. BeritaSimalungun | Online

BERITA TERBARU

MENU BERITA

MATRA-Media Lintas Sumatera

MATRA-Media Lintas Sumatera
KLIK Benner Untuk Penampakannya
INDEKS BERITA

Perubahan Iklim dan Ekologis Dinilai Jadi Salah Satu Penyebab Bencana di Indonesia

Written By Beritasimalungun on Sunday, 18 April 2021 | 06:53

Peringatan Hari Bumi

Drs. G.M. Saragih, M.Si. (Foto Matra/Asenk Lee Saragih)

Oleh: Drs. G.M. Saragih, M.Si

Jambi, BS-Tanggal 22 April setiap tahun ditetapkan sebagai Peringatan Hari Bumi. Peringatan Hari Bumi adalah acara tahunan yang dibuat untuk mengapresiasi Lingkungan di planet Bumi dan meningkatkan kesadaran publik tentang polusi.  

Polusi adalah masuknya bahan berbahaya ke lingkungan. Polusi bersumber dari aktivitas manusia dan dari alam. Salah satu bentuk polusi adalah emisi gas rumah kaca (GRK). GRK meliputi uap H2O, CO2, O3, CH4, N2O, dan CFC (klorofluorokarbon utk pendingin). 

ILUSTRASI Bencana alam di Indonesia.(Istimewa)

Emisi GRK menyebabkan pemanasan global (Bumi makin panas) yang berdampak pada perubahan system ekosistem di Bumi, diantaranya perubahan iklim yang ekstrim.

Perubahan iklim inilah salah satu penyebab terjadinya bencana alam yang merupakan bencana ekologi di Indonesia. Bencana diawal 2021 ini  di Indonesia adalah banjir, longsor, bergesernya lapisan bumi, naiknya permukaan laut, angin puting-beliung, kebakaran hutan, dan kekeringan (yang mungkin terjadi di akhir tahun ini).

Untuk meminimalkan bencana ke depan, maka publik harus meminimalkan polusinya dengan berbagai cara. Misalnya meminimalkan CO2 di atmosfer melalui konsep ekologi dengan cara yang sangat sederhana yakni  memperkaya vegetasi di pekarangan rumah. 
Proses Fotosintesis.(Istimewa)

Perkayalah semua jenis vegetasi (tumbuh-tumbuhan atau tanam-tanaman), karena melalui proses fotosintesis, vetegasi akan menyerap karbon dioksida (CO2) berupa polusi dan menghasilkan oksigen (O2) untuk hidup sehat. 

Masih banyak cara yang mampu dilakukan publik untuk meminimalkan polusi, masalahnya adalah kesadaran publik tentang pentingnya keberlangsungan hidup bumi yang sehat masih rendah.(Penulis Adalah Doses Universitas Batanghari Jambi-Praktisi Lingkungan Hidup, Tinggal di Jambi)

Jelang Pelantikan, RHS Lakukan Pertemuan dengan Tokoh Simalungun

Written By Beritasimalungun on Saturday, 17 April 2021 | 11:05

Tampak Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga (RHS) (kiri) berbincang serius dengan Petrus Purba (pakaian hitam kedua dari kiri), Sabtu (17/4/2021). (Foto Istimewa)

Pematangsiantar, BS
-Jelang pelantikan Bupati Simalungun Periode 2021-2024 yang dijadwalkan Senin (26/4/2021) mendatang, Radiapoh Hasiholan Sinaga SH (RHS) Bupati Simalungun terpilih melakukan pertemuan dengan sejumlah Tokoh Simalungun. Pertemuan dibalut sarapan pagi ini di salah satu kedao kopi di Kota Pematangsiantar, Sabtu (17/4/2021) pagi.

Tampak hadir dalam pertemuan ini adalah Ketua DPP PMS St Marsiaman Saragih SH, Petrus Purba BBA, Ketua DPD II Golkar Simalungun Timbul Jaya Sibarani, Anggota DPD RI Marga Haloho. Sementara Radiapoh H Sinaga didampingi Ketua Tim Pemenangan RHS-ZW, Crismes Haloho.  

Menurut Petrus Purba, pertemuan itu dalam rangka silaturahmi Bupati Simalungun terpilih Radiapoh Hasiholan Sinaga dengan Tokoh Simalungun dari berbagai kota di Indonesia. 

Dalam pertemuan sembari sarapan pagi itu, juga membicarakan soal pembangunan Kabupaten Simalungun kedepan. RHS juga mengundang para pengusaha-pengusaha Simalungun untuk berinvestasi di Kabupaten Simalungun.

RHS juga menjanjikan kemudahan bagi para investor yang mau berinvestasi di Kabupaten Simalungun, khususnya pengusaha-pengusaha asal Simalungun yang kini berkprah disejumlah kota di Indonesia. 

Seperti diketahui Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Simalungun Terpilih, yakni pasangan Radiapoh Hasiholan Sinaga (RHS) dan Zonny Waldi (ZW) diinformasikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Simalungun Timbul Jaya Sibarani akan dilantik pada Senin 26 April 2021.

Timbul Jaya Sibarani yang juga sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Simalungun ini mengatakan, bahwa informasi tersebut didapatkannya setelah melakukan koordinasi dengan pihak Kemendagri RI, baru-baru ini.

