan, pemerintah juga melakukan upaya-upaya dalam menangkal dan mencegah terorisme serta memerangi pengaruh ISIS dan narkoba, dengan operasi intelijen dan penegakan hukum.

Gereja diharapkan mampu membina dan memberikan pencerahan kepada jemaatnya terhadap bahaya narkoba yang meracuni semua kalangan masyarakat.

"Jika jemaat sampai terkena, hampir tidak ada pasien yang sembuh dari kecanduan, dan peran gereja tidak efektif lagi," kata Luhut.

Luhut juga berpesan supaya gereja, termasuk GKPI tidak terlibat dalam politik praktis, tetapi tetap pada tugas pokoknya untuk bersaksi, bersekutu dan melayani, sehingga gereja dan jemaatnya tidak kacau. (Ant)

FKPPI DIDORONG MILIKI KARAKTER KUAT BANGUN NEGARA

BERITASIMALUNGUN.COM-Ormas kepemudaan Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan TNI/Polri sebagai penerus perjuangan bangsa didorong memiliki karakter kuat untuk membangun negara.


Menurut Pangdam I/BB, Mayjen TNI Lodewyk Pusung, Selasa di Makorem 022/PT, karakter itu perlu dimiliki kader Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan TNI/Polri (FKPPI) mengingat peran penting pemuda dalam menjaga kesinambungan pembangunan bangsa.

Anggota FKPPI hendaknya memiliki semangat nasionalisme, berjiwa satria, mampu memahami pengetahuan dan teknologi untuk bersaing secara global.

Ormas keluarga besar TNI itu juga harus mempunyai landasan moral dan etika dalam berkarya, kesadaran bela negara yang berwawasan kebangsaan, serta mampu memberi solusi di tengah berbagai permasalahan yang ada di masyarakat.

Pangdam juga mengingatkan, agar generasi muda aktif dan turut menjaga keamanan, ketertiban, stabilitas dan ketenteraman dalam kehidupan. "Jauhi aksi-aksi kekerasan, tindakan main hakim sendiri, dan jangan terlibat dengan narkoba," kata Pangdam.

Pangdam berharap generasi muda harus mampu menjadi ujung tombak dalam memberantas narkoba dan obat terlarang, serta berani tampil untuk memberikan contoh yang baik dalam mempersempit ruang gerak peredaran narkoba.

Pangdam I/BB melakukan kunjungan ke wilayah tugas dan menggelar ramah tamah dengan 225 anggota FKPPI Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun. (Ant)

PEMERIKSAAN MANTAN KEPALA PERTANAHAN SIMALUNGUN DITUNDA

BERITASIMALUNGUN.COM-Penyidik Kejaksaan Negeri Siantar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, menunda pemeriksaan terhadap mantan kepala Pertanahan (Badan Pertanahan Nasional/BPN) setempat, Asli Dakhi terkait dugaan korupsi pengadaan sertifikat aset pemkab tahun 2014.


"Ada pemberitahuan beliau sakit," kata Kasi Pidana KHusus Kejari Siantar, Parada Situmorang di kantor Jalan Asahan Km 4,5, Kabupaten Simalungun. Direncanakan pejabat yang kini bertugas di BPN Palangka Raya, Kalimantan Tengah menjalani pemeriksaan kedua terkait kasus pengadaan sertifikat aset Pemkab Simalungun tahun 2014.

Pemkab Simalungun menganggarkan dana Rp2 miliar yang telah disetorkan ke rekening pribadi Asli Dakhi untuk 1.410 sertifikat. Dalam realisisasinya, yang terselesaikan 11 sertifikat senilai Rp60 juta, sehingga ada kerugian Rp1,94 miliar.

Parada mengatakan, pihaknya masih menunggu kebenaran alasan sakit, dan mempersiapkan pemanggilan susulan. Terkait kasus ini, Parada menyebutkan, telah memeriksa 30 saksi dari BPN, Pemkab, dan tujuh korporasi yang terlibat. "Kami juga akan memeriksa sejumlah pejabat teras di pemkab terkait kasus sertifikasi aset ini," ujar Parada.(Ant)

PASANGAN TPS-SYAH GUGAT KPU SIMALUNGUN

BERITASIMALUNGUN.COM-Pasangan Tumpak Siregar-Irwansyah Damanik mengajukan gugatan terhadap Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Simalungun karena menambah satu lagi pasangan peserta pilkada.



Divisi Hukum pasangan Tumpak Siregar-Irwansyah Damanik (TPS-Syah) Luhut Sitinjak di Simalungun, Rabu, mengatakan, gugatan sengketa pilkada tersebut diajukan ke Panwaslih terkait keputusan KPU menambah peserta pilkada.

Pihaknya menduga KPU Simalungun telah melakukan konspirasi administrasi dengan meloloskan pasangan Lindung Gurning-Soleh Saragih yang mendaftar dari jalur perseorangan.

Dalam surat permohonan, dijelaskan bahwa awalnya Lindung Gurning berpasangan dengan Burhanuddin Sinaga yang merupakan anggota DPRD Simalungun dari PAN.

Pada proses penelitian dukungan tahap pertama dan kedua, ternyata Burhanuddin Sinaga mengundurkan diri dan pencalonannya digantikan Soleh Saragih.

Tahapan itu seharusnya dimanfatkan untuk menerima pendaftaran peserta pilkada dari jalur partai politik, bukan kesempatan mengganti pasangan calon.

Pengunduran Burhanuddin dengan alasan sakit, patut diduga sebagai upaya mengakali persyaratan berhalangan tetap, karena dua dokter yang memeriksa kesehatan tidak satu pun yang menyatakan yang bersangkutan mengalami sakit permanen.

"Kami meminta Panwaslih supaya membatalkan keputusan KPU yang menetapkan pasangan calon ini sebagai peserta pilkada," ujar Luhut.

Ketua KPU Simalungun Adelbert Damanik menjelaskan, awalnya KPU telah menyatakan pasangan Lindung-Soleh tidak memenuhi syarat, tetapi melalui musyawarah sengketa, Panwaslih meminta supaya pasangan itu diterima.

"Kami hanya menindaklanjuti rekomendasi Panwaslih, sifatnya kan final dan mengikat," ujar Adelbert. (Ant)

Garuda Tambah Penerbangan Ke Ambon Jelang Pesparawi

"Setibanya di Ambon Manise mulai dari bandara sampai tempat tujuan kampung Benteng namanya Rabu 29 Sept 2015 jam 20 .15. WIT. Kami disambut dengan meriah oleh masyarakat setempat dgn tarian Pelagadong namanya dan diiringi tarian khas Ambon Manise. Sungguh sangat sukacita dan meriah sekali. Walaupun lelah dalam perjalan, tapi hati penuh sukacita. Puji Tuhan, ternyata orang Ambon sangat ramah ramah. Beta sangat senang toh"... kami diterima di rumah penduduk. Satu keluarga menampung 2 orang peserta dari Jambi. Puji Tuhan sungguh luar biasa. Orang Maluku kita baru dara hidup rukun dan damai 
Hidup rukun itu indah dan Manise" FB : Sy Dewi Corry Br Girsang-Peserta Pesparawi Jambi.
AMBON-Maskapai Garuda Indonesia menambah satu jadwal penerbangan rute Jakarta - Ambon menjelang pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) tingkat nasional di Kota Ambon, Provinsi Maluku pada 2-12 Oktober 2015.

