.

.
.

BERITA TERBARU

Latest Post

Pemred Media Massa Nasional Bertemu di Tapos Bogor Bahas Pemerintahan Jokowi-JK

Written By Berita Simalungun on Friday, 26 August 2016 | 07:53

Pemred Media Massa Nasional Bertemu di Tapos Bogor Bahas Pemerintahan Jokowi-JK
Foto: Arifin Asydhad/ detikcom
BeritaSimalungun.com, Bogor-Para pemimpin redaksi (Pemred) media massa nasional bertemu di Tapos, Bogor. Pertemuan membahas pemerintahan Jokowi-JK. 

Pertemuan digelar di Vila Cek & Ricek di Tapos, Kamis (25/8/2016) sore. Dalam pertemuan ini, dibahas tiga bidang terkait pemerintahan Jokowi-JK, yaitu bidang ekonomi, hukum, dan politik. 

Dalam sambutannya Ketua Forum Pemred Suryopratomo menyampaikan, pertemuan dilakukan untuk membahas dua tahun pemerintahan Jokowi-JK sekaligus memberikan masukan-masukan konstruktif.

"Bukan menakut-nakuti dan menyerang pemerintah, Presiden Jokowi yang sudah dua tahun menjabat, sudah perlu diberi masukan. Dalam tahun-tahun ke depan, kita berharap Presiden Jokowi harus berhasil. Dan presiden juga merespons baik masukan-masukan yang membangun," jelas Suryopratomo.

Pertemuan dilakukan dalam suasana santai sambil lesehan. Hadir dalam pertemuan ini, Wakil Pemimpin Umum Kompas Rikard Bagun, Pemred Media Indonesia Usman Kansong, Pemred Bisnis Indonesia Arief Budisusilo, Pemred Beritasatu TV Don Bosco Selamun, Pemred SWA Kemal A Gani, Pemred NET TV Dede Apriadi, Pemred Gatra Heddy Lugito, Pemred CNN Indonesia TV/Trans7 Titin Rosmasari, Direktur Rakyat Merdeka Kiki Iswara.

Kemudian, Pemimpin Umum Rakyat Merdeka Ratna Susilowati, wartawan senior Asro Kamal Rokan, Pemred detikcom Arifin Asydhad, Pemred arah.com Nurjaman Mochtar, wartawan senior Republika Nasihin Masha, dan Ilham Bintang Pemred Cek & Ricek sekaligus tuan rumah.

"Pemred punya posisi strtegis dalam menentukan kebijakan editorial bagaimana arah bangsa ini ke depan," tambah tegas Suryopratomo. Hingga pukul 15.45 WIB, pertemuan masih berlangsung.  (Detik.com)     

Mengapa Gempa Italia Begitu Mematikan?


Mengapa Gempa Italia Begitu Mematikan?
Kehancuran akibat gempa 6,2 SR di kota Amatrice, Italia, 24 Agustus 2016. (Foto: AFP)


BeritaSimalungun.com, Amatrice: Kombinasi patahan bebatuan dangkal dan konstruksi bangunan yang tidak diperkuat memicu kehancuran dahsyat dalam gempa bumi di wilayah pusat Italia, Rabu (24/8/2016). 

Gempa berkekuatan 6,2 Skala Richter (SR) menewaskan sedikitnya 159 orang, dan masih banyak lainnya yang terperangkap reruntuhan di beberapa kota di Italia. 

Korban gempa di Italia ditarik dari reruntuhan bangunan. (Foto: AFP)

Seperti banyak desa dan kota di wilayah pegunungan Italia, Amatrice terdiri dari banyak gereja berkonstruksi batu dan bangunan lain yang dibangun ratusan tahun lalu. Zaman dahulu kala, orang Italia kuno belum begitu mengenal gempa bumi. Saat gempa bumi melanda, bangunan yang memang tidak didesain untuk menahan guncangan, hancur dan rata dengan tanah. 

"Bahkan 100 tahun lalu, mereka tidak tahu bagaimana cara membangun struktur yang tahan gempa," kata David A. Rothery, profesor Open University di Milton Keynes, Inggris, seperti dikutip BBC.

Kekuatan gempa di Italia lebih lemah dari beberapa guncangan terbaru. Gempa berkekuatan 7,8 SR mengguncang Nepal pada April 2015, misahlnya, yang menewaskan 8.000 orang, melepaskan energi 250 kali lebih besar dari gempa di Italia. 

Namun menurut Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa di Italia terjadi di kedalaman yang sangat rendah, sekitar 9,6 kilometer di bawah permukaan Bumi. "Gempa dangkal menyebabkan lebih banyak kehancuran daripada gempa dalam karena kedangkalan itu memicu guncangan yang lebih dahsyat," tutur Profesor Rothery. 

Konstruksi Batu

Tim penyelamat mencari korban di reruntuhan bangunan di Amatrice. (Foto: AFP)

Video dari Amatrice dan kota lainnya di dekat pusat gempa memperlihatkan sederet bangunan berkonstruksi batu yang hancur terkena imbas gempa. 

Gempa bumi dipicu pergerakan kerak Bumi, yang terbagi ke dalam beberapa bagian bernama lempeng tektonik. Pegunungan Apennine, lokasi gempa terbaru di Italia, adalah tempat di mana sebuah lempeng, yakni lempeng Afrika, bergerak di bawah lempeng lainnya, Eurasian. 

Karena adanya interaksi kompleks antar lempeng, cekungan Laut Tyrrhenian di pesisir barat Italia, meluas. Perluasan tersebut, dan tekanan yang diciptakannya di Apennines, adalah pemicu gempa 6,2 SR di Italia. 

Area terimbas gempa terbaru di Italia mirip dengan guncangan serupa di masa lalu, termasuk gempa 6,3 SR di kota L'Aquila pada 2009 yang menewaskan sedikitnya 295 orang, melukai lebih dari 1,000 lainnya dan membuat 55 ribu warga kehilangan tempat tinggal. 

Massimo Cocco, seorang ahli geologi dari Institut Nasional Geofisika dan Vulkanologi di Roma mengatakan kedua gempa tersebut memiliki kesamaan. "Dari sifat dan kedalamannya, keduanya mirip," sebut Cocco. 

Setelah gempa 2009, tujuh anggota komisis nasional pencegahan bencana Italia ditangkap atas tuduhan tidak memperingatkan L'Aquila mengenai ancaman gempa. Mereka terbukti bersalah atas pembunuhan massal pada 2012, dan divonis enam tahun penjara. Namun tuduhan terhadap mereka akhirnya dicabut setelah mengajukan banding pada 2014. 

Cocco mengatakan Italia sudah menggunakan konstruksi anti-seismik dalam pembangunan gedung-gedung modern. Namun pemerintah Italia kurang memerhatikan bangunan yang sudah dibangun ratusan tahun lalu. Padahal bangunan kuno berkonstruksi batu adalah struktur dominan di Italia. 