Dikatakan, setelah masa jabatan JR Saragih berakhir, maka akan dilakukan pelantikan terhadap Bupati dan Wakil Bupati Simalungun Terpilih, Radiapoh Hasiholan Sinaga dan Zonny Waldi.(Asenk Lee Saragih)

Wakil Ketua DPRD Simalungun Steven Samrin Girsang Janji Kawal Pembangunan Jalan Siturituri Hingga Terealisasi

Written By Beritasimalungun on Friday, 16 April 2021 | 12:18

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Simalungun Steven Samrin Girsang .

Saribudolok, BS
- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Simalungun Steven Samrin Girsang berjanji akan mengawal pembangunan jalan Dusun Siturituri, Nagori Sibangun Mariah, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara hingga terealisasi. Setidaknya sepanjang 1 KM jalan utama dusun itu untuk akses ke ibukota kecamatan Saribudolok rusak parah selama 10 tahun lebih.

Lewat tulisan di laman media sosial (FB) Wira Dani Damanik, Pemuda Siturituri dan Mahasiswa Universitas Jambi, menyuarakan kerusakan jalan Siturituri tersebut. Wira Dani Damanik menerima keluhan masyarakat Dusun Siturituri akan kondisi jalan yang rusak berat.

“Jalan ini merupakan unsur penting yang telah terasa dampaknya bagi banyak aspek. Seperti mulai dari aspek perekonomian, produksi, kesehatan, sosial, kesejahteraan dan sebagainya. Inilah yang menunjukkan betapa pentingnya akses itu segera diperbaiki. Sebab keresahan warga akan jalan ini benar-benar terasa dan terlihat dengan viralnya gambar jalan beserta editannya yang sudah bisa memuat beberap kapal di jalan parah yang menampung air,” tulis Wira Dani Damanik.


“Inilah yang menjadi pertanyaan dibenakku, Kemana pemerintah dan anggota dewan dari dapil Ini? Sudah 10 tahunan jalan ini rusak dan 10 tahun juga bupati tak berganti selama itu pula kita berharap. Tak berhenti harapan disitu, berharap lagi pada anggota dewan yang hari ini sudah 2 tahun mereka duduk di kursi empuk itu namun tak kunjung juga aspirasi ini diperjuangkan dan ditunaikan,” tambah Wira Dani Damanik.

Tulisan itupun ditanggapi Steven Samrin Girsang yang juga sebagai Ketua DPC PDIP Simalungun yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Simalungun dari Dapil Silimakuta Saribudolok.

“Saya selaku anggota dewan telah menyampaikan pokok-pokok pikiran untuk ditampung di APBD 2022 dan usulan ini sudah dimasukkan dalam Sistim Informasi Pemerintah Daerah (SIPD). Akan saya kawal sampai terealisasi,” tulis Steven Samrin Girsang.

Aplikasi SIPD

Seperti diketahui aplikasi SIPD ini disiapkan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dirjen Bina Keuangan Daerah. Aplikasi ini wajib digunakan semua daerah di Indonesia baik di tingkat provinsi maupun kab/kota dalam menyusun perencanaan. 

Melalui aplikasi SIPD ini merupakan terobosan baru untuk menyusun perencanaan lebih sistimatis, transparan dan akuntabel. Sejak tahun 2020 merupakan tahun penuh perubahan. Salah satu perubahan besar yang lahir sebagai dampak dari inovasi adalah SIPD.

SIPD adalah sistem informasi yang membantu penyediaan Data dan Informasi Pembangunan Daerah, penyusunan Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi pembangunan daerah secara Elektronik yang pelaksanaannya dilaksanakan oleh pemerintah daerah secara nasional.

Sistem ini membentuk pola hubungan baru yang diwujudkan dalam cara baru dalam mengisi anggaran DPRD dan Pemerintahan Daerah. Keterkaitan antara DPRD dan Pemda sangat erat. Keduanya merupakan aktor pembangunan daerah. Dalam system baru ini, cara penganggaran untuk pelaksanaan program terdapat perubahan. Untuk menjembatani perubahan ini, diperlukan sebuah cara untuk menyatukan cara pandang.

Dalam rangka penyamaan persepsi terkait dengan penyampaian pokok-pokok pikiran DPRD dalam penyusunan APBD TA.2022 melalui system informasi pemerintah daerah (SIPD) maka dengan itu telah dilaksanakan pertemuan DPRD dengan Pemkab Simalungun.

Seperti diberitakan sebelumnya, kegelisahan dan keresahan dirasakan warga Dusun Siturituri, Nagori Sibangun Mariah, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Pasalnya keluhan mereka terhadap jalan utama yang menghubungkan ibukota kecamatan Seribudolok ke Siturituri rusaknya semakin parah berpuluh tahun. 

Hingga kini pasalnya jalan yang merupakan akses ekonomi utama warga sudah lebih dari 10 tahun tidak pernah diperbaiki sehingga menghambat warga dalam beraktivitas, khususnya dalam memasarkan hasil pertanian mereka. 

Kondisi jalan rusak parah ini membuat dampak buruk terhadap banyak aspek kehidupan warga dalam menjalankan aktivitasnya. Warga situri-turi yang mayoritas adalah petani mengalami kesulitan selama puluhan tahun dalam hal distribusi kegiatan pertanian dari hulu sampai hilir. 