"Penambahan penerbangan akan dilakukan tanggal 2-3 Oktober dan 10 Oktober 2015 untuk mengakomodir peserta yang akan datang dan kembali mengikuti kegiatan Pesparawi di Kota Ambon," kata General Manager PT Garuda Indonesia cabang Ambon Sonny Pongoh di Ambon, Senin.

Menurut dia, setelah dilakukan koordinasi dengan manajemen Garuda Indonesia maka ditetapkan penambahan armada rute Jakarta - Ambon.

"Penambahan armada diharapkan dapat mengakomodir para peserta yang datang dari 33 provinsi di Indonesia yang membutuhkan layanan penerbangan ke Ambon," katanya.

Sonny mengatakan, jadwal penerbangan telah penuh dipesan para penumpang dari berbagai daerah di Indonesia, kebanyakan merupakan penumpang transit dari Jakarta dan Makassar.

"Saat ini maskapai Garuda baru membuka rute tujuan Ambon - Jakarta - Surabaya dan Makassar, sedangkan wilayah lainnya masih transit di beberapa rute tadi," katanya.

Dia mengakui, hingga saat ini masih ada permintaan tambahan armada penerbangan dari Batam ke Ambon, tetapi pihaknya masih memikirkan penumpang dari Ambon - Jakarta.

"Penambahan penerbangan bukan saja memikirkan jumlah penumpang dari Jakarta - Ambon tetapi sebaliknya, karena tidak mungkin pesawat kembali ke Jakarta dengan tidak mengangkut penumpang, minimal kami memastikan tersedianya 20 - 30 seat tersedia," ujarnya.

Terkait harga kata Sonny, pihaknya tidak memberikan harga khusus atau promo untuk penerbangan tambahan, tetapi menyesuaikan harga normal yakni mulai harga Rp1,4 juta.

"Kami tidak memberikan harga promosi, tetapi memberlakukan harga normal untuk menutupi kerugian jika penerbangan kembali dari Ambon - Jakarta tidak ada penumpang," ucapnya.
Ia menambahkan, pihaknya berupaya mendukung kegiatan Pesparawi tingkat nasional dan upaya Pemkot Ambon terkait program Mangente (datang dan mengunjungi) Ambon tahun 2015.

"Kami mendukung penuh upaya Pemkot Ambon yang telah menetapkan tahun kunjungan wisata 2015 melalu program mangente Ambon. Dukungan yang diberikan berupa mempromosikan program mangente Ambon ke seluruh kantor cabang Garuda di seluruh Indonesia dengan menjual paket wisata di Maluku khususnya Kota Ambon," ujarnya. (Ant)

Keputusan Umum LPPN

KEPUTUSAN KETUA UMUM LEMBAGA PENGEMBANGAN PESPARAWI NASIONAL (LPPN) NOMOR : SKEP/12/LPPN-XII/13 TENTANG PENETAPAN PEDOMAN UMUM PENYELENGARAAN PESPARAWI NASIONAL XI TAHUN 2015 DI KOTA AMBON PROVINSI MALUKU Pada tanggal  2-12 Oktober 2015.

       (Info Selengkapnya KLIK: http://pesparawi-lppn.or.id)                    

Stok Sembako Untuk Pesparawi di Ambon Aman

Ir. F. Papilaya, M.Si (kanan)

AMBON -Kurang lebih 10 ribu orang dari seluruh Indonesia akan datang ke Ambon untuk mengikuti Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XI tanggal 2-12 Oktober 2015, dan mereka akan membutuhkan makanan yang cukup.

Untuk itu Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku jauh-jauh hari telah mengantisipasi dengan melakukan koordinasi dan komunikasi dengan seluruh distributor, untuk mengecek ketersediaan stok sembilan bahan pokok (Sembako) pada seluruh distributor di Ambon.

Seluruh kebutuhan bahan pokok menjelang Pesparawi nanti tersedia dalam jumlah yang cukup, dan daya tahan kebutuhan itu di atas 35 hari kedepan.

"Seluruh kebutuhan pokok (sembako) bagi masyarakat dan peserta Pesparawi nanti dapat terpenuhi dengan baik dan harga ditingkat distributor juga tidak mengalami kenaikan,"kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Maluku Ir. F. Papilaya, M.Si kepada wartawan di Ambon Selasa (29/9).

Salah satu faktor untuk mensukseskan Pesparawi Nasional XI di Ambon adalah ketersediaan Sembako dan sampai 35 hari kedepan stok sembako aman,"ucap Papilaya.

Disperindag Maluku selalu berkoordinasi dengan Disperindag Kota Ambon untuk selalu melakukan pemantauan pasar, serta berkoordinasi dengan Balai POM Maluku untuk mengawasi makanan yang beredar untuk mencegah jangan sampai makanan dicampur dengan bahan pengawet, makanan harus benar-benar steriil.

Setiap hari pihaknya selalu memantau fluktuasi harga Sembako di pasar dan himbauannya kepada seluruh pedagang dan pengecer untuk tidak menaikkan harga barang secara sepihak.

Harapannya, kita harus menjadi tuan rumah yang baik bagi tamu kita semua peserta Pesparawi Nasional XI di Ambon Maluku.(Tribun-Maluku.com-)

Masyarakat Muslim Ambon Siap Amankan Pesparawi Nasional

Muslim di Kota Ambon, Maluku.
Muslim di Kota Ambon, Maluku.

AMBON - Tokoh masyarakat Muslim di Kota Ambon menyampaikan kesiapan mereka membentuk pam swakarsa untuk pengamanan selama berlangsung Pesta Paduan Suara Gerejawi (PESPARAWI) Nasional XI yang penyelenggaraannya pada pada 2-12 Oktober 2015.

"Kami sudah menerima para tokoh masyarakat Muslim dari sejumlah desa/kelurahan di Kota Ambon dan menyampaikan kesiapan melakukan pengamanan kepada para tamu yang mengikuti Pesparawi Nasional," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Maluku, Ibrahim Sangadji, Sabtu (26/9).

Menurut dia, pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku menyambut positif niat baik dari elemen masyarakat di Kota Ambon. Khususnya untuk memberikan pengamanan dan jaminan keamanan kepada para tamu selama berlangsung kegiatan Pesparawi Nasional.

"Kami merespon secara positif keinginan para tokoh Muslim di Kota Ambon untuk memberikan pengamanan kepada para tamu Pesparawi Nasional, terutama yang tinggal di rumah-rumah penduduk yang beragama Islam," kata Ibrahim yang juga sebagai penanggungjawab publikasi kegiatan Pesparawi.

Ia juga meminta kepada media massa menyampaikan informasi yang sejuk kepada publik selama berlangsung kegiatan Pesparawi Nasional, terutama persiapan Pemprov Maluku menjelang pesta akbar ini. Menurut dia, selama pelaksanaan Pesparawi Naskonal berlangsung, apabila ada peristiwa yang tidak diinginkan bersama jangan dibesar-besarkan.

Artinya dalam menyampaikan berita terkait dengan peristiwa itu, tidak menonjolkan kekerasan, karena bisa saja opini di luar daerah bahwa Ambon tidak aman. "Kami perlu menyampaikan bahwa jangan ada kesan Pemprov Maluku mengintervensi kebebasan pers, tetapi bagaimana melihat masalah yang terjadi tidak hanya menjadi dan tanggung jawab pemerintah semata. Namun, tanggung jawab seluruh elemen bangsa di daerah ini termasuk media massa," kata Ibrahim.