Bangunan berkonstruksi batu banyak ditemukan di Italia. (Foto: AFP)

"Ketahanan bangunan (kuno) terlalu rendah dibandingkan dengan frekuensi dan dampak kuat dari fenomena alam yang ditentukan oleh risiko seismik di negara kami," tutur Cocco.(*)



(Metronews.com/WIL)

Perjalanan Karier DR Djaniko MH Girsang SH M Hum (Kini Menjabat Wakil Ketua PN Medan)



BeritaSimalungun.com, Medan-Kota-kotaku 1963-2016 : 1. Binjai Sumut (1963-1973), 2. Sipirok Tapanuli Selatan (1973-1977), 3. Tarutung Tapanuli Utara (1977), 4. Medan (1977-1988), 5. Tarutung Tapanuli Utara (1988-1992).

Ke 6. Curup Bengkulu (1992-1999), 7. Lubuklinggau Sumatera Selatan (1999), 8. Ambon Maluku (1999-2000), 9. Jambi (2000-2006), 10. Jogjakarta (2006-2008). Manna Bengkulu Selatan No pic (2008-2011).(Baca Juga:Dr Djaniko MH Girsang SH M Hum Jadi Wakil Ketua PN Medan)

Kemudian kota ke 11. Jakarta Timur (2011-2014), 12. Sukoharjo Jateng (2014), 13. Malang Jatim (2014-2016), 14. Jakarta Pusat (2016) dan sekarang 15. di Medan Sumut. (FB Niko Girsang)

Drs Johalim Purba : Wajar Warga Simalungun Tersinggung Jika Adat dan Tradisinya Dilecehkan

Written By Berita Simalungun on Thursday, 25 August 2016 | 14:26

BeritaSimalungun.com, Raya-Andaikan DR JR Saragih SH MM yang jadi Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) kejadian Parapat dimana Menteri Parawisata Arif Yahya datang dengan mengenakan pakaian yang bukan pakaian adat suku Simalungun, melainkan mengenakan pakaian adat suku Batak Toba, tidak akan terjadi. 

Gubsu sebagai perwakilan Pemerintah Pusat di daerah mestinya memahami benar karakteristik dan sejarah masing-masing Kabupaten/Kota yang berada di wilayahnya. Mestinya Gubsu dapat menjelaskan dengan benar kepada Pemerintah Pusat adan dan tradisi masing-masing daerah. 

Demikian dikatakan Jan Wiserdo Saragih Ketua Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Simalungun Indonesia (DPP-KNPSI) kepada SS Rabu (24/8).


Jan Wiserdo mengatakan Gubsu mestinya paham benar adat dan budaya daerah yang dipimpinnya yang memiliki heterogenitas. Jika ada Even Pemerintah Pusat di daerah seharusnya Gubsu mengkoordinasi setiap kegiatan agar sesuai dengan adat dan tradisi daerah masing-masing. 

Ingat Indonesia dibangun berasaskan Kebhinekaan jadi jangan sampai Kebhinekaan tersebut disingkirkan apalagi sampai berniat menyingkirkan tentu bertentangan dengan semangat pendirian NKRI ujarnya.

Dengan nada tegas Jan Wiserdo mengatakan sudah saatnya yang menjadi Gubsu adalah figur yang memahami adat dan tradisi semua suku yang ada di Sumut, dengan memahami dan mengenal dengan baik tentu tidak akan terkadi kejadian serupa bagaimana mungkin ada Menteri yang datang ke sebuah daerah tidak menggunakan busana daerah tersebut tentu akan menimbulkan ketersinggungan etnis setempat ujar Jan Wiserdo.

Lebih lanjut Jan Wiserdo mengatakan jika DR JR Saragih SH MM yang menjadu Gubsu tentu pelecehan adat dan tradisi Simalungun di tanahnya sendiri tidak akan terjadi dan saya yakin tidak akan ada lagi pelecehan adat dan tradisi suku manapun di Sumatera Utara ini terjadi. 

DR JR Saragih SH MM adalag figur yang sudah sangat Indonesia dan mengerti keragaman masing-masing suku harap diingat orang yang mencintai adat dan tradisinya otomatis juga mengharagai adat dan tradisi orang lain ujar Jan Wiserdo.
 
Dengan nada keras Jan Wiserdo mengatakan sehubungan dengan kejadian pelecehan tersebut pihaknya telah melakukan protes keras dengan mengirimkan surat yang ditujukan kepada Bapak Ir. Joko Widodo, Presiden RI di Jakarta, Bapak Jusuf Kalla, Wakil Presiden RI di Jakarta, Bapak Arif Yahya, Menteri Pariwisata RI di Jakarta, Bapak T.Erry Nuradi , Gubernur Sumut di Medan.

Sementara itu Kadis Kominfo Simalungun Akmal Arif Siregar kepada SS mengatakan bahwa DR JR Saragih SH MM menangis saat konperensi pers menjelang karnaval pesona danau toba lalu menunjukkan betapa DR JR Saragih SH MM sangat mencintai adat dan budaya Simalungun. 

Dia sangat mengetahui begaimana seharusnya menghargai adat dan tradisi setiap daerah. Akan tetapi DR JR Saragih SH MM tidak mau mempersalahkan pihak lain, dia mengambil tanggung jawab atas kejadian tersebut dan mengatakan bahwa itu adalah kesalahannya. 

Sikap Pak JR tersebut menunjukkan sikap yang bertanggung jawab.
Ketika ditanya bagaimana jika pak JR berada diposisi yang lebih tinggi di Sumut akankah kejadian yang sama tidak terjadi, Akmal Arif Siregar dengan nada diplomatis mengatakan, bisa saja itu tidak terjadi akan tetapi saya tidak berada pada kapasitas menjawabnya ujarnya dengan tersenyum. 

Sementara itu Ketua DPRD Simalungun Drs Johalim Purba mengatakan pihaknya menerima tembusan surat DPP-KNPSI tersebut dan menanggapi isinya Johalim Purba mengatakan wajar saja etnis Simalungun tersinggung jika adat dan tradisinua dilecehkan. Ekspresi kekecewaan DPP-KNPSI tersebut juga adalah ekspresi kekecewaan seluruh warga Simalungun. 

Dikatakan Johalim Purba kita tidak usah kita berharap agar kejadian yang sama tidak akan terulang lagi, ingat ada delapan wilayah di sekitar Danau Toba jadi jika ada even tentang Danau Toba mestinya kedelapan suku yang berada disekitar Danau Toba diperlihatkan. Bahkan Kalau kita lihat faktanya pinggiran Danau Toba paling luas di wilayah Simalungun ujarnya. 

Sementara itu dalam suratnya tertanggal 20 Agustus 2016 Nomor DPP-KNPSI/100/Sim/2016 . Perihal: Penghinaan, Pelecehan dan Diskriminasi terhadap Suku Simalungun ditanda tangani Ketua Umum Jan Wiserdo Saragih dan Sekjend Juliaman Purba DPP-KNPSI menegaskan Bahwa Kecamatan Parapat tempat lokasi pelaksana seluruh kegiatan tersebut adalah salah satu Kecamatan dari Kabupaten Simalungun.