Kondisi ini diutarakan oleh Gamot (Kepala Dusun) Siturituri, Uli Anton Girsang kepada Beritasimalungun, Rabu (14/4/2021). Menurutnya, kini mereka kesulitan mengangkut pupuk-pupuk dan obat-obatan. Bahkan semakin sulit dan bertambahnya biaya distribusi sampai pada panen.

“Kami tetap merasakan dampak nyata dari kondisi jalan yang sudah puluhan tahun dikeluhkan. Hal inilah yang membuat perekonomian warga semakin melemah. Karena memang kondisi perekonomian warga di Dusun Siturituri menengah kebawah,” ujar Uli Anton Girsang. (Asenk Lee Saragih) 

Presiden Jokowi Minta Kepala Daerah Hasil Pilkada 9 Desember 2020 Berinovasi


Jakarta, BS
-Saya bertemu secara virtual para kepala daerah yang terpilih dalam Pilkada Serentak pada Desember 2020, kemarin dari Istana Negara. Satu hal yang saya ingatkan kepada para kepala daerah, bahwa jabatan yang mereka emban adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab yang besar. 

Karena itu, mereka bekerja tidak boleh sekadar mengikuti prosedur dan rutinitas belaka, melainkan harus berorientasi pada hasil. Kepala daerah jangan puas dari membaca laporan, tetapi harus memantau langsung di lapangan. 

Mereka harus membuat kebijakan yang fokus dengan skala prioritas yang jelas. Terkait anggaran, para kepala daerah cukup membuat beberapa kegiatan besar dengan anggaran yang terkonsentrasi ke kegiatan tersebut daripada membagi-baginya ke banyak kegiatan kecil. 

Dengan demikian, hasilnya akan bisa dilihat dan dirasakan oleh masyarakat. Di masa pandemi ini, saya meminta para kepala daerah untuk memanfaatkan APBD mereka dalam membantu masyarakat di lapisan bawah yang terdampak pandemi. Salah satu caranya ialah dengan memperbanyak program-program padat karya yang dapat menciptakan lapangan pekerjaan di daerah.(FB-Presiden Joko Widodo)

Puluhan Tahun Jalan Rusak Parah, Warga Siturituri Menjerit

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 14 April 2021 | 19:25

Foto Istimewa Beritasimalungun.

Saribudolok, BS-Bersabar dalam kegelisahan dan keresahan, itulah yang dirasakan warga Dusun Siturituri, Nagori Sibangun Mariah, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Pasalnya keluhan mereka terhadap jalan utama yang menghubungkan ibukota kecamatan Seribudolok ke Siturituri rusaknya semakin parah berpuluh tahun.

Hingga kini pasalnya jalan yang merupakan akses ekonomi utama warga sudah lebih dari 10 tahun tidak pernah diperbaiki sehingga menghambat warga dalam beraktivitas, khususnya dalam memasarkan hasil pertanian mereka. 

Kondisi jalan rusak parah ini membuat dampak buruk terhadap banyak aspek kehidupan warga dalam menjalankan aktivitasnya. Warga situri-turi yang mayoritas adalah petani mengalami kesulitan selama puluhan tahun dalam hal distribusi kegiatan pertanian dari hulu sampai hilir. 

Kondisi ini diutarakan oleh Gamot (Kepala Dusun) Siturituri, Uli Anton Girsang kepada Beritasimalungun, Rabu (14/4/2021). Menurutnya, kini mereka kesulitan mengangkut pupuk-pupuk dan obat-obatan. Bahkan semakin sulit dan bertambahnya biaya distribusi sampai pada panen.

“Kami tetap merasakan dampak nyata dari kondisi jalan yang sudah puluhan tahun dikeluhkan. Hal inilah yang membuat perekonomian warga semakin melemah. Karena memang kondisi perekonomian warga di Dusun Siturituri menengah kebawah,” ujar Uli Anton Girsang. 

“Dalam aspek pendidikan, anak-anak sekolah mengeluh pada orang tuanya untuk berangkat ke sekolah. Terutama saat musim hujan datang karena selalu melintasi jalan berkubang. Begitu juga dalam aspek kesehatan dengan kondisi jalan yang rusak ini, menambah beban bagi warga yang mengalami sakit. Karena rumah sakit terdekat hanya ada di Seribudolok sehingga dalam pengobatan akan selalu melewati jalan yang rusak, dan masih banyak dampak yang buruk yang diakibatkan jalan rusak ini,” jelas Uli Anton Girsang.

Keluhan yang sama juga diuatarakan seorang tokoh pemuda Dusun Siturituri yang bernama Jhody Girsang. Katanya, soal jalan yang rusak ini, mereka sudah 10 tahun merasakan jalan rusak dan sama sekali tidak ada pengaspalan dan sama sekali tidak pernah ada sentuhan dari pemerintah. 

“Kami juga pemuda sangat ingin memberikan perubahan di kampung ini. Bahkan beberapa kali kami berdiskusi dengan anggota dewan yang merupakan dari dapil ini namun tak kunjung suara kami di dengar dan diperjuangkan,” kata Jhody Girsang.