Karena itu, sebagai warga Maluku, khususnya di Kota Ambon, harus menunjukan jati diri sebagai orang Maluku yang menghargai para tamu. Kemudian menganggap mereka sebagai saudara yang terpanggil datang ke Ambon, karena talenta yang dimiliki dalam mengumandangkan lagu puji-pujian nantinya.

Sedangkan, Kepala Biro Umum Setda Maluku, Sartono Pinning, yang juga sebagai Penanggung jawab Acara Pesparawi mengatakan, pihaknya sudah menyusun acara, baik pada pembukaan yang dihadiri Presiden RI Joko Widodo, maupun pada penutupan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"Kami sudah menyusun acara pembukaan dan penutupan dengan berkoordinasi pihak protokol Istana Presiden, sehingga dalam pelaksanaan pembukaan nanti, bisa berjalan dengan baik, aman dan lancar," katanya.(Republika.com)

6 Penjabat Kepala Daerah yang Dilantik Plt Gubernur Sumut


BERITASIMALUNGUN.COM-Kementerian Dalam Negeri menetapkan dan melantik enam penjabat kepala daerah di Sumatera Utara masing-masing, Serdang Bedagai, Asahan, Pakpak Bharat, Labuhanbatu, Tapanuli Selatan dan Binjai.

Pengambilan sumpah dan pelantikan enam bupati/wali kota di Sumut itu dilakukan Pelaksana Tugas Gubernur Sumut, T Erry Nuradi mewakili Menteri Dalam Negeri, Cahyo Kumolo di Kantor Gubernur, Medan, Senin 28 September 2015.

Enam penjabat itu masing-masing Alwin Sitorus, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumut sebagai Penjabat Bupati Serdang Bedagai, M Fitriyus, Asisten Administrasi Umum dan Aset sebagai pejabat Bupati Asahan.

Sebagai Penjabat Bupati Pakpak Bharat adalah Bonar Sirait yang sebelumnya menjabat Kepala Bakorluh Sumut.

Untuk Penjabat Bupati Tapanuli Selatan, Sarmadan Hasibuan, Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Sumut Disusul Amran Uteh, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa menjadi Penjabat Bupati Labuhanbatu dan Riadil Akhir Lubis, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Sumber Daya Alam sebagai Penjabat Wali Kota Binjai.

Para penjabat kepala daerah itu mendapat gaji pokok dan tunjangan Bupati sesuai ketentuan dengan masa jabatan paling lama satu tahun sejak dilantik.

Adapun tugas penjabat adalah menyelenggarakan dan melaksanakan pemerintahan termasuk memfasilitasi pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) hingga sampai memilikii pejabat defenitif.

Pelasksana Tugas Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi dalam sambutannya mengatakan, seperti diketahui, 23 dari 33 kabupaten dan kota di Sumut akan melaksanakan Pilkada langsung serentak pada 9 Desember mendatang.

Dari 23 kabupaten/kota itu, 14 daerah kepemimpinan akan berakhir di 2015 dan 9 daerah lain selesai di semester pertama 2016.

"Dengan sudah dilantiknya, maka tugas dan tanggung jawab para penjabat itu akan bertambah dari sebelumnya hanya bertugas sebagai pejabat eselon II," katanya.

Mengingat akan ada Pilkada serentak di Desember 2015, maka penjabat bupati/wali kota harus bisa melaksanakan pesta demokrasi itu dengan baik.(ant)

Hanya Seranjang Malam Pertama, Nurlin Br Sinaga Ini Gugat Cerai Suaminya

Nurlin bersama buah hatinya usai menghadiri sidang suaminya (Foto Siantarnews/Friska)
Nurlin bersama buah hatinya usai menghadiri sidang suaminya (Foto Siantarnews/Friska)
BERITASIMALUNGUN.COM, Siantar-Hubungan suami-isri antara Tony Saragih dan Nurlin boru Sinaga awalnya bahagia, namun berakhir menyedihkan. Pasalnya, Toni (35) warga Jalan Marasi Gg Rahayu, Lorong 20 Pematangsiantar,  didakwa telah menelantarkan istri dan anaknya. Ia disidangkan atas laporan istrinya.

Saksi korban Nurlin menceritakan kronologis kejadian yang dialaminya, saat berlangsung persidangan di PN Pematangsiantar, Senin (28/9/2015). Menurut Nurlin, perkenalannya dengan Toni melalui sosial media facebook. Ia saat itu tinggal di Batam, sedangkan Toni, PNS di Dinas Pasar, Pemko Pematangsiantar.

Awalnya pada pertemuan pertama Toni mendatangi Nurlin ke Batam. Walaupun jaraknya jauh, erdakwa masih menyisihkan waktu untuk menemui Nurlin ke Pulau Batam. 

Hingga pertemuan ke empat kalinya, terdakwa kemudian mengajak Nurlin untuk menikah. Karena merasa terlalu cepat, Nurlin sempat menolak. Akan tetapi, karena Toni mendesak dan didukung oleh keluarganya untuk segera menikah, hati Nurlin pun luluh.

Akhirnya keduanya sepakat melangkah ke jenjang pernikahan. Mereka melangsungkan pernikahan di Gereja Bethel Jalan Rela, Medan dengan Akta Nikah nomor 139/GBI_Betlehem,/AN,/VII/2013. Namun, empat hari usai menikah, Toni tidak lagi satu ranjang dengan istrinya.

“Hanya malam pertama saja saya tidur dengannya Pak Hakim. Malam kedua, ketiga, dan keempat, kami sudah pisah ranjang. Saya di ruang tamu sementara dia tidur di kamar Pak,” terang Nurlin kepada majelis hakim.

Merasa ada yang aneh, setelah empat hari menikah, Nurlin lalu pulang ke Batam, mengurusi usahanya.

“Perjanjian kami sebelum menikah, dia akan urus perpindahan pegawainya ke Batam,” beber Nurlin.

Sesampai di  Batam,  Nurlin  tidak lagi berkomunikasi dengan terdakwa. Sebab, apabila ia menelepon atau mengesms,  tidak ada jawaban dari terdakwa. Seiring berjalannya waktu dan bulan, Nurlin pun mengandung anak pertama, buah cinta mereka.

Namun, terdakwa tak pernah menghubungi dan memberikan nafkah lahir dan bantin kepada saksi korban. Kedatangan terdakwa yang ditunggu-tunggu pun tak kunjung datang. Dijelaskannya, ia juga telah mengirimkan uang sebesar Rp 20 juta kepada terdakwa untuk biaya pengurusan perpindahan PNS terdakwa ke Batam.

“Saya sudah transfer uang buat biaya pengurusan perpindahan dia Pak, tapi tidak ada juga diurusnya Pak Hakim, ” imbuh Nurlin sambil menangis.

Nurlin juga menjelaskan, bahwa pada saat acara tujuh bulanan, terdakwa datang ke Batam. Itu pun karena dipaksa mertua saksi korban. Karena setiap saksi korban menghubungi terdakwa, tidak pernah diangkat bahkan sms pun tidak ada dibalas.

Celakanya kata saksi korban, ia dikabari terdakwa agar datang ke Kota Pematangsiantar, karena terdakwa mau menikah lagi dengan perempuan lain.

Nurlin melahirkan anak pertamanya pada tanggal 28 Agustus 2015 lalu, yang diberi nama Jonathan. Hingga anak pertama lahir, terdakawa tidak tahu menahu dan bahkan biaya persalinan pun ditanggung sendiri oleh saksi korban.