Bahwa Kabupaten Simalungun adalah tanah leluhur , tanah budaya , tanah adat masyarakat Suku Simalungun , yang hal ini dapat dibuktikan dari Nama Kabupaten nya “ Simalungun “ Motto Kabupaten Simalungun “ Habonaron Do Bona “ yang berasal dari bahasa daerah suku Simalungun, setiap pejabat Negara yang datang selalu diberikan seperangkat pakaian adat suku Simalungun , seluruh arsitektur dan ornamen kantor dan bangunan milik Pemerintah, Swasta , TNI, Polri , BUMN , BUMD , seluruhnya menggunakan arsitektur dan ornamen yang berasal dari suku Simalungun , mata pelajaran kurikulum muatan lokal adalah pelajaran Bahasa dan Budaya Suku Simalungun dan masih banyak bukti – bukti konkrit lainnya.-

Bahwa kami sangat kecewa dan Protes Keras kepada bapak Jokowi Presiden RI karena telah bersikap dan berkebijakan Diskriminatif dan jauh dari rasa adil , sebab sebagaimana kami saksikan bapak Presiden saat berkenjung ke Kabupaten Nias menggunakan pakaian adat Nias, saat berkunjung ke Toba Samosir mengenakan pakaian adat Batak Toba , saat berkunjug ke Sibolga mengenakan pakaian adat Mandailing atau Tapanuli Selatan, akan tetapi saat berkungjung ke Kabupaten Simalungun tidak ada mengenakan pakaian adat suku Simalungun.


Bahwa pada saat pembukaan dan saat berlangsungnya kegiatan tersebut , bapak Arif Yahya Menteri Pariwisata datang dengan mengenakan pakaian yang bukan pakaian adat suku Simalungun , melainkan mengenakan pakaian adat suku Batak Toba.

Bahwa kondisi ini sempat membuat Protes keras oleh bapak Bupati Kabupaten Simalungun yang disampaikan langsung kepada bapak Menteri Pariwisata , yang hal tersebut membuktikan betapa luar biasa “ terhina , terlecehakan dan terdiskriminasi “ nya kami suku Simalungun oleh Negara ini.



Bahwa apa yang dilakukan oleh bapak Menteri Pariwisata ini adalah bentuk Pelecehan , Penghinaan , Pelanggaran HAM dan Pembohongan publik sebab dengan kondisi seperti ini masyarkat dapat berfikir dan berkesimpulan antara lain. Bahwa Kabupaten Simalungun adalah seolah-olah tanah leluhur , tanah budaya dan tanah adat masyarakat suku Batak Toba.

Bahwa seolah – olah Parapat adalah bahagian kecamatan dari Kabupaten Toba Samosir.

Bahwa seluruh masyakat suku Simalungun telah punah.

Bahwa akibat dari yang telah dilakukan bapak Menteri Pariwisata ini telah merusak harmonisasi hubungan antara suku Simalungun dengan suku Batak Toba yang selama ini berlangsung sangat sempurna dan telah mengakibatkan dan menimbulkan embrio tercipatanya pertentangan SARA antara suku Simalungun dengan Suku Batak Toba, yang hal ini dapat dilihat dan dibuktikan dari situasi yang berkembang pada media sosial dll. 

Bahwa saat ini begitu besar dan tingginya amarah dari masyarakat suku Simalungun yang pada pokoknya menyatakan keberatan dan Protes Keras bahkan beberapa kelompok dan Pribadi menyatakan akan melakukan Perlawanan.


Berdasarkan fakta , bukti dan kondisi riil serta penjelasan kami diatas dengan ini kami yang bertindak untuk dan atas nama seluruh masyarakat suku Simalungun meminta :


Kiranya bapak Presiden berkenan menjelaskan latar belakang terjadinya praktek Diskriminasi tersebut kepada masyarakat Simalungun dan lebih mewujudkan “ dimana bumi di pijak di situ langit di junjung “ khususnya saat berkunjung ke Danau Toba Simalungun, dan berkenan untuk lebih melibatkan masyarakat Simalugun mengingat bibir pantai terpanjang dan pintu gerbang terluas untuk memasuki Danau Toba adalah Kabupaten Simalungun. 

Kiranya Bapak Menteri Pariwisata dan Kebudayaan berkenan merendah kan hati untuk menyampaikan permohonan maaf dengan cara yang bapak anggap patut kepada masyarakat Simalungun.

Kiranya kejadian yang kami alami sebagai salah satu suku di Kebhineka an Indonesia ini tidak pernah terulang lagi baik kepada kami maupun kepada seluruh suku – suku lain di Indonesia dan berkenan melakukan perbaikan pada event – event lain yang akan datang bukan hanya di Simalungun tetapi di seluruh Negeri tercinta ini. (Suara Simalungun Edisi 693)

71 Tahun Merdeka, Beginilah Kondisi Jalan Desa Gunung Mariah-Gunung Sinombah Simalungun

BeritaSimalungun.com-Beginilah kondisi Jalan dari Desa Gunung Mariah-Gunung Sinombah hingga ke Saran Padang, Kabupaten Simalungun. "Gatinan ma mandorong hosah-hosahon do diri lopus hunjin ai seng adong naperduli be gatni bani dalan on," tulis Anto Saragih. (Anto Saragih)

Hari Perumahan Nasional (Hapernas)

Hari Perumahan Nasional (Hapernas)
BeritaSimalungun.com-Pemerintah kembali mengumumkan Paket Kebijakan Ekonomi (PKE) XIII tentang Perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Rabu (24/8)

Hal ini sejalan dengan Program Nasional Pembangunan 1 (Satu) Juta Rumah sebagai wujud dari butir kedua yang tertuang dalam amanah Nawacita, yakni Pemerintah tidak absen untuk membangun pemerintahan yang efektif, demokratis dan terpercaya; dan juga butir kelima, meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia.
 
 “Dengan paket kebijakan ekonomi ini, akan meningkatkan akses masyarakat untuk mendapatkan rumah,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, saat mengumumkan Paket Kebijakan Ekonomi XIII di Istana.
 
Patut diketahui, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) hingga akhir tahun 2015 lalu, masih ada 17,3% atau sekitar 11,8 juta rumah tangga yang tinggal di hunian non milik (sewa, kontrak, numpang, rumah dinas atau tidak memiliki rumah sama sekali). 

Sementara, pengembang perumahan mewah masih banyak yang enggan menyediakan hunian menengah dan murah karena untuk membangun hunian murah seluas 5 ha, memerlukan proses perizinan yang lama dan biaya yang besar.
 
Melalui PKE XIII ini, pemerintah akan menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) yang isinya meliputi penyederhanaan jumlah dan waktu perizinan dengan menghapus atau mengurangi berbagai perizinan dan rekomendasi yang diperlukan untuk membangun rumah MBR dari semula sebanyak 33 izin dan tahapan, menjadi 11 izin dan rekomendasi. Dengan pengurangan perizinan dan tahapn ini, maka waktu pembangunan MBR yang selama ini rata-rata mencapai 769-981 hari dapat dipercepat menjadi 44 hari. Adapun rinciannya:
 
1. Perizinan yang dihilangkan antara lain: izin lokasi dengan waktu 60 hari kerja, persetujuan gambar master plan dengan waktu 7 hari kerja, rekomendasi peil banjir dengan waktu 30-60 hari kerja, persetujuan dan pengesahan gambar site plan dengan waktu 5-7 hari kerja dan Analisa Dampak Lingkungan Lalu Lintas (Andal Lalin) dengan waktu 30 hari kerja.
 