“Dengan tidak berharap lebih kepada anggota dewan tersebut, kami pun mencari swadaya masyarakat untuk menutup jalan berlobang yang sudah dalam. Hal ini kami lakukan dengan tujuan membantu warga dalam melakukan aktivitasya sehari-hari karena kondisi jalan ini sangat memprihatinkan. Jalan ini di musim hujan berubah seperti sungai buatan. Pemuda kampung kami juga sudah sering mengupload dokumentasi di media sosial milik mereka, tapi tak kunjung ada respon dari pemerintah,” keluhnya. 

Menurut Jhody Girsang, jalan yang rusak ini terletak di Siturituri yang dilintasi oleh 3 dusun lainnya dimana aktivitas semua dusun ini tidak bisa dihindarkan dari jalan Siturituri yaitu, Bangun Saribu, Jandi Mariah, dan Hutatinggir. 

“Kondisi jalan rusak yang terdapat di Siturituri ini kurang lebih sepanjang 1 KM. Apabila dilihat dari jumlah penduduk yang terdampak yang diakibatkan jalan rusak ini ada sekitar kurang lebih 2000an jiwa. Semua warga berharap ini segera diperhatikan dan diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten Simalungun,” kata Jhody Girsang.

Terpisah, aktivis mahasiswa Simalungun asal Siturituri, Wira Dhani Damanik kepada Beritasimalungun, Rabu (14/4/2021) petang mengatakan, keluhan warga  Dusun Siturituri terhadap kondisi jalan rusak selama belasan tahun itu sudah cukup lama. 

Menurutnya, akses menuju Dusun Siturituri dari ibukota kecamatan Saribudolok tidaklah begitu jauh. Namun perhatian Pemkab Simalungun terhadap kondisi jalan ini nyaris tak ada. Kini warga meminta Pemkab Simalungun segera membangun jalan tersebut karena merupakan jalan utama menuju dusun lainnya yang merupakan akses pertanian di Kecamatan Saribudolok, Kabupaten Simalungun. 

“Kita berharap kepada Bupati Simalungun yang baru, Radiapoh Hasiholan Sinaga yang akan segera dilantik bulan April 2021 ini dapat mendengar keluhan warga Siturituri soal kerusakan jalan itu selama bertahun-tahun. Karena dalam program 100 hari Pak Bupati Simalungun yang baru adalah menangani akses jalan yang kerusakannya cukup parah, khususnya daerah pertanian,” ujar Wira Dhani Damanik. (Asenk Lee Saragih) 

Luhut Binsar Panjaitan Bicara Soal Kecerdikan KPK

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 13 April 2021 | 20:07

Luhut Binsar Panjaitan.(Istimewa)

Jakarta, BS-
Berbincang dan berdiskusi bersama kawan-kawan dari KPK selalu jadi perbincangan yang menarik, seperti hari ini di kesempatan peluncuran aksi Strategis Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) di Jakarta.

Saya mendadak teringat saat-saat bertugas sebagai Kepala KSP tujuh tahun yang lalu, Presiden Joko Widodo pernah meminta saya menyiapkan rancangan payung hukum pencegahan korupsi sejak awal Kabinet Kerja dimulai. Kemudian tercetuslah Perpres 24 tahun 2018 tentang Strategi nasional pemberantasan pencegahan korupsi (Stranas PK). 

Saya selalu mengapresiasi segala upaya yang dilakukan oleh KPK dalam rangka melakukan pencegahan korupsi. Penindakan KPK melalui OTT yang kerap kali dilakukan misalnya, saya melihat sebagai langkah yang berani. Namun saya sampaikan kepada mereka bahwa berani saja tidak cukup, kita juga harus cerdik karena tolok ukur pemberantasan korupsi harus mampu menimbulkan efek jera kepada pelakunya.

KPK hari ini harus lebih cerdik dan cerdas dengan terus beradaptasi dengan teknologi. Mengingat banyak bisnis yang dijalankan saat ini sudah menerapkan digitalisasi dan efisiensi dalam layanan dan tata laksananya seperti sistem logistik di pelabuhan di Batam yang menggunakan sistem "National Single Window”.  Dengan adanya digitalisasi seperti ini akan membantu mengurangi peluang oknum pejabat untuk melakukan korupsi karena sistemnya yang transparan dan akuntabel.

Saya amat senang jika KPK aktif melakukan fungsi pencegahan seperti yang sekarang sedang digalakkan, sehingga dapat memperkecil atau menihilkan peluang korupsi di proyek infrastruktur. 

Terlebih, saat ini Indonesia sedang mengebut proyek infrastruktur di berbagai sektor, karenanya saya mengajak seluruh kawan-kawan di KPK untuk terus bersinergi saling membantu khususnya dalam pengawasan beberapa mega proyek strategis yang sedang dijalankan oleh pemerintah. 

Saya berharap dengan sinergi yang baik dan terintegrasi antara KPK dan pemerintah lewat Stranas PK mampu meningkatkan aksi pencegahan korupsi di tanah air, tidak hanya getol melakukan penindakan. Mari kita cegah korupsi dari hulu, jangan kita menunggu mereka berbuat salah dahulu. 