Terdakwa Tony Saragih merupakan PNS di Badan Lingkungan Hidup dan sempat menjabat Bendahara. Ia disidangkan karena telah menelantarkan anak dan istri sebagaimana diatur dalam pasal 76 b Undang-undang nomor 23 tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga.


Sidang yang dipimpin oleh hakim Lodewik F Simanjuntak dengan JPU Anna Lusiana menanyakan kepada terdakwa atas keterangan saksi, terdakwa menyatakan bahwa apa yang diungkapkan saksi korban semuanya benar. (Friska)

Menko Polhukam Luhut B Panjaitan Sebut Perusahaan Aquafarm Perusak Ekosistem Danau Toba

Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan saat tiba di Kodim 0207 Simalungun, Selasa (29/9/2015). (foto : saddan).
Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan saat tiba di Kodim 0207 Simalungun, Selasa (29/9/2015). Foto Saddan.
BERITASIMALUNGUN.COM, Simalungun-Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan menegaskan, kehadiran Aquafarm di perairan Danau Toba merupakan salah satu perusahaan pengrusak ekosistem dan pengrusak lingkungan danau, maka dalam waktu dekat, perusahaan itu segera ditutup pemerintah.

“Sebentar lagi akan dibangun jalan tol Medan-Sibolga. Maka lokasi Parapat 2019 akan dipastikan untuk menjadi kota turis. Terkait keramba jaring apung sebagai pengrusak ekosistem akan kita tiadakan lagi dan dibersihkan, termasuk menutup Aquafarm, sehingga Danau Toba itu asri dan berpeluang besar untuk menambah pendapatan daerah,” kata Luhut dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan Sinode Am ke-XX GKPI di komplek Panti Asuhan Mamre GKPI, Rambung Merah, Kabupaten Simalungun, Selasa (29/9/2015).

Dijelaskan Luhut, tahun 2019 ketika infrastruktur sudah terbangun, maka devisa melalui turis akan menghasilkan. Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun akan menjadi daerah transit. Salah satu upaya, dia sebutkan, membangun kesepakatan dengan Menteri Lingkungan Hidup, untuk membersihkan seluruh keramba jaring apung di seluruh perairan Danau Toba.

Selain itu, dalam sambutannya, situasi Indonesia dijelaskan Luhut, ada beberapa poin harus dicegah mulai dari teroris, narkoba dan persoalan ekonomi.

“Masyarakat harus mampu memerangi aktivitas itu, dengan menjadi agen perubahan dan peran penting di berbagai lingkungan. Dan gereja harus hadir untuk memberikan solusi,” tandasnya. Narkoba kata dia, merupakan musuh terbesar masyarakat dan ajaran agama perlu melakukan penetrasi terhadap lingkungan.


“Gereja jangan sombong rohani, tetapi lihat jemaat juga. Jangan rusak mata rohani, agar misi gereja tidak terkooptasi dengan kepentingan apapun di luar pelayanan,” tutur pria berkumis hitam berpangkat terakhir Letnan Jendral TNI itu. (Saddam)

Luhut Binsar Panjaitan dan Yasonna H Laoly Hadiri Pembukaan Sinode Am Periode (SAP) ke-XX GKPI

Luhut dan Laoly saat diulosi panitia. (foto : kevin).
Luhut dan Laoly saat diulosi panitia. 
Dua menteri yang turun ke Kabupaten Simalungun yakni Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly, Selasa (29/9/2015) untuk meresmikan pembukaan Sinode Am Periode (SAP) ke-XX GKPI di Jalan Haji Ulakma Sinaga ternyata menyimpan sebuah cerita.

Sebelumnya ke dua menteri ini tidak janjian untuk turun ke acara ini pada saat yang sama. Luhut mengetahui Laoly datang karena diberitahu oleh panitia, maka hadirlah 2 menteri itu di satu tempat.

“Kami tidak janjian dengan Pak Laoly datang kemari. Tiba – tiba saya diberitahu Pak Laoly juga datang kemari. Saya bilang kebetulan. Jadi hadirlah dua menteri di satu tempat yang jauh dari Jakarta dan saya pikir ini patut bersyukur kepada Tuhan,” ucap Luhut Panjaitan, saat memberikan sambutan.
Luhut juga menyatakan, doa adalah di atas segalanya. Dia ada seperti sekarang ini, kata Luhut, karena kekuatan sebuah doa.


“Bahwa doa itu adalah suatu yang tidak kita tahu bagaimana kuatnya. Tapi saya sudah mengalami betapa kuatnya doa itu yang sehingga pada hari ini saya bisa seperti ini,” ujarnya di hadapan peserta Sinode GKPI. (Net)

PANDANGLAH BURUNG DI UDARA

PANDANGLAH BURUNG DI UDARA.
"Today is tomorrow's you worried yesterday" (Dale Carnegie).

Coba renungkan kembali apa yang kita khawatirkan kemaren, minggu lalu, bulan lalu, setahun lalu, sepuluh tahun lalu, dua puluh atau tiga puluh tahun lalu!. Daftarkan mana yang pernah dikhawatirkan benar-benar terjadi.

Mungkin hari ini Anda khawatir tentang turunnya dollar, khawatir menjelang pensiun, khawatir tidak mampu bayar hutang, khawatir tidak mampu membayar uang kuliah anak-anak, khawatir tidak punya jodoh, khawatir karena tidak permisi ke kantor kemaren, khawatir anak-anak di tempat yang jauh, dan seribu jenis kekhawatiran lainnya.

Semua yang kita khawatirkan sebenarnya tidak pernah terjadi. Para ahli mengatakan apa yang kita khawatirkan kemaren hanya 97% persen peluangnya terjadi hari ini. Jadi, jangan khawatirkan hari esok, sebab hari esok, bahkan satu jam ke depan bukan di bawah kontrol kita.

Manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan yang paling cerdas. Mereka bisa merubah dunia, membuat hidupnya berubah lebih baik dari kemaren. Tidaklah seharusnya mereka khawatir tentang hari esok.
Sedangkan burung-burung di udara yang jauh di bawah kecerdasan manusia selalu bersuka cita.

"Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?" (Mat 6:26).

Bekerja dengan setulus hati, menyerahkan hasilnya kepada Bapa yang pengasih, bersyukur atas apa yang diberikan, maka rasa khawatir akan berkurang. Semoga kita dapat mengusir rasa khawatir, dan suka cita akan senantiasa mewarnai kehidupan kita hari ini. (St Jannerson Girsang)

Undangan Perayaan Pertama HUT Ke 3 Tugu Raja Simanihuruk

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 29 September 2015 | 08:51


Undangan Perayaan Pertama HUT Ke 3 Tugu Raja Simanihuruk
BERITAKU-Undangan Perayaan Pertama HUT Ke 3 Tugu Raja Manihuruk sudah beredar di seluruh Pomparan ni Ompu Raja Simanihuruk se Indonesia bahkan se Dunia. Termasuk di Jambi undangan sudah mulai didistribusikan. Sebagai "Bukti Undian Door Prize" untuk satu undangan dibebankan biaya ongkos cetak dan kirim untuk membantu Panitia Rp 100.000.