2. Perizinan yang digabungkan, meliputi: (1) Proposal Pengembang (dengan dilampirkan Sertifikat tanah, bukti bayar PBB (tahun terakhir) dengan Surat Pernyataan Tidak Sengketa (dilampirkan dengan peta rincikan tanah/blok plan desa) jika tanah belum bersertifikat; (2) Ijin Pemanfaatan Tanah (IPT)/ Ijin Pemanfaatan Ruang (IPR) digabung dengan tahap pengecekan kesesuaian RUTR/RDTR wilayah (KRK) dan Pertimbangan Teknis Penatagunaan Tanah/Advise Planning, Pengesahan site plan diproses bersamaan dengan izin lingkungan yang mencakup: SPPL atau Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan (sampai dengan luas lahan 5 Ha); serta (3) Pengesahan site plan diproses bersamaan dengan izin lingkungan yang mencakup SPPL (luas < 5 ha), rekomendasi damkar, dan retribusi penyediaan lahan pemakaman atau menyediakan pemakaman.
 
3. Perizinan yang dipercepat, antara lain: (1) Surat Pelepasan Hak (SPH) Atas Tanah dari Pemilik Tanah kepada pihak developer (dari 15 hari menjadi 3 hari kerja); (2) Pengukuran dan pembuatan peta bidang tanah (dari 90 hari menjadi 14 hari kerja); (3) Penerbitan IMB Induk dan pemecahan IMB (dari 30 hari menjadi 3 hari kerja); (4) Evaluasi dan Penerbitan SK tentang Penetapan Hak Atas Tanah (dari 213 hari kerja menjadi 3 hari kerja); (5) Pemecahan sertifikat a/n pengembang (dari 120 hari menjadi 5 hari kerja); dan (6) Pemecahan PBB atas nama konsumen (dari 30 hari menjadi 3 hari kerja).
 
Pemerintah berharap, dengan PKE yang baru ini maka pembangunan rumah untuk MBR dapat lebih cepat terealisasi. Sebab, pengurangan, penggabungan, dan percepatan proses perizinan untuk pembangunan rumah MBR, akan mengurangi biaya untuk pengurusan perizinan hingga 70%. 
 
Sumber: Humas Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian

Ini Konsep Jembatan Tano Ponggol Samosir

BeritaSimalungun.com, Jakarta-Sebagai pulau dalam pulau, serta berada di ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut, Pulau Samosir menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke wilayah Danau Toba. 

Namun tidak banyak yang tahu bahwa Samosir baru menjadi pulau saat tanah yang menghubungkannya dengan daratan Sumatera, tepatnya di daerah Pangururan, dipenggal oleh pemerintah kolonial Belanda dalam rangka pembuatan kanal. Karena telah terpisah dari daratan, kebanyakan wisatawan mencapai Pulai Samosir melalui jalur air, seperti menggunakan kapal feri. 

Satu-satunya jalur darat menuju Pulau Samosir adalah melalui Jembatan Tano Ponggol. Nama jembatan ini berarti "tanah yang dipenggal". 

Sejalan dengan upaya pemerintah memajukan pariwisata di kawasan Danau Toba sebagai salah satu destinasi pariwisata prioritas, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan melakukan normalisasi kanal sekaligus rekonstruksi Jembatan Tano Ponggol. Dengan ini, diharapkan pariwisata di kawasan tersebut semakin berkembang dan membawa manfaat bagi masyarakat setempat. 

Sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 49/2016 tentang Badan Otorita Pariwisata Danau Toba, pemerintah menggelar rapat tindak lanjut pembentukan Badan tersebut (20/8) di Toba Samosir, Sumatera Utara. Rapat dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Binsar Panjaitan dan turut dihadiri oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono. 

 Pada kesempatan tersebut, Menteri Basuki memaparkan mengenai dukungan infrastruktur PUPR untuk pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba.

Sesuai rencana pembangunan KSPN Danau Toba 2015-2019, untuk tahun 2016, dukungan Kementerian PUPR dalam pembangunan infrastruktur berupa pembangunan Kawasan Permukiman Perdesaan di Kecamatan Siborong-borong, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Toba Samosir dan Kabupaten Humbang Hasundutan. 

Selanjutnya, pembangunan PSU rumah umum berjumlah 62 unit di Kabupaten Dairi dan pembangunan rumah susun mahasiswa 114 unit yang terdiri dari lima lantai dengan tipe 24 di Sekolah Teknologi Del Tapanuli Tengah, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba Samosir.

Memperlancar konektivitas, dilakukan rekonstruksi Jalan Sp. Bandara Silangit-Muara yang ditargetkan selesai Oktober 2016 untuk mendukung penyelenggaraan festival Danau Toba, pembangunan jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, dan pembangunan jalan Tebing Tinggi-Siantar-Parapat. 

Lalu pembangunan jalan masuk ke Bandara Sibisa dari dua arah (proses inventory dan topo dengan progres 15 persen), penanganan infastruktur jalan sebagai dukungan untuk kegiatan “Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba” di Kota Balige (pengaspalan sepanjang 1 kilometer) dan lainnya.

Sementara untuk 2017 telah direncanakan untuk penataan lingkungan KSPN Danau Toba melalui Penyusunan RTBL Kawasan Wisata Danau Toba, Pembangunan Sistem Pengolahan Sampah di Kabupaten Samosir, dan pelebaran jalan Pangururan-Ambarita-Tomok-Lagundi-Onan Runggu. Pengadaan tanah dan pembangunan jalan tol Tebing Tinggi-Siantar-Parapat (multiyears contract), pembangunan Jembatan Tano Ponggol di Kabupaten Samosir dan lainnya.

Saat ini juga sedang dilakukan pemeliharaan/pembersihan Danau Toba dengan anggaran sebesar Rp 659,9 juta. Untuk progres fisik telah mencapai 80,50 persen sementara progres keuangan mencapai 62,50 persen.

Kemudian pembangunan bendung dan jaringan daerah irigasi Sidilanitano di Kabupaten Tapanuli Utara yang ditargetkan selesai pada 2017. Pembangunan bendung dan jaringan yang memakan biaya Rp 42,99 miliar tersebut progres fisiknya saat ini mencapai 27,38 persen.

Lalu peningkatan embung Aek Natonang di Kabupaten Samosir yang menelan biaya Rp 9,79 miliar dan saat ini progres fisiknya telah mencapai 26,30 persen sementara untuk progres keuangannya mencapai 33,02 persen. 