Terlebih saat ini dimana bertepatan dengan bulan Ramadhan dan banyak dari kita yang menjalankan ibadah puasa, semoga kesempatan baik ini bisa membawa berkah bagi kita semua, lebih banyak perenungan bagaimana membuat negeri kita tercinta ini  lebih baik lagi di masa depan.(Sumber: FB Luhut Binsar Panjaitan)

(Video) Sukses Pelaksanaan Wabiner FKBNI “Bela Negara Humanis di Era Covid-19”

Written By Beritasimalungun on Sunday, 11 April 2021 | 08:40

Kesadaran Berbangsa dan Bernegara

Jambi, BS-Pelaksanaan Wabiner Zoom yang dilaksanakan Forum Komunitas Bela Nusantara Indonesia (FKBNI) pada Sabtu (10/4/2021) berjalan sukses. Wabiner Zoom ini dihadiri peserta 554 orang yang terdiri dari IAKMI 156 orang, Umum 381 orang, IDI 4 orang, Mahasiswa 10 orang, S1 303 orang, S2 71 orang, S3 9 orang, D3 5 orang, SLTP/SLTA 144 orang. 

Wabiner zoom yang menghadirkan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) (FKBNI) Prof Dr Jan Pieter Sinaga MKes ini disiarkan langsung di Channel YouTube “ Mohammad Ungang” dengan Judul Serial diskusi FKBNI #1.

Wabiner dengan Tema "Bela Negara Humanis di era Covid 19 Kesadaran Berbangsa dan Bernegara" berlangsung sejak Pukul Pukul 16.00 WIB hingga selesai.   


Rangkaian zoom Wabiner sambutan dan pembukaan oleh Prof. Dr. Jon Piter Sinaga ,M.Kes (Guru Besar Institut Kesehatan Deli Husada/Ketua umum FKBNI) dengan Keynote Speaker Brigjen TNI Rufbin Marpaung, SIP,MM (KEMENPOLHUKAM RI).

Sedangkan pembicara adalah 1. Radiapoh Hasiholan Sinaga, SH (Tokoh Nasional Masyarakat Simangulun-Bupati Simalungun), 2. Prof. Dr. Zulkarnaen Lubis (Guru Besar Universitas Medan Area), 3. Destanul Aulia, SKM, MBA, MEc  Ph.D (Ketua IAKMI SUMUT) dan 4.  Hasan (Tjoa Tju San).

“Salam Humanis, Selamat Pagi dan Selamat hari Minggu. Sertifikat Kerjasama FKBNI dengan Kemenpolhukam RI bagi semua peserta sudah diterima dari email masing-masing dan Sertifikat kerjasama FKBNI dengan IAKMI menunggu sementara perbaikan data. Serta saya selaku inisiator program ini minta maaf bagi saudara saudaraku yang belum dapat menjadi peserta karena alasan kuota 500 orang yang masih kita sediakan harap maklum mari kita tunggu Webinar Seri II Issu Strategis BELA NEGARA  HUMANIS Salam Humanis,” ujar Prof. Dr. Jon Piter Sinaga ,M.Kes, Ketua Umum FKBNI. (Asenk Lee Saragih)

Kisah Masa Kuliah, Lahirkan Lagu Rohani Simalungun “Togu Au Bai Dalan-Mu”

Written By Beritasimalungun on Friday, 9 April 2021 | 08:29

Vocal: Jhon Irwanto Sipayung
Foto Kolase YouTube.
Jambi, BS-Kisah masa kuliah di Bandung Tahun 1995, ternyata menginspirasi St Radesman Saragih S Sos, Wakil Ketua Pengurus GKPS Resort Jambi menuliskan lirik lagu Rohani Simalungun. Bahkan Lagu Rohani Simalungun berjudul “Togu Au Bai Dalam Mu” dilantunkan oleh Jhon Irwanto Sipayung, pemilik Channel YouTube dan diproduksi Payung Record Official.

Bahkan pengambilan gambar videoklip Lagu Rohani Simalungun berjudul “Togu Au Bai Dalam Mu” ini dilakukan di Negeri Sakura, Jepang. Kolaborasi pengambilan gambar videoklip oleh Jhon Irwanto Sipayung dengan Serli Purba sang istri tercinta cukup rapih dan indah.

Lagu Rohani Terbaru 2021 “Togu Au Bai Dalam Mu” tayang perdana Kamis 8 April 2021 di Cahnnel YouTube  Payung Record Official. Musik Rohani Simalungun karya ciptaan St Radesman Saragih SSos ini ditata oleh Jhonjon Saragih.

Sedangkan proses rekaman dilakukan di Studio “3G Studio Recording” Medan dengan editing “Payung Creative” serta diproduksi  “Payung Record Official”. 

Menurut St Radesman Saragih SSos, lirik lagu ini sudah lama diciptakannya pada tahun 1995 silam dan direvisi ulang tahun 2020. Kemudian lagu “Togu Au Bai Dalam Mu” diberikan kepada Jhon Irwanto Sipayung yang cukup apik dalam melantunkan lagu-lagu Rohani Simalungun. 

Kata St Radesman Saragih S Sos, Alumni Pemuda GKPS Badung ini, dirinya memberikan lagu ciptaanya itu kepada Jhon Irwanto Sipayung karena perjuangan dan komitmennya dalam membawakan lagu-lagu rohani Simalungun. “Pas seperti mottonya Jhon Irwanto Sipayung “Meninggalkan jejak terbaik selama hidup untuk kemuliaan Tuhan,” ujar Radesman Saragih, mantan Jurnalis Suarapembaruan ini.