Sumbangan juga dapat ditransfer ke Panitia Pada Bank BRI No Rek 0333-01-000706-56-2 Atas Nama Mulatua Nainggolan HP 081280153771 (Bendahara Panitia). Undangan itu ditanda tangani oleh Ketua Drs MB Manihuruk (Op Agatha), Sekretaris Osben Simanihuruk SH (Ap Philip) dan diketahui oleh Ketua Umum Manihuruk Se Dunia A Manihuruk MBA (Am Melita). 
Perayaan Dilaksanakan:
Hari/Tanggal           : Minggu-Senin, 27-28 Desember 2015
Pukul                       : 08.00 WIB S/d Selesai
Tempat                    : Harapohan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.
Untuk Informasi Selengkapnya Terdapat pada Undangan yang telah Dicetak dan dibagikan. (Rosenman Manihuruk alias Asenk Lee Saragih-HP 08127477587)

KLIK INFO SELENGKAPNYA DI SUMBER: BERITAKU

 




CETAK 11R FOTO TUGU MANIHURUK.
  

Rupiah Anjlok, Indonesia Bisa Krisis

Written By Beritasimalungun on Monday, 28 September 2015 | 20:20

PEDAGANG LESU
BERITASIMALUNGUN.COM, Jakarta-Pemerintah harus tegas mengenai nilai tukar Rupiah yang terus sempoyongan terhadap dolar Amerika Serikat. Anggota DPR Ghazali Abas Adan menuturkan, pemerintah juga jangan terus berlindung dengan terus menyebutkan bahwa nilai tukar Rupiah yang terus melemah karena faktor eksternal.

“Masalah rupiah kita yang sempoyongan ini pemerintah harus punya sikap, jangan ber­dalih terus karena faktor luar, policy kita harus tegas agar rupiah kita tetap kuat,” kata Ghazali saat acara Forum Senator Un­tuk Rakyat di Restoran Nyonya Dua Cikini, Jakarta, Minggu (27/9).

Menurut Ghazali, banyak pekerjaan rumah pemerintah dalam memperbaiki pere­ko­nomian Indonesia, tidak han­ya soal nilai tukar Rupiah ter­­­hadap dolar, pemerintah juga harus memperbaiki kon­disi perekonomian setelah me­nerap­kan kebijakan yang anti masyarakat seperti menaikan harga BBM. “Karena memang ada pern­yataan dengan naiknya BBM, inflasi, dan nilai tukar Rupiah itu menyebabkan banyak masalah,” tambahnya.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Ghazali Abas, Adan mengatakan banyak pe­kerjaan rumah yang harus dikejar oleh pemerintah saat ini dalam mem­perbaiki perekonomian Indonesia.

Bukan hanya masalah ru­piah, melainkan juga harus memperbaiki kondisi pere­ko­nomian setelah menerapkan kebijakan yang dinilai anti mas­yarakat seperti menaikan harga BBM. 

“Masalah rupiah kita yang sempoyongan ini pemerintah harus punya sikap, jangan ber­dalih terus karena faktor luar, kebijakan kita harus tegas agar rupiah kita tetap kuat,” ujarnya .

Dia menegaskan, pe­me­rin­tah seharusnya terus mela­kukan upaya dalam bentuk pembenahan dalam negeri untuk dapat menolong perekonomian nasional. Dia mendesak pembangunan untuk mengentas kemiskinan dapat dimulai dari pembangunan desa, yang selama ini dinilai masih kurang pertumbuhan ekonominya. “Karena kalau desa makmur, maka Indonesia akan makmur,” ucapnya.

Menurut Ghazali, peran pe­me­rin­­­tah hanya sebagai jembatan peng­­hubung perekonomian desa dengan pusat. Pemerintah desa dinilai mempunyai peran untuk meningkatkan perekonomian di pedesaan.

Pemerintah desa perlu men­­­dukung pertanian, sebab, bela­kangan ini, harga komoditas te­rus mengalami tren penurunan. Se­­perti sawit hingga sumber daya mineral dan batubara (minerba).

Dia juga meminta pemerintah daerah jangan mempersulit warga desa mendapatkan kartu sehat, dan kartu pintar, serta meningkatkan akses perumahan. “Artinya ketika ada kebun juga tidak efektif meningkatkan kesejahteraan, infrastruktur yang baik untuk masyarakat, tidak sekedar pemanis saja,” lanjut Ghazali.

RI Krisis

Indonesia dinilai telah me­masuki masa krisis. Hal ini mengacu pada faktor semakin anjloknya nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ke level Rp14.700 per USD.

Padahal, Presiden Joko Widodo (Jo­kowi) telah mengeluarkan paket kebijakan ekonomi tahap I, namun kenyataannya masih belum membaiknya kondisi pere­konomian dalam negeri.

Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Beni Pramula men­jelas­kan, selain anjloknya Rupiah, ada beberapa indikasi yang menunjukkan bahwa ne­gara Indonesia sedang me­ngalami krisis moneter. 

Hal itu terlihat dari defisit neraca pembayaran yang besar karena inflasi yang tidak terkontrol, hutang luar negeri yang semakin melambung, suku bunga tinggi dan kurs mata uang tidak seimbang. “Tren pelemahan nilai tukar Rupiah dan saham merupakan respons pasar setelah men­cermati kepemimpinan Jokowi-JK,” kata Beni, Minggu (27/9).


Lebih lanjut, Beni menuturkan pen­yebab terjadinya krisis eko­nomi tersebut karena ke­gagalan negara dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang ber­dampak langsung ke masyarakat. 

“Ini merupakan kegagalan negara dalam merumuskan ke­bijakan ekonomi makro yang tercermin dari kombinasi nilai tukar yang kaku. Dengan demikian berarti ada regulasi fiskal yang bocor, inflasi yang merupakan hasil dari apresiasi nilai tukar efektif riil, defisit neraca pembayaran dan pelarian modal yang lengah dari perhatian pe­merintah,” tuturnya. (OZ)

Festival Danau Toba Dinilai Mubajir

http://img.jurnalasia.com/2015/09/Festival-Danau-Toba170914-ER-IM-2.jpg
Sejumlah pelajar memegang kain ulos sepanjang 426 Meter yang ditenun secara manual selama bulan saat pembukaan acara Festival Danau Toba di Balige, Toba Samosir, Sumut, Rabu (17/9). Kain ulos terpanjang ini berhasil memecahkan rekor MURI untuk kain tenun ulos Batak. ANTARA FOTO/Edy Regar
BERITASIMALUNGUN.COM, Anggota DPRD Sumut Rinawati Sianturi mengatakan pemerintah perlu mengkaji ulang penyelenggaraan Festival Danau Toba agar kegiatan yang menggunakan uang negara tersebut membawa manfaat dalam peningkatan industri kepariwisataan di Sumatra Utara. “Kalau tidak ada manfaatnya, apalagi jika sebatas seremonial, lebih ditiadakan saja,” katanya di Medan.

Secara konseptual, kata Rinawati, memang kegiatan Festival Danau Toba tersebut merupakan bagian dari promosi potensi kepariwisataan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Namun dalam kenyataannya, cukup banyak faktor yang menyebabkan kegiatan tahunan tersebut kurang membawa pengaruh positif dalam peningkatan kunjungan wisatawan ke Sumut.

Kondisi itu disebabkan pengelolaan Festival Danau Toba dinilai kurang tepat dan kurang menonjolkan berbagai potensi budaya yang ada di kawasan Danau Toba. Selain itu, kepanitiaan juga terkesan kurang melibatkan masyarakat lokal untuk menjadi peserta dalam berbagai kegiatan yang diagendakan dalam Festival Danau Toba.