Untuk perbaikan tanggul Aek Sigeaon progres fisiknya telah mencapai 80,21 persen dan progres keuangannya 42,50 persen. Biaya yang dibutuhkan untuk perbaikan tanggul Aek Sigeaon mencapai Rp 25 miliar. (Rel)

Polisi Bongkar Gudang Berisi 15 Karung Ganja di Bekasi

Polisi Bongkar Gudang Berisi 15 Karung Ganja di Bekasi
Ist Detik.com
BeritaSimalungun.com, Bekasi-Seorang pria berinisial ID (29) ditangkap polisi karena kedapatan menyimpan 15 karung ganja di sebuah gudang di Kampung Boga Salam RT 003/06 Desa Hegarmukti, Cikarang Pusat, Bekasi. Tersangka berperan sebagai penjaga gudang ganja ini merupakan kaki tangan seorang bandar.

"Barang bukti tersebut didapat dari U yang dikenalkan oleh ortu tersangka ketika ortu tersangka masih menjadi napi dalam kasus narkoba," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono dalam keterangan kepada wartawan, Kamis (25/8/2016).

Awi mengatakan, tersangka diberi kepercayaan oleh U (DPO) untuk menjaga gudang sekaligus marketing. Tersangka mengaku baru 4 bulan mengenal U.

"Tersangka diberi upah sebesar Rp 20 juta apabila mendapat ganja tersebut terjual semua dan jika ada transaksi, tersangka mendapat upah Rp 2 juta," jelasnya.

Tersangka ditangkap beberapa Rabu (24/8) sore kemarin di Jl Raya Tegal Danas, Desa Hegarmukti, Cikarang Pusat, Bekasi. Saat ditangkap, tersangka membawa 1 Kg ganja kering siap edar.

Tersangka kemudian diinterogasi hingga akhirnya diketahui ada sebuah gudang untuk menyimpan ganja tersebut. Di gudang yang juga berlokasi di Cikarang Pusat itu, polisi menemukan 15 karung daun ganja kering dan 6 bata ganja siap edar.

"Total keseluruhan barang bukti 295 bata ganja," imbuhnya.

Ganja tersebut dikirim dari Aceh yang dibawa oleh seorang sopir lintas Sumatera, yang masih diburu. Polisi juga akan berkoordinasi dengan pihak Lapas untuk menginterogasi orangtua tersangka guna mencari U.(Dtk)

Eddy Silitonga Meninggal Dunia

Charles Edison Silitonga
BeritaSimalungun.com, Jakarta-Kabar duka kembali datang di jagad hiburan Tanah Air. Penyanyi senior, Charles Edison Silitonga, atau yang akrab disapa Eddy Silitonga, dikabarkan telah meninggal dunia di rumah sakit Fatmawati, Jakarta Selatan.

"Telah Berpulang Kerumah Bapa di Surga Sang Legendaris Penyanyi Pop Indonesia EDDY SILITONGA pada jam : OO.O5 WIB di RS Fatmawati Jakarta Selatan. Berita dari Sandro Tobing," tulis pesan yang diterima awak media, Kamis, 25 Agustus 2016.

Kabar tersebut juga dibenarkan oleh bagian forensik rumah sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, yang dihubungi Okezone via sambungan telefon.

"Ada yang meninggal atas nama Charles Edison. Meninggal jam 12an," ujar Anto selaku petugas forensik rumah sakit Fatmawati, Jakarta Selatan.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui pasti apakah Eddy Silitonga meninggal akibat penyakit diabetes militus dan jantung yang ia derita. Pihak keluarga Eddy Silitonga juga belum memberikan keterangan secara resmi mengenai hal tersebut.

Sebelumnya, Eddy Silitonga memang sempat dikabarkan meninggal dunia pada 11 Agustus 2016. Namun berita tersebut dibantah oleh keluarga keluarganya dan kondisi pelantun Biarlah Sendiri tersebut justru diketahui semakin membaik.

Kronologi Meninggalnya Eddy Silitonga

Meninggalnya Eddy Silitongan dibenarkan Marco, anaknya.
"Ya benar, Eddy Silitonga sudah meninggal baru saja. Saat ini jenazah sedang dimandikan," ujar Marco saat dihubungi Kamis (25/8/2016) dini hari melalui sambungan telepon.



Menurut Marco, sang ayah meninggal usai menjalani proses pengeluaran racun melalui alat.

"Sebelumnya malam hari sekitar pukul 20.00 WIB, ayah menjalani proses pengeluaran racun dengan menggunakan alat. Namun sekitar pukul 00.05 WIB, dinyatakan sudah tidak ada lagi," ujar Marco dengan suara lemah.

Rencananya jenazah akan disemayamkan di rumah duka Fatmawati, Jakarta Selatan hingga Sabtu mendatang.



"Di rumah duka sini (RS Fatmawati) saja selama tiga hari ke depan. Tidak dibawa ke rumah," ujar Marco lebih lanjut.

Jenazah Eddy Silitonga, menurut Marco akan dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Kandang, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Sebelum meninggal, Eddy Silitonga sempat koma akibat stroke dan menjalani perawatan di RS Fatmawati, Jakarta Selatan. Eddy Silitonga dikenal sebagai seorang musisi senior yang mulai dikenal di era 70-an. (Okzone.com)

Selamat Jalan Bung Edy Silitonga Wafat-Foto-Edo Panjaitan

Selamat Jalan Bung Edy Silitonga Wafat-Foto-Edo Panjaitan

Selamat Jalan Bung Edy Silitonga Wafat-Foto-Edo Panjaitan

Selamat Jalan Bung Edy Silitonga Wafat-Foto-Edo Panjaitan

Lurah dan Camat Haranggaol Kompak Hentikan Pembangunan Gudang Bawang Milik Kelompok Tani

Lurah dan Camat Haranggaol Kompak Hentikan Pembangunan Gudang Bawang Milik Kelompok Tani.Foto Ist S Sinaga

Lurah dan Camat Haranggaol Kompak Hentikan Pembangunan Gudang Bawang Milik Kelompok Tani

Lurah dan Camat Haranggaol Kompak Hentikan Pembangunan Gudang Bawang Milik Kelompok Tani.Foto Ist S Sinaga

BeritaSimalungun.com, Haranggaol-Lurah dan Camat Haranggaol kompak menghentikan pembangunan Gudang Bawang yang diprakarsai Kelompok Tani Sapanriah Haranggaol. Bantuan bangunan gudang tersebut berasal dari BI Pematangsiantar. Penghentian pembangunan itu karena diduga ada masalah soal lahan bangununan.

Soemardi Sinaga, warga Haranggaol mengatakan, pada tanggal 20 November 2015 lalu, Kelompok Petani Sapanriah mengajukan permohonan pinjam pakai tanah ke Camat Haranggaol, Jannes Saragih  dan bapak camat menyetujui proposal tersebut untuk pinjam pakai tanah.

“Dan ketika pergantian Camat Haranggaol dan setelah dilantik yaitu bapak Willy Surya Darma Damanik, pihak BI memohon lagi kepada Camat yang baru dilantik di Haranggaol atas pinjam pakai lahan itu.  Camat itu juga juga menyetujui bahkan mendukung pembangunan tersebut,” kata S Sinaga.

Disebutkan, menurut PPL-THL Ir Rikson Saragih, sudah memenuhi syarat dari BI yaitu harus ada tanah lokasi bangunan untuk gudang bawang tersebut. Pada tanggal 15 Agustus 2016 sudah mulai dibangun.