Menurutnya, lirik Lagu “Togu Au Bai Dalam Mu” ini kisah nyata kehidupan para mahasiswa asal Simalungun semasa kuliah di Bandung dan tinggal di Haurpancuh II, Dipati Ukur, Kota Bandung. Saat itu banyak oknum mahasiswa yang bergumul dengan hasrat duniawi, seperti judi, dan ketidak seriusan dalam perkuliahan dan pelayanan di gereja. 

“Lirik lagu ini sya ciptakan medio tahun 1995 silam. Karena saat itu banyak mahsiswa asal Simalungun di Bandung yang sibuk dengan dunianya masing-masing hingga mengabaikan pelayanan di gereja dan kuliah. Saat itu juga dengan kondisi saya dalam berjuang menamatkan kuliah di STKS Bandung. Tapi liriknya sudah ada sebagian yang saya rubah. Terimakasih saya ucapkan kepada Lawei Jhon Irwanto Sipayung dan Tim Kreatifnya yang meluncurkan singgel Lagu Rohani Simalungun ini,” tambah St Radesman Saragih yang kini menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Portal Siber www.medialintassuatera.com ini. 

Sebelumnya, ditengah munculnya beban hidup yang menyita pikiran dan kesehatan, sehingga kadang kala pelayanan di Gereja-pun dianggap tidak berempati. Dari hati yang paling dalam dituangkan dalam lirik Lagu Rohani Simalungun, sebuah lagu Renungan (Kontemplasi) yang berjudul "Pangindoan" Ciptaan St Radesman Saragih S.Sos (Wakil Pengurus GKPS Resort Jambi) pada Juli 2020. Lagu Rohani Simalungun berjudul "Pangindoan" ini dilantunkan oleh Medio A Purba dan tayang di Channel YouTube Medio Purba.

Selain jago menulis aktif sebagai mantan Jurnalis Harian Suarapembaruan (Berita Satu Holding) dan kini di Portal Medialintassuatera.com di Jambi, ternyata St Radesman Saragih Manihuruk S Sos juga memiliki bakat seni yakni mencipta lagu. 

Setidaknya St Radesman Saragih S Sos, putra sulung dari 9 bersaudara anaknya St Berlin Manihuruk/ Anta Br Damanik (Hutaimbaru-Simalungun) ini sudah menciptakan 6 lagu yang terdiri dari Rohani Simalungun dan Pop Simalungun. 

Seperti Lagu "Pesta Kuria" dinyanyikan Ramawati Saragih, Musik Beldi Sinaga, "Pangindoan", dinyayikan oleh Medio Purba, Musik Medio Purba.

Selanjutnya Lagu berjudul "Sabarma Ham Inang" dinyanyikan Landur Voice Trio (Putra Girsang-Brandy Siboro-Anggiat  Silalahi) dengan musik Fahmi Sigumonrong, "Siholan Bani Inang" dinyayikan oleh Nuriati Br Girsang (Nunung) dengan musik Fahmi Sigumonrong Live Streaming FB.

Kemudian ada Lagu "Sabar Ham Inang (Corona)" yang dinyanyikan oleh St Radesman Saragih, Juga Asenk Lee Saragih dalam bentuk video YouTube. 

Dan terbaru adalah Lagu Rohani Simalungun berjudul “Togu Au Bai Dalam Mu” dilantunkan oleh Jhon Irwanto Sipayung, pemilik Channel YouTube dan diproduksi Payung Record Official. (Asenk Lee Saragih)

Keramba Jebol, Haranggaol Mendadak Jadi “Kolam Pemancingan” Terbesar di Danau Toba

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 7 April 2021 | 12:01

Para pemancing memadati pantai Haranggaol, Kecamatan Haranggaol Horisan, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. (Foto Istimewa)

Haranggaol, BS
-Paska angin kencang dan gelombang pasang yang melanda Danau Toba pecan lalu, kini pantai Haranggaol, Kecamatan Haranggaol Horisan, Kabupaten Simalungun mendadak jadi “kolam pemancingan” terbesar di Danau Toba. Pasalnya sejak Jumat 2 April 2021 para mancing mania menyerbu Danau Toba Haranggaol memburu ikan yang lepas dari Keramba Jaring Apung (KJA) akibat diterjang gelombang dan angin kencang.

Soemardi Sinaga, Ketua Namaposo Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Haranggaol kepada Beritasimalungun, Rabu (7/4/2021) mengatakan, hingga rabu para pemancing masih memadati lapak-lapak pemancingan darurat disepanjang pantai Danau Toba Haranggaol. 

“Banyak lepas ikan dari keramba di Haranggaol karena ombak besar disertai angin kencang. Bahkan ada juga KJA milik warga Paropo, Kabupaten Dairi terbawa arus hingga ke Haranggaol. Secara detail tidak ada jumlah ikan yang lepas dari KJA dan kerugian yang dialami pemilik KJA,” ujar Soemardi Sinaga.

Disebutkan, para pemancing banyak mendapatkan ikan hasil pancingan, seperti ikan Nila dan ikan mas. Kini Haranggaol mendadak jadi kolam pemancingan terbesar di Danau Toba.

Sementara Jefri Antony Manorsa, warga Haranggaol mengatakan Danau Toba kini bersedekah di Haranggaol, #KolamPancingTerbesar#, tulisnya dilaman media sosialnya.

Kata Soemardi Sinaga, ombak besar dan angin kencang di Danau Toba wilayah Haranggaol Horisan Kabupaten Simalungun terjadi sejak Rabu (31/3/2021). Ketinggian ombak hampir mencapai 1 meter lebih.

Menurut  Soemardi Sinaga,  ombak muncul mulai pagi hari. Selain ombak di danau, angin kencang juga melanda wilayah itu. Aktivitas warga juga terganggu dengan keadaan itu dan juga aktivitas petani KJA juga terganggu.

Katanya, danau itu berombak mengganggu aktifitas, hal itu juga riskan membuat jangkar keramba longgar. "Untuk itu, guna menghindari hal yang tidak diinginkan, kita minta, warga mengurangi aktifitas di danau," kata Soemardi Sinaga.

Selain dilanda angin kencang dan ombak, debit air Danau Toba juga surut. Menurut warga, hal itu terjadi akibat intensitas curah hujan minim. “Air danau memang surut jika terjadi kemarau. Kalau musim hujan debit air kembali naik," pungkasnya.

Dihentikan

Sementara akibat cuaca ekstrem, aktivitas penyeberangan Tigaras-Simanindo Kecamatan Dolokpardamean Kabupaten Simalungun sempat dihentikan untuk sementara waktu, menunggu kondisi cuaca stabil. Namun pada Rabu (7/4/2021) sudah normal kembali.

Kordinator Satuan Pelayanan Pelabuhan (Korsatpel) Tigaras-Simanindo Burhanuddin Simorangkir kepada wartawan mengatakan, penghentian operasional dikarenakan angin kencang yang melanda Danau Toba di wilayah perairan Tigaras, sehingga sejak pukul 11.00 WIB aktivitas penyeberangan dari Tigaras-Simanindo atau sebaliknya baik menggunakan Ferry maupun kapal motor kayu dihentikan sementara.

“Kita tidak ingin mengambil risiko, makanya penyeberangan untuk sementara waktu dihentikan sampai keadaan kembali normal," katanya.

Seperti diketahui, sepekan terakhir, gelombang air Danau Toba tinggi hingga mencapai sekitar satu meter akibat angin kencang. Kini para pelaku perkapalan wisata di Parapat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon enggan berlayar demi menjaga keselamatan pelayaran.

"Sudah lima hari, cuaca di seputaran Kawasan Danau Toba extrim, gelombang air membesar hingga satu meter lebih akibat angin kencang sehingga membauat para pelaku jasa perkapalan di beberapa pantai di Parapat mengurungkan niat untuk berlayar demi menjaga keselamatan pelayaran di Danau Toba," ujar Pelaku Kapal Wisata Parapat, Marga Sitio dan Saragih di Pantai Pora-pora Parapat, Minggu (4/4/2021).

Sitio menjelaskan, beberapa hari terakhir cuaca di kawasan Danau Toba kerap hujan dan berangin kencang hingga membuat gelombang air cukup tinggi sehingga menyulitkan kapal wisata untuk berkeliling melayani wisatawan ke beberapa destinasi wisata di pesisir pantai Kawasan Danau Toba.

"Untuk sementara waktu, kita berhenti beroperasi dan menolak permintaan wisatawan untuk menggunakan jasa kapal akibat kondisi cuaca saat ini masih buruk dan dapat menyebabkan kapal terbalik. Namun kadang-kadang kita beroperasi juga melihat konidisi gelombang sudah kecil," kata Saragih.

Sitio dan Saragih berharap cuaca di Kawasan Danau Toba membaik sehingga gelombang air danau kecil agar kapal-kapal wisata dapat beroperasi seperti biasa.(Matra/Asenk Lee Saragih)

Ketika Pdt Renny M Damanik Menghampiri “Bayi Keselamatan”

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 6 April 2021 | 16:22

Sisei yang Berdampak 
Ketika Pdt Renny M Damanik Menghampiri “Bayi Keselamatan”.(Foto Istimewa)

Tebing Tinggi, BS-Mengikuti lini masa media sosial (Facebook) Pdt Renny M Damanik terus dilirik Redaksi Beritasimalungun. Kadang ada hal-hal menarik yang diluar dugaan, pelayanan Pdt Renny M Damanik STh MSi yang perlu didokumentasikan digudang google secara online. Tidak hanya di media sosial, di google juga perlu didokumentasikan. Hal itulah yang dilakukan Redaksi Beritasimlaungun.com selama ini.

Seperti halnya ada postingan Pdt Renny M Damanik, Selasa (6/4/2021) sore. Dalam tulisan ini Pdt Renny Damanik menuliskan pertemuan dengan Jemaat GKPS yang pernah dia baptis dewasa sekira 12 tahun lalu dan menyapanya saat di gereja. 

Berikut dibawah ini tulisan itu yang dikutip Redaksi Beritasimalungun dari laman akun media sosial milik Pdt Renny Damanik.

Aku Sudah Lupa Tapi  Kau Mengingatnya, Kok Bisa? 

Saat aku duduk di meja tempat pelayan firman, kau datang menghampiriku. Lalu kau sapa aku, dan bilang horas inang  pendeta. Inang dulu yang babtis saat itu waktu aku memutuskan Yesus jadi juru selamatku.

Lalu aku makin kaget, kok bisa kenal aku ya sudah 12 tahun yang lalu, dan kutanya, dimana ham ku babtis bapa? Jawabmu di Bangun Silo. Wahhhh... Aku benar dah lupa, tapi dia tetap ingat tandatanganku di blangko babtisannya. 

Saat itu dia dibabtis sudah Remaja bersama 2 adikku, dari iman lain jadi Kristen. Lalu kutanya, sudah menikah? Jawabnya, sudah pendeta, lalu mana isterimu, kok tidak gereja, jawabmu baru melahirkan.

Ohhhh... Begitu, sambil aku berniat ingin melihat anaknya ke rumahnya, karena begitu baik dan ramahnya dia, menyapaku. Banyak orang cuek bahkan parhorja sekalipun, sudah kenal pun pendeta itu bisa saja diam tidak menyapa. Karena pendeta  tidak bisa mengenal semua orang, tapi banyak juga parhorja yang ramah dan mau menyapa dan memperkenalkan diri.

Selanjutnya kami ibadah dan aku tidak tahu nama nya siapa dan dimana alamat rumahnya, akhirnya tidak jadi ke rumahnya. Aku terus kepikiran tentang dia, pingin ketemu. 

Akhirnya Minggu Paskah kemarin dari jarak jauh dia melihat saya dan menundukkan kepala dan hormat, lalu alu tersenyum tapi  aku tidak tahu siapa itu. Kemudian kutanyalah seorang singer, inang siapa yang baru melahirkan isterinya kemarin.

Dulunya bapak itu Islam, pingin aku ketemu. Lalu namanya siapa, kati inang ini, kujawab, tidak tahu aku, mereka pun tertawa. Ternyata bapak yang menundukkan kepala tadilah yang kucari itu dan aku jumpai ke tempat duduknya dan kutanya alamatnya. 

Lalu hari ini (Selasa 6 April 2021) aku datang ke rumahnya melihat bayinya. Ternyata, bapak itu sedang kerja di lapangan. Kami hanya bertemu isterinya dan bercerita tentang kehidupan ini dan juga tentang pekerjaan. 

Juga anaknya yang SD cerita akan kerinduannya ke sekolah minggu yang telah libur  satu tahun. Dia sedih dan sudah lupa tentang sekolah minggu. Aduhhh... Gimana ya kok sekolah minggu tak bisa sekolah minggu.

Setelah cerita dengan ibunya dan anaknya, Saya berikan KAIN PANJANG/ KAIN GENDONG, untuk bayi yang  baru  lahir dan ku bilang, bawa anak ini ke gereja dan KAIN GENDONG INI buat gendongannya. Saat bisa datang ke gereja, Tetap setia dan taat pada Tuhan.  Setelah itu kami berdoa dan pamit pulang, karena suaminya baru pulang jam 6 sore dari Indrapura.

Pesan moral yang kuambil adalah dia tetap mengingat dan ramah terhadap yang melayani dia. Keramahan dan kerendahan hati lewat sapaannya sangat berdampak bagiku sebagai pendeta dan aku rindu bertemu dengan dia dan kepo dimana rumahnya.

Dan berusaha mencari alamatnya karena masih 1 bulan di Tebing, Sumut ini jadi Praeses GKPS Distrik V. Bukan hanya karena pemberian atau memberi maka berdampak pada diri kita. Bagaimana dengan aku, kau dan kita sebagai pelayan apakah kita juga selalu ramah dan sisei pada jemaat kita.

Atau hanya melayani rutinitas dan langsung menuju konsistori tanpa menyapa warga jemaat kita. Perjumpaan ini juga mengedukasi aku, kau dan kita akan arti dan makna menyapa orang lain dengan tulus dan hati yang paling dalam, akhirnya akan berdampak. Horas, salam persekutuan dan pelayanan yang berdampak. Pdt Renni H Damanik.MSi.(***/Editor Asenk Lee Saragih)

Ketika Pdt Renny M Damanik Menghampiri “Bayi Keselamatan”.(Foto Istimewa)

Ketika Pdt Renny M Damanik Menghampiri “Bayi Keselamatan”.(Foto Istimewa)

Mengangkat Pamor Wisata Haranggaol Danau Toba

Panorama indah pantai desa wisata Haranggaol, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara sangat layak jual kepada wisatawan mancanegara dan nusantara. Namun karena penanganan yang kurang baik, objek wisata Haranggaol semakin dilupakan. Gambar diambil bari-baru ini. (Foto : Matra/AsenkLeeSaragih)

Haranggaol, BS- Pariwisata desa pesisir  Danau Toba, Haranggaol, Kecamatan Haranggaol - Horisan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut) tak seindah dulu lagi. Belakangan ini pengunjung desa wisata tersebut sering kecewa karena tidak bisa lagi menikmati keindahan wisata Danau Toba di Haranggaol. 

Wisatawan yang berkunjung ke desa wisata itu tidak bisa lagi menikmati mandi air segar Danau Toba di pantai berpasir putih seperti dahulu kala. Masalahnya sebagian area pemandian berpasir pasir putih dan landai seperti di objek wisata Sabas, Naga Murni dan Tapian, Haranggaol sudah mengalami abrasi. 

Abrasi pantai tersebut membuat tempat-tempat pemandian berpasir putih dan landai di Haranggaol berubah menjadi dalam (tolping). Selain sebagian besar pantai pemandian di Haranggaol tidak sehat lagi karena tercemar limbah. Baik limbah rