Jalan Nasional di Harangan Gotting Amblas, Warga Khawatir Akses Kabanjahe–Pematangsiantar Terputus

IST
Pamatangraya, BS- Ruas jalan nasional di kawasan Harangan Gotting, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, mengalami kerusakan setelah sebagian badan jalan amblas akibat tergerus tanah longsor. Kondisi tersebut terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan itu.

Selain badan jalan yang amblas, sejumlah bagian ruas jalan juga mengalami keretakan. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat berkembang menjadi kerusakan yang lebih parah apabila tidak segera mendapat penanganan teknis.

Kerusakan berada pada jalur yang memiliki peran penting bagi mobilitas masyarakat dan distribusi kebutuhan pokok. Ruas tersebut juga menjadi bagian dari akses transportasi yang menghubungkan kawasan Kabanjahe dengan Pematangsiantar.

Warga setempat, Toni Damanik, mengatakan longsor menggerus bagian badan jalan sehingga kondisi ruas tersebut menjadi rawan bagi pengguna jalan.

Menurut Toni, penanganan perlu dilakukan sesegera mungkin untuk mencegah kerusakan meluas hingga berpotensi memutus akses transportasi.

“Tanah longsor terjadi akibat guyuran hujan deras. Longsor menggerus badan jalan dan sebagian lagi retak. Ini harus segera ditangani sebelum jalan terputus,” ujar Toni.

Ganggu Distribusi dan Aktivitas Ekonomi

Toni menjelaskan, ruas jalan tersebut tidak hanya digunakan sebagai akses perjalanan masyarakat, tetapi juga menjadi jalur distribusi logistik dan kebutuhan pokok menuju sejumlah wilayah.

Karena itu, kerusakan pada badan jalan berpotensi memengaruhi kelancaran mobilitas masyarakat apabila kondisi tersebut terus memburuk.

Ia meminta instansi yang berwenang segera melakukan pemeriksaan dan penanganan di titik longsor. Menurutnya, penanganan awal diperlukan untuk mencegah badan jalan mengalami kerusakan lebih luas, terutama apabila hujan kembali mengguyur kawasan tersebut.

“Jangan sampai menunggu jalan benar-benar putus baru dilakukan penanganan. Kondisinya harus segera diperiksa dan diperbaiki,” kata Toni.

DPRD Minta Pemerintah Segera Berkoordinasi

Kondisi ruas jalan tersebut juga mendapat perhatian dari anggota DPRD Kabupaten Simalungun, Hotman Parulian Sipayung.

Hotman meminta instansi terkait segera turun ke lokasi untuk memastikan tingkat kerusakan sekaligus menentukan langkah penanganan yang diperlukan.

Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Simalungun segera berkoordinasi dengan instansi yang memiliki kewenangan atas ruas jalan nasional tersebut. Koordinasi dinilai penting agar penanganan dapat dilakukan sesuai kewenangan dan tidak menunggu kerusakan semakin parah.

“Kita minta segera diperbaiki sebelum jalan terputus. Pemkab Simalungun juga kita harapkan langsung berkoordinasi dengan pihak terkait agar jalan itu segera ditangani,” ujar Hotman.

Menurut dia, kondisi jalan yang berada pada kawasan rawan longsor perlu menjadi perhatian, terutama di tengah kemungkinan kembali tingginya curah hujan.

Sampah di Sekitar Lokasi Turut Disoroti

Selain kerusakan badan jalan, keberadaan tumpukan sampah di sekitar lokasi juga menjadi perhatian. Hotman mengimbau masyarakat tidak membuang sampah sembarangan, khususnya di kawasan yang memiliki kondisi tanah rawan longsor.

Ia menilai kebersihan lingkungan perlu dijaga bersama, termasuk memastikan saluran air tidak terganggu oleh sampah yang dapat menghambat aliran air ketika hujan turun. “Mari kita jaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Masyarakat berharap pemerintah dan instansi terkait segera melakukan pemeriksaan teknis terhadap titik jalan yang amblas dan retak tersebut.

Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui tingkat kestabilan badan jalan, kondisi tanah di sekitar lokasi, serta potensi pergerakan tanah susulan.

Penanganan juga diharapkan tidak hanya bersifat sementara, tetapi mempertimbangkan kondisi tanah dan sistem drainase di sekitar lokasi agar kerusakan serupa tidak kembali terjadi.

Mengingat ruas tersebut merupakan bagian dari jalur penghubung Kabanjahe–Pematangsiantar dan digunakan untuk mobilitas masyarakat serta distribusi logistik, penanganan dinilai perlu dilakukan sebelum kerusakan berkembang menjadi lebih luas.

Warga kini berharap koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Simalungun dan instansi yang berwenang terhadap jalan nasional dapat segera dilakukan, sehingga keselamatan pengguna jalan dan kelancaran akses transportasi tetap terjaga.(BS-Red)

0 Komentar

 





 


 



https://linktr.ee/asenkleesaragih