Menurut S Sinaga, namun pada tanggal 24 Agustus 2016 pada pukul 12:36 wib Lurah Haranggaol datang kelokasi untuk menyuruh bangunan tersebut dihentikan.

“Dengan arogan lurah tersebut mengatakan, saya (dirinya) bisa saja membongkar bangunan ini dan melaporkanya ke polisi,” ujar Lurah Haranggaol seperti ditirukan S Sinaga.

Kemudian Lurah Haranggaol, Kabupaten Simalungun mengancam memenjarakan tukang bangunan tersebut jika dilanjutkan pembangunanya.

“Disini kita tau bahwa lurah hanya pamer arogan. Yang seharusnya pemerintahan bekerja untuk melayani rakyat bukan melayani pimpinan. Jangan kita menunjukan kebodohan dengan arogan yang aneh. Pemerintah jangan sok berkuasa atas rakyat padahal rakyat yang membuat anda duduk di kursi pemerintahan . Karena sekali lagi ditekankan tidak ada lurah (pemerintahan) atau kelurahan jika rakyat(warga) tidak ada,” kata S Sinaga.

Sementara Willy Surya Darma Damanik membantah kalau dirinya ikut melarang pembangunan gudang tersebut. Menurutnya, dirinya mendukung penuh pembangunan gudang bawang tersebut. Dia juga memastikan akan menjembatani miskomunikasi kelompok tani dengan Lurah Haranggaol. 

"Mohon klarifikasi bahwa pak camat mendukung bangunan ini lanjut dan surat camat sebelumnya sdh ada ditangan beliau. Urusan dgn lurah biarlah camat yang selesaikan. Kemungkinan ini hanya masalah kurang pemahaman atau salah persepsi dari si lurah akan status tanah. Yg pasti tanah ini milik negara bukan tanah nenek moyang," ujar Rikson Saragih. (Lee)


Maruarar Sirait Keliling Sumut Mendampingi Presiden Jokowi

Masyarakat Toba Samosir berebut salam dengan Maruarar Sirait
BeritaSimalungun.com, Medan- Selain Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana, ada satu lagi tokoh yang dielu-elukan masyarakat Toba Samosir, Sumatera Utara, saat mengikuti Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba di Balige, Minggu (21/8/2016).

Ia adalah Maruarar Sirait, politisi muda PDI Perjuangan yang juga anggota DPR RI dari fraksi PDI Perjuangan. “Banyak yang bersorak, Horas, Ara menuju Sumut Satu. Ya, Pemilihan Gubernur Sumatera Utara memang sudah dekat,” tulis Antoni Antra Pardosi, Seorang Wartawan senior, lewat akun Facebooknya, Selasa (23/8).

Senada dengan Antoni, Muhammad Rizal, pada akun Facebooknya berjudul “Jokowi Mulai Bawa Keliling Maruarar Sirait Ke Sumatera Utara” Berikut penuturannya: Membaca gestur seorang pemimpin itu sangat nikmat. Dari setiap langkah, mimik, gestur dan gerakan gerakan mereka selalu ada yang bisa dibaca dan menularkan sinyal-sinyal tertentu untuk bisa dibaca masyarakat.

Yang menarik, kunjungan Presiden Jokowi ke Sumut tgl 19-21 Agustus lalu, mulai dari Nias, Kota Sibolga, Tapanuli Tengah, sampai ke Balige dan Parapat. Kegiatan berakhir di Balige, Tobasa... Ada sesosok anak manusia, terselip di antara rombongan presiden yang mencuri perhatian yaitu Maruarar Sirait. Sosok ini, sedang digadang0gadang menjadi Sumut1 di masa yang akan datang.

Mengapa menarik? Bang Ara, demikian panggilannya, adalah anggota DPR dari daerah pemilihan Jawa Barat, tepatnya perwakikan Subang dan sekitarnya. Lalu mengapa Bang Ara ikut dalam rombongan kali ini? Apakah karena dia timses Jokowi dulu? Atau apakah karena dia orang Batak? Tentu jawabannya tidak sesederhana itu.

Itu sebabnya, dikatakan menarik dan harus memiliki sense of future yang peka untuk memperhatikannya. Menurut saya, Jokowi sedang memperkenalkan calon Sumut1 ke warga Sumut. Itu sinyal bagi warga Sumut agar warga bisa lebih intens membicarakan Bang Ara. (Baranews.com)

Bupati Simalungun Mendapat Penghargaan dari TNI AD

Bupati Simalungun JR Saragih (kedua dari kiri) di Balai Samudera, Jakarta, Rabu 24 Agustus 2016, Jakarta.Ist

BeritaSimalungun.com, Jakarta-Bupati Simalungun JR Saragih mendapatkan penghargaan dari Mabes TNI AD dalam kategori pejabat yang turut mensukseskan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Penyerahan penghargaan dari TNI AD itu diterima oleh Bupati Simalungun JR Saragih di Balai Samudera, Jakarta, Rabu 24 Agustus 2016, Jakarta.

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Mulyono mengatakan, program TMMD adalah sebuah komitmen TNI AD untuk membangun bangsa dan negara dengan semangat gotong royong, persaudaraan, dan kesatuan.

“Ini adalah wujud bakti TNI untuk membantu pemerintah mengakselerasikan pembangunan daerah khususnya daerah tertinggal, terisolasi, hingga daerah kumuh dengan proses perencanaan yang mengedepankan aspirasi masyarakat,” jelas Mulyono.

Pada tahun 2016 ini pihaknya bekerja sama Kementerian Perhubungan untuk melakukan berbagai upaya membangun Indonesia dengan memperkuat dari mulai desa sesuai dengan nawacita Presiden Jokowi.

Sementara itu Menteri Perhubungan dalam sambutannya yang dibacakan oleh Ketua Komite Pertimbangan Kebijakan Publik di Sektor Transportasi, Laksamana (Purn) Marsetio menjelaskan, program TMMD tersebut sejalan dengan konsep pembangunan pedesaan sebagai cikal bakal perekonomian nasional.

“TMMD selaras dengan pembangunan Indonesia yang membangun dari pinggiran desa. Dan pembangunan erat hubungannya dengan transportasi. Untuk itu Kementerian Perhubungan sebagai fasilitator siap membangun sarana dan prasaran transportasi hingga pedesaan,” katanya.

Selain Bupai Simalungun, diberikan pula penghargaan bagi Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi dan Bupati Bungo (Dwi Aprianto-Wakil). Penghargaan dari Mabes TNI AD ini diserahkan langsung oleh Kasad, Jenderal TNI Mulyono. (Lee)
Bupati Simalungun Dr.J.R Saragih, SH, MM menghadiri Rapat Koordinasi Teknis TNI Manunggal Membangun Desa ke 97 tahun 2016, Rabu 24 Agustus 2016. Pada kesempatan ini Bupati menerima penghargaan dari KSAD TNI Jend.TNI Mulyono atas dukungannya terhadap program TMMD ke 97 Tahun 2016 dalam upaya membantu mensejahterakan dan memajukan masyarakat yang ada diwilayahnya guna menjaga NKRI. Foto Ryan Pakpahan


Bupati Simalungun Dr.J.R Saragih, SH, MM menghadiri Rapat Koordinasi Teknis TNI Manunggal Membangun Desa ke 97 tahun 2016, Rabu 24 Agustus 2016. Pada kesempatan ini Bupati menerima penghargaan dari KSAD TNI Jend.TNI Mulyono atas dukungannya terhadap program TMMD ke 97 Tahun 2016 dalam upaya membantu mensejahterakan dan memajukan masyarakat yang ada diwilayahnya guna menjaga NKRI. Foto Ryan Pakpahan

Bupati Simalungun Dr.J.R Saragih, SH, MM menghadiri Rapat Koordinasi Teknis TNI Manunggal Membangun Desa ke 97 tahun 2016, Rabu 24 Agustus 2016. Pada kesempatan ini Bupati menerima penghargaan dari KSAD TNI Jend.TNI Mulyono atas dukungannya terhadap program TMMD ke 97 Tahun 2016 dalam upaya membantu mensejahterakan dan memajukan masyarakat yang ada diwilayahnya guna menjaga NKRI. Foto Ryan Pakpahan

Bupati Simalungun Dr.J.R Saragih, SH, MM menghadiri Rapat Koordinasi Teknis TNI Manunggal Membangun Desa ke 97 tahun 2016, Rabu 24 Agustus 2016. Pada kesempatan ini Bupati menerima penghargaan dari KSAD TNI Jend.TNI Mulyono atas dukungannya terhadap program TMMD ke 97 Tahun 2016 dalam upaya membantu mensejahterakan dan memajukan masyarakat yang ada diwilayahnya guna menjaga NKRI. Foto Ryan Pakpahan

Bupati Simalungun Dr.J.R Saragih, SH, MM menghadiri Rapat Koordinasi Teknis TNI Manunggal Membangun Desa ke 97 tahun 2016, Rabu 24 Agustus 2016. Pada kesempatan ini Bupati menerima penghargaan dari KSAD TNI Jend.TNI Mulyono atas dukungannya terhadap program TMMD ke 97 Tahun 2016 dalam upaya membantu mensejahterakan dan memajukan masyarakat yang ada diwilayahnya guna menjaga NKRI. Foto Ryan Pakpahan

Bupati Simalungun Dr.J.R Saragih, SH, MM menghadiri Rapat Koordinasi Teknis TNI Manunggal Membangun Desa ke 97 tahun 2016, Rabu 24 Agustus 2016. Pada kesempatan ini Bupati menerima penghargaan dari KSAD TNI Jend.TNI Mulyono atas dukungannya terhadap program TMMD ke 97 Tahun 2016 dalam upaya membantu mensejahterakan dan memajukan masyarakat yang ada diwilayahnya guna menjaga NKRI. Foto Ryan Pakpahan

Bupati Simalungun Dr.J.R Saragih, SH, MM menghadiri Rapat Koordinasi Teknis TNI Manunggal Membangun Desa ke 97 tahun 2016, Rabu 24 Agustus 2016. Pada kesempatan ini Bupati menerima penghargaan dari KSAD TNI Jend.TNI Mulyono atas dukungannya terhadap program TMMD ke 97 Tahun 2016 dalam upaya membantu mensejahterakan dan memajukan masyarakat yang ada diwilayahnya guna menjaga NKRI. Foto Ryan Pakpahan
    

Selamat Berbahagia Kepada Gregorius Alfredo Indrawan Saragih SH

Gregorius Alfredo Indrawan Saragih SH dengan Elfania Diajeng Putri Meulemans Amd

BeritaSimalungun.com, Jambi-Tuhan menjadikan segala sesuatunya indah pada waktunya. Indah pada saat Ia mempersatukan putra-putri umatnya dalam Pernikahan Kudus. Begitu juga yang dirasakan Keluarga Erbindo Saragih SH MH/ Fransisca Poppy Melati SH MKn yang akan menikahkan Putra Pertamanya Gregorius Alfredo Indrawan Saragih SH dengan Elfania Diajeng Putri Meulemans Amd putri dari Keluarga Giovanny  Meulemans/ Ella Triselawati Bsc Ac S.Sos, M.Si.

Ikatan Pernikahan Kudus dilaksanakan di Gereja Kathedral Jakarta, Jumat 26 Agustus 2016 Pukul 13.00 WIB. Dengan penuh rasa syukur atas Anugerah dan Kasih setia Tuhan, pihak keluarga menyelenggarakan Resepsi Pernikahan Putra-Putri mereka di Balai Sudirman Panti Prajurit Jakarta Jalan Saharjo No 268 Jakarta Selatan, Sabtu 27 Agustus 2016 Pukul 11.00 WIB- 14.00 WIB.

Sungguh suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi keluarga kedua Mempelai apabila Bapak/Ibu/Sdr/i berkenan hadir dan memberikan doa restu kepada kedua mempelai. Atas kehadiran dan Doa Restu Bapak/Ibu/Sdr/i pihak keluarga Mempelai Mengucapkan Terimakasih. Tuhan Memberkati.(Baca Juga: Mengenal Sosok Erbindo Saragih SH MH, Salah Seorang Putra Terbaik Simalungun)

Seperti diketahui Erbindo Saragih SH MH kini menjabat sebagai KepalaKejaksaan Tinggi Jambi sejak September 2015 hingga sekarang. Terimakasih juga atas Undangan Keluarga  Keluarga Erbindo Saragih SH MH/ Fransisca Poppy Melati SH MKn yang sudah Redaksi BS terima. Dengan tidak mengurangi rasa hormat, Redaksi BS tidak bisa hadir pada Resepsi Itu. Selamat. (Asenk Lee)

Gregorius Alfredo Indrawan Saragih SH dengan Elfania Diajeng Putri Meulemans Amd
Gregorius Alfredo Indrawan Saragih SH dengan Elfania Diajeng Putri Meulemans Amd

Tangisan JR Saragih di Samping Putri Pariwisata, Mengundang Reaksi Publik

Written By Berita Simalungun on Wednesday, 24 August 2016 | 08:41

JR Saragih terlihat menangis di samping Puteri Pariwisata.Ist 
BeritaSimalungun.com, Parapat-Bupati Simalungun JR Saragih terlihat menangis tersendu-sendu usai mengetahui daerahnya Kabupaten Simalungun tidak ditunjuk menjadi tuan rumah perhelatan akbar event nasional di Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba.

Hal itu dia sampaikan dalam acara jumpa pers di Hotel Ina Parapat, Simalungun, Sumatera Utara, Sabtu (20/8/2016) pagi yang dihadiri oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya, Ketua Paenyelenggara Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba Pramita Fifi, Wakil Bupati Toba Samosir Hulman Sitorus.

Ekspresi JR Saragih terekam dalam video yang memperlihatkan mimik wajahnya yang menangis di samping Putri Pariwisata Indonesia, dia terlihat menitikan air mata dan langsung meminta maaf kepada masyarakat Simalungun.

Namun tangisan JR Saragih tentu saja menjadi perdebatan dari kalangan netizen. Lihat video menangis terisak-isak JR Saragih di sini:
Ada yang menyebut tangisannya itu berlebihan namun ada yang menganggap wajar, karena gagal melobi pemerintah pusat untuk membawa event itu ke Simalungun.

"Kita salut buat Bupati Humbanghas, mampu melobby presiden untuk berkunjung ke Humbanghas, bukan menangis seperti si kawan," tulis pemilik akun media sosial.Seperti yang terlihat dalam video itu JR Saragih terlihat bersedih dan meminta maaf kepada seluruh masyarakat Simalungun.

"Lakukan Pak JR apa yang terbaik, sekali lagi saya...," kata JR Saragih sambil tidak sanggup menyelesaikan kalimatnya karena menangis sedih.

JR mengaku kecewa lantaran adanya kekeliruan penulisan pada penyelenggaraan Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba yakni penyebutan bahwa Parapat di Samosir.

"Seperti di iklan itu disebutkan Presiden (Jokowi) akan hadir di Toba, Parapat, Samosir," kata JR Saragih.

"Jadi sekarang orang akan complain ke saya. Lho sejak kapan Parapat 'dijual' ke Samosir. Ini tolong diluruskan." 

Ia juga mengaku kecewa lantaran Menteri Pariwisata Arief Yahya hadir dalam jumpa pers menggunakan atribut adat Toba, bukan adat Simalungun.

"Saya minta maaf kepada masyarakat Simalungun. Tidak perlu kita perlebar. Simalungun tetap mendukung acara ini. Ini salah saya bukan salah Pak Menteri," jelasnya seperti yang dilansir Kompas.com.Ketua Penyelenggara Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba, Premita Fifi menanggapi hal tersebut dengan menyatakan bahwa pihaknya akan memperbaiki catatan kekurangan tersebut.

"Itu kesalahan teknis penulisan. Tapi yang pasti acara ini dipersembahkan untuk kegembiraan bersama dan melibatkan begitu banyak suku. Tapi besar mana kecil mana gak gitu," jelasnya.

Dalam jumpa pers tersebut, Saragih sempat menangis dan menyebutkan bahwa ia merasa budaya Kabupaten Simalungun tidak tampil dalam acara jumpa pers tersebut maupun dalam materi promosi.

Tangisan Saragih terjadi di depan puluhan wartawan lokal maupun nasional saat memberikan keterangan kepada wartawan. Teriakan menyemangati Bupati Jr. Saragih juga diteriakkan oleh beberapa undangan jumpa pers.

"Semangat Pak Bupati, jangan menangis," celetuk seorang wartawan ditimpali suara tepuk tangan.

Perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-71 RI tahun 2016 dipusatkan di Danau Toba, Sumatera Utara dengan tajuk "Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba" selama dua hari pada tanggal 20-21 Agustus 2016.

Di Pantai Bebas Parapat terdapat panggung terapung menjadi tempat pusat penyelenggaraan acara Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Berbagai acara musik dan budaya akan diselenggarakan di atas panggung terapung. Di panggung terapung akan dimeriahkan oleh konser musik dari Sammy Simorangkir, J-Flow, Dewa Budjana, Tohpati, dan ditutup oleh Slank. Masyarakat tidak dipungut biaya untuk menikmati konser musik.(Tri)

Wisata Horison Haranggaol Simalungun yang Masih Memesona

Wisata Horison Haranggaol Simalungun yang Masih Memesona
KLIK GAMBAR UNTUK SELENGKAPNYA

Menelisik Kisah Unik Rumah Bolon Simalungun

Menelisik Kisah Unik Rumah Bolon Simalungun
KLIK GAMBAR UNTUK SELENGKAPNYA

PERCETAKAN HUTARIH JAYA

PERCETAKAN HUTARIH JAYA
PEMATANGSIANTAR. KLIK BENNER UNTUK INFO SELENGKAPNYA

DUKUNG MARUARAR SIRAIT JADI GUB SUMUT

DUKUNG MARUARAR SIRAIT JADI GUB SUMUT
KLIK GAMBAR UNTUK SELENGKAPNYA

GALAN PUNYA GAYA

GALAN PUNYA GAYA
UNTUK DI JAMBI HUBUNGI SH DAMANIK HP 085383195380

DIJUAL KAMUS SIMALUNGUN

DIJUAL KAMUS SIMALUNGUN
JUGA 4 BUKU SEJARAH, ADAT, SENI BUDAYA SIMALUNGUN. HUB: St Drs Jomen Purba (Ketua Yayasan Museum Simalungun). HP 081370266156.

Roti Ketawa, Roti Bulan, Roti Coklat, Kue Oleh-oleh dari Simalungun

Roti Ketawa, Roti Bulan, Roti Coklat, Kue Oleh-oleh dari Simalungun
Rumah Produksi Milik Ucok Saragih Djawak di marjandi Embong, Kecamatan Panombean Pane, Kabupaten Simalungun. Atau persis di Jalan Lintas Siantar-Saribudolok. Kamis 7 Januari 2016. Foto Asenk Lee Saragih.

.

.
JUAL ALAT KELENGKAPAN PANCING DI SARIBUDOLOK

“Bagod & Tambuls” Tempat Tongkrongan Bersahaja

“Bagod & Tambuls” Tempat Tongkrongan Bersahaja
Alamat di Jalan Gereja No. 21A, Simpang Empat, Pematangsiantar. (Selengkapnya Klik Gambar)

KOMUNITAS

KOMUNITAS
Sejarah & Budaya Simalungun

.

.
KLIK GAMBAR UNTUK INFORMASI SELENGKAPNYA

.

.
DI JALAN SUTOMO SARIBUDOLOK (KLIK GAMBAR)

.

.
KLIK BENNER UNTUK PRODUK SELENGKAPNYA

BPJS KESEHATAN

BPJS KESEHATAN
WAJIB DAN BERMANFAAT (INFO SELENGKAPNYA KLIK GAMBAR)

SIMPEDES BRI

SIMPEDES BRI
Simpedes adalah simpanan masyarakat dalam bentuk tabungan yang dilayani di BRI Unit, yang penyetorannya dapat dilakukan setiap saat dan frekuensi serta jumlah pengambilan tidak dibatasi sepanjang saldonya mencukupi.(SELENGKAPNYA KLIK GAMBAR)

HMSI

HMSI
MARI GABUNG..KLIK BENNER

RUANG IKLAN

RUANG IKLAN
SMS 08127477587

PASANG IKLAN ANDA

PASANG IKLAN ANDA
BAHAN EMAIL KE : beritasimalungun@gmail.com

MARI BERSIHKAN NARKOBA DARI "TALUN" SIMALUNGUN

MARI BERSIHKAN NARKOBA DARI "TALUN" SIMALUNGUN
KATAKAN TIDAK PADA NARKOBA
 
Support : Redaksi | Contac Us | PT PARNA KARSA
Copyright © 2011. BERITA SIMALUNGUN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Admin Simalungun
Proudly powered by BERITASIMALUNGUN