Ia mencontohkan kegiatan sepeda santai (fun bike) yang dilaksanakan dalam Festival Danau Toba. “Selain kurang berpengaruh dalam promosi Danau Toba, pesertanya pun didatangkan dari Medan,” katanya.

Politisi Partai Hanura tersebut juga menyesalkan sulitnya masyarakat di sekitar Danau Toba untuk berpartisipasi atau mengambil manfaat dari penyelenggaraan FDT. Ia mencontohkan sulitnya masyarakat yang ingin berjualan ketika Festival Danau Toba berlangsung. “Mereka harus membayar, tidak tahu untuk apa,” kata Rinawati.

Meski kegiatan Festival Danau Toba dilaksanakan setiap tahun, tetapi penyelenggaraannya juga dinilai kurang membawa pengaruh terhadap peningkatan sektor kepariwisataan Sumut, terutama Danau Toba. Disebabkan masih terjebak pada seremonial semata, sebaiknya pemerintah mengkaji ulang penyelenggaraan FDT tersebut. “Lebih baik ditiadakan lagi kalau tidak ada faedahnya. Lebih baik anggarannya dialihkan ke pertanian,” ujar Rinawati. (ANT)


BERSYUKUR, MAKA RASA KHAWATIR AKAN LENYAP

St Jannerson Girsang. IST FB

Susah mengusir rasa khawatir?. Mungkin selama ini kita salah. Mengusir rasa khawatir bukan dengan mengisi pengetahuan atau otak, tetap mengisi hati dengan rasa syukur.  Khawatir adalah pekerjaan hati, sehingga hanya bisa diobati dengan makanan rohani, senjata rohani.


Tadi malam saya membaca FB sebuah website hiburan, “Funniest Motivational Posters”. Di sana tertulis, “ …97% of the things you worry about  don’t even happen”.  Saya rasa ini benar, dan pengalaman saya memang demikian.

Sebuah kutipan bodoh-bodoh pintar, kutemukan pula tadi malam.  “Worrying is stupid. lt’s like walking around with umbrella waiting for it to rain”.

Terlalu bodoh rupanya kalau aku masih khawatir. Rasa khawatir itu adalah sebuah kebodohan. Khawatir adalah seperti seorang yang ke sana kemari memakai payung, menunggu hujan turun.

Orang yang khawatir adalah memikirkan sesuatu di luar hal-hal yang dapat dikontrolnya, kadang di luar wewenangnya.

Kembali ke memori dua puluh lima tahun yang lalu. Waktiu itu usia saya masih 29 tahun, cita-cita selangit. Saat itu, kehidupan saya diterpa gelombang yang hebat, dan terjadi perubahan kehidupan yang tiba-tiba, tanpa direncanakan.

Bukan saja saya kehilangan jabatan, tetapi juga mata pencaharian, dan banyak lagi hal yang dulu mampu kuperoleh, saat itu untuk makan saja tidak cukup.saya mengalami rasa khawatir yang luar biasa. Kekhawatiran karena alasan politik yang memasung kebebasan saya mencari pekerjaan, kekhawatiran anak-anak yang sakit, serta ribuan kekhawatiran lainnya. Bahkan untuk membiayai sekolah anak saya Sekolah Dasarpun rasanya tidak mampu.

Kalau dihitung-hitung kekhawatiran saya ketika itu, benar adanya: 97% tidak pernah terjadi. Tapi berhentikah saya dari rasa khawatir?.

Pengalaman selama ini, saya tidak mampu menghindarkan kekhawatiran memasuki hati, tetapi saya  mampu dan diberi kuasa mengusirnya.
Khawatir bukan karena Anda miskin atau kaya, pejabat atau pengangguran. Tak ada hubungannya.

Kehidupan berubah dan keadaan ekonomi lebih baik, namun tidak menjamin orang tidak khawatir, akan muncul banyak kehawatiran baru. Kekhawatiran erat kaitannya dengan kemampuan bersyukur.    

Selama lima tahun ketika saya memimpin jemaat, sesama pengurus sering menunjukkan kekhawatirannya atas sesuatu masalah yang kami hadapi. “Gimana nanti kalau ini tidak bisa kita atasi yah!”, demikian sering pertanyaan masuk ke telinga saya.

Saya selalu menghibur mereka. “Jangan pikirkan hal-hal yang  membuat khawatir, itu di luar control kita. Lupakan saja!. Bersyukurlah, maka kekhawatiran akan lenyap”      

Meski dalam pengalaman, kebanyakan kekhawatiran tidak terjadi, tetapi  saya masih terus berjuang mengusir rasa khawatir. Pengalaman menunjukkan, makin tua usia, makin banyak makan asam garam, makin banyak mengalami hal yang pahit, makin mampu meredam rasa  khawatir.

Kini, di usia 54, rasa khawatir itu terus menurun dan menurun. Ujung sebuah kehidupan mulai terlihat, dan kadang tampak jelas. Saya memiliki kemampuan terbatas, tidak banyak yang bisa kita lakukan, dan harus fokus pada kegiatan yang menyenangkan diri dan orang lain. 

“Hati yang riang adalah obat. Bersyukur! Memelihara hati dengan hal-hal yang tidak kelihatan, karena hati hanya bisa terhibur secara abadi dengan hal-hal yang rohani, bukan dengan hal-hal yang terlihat”.

Saya makin sadar ketidakmampuan  mengontrol semua hal. Apalagi yang tidak mampu saya pikirkan, lebih-lebih yang tidak mampu saya lakukan. Teman-teman makin banyak yang menggunakan apa yang saya bisa lakukan dan yang tidak mampu saya lakukan. Citranya makin jelas. Kebohongan citra, ternyata juga menjadi sumber kekhawatiran. 

Dalam prakteknya, saya mencatat demikian.  

Pertama,  fokuslah pada hal-hal yang bisa Anda kendalikan. Saya pernah merasakan tersita oleh pekerjaan tanpa gaji, sementara saya membutuhkan uang dalam jumlah besar bagi kehutuhan perkuliahan anak-anak saya. Saya hanya mengendalian pikiran dan tubuh saya, serta hal-hal yang mampu saya kontrol.  Ketika ditimpa masalah/kesulitan, saya tidak bermimpi menambah asset, menjual assetpun dilakukan demi  prioritas: biaya anak-anak. Selama beberapa tahun saya hanya fokus pada pekerjaan yang menyenangkan hati saya dan berguna bagi orang lain, menginspirasi anak-anak saya. (Akhirnya saya makin pintar menulis..he..he)

Beberapa tahun kemudian, saya berhasil melewati kekhawatiran itu. Semua anak-anak tamat dan bekerja, bahkan menikah dan sudah punya dua cucu. Saya masih hidup dan bisa menghibur Anda, sharing tentang pengalaman yang mungkin berguna untuk Anda.

Kedua, jangan konsumsi berita yang mengganggu pikiran. Saya membaca berita yang bermanfaat dan mengulasnya menjadi artikel, hanya berfokus pada hal-hal yang berhubungan dengan pekerjaan saya dan hiburan (humor). Saya banyak nonton Bukan Empat Mata, Mata Nazwa, Kick Andy.

Ketiga, bersyukur memiliki istri, anak-anak, karena memiliki teman-teman, memiliki asset walau hanya sedikit, pengalaman walau berbuat hanya kecil saja, jangan bandingkan dengan yang lain. Kalau sering melakukan refleksi rasanya saya sudah memperoleh lebih dari apa yang saya pikirkan, doakan (bukan melulu soal materi, tetapi banyak hal-hal non material yang kita capai).

Setiap hari saya berusaha bersyukur dengan sukacita yang saya miliki. Kesehatan jasmani, kesehatan rohani yang tidak terganggu saja sudah berkat dan harus disyukuri. Saya tidak pernah ke dokter selama sepuluh tahun terakhir, syukur. Karena saya sehat. Saya mampu melakukan berbagai aktivitas yang dibutuhkan lingkungan, dan anak-anak saya Saya masih mampu bekerja 18 jam sehari. Punya cucu yang sehat, bersyukur. Memikirkan hal-hal yang bersifat non-materi sangat menolong menghindarkan kekhawatiran.

Keempat. Saya berusaha untuk tidak memberitakan sesuatu yang membuat orang khawatir. Saya mengisi FB dengan berbagai kata-kata motivasi dan menginspirasi pembaca. Saya menghindari ungkapan keluhan, rasa kecewa, apalagi  di FB.

Kelima. Hidup ini adalah menuju keseimbangan. Apapun masalah: duka, kesulitan, hari-hari akan membawa saya ke kondisi keseimbangan.  Lagi pula masalah saya dialami orang lain juga, saya tidak sendiri. Semua orang punya masalah. Harga rokok naik, harga beras naik, harga susu naik, semua naik. Padahal, pendapatan saya jauh menurun dari sepuluh tahun sebelumbya.  Semua tidak perlu dikeluhkan. Semua akan normal. Saya bisa hidup, tanpa menambah jumlah rumah saya, saya masih bisa hidup tanpa naik mobil, serta menghindari memikirkan berbagai hal lain yang mengundang rasa khawatir. Pengalaman saya, semua yang di luar control, kalau tidak dipikirkan tidak ada masalah.

Keenam. Saya fokus pada hal-hal yang memberi dampak positif bagi diri saya, menghindari atau melupakan hal-hal yang mengganggu pikiran. Saya  memilih pekerjaan yang paling saya senangi, memperbanyak komunikasi dengan teman yang menghargai kelebihan saya  dan bersimpati pada kekurangan saya. Karena merekalah teman sejati saya.  

Ketujuh, saya bertekad memilih, berjuang untuk memelihara hati--suka cita, bahagia, memfokuskan hal-hal yang indah dan memilih hiburan sehat dan murah tetapi mampu mendatangkan rasa bahagia.  Di sekeliling saya banyak sekali yang bisa membuat bahagia.

Bagi saya, menulis sepanjang hari, atau membaca sepanjang hari bisa melupakan rasa khawatir. Tetapi itu mungkin adalah pelarian, karena menulis adalah kegiatan pribadi. Kita adalah mahluk sosial. Saya harus bergabung dengan koor bapa, sermon sekali seminggu, persekutuan di gereja atau kebaktian di rumah-rumah, menghadiri pesta pernikahan, atau duka cita. Pengalaman saya, menghadiri  upacara keluarga dekat, teman membawa kemampuan menghilangkan rasa khawatir, ketimbang menghadiri pernikahan yang mewah.  Bermain dengan cucu. Sejak cucu saya hadir di rumah kami, dia menjadi sumber kebahagiaan, dan mendatangkan rasa syukur.

Kedelapan. Mengusahakan setiap masalah melakukan analisa 5W + 1 H. Saya mengusahakan tidak akan membahas apalagi mengambil keputusan apabila pertanyaan Apa, Siapa, Dimana, Kapan, Mengapa dan Bagaimana belum terjawab.

Banyak orang tersinggung kalau saya mengajukan pertanyaan itu atas sebuah masalah, tetapi itulah salah satu pengalaman saya mengurangi sumber kekhawatiran.  Ketika semua unsur tersebut terjawab, maka saya akan mampu memposisikan diri saya, tanpa ragu-ragu mengambil keputudan dan melakukan tindakan yang diperlukan.

Kesembilan.  Hormatilah atasan Anda, hormatilah yang lebih tua, senior!. Bersyukurlah mereka ada. Dengan melakukan hal yang demikian, maka semua orang bijak, yang lebih senior dari kita akan berkomunikasi dengan baik, informasi yang benar ada di tangan kita, dan kekhawatiran akan berkurang.  

Kesepuluh. Saya berdoa dan membaca kitab suci bersama istri (tapi kalau sudah sedikit kehidupan ekonomi kearah yang lebih baik, kadang lupa juga he..he). Meski tidak setiap hari, tetapi ada masa-masa kami harus melakukannya.  Meski kadang tidak melakukan hal di atas, tetapi mengasihi sesame: menyempatkan diri setiap pagi membuat anggota keluarga tersenyum. Saya menyebarkan suka cita kepada anggota keluarga dekat, dan semampu saya kepada sekitar saya. Saya menelepon atau sms mereka setiap pagi, sebelum pergi bekerja atau ketika berada di tempat pekerjaan. Saya tidak pernah khawatir perasaan anggota keluarga ketika pulang ke rumah. Nasi putih dengan ikan asinpun akan mampu mencukupkan  gizi yang saya perlukan.

Hal di atas hanya pengalaman pribadi, bukan teori kehidupan yang normal, karena memang saya adalah saya. Pengalaman saya unik dan pasti berbeda dengan Anda. Setidaknya bisa menjadi  perbandingan. Selamat pagi, semoga bermanfaat. (Medan, 15 September 2015 St Jannerson Girsang)

Naik "Gojos" Pemberangkatan Pernikahan Paling Unik di Simalungun 2015


Foto Ini ada di FB Lina Br Girsang. Dia menuliskan Pernikahan Unik Tahun 2015 Boru Girsang dengan Marga Saragih. Dari Rumah Pengantin hendak menuju Gereja, kedua Mempelai naik "Gojos" atau Kereta Kerbau. Lokasi pernikahan di Huta Tinggir, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun. Foto IST Lina Girsang.

Menjegal JR Saragih di Pilkada Simalungun

BERITASIMALUNGUN.COM, Raya-Sejumlah gerakan dari aktivis, partai politik dan lawan politik kini berupaya menjegal JR Saragih di Pilkada Simalungun 9 Desember 2015. JR Saragih yang sudah menjabat satu periode 2010-2015 jadi Bupati Simalungun kini “dijegal” dengan berbagai isu kasus. Mulai dari kasus ijazah palsu, kasus korupsi hingga tes kesehatan narkoba yang diduga positif. 

Berbagai gerakan oleh lawan politik dan aktivis bayaran untuk menggulingkan dan menjegal JR Saragih untuk tidak maju di Pilkada Simalungun 9 Desember 2015. Munculnya pemberitaan sejumlah media online dan cetak yang tetap menyuarakan soal kasus ijazah JR Saragih yang diduga palsu.

Tak hanya disitu, sejumlah kasus yang membelit JR Saragih juga digulirkan. Mulai dari kasus Bansos, dana sertifikasi guru, kasus penipuan proyek yang kini orang kepercayaan JR Saragih yakni Silverius Bangun ditahan Polda Sumut. Namun Silverius Bangun tetap bersuara lewat akun Facebooknya dari dalam sel Poldasu tersebut.

Begbagai cara dilakukan lawan politik JR Saragih untuk menjegalnya di Pilkada Simalungun. Termasuk lawan politik kerasnya yakni PDIP, Nasdem dan Gerindra. Sejumlah upaya telah dilalukan oleh lawan politik JR saragih untuk menjegalnya di Pilkada Simalungun.

Namun apa daya, JR Saragih lebih kuat melawan tudingan-tudingan atas dirinya itu. Bahkan sejumlah usahanya di Simalungun berjalan mulus. Lalu kenapa JR Saragih tidak bergeming atas tudingan-tudingan itu?

Satu hal yang bisa menjawab adalah, latar belakang JR Saragih sebagai seorang pensiunan militer sangat erat kaitannya dengan jabatan dan usahanya kini. Bahkan disebut-sebut usaha keluarga JR Saragih yang bernaung dalam Yayasan Efarina didalamnya adalah oknum petinggi-petinggi militer.

Konon bisnis JR Saragih sahamnya ada dari oknum petinggi-petinggi militer, sehingga sulit untuk mengusut kasus-kasus yang melibatkan JR Saragih. Era Presiden Jokowi ditunggu gebrakan hukum bisa tidaknya mengusut tuntas kasus-kasus korupsi yang menyeret JR Saragih ini.      

Selain kasus sejumlah dugaan korupsi melibatkan calon bupati incumben di Simalungun, Jopinus Ramli Saragih yang selama hampir lima tahun terus 'di86kan' Kejaksaan dan kepolisian di Sumut, ternyata kasus izajah JR Saragih yang diduga palsu kini juga terus bergulir ke ranah hukum. Hasilnya, tetap nihil sebagaimana kasus ijazah palsu bupati Dairi, Johnny Sitohang, yang khususnya diduga sudah 'diduitkan' di Polda Sumut melalui AKBP RBD.

“Pilkada selalu rawan konflik, karena prilaku penegak hukum yang diduga men86kan kasus melibatkan calon kepala daerah. Jauh-jauh hari sebelum jelang Pemilu, kasus dilaporkan ke ranah hukum. Tapi tak ditangani serius bahkan diduga jadi sumber duit. Makanya menjelang Pemilu, kasus yang dilaporkan diributi rakyat dan pihak pelapor kembali. Oknum-oknum penegak hukum di Kepolisian dan Kejaksaan sebenarnya diduga yang membuat kacau negara ini," kata Mulkan, praktisi hukum asal Sumatera Utara di pengadilan Tipikor, Jakarta Selatan.

Awal terpilihnya sebagai Bupati Simalungun sekira lima tahun lalu, kasus dugaan suap JR Saragih pada hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar juga hampir dua tahun selalu mengisi pemberitaan media cetak lokal dan nasional. 

“Di Kejatisu dan Polda Sumut, kasus korupsi JR Saragih bahkan sempat ditangani dalam empat item. Hasilnya sampai sekarang nol besar. Petinggi penegak hukum jangan selalu menggertak dan menyalahkan rakyat, atas kerawanan Pilkada. Semua itu bermula dari penanganan hukum yang sumbat. Meledak di jelang Pemilu," kata Mulkan.

Terpisah, Ketua KPU Simalungun Adelbert Damanik membenarkan adanya gugatan pasangan calon Bupati Simalungun, Tumpak Siregar dan Irwansyah Damanik terkait ijazah JR Saragih. Dia mengatakan gugatan sedemikian adalah wajar.

“Sah-sah saja kami kira gugatannya itu. Kalau ada yang merasa dirugikan, silahkan saja," kata Damanik. Menurut Damanik, masalah ijazah JR Saragih sudah mereka klarifikasi ke instansi terkait.

“Kami kan sudah klarifikasi kesana. Kami pertanyakanlah apakah ijazah tersebut dan sekolahnya dulu ada, jawaban mereka ada. Lalu, kami tanya lagi siapa yang meleges ijazah tersebut. Katanya, dulu itu pejabat lama yang sudah pensiun. Kami periksa lagi ke dinas yang menurut suku dinas tersebut lebih banyak mengetahui hasilnya nomor ijazah itu ada," imbuhnya.

Ditambahkan Damanik, dirinya tidak memiliki kapasitas untuk menentukan apakah ijazah itu asli atau tidak. Yang akan menentukan adalah pengadilan dan instansi yang mengeluarkan ijazah JR Saragih.

“Kalau sudah ditentukan secara sah ijazah itu palsu, kan gampang saja kami mencoret pasangan tersebut (JR Saragih),” katanya. (Asenk Lee/Berbagai Sumber) 

Yayasan Efarina Milik Keluarga JR Saragih Dapat Kucuran Dana Rp 10 M di APBD Perubahan Simalungun 2015

SMA/SMK Plus Efarina Seribudolok
BERITASIMALUNGUN.COM, Raya-Yayasan Efarina milik keluarga Bupati Simalungun JR Saragih mendapatkan kucuran dana sebesar Rp 10 Miliar dari APBD-P Simalungun 2015 untuk sejumlah kegiatan sekolah Yayasan Efarina. 

Kucuran dana Rp 10 M itu merupakan kekuatan kebijakan Kadis Dikjar dengan DPRD Simalungun. Dana Rp 10 M itu yang ada di APBD II Simalungun tidak dapat dibatalkan karena harus dilanjukan tanpa alasan apapun. Pasalnya dana itu merupakan pendapatan dan kelanjutan kehidupan dari Yayasan Efarina tersebut.

Bupati Simalungun JR Saragih dinilai tidak konsisten mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Simalungun. Pasalnya sekitar Rp 1 Miliar dana pendidikan pada APBD Perubahan 2015 dicoret.

Sesuai dengan dokumen rancangan peraturan daerah tentang peerubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2015, sejumlah kegiatan yang semula ditampung di APBD 2015 (induk),  saat P-APBD 2015, program pendidikan itu sudah ditiadakan.

Berikut daftar program yang ditiadakan
1.Pelatihan Penyusunan Kurikulum Rp. 200 Juta
2.Monitoing Evaluasi dan Pelaporan Rp. 80 Juta
3. Gebyar SMK Rp 448 Juta
4. Diklat Guru Seni/Penyusunan Kurikulum SMK Seni Rp 100 Juta
5. Bantuan Operasional pendidikan non formal Rp 348 juta
6.Pembinaan Pendidikan Kursus dan Kelembagaan Rp 84 Juta
7.Gebyar pendidikan anak usia dini Rp. 250 Juta
8. Pengembangan dan Kecakapan Hidup pada SKB Raya Rp 41 Juta
9. Pengembangan sistim penghargaan dan perlindungan terhadap 
    profesi pendidik RP 90 Juta
10. Pengembangan sistim perencanaan dan pengendalian program
      profesi pendidik dan tenaga kependidikan Rp. 100 Juta. (Lee)

IKLAN LAGI

IKLAN 1

IKLAN

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Doakan St RK Purba Diberikan Kesembuhan

Doakan St RK Purba Diberikan Kesembuhan
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Andaliman, Rempah Batak Yang Mendunia

Andaliman, Rempah Batak Yang Mendunia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Selamat Datang Mahasiswa Baru Asal Simalungun

Selamat Datang Mahasiswa Baru Asal Simalungun
Buatlah Bangga Orang Tuamu


MIRACLE "TINUKTUK" SAMBAL REMPAH KHAS SIMALUNGUN

MIRACLE "TINUKTUK" SAMBAL REMPAH KHAS SIMALUNGUN
PESAN: MIRACLE'TINUKTUK WA: 081269275555

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih
TMII Jakarta Sabtu 4 November 2017.KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Berita Lainnya

.

.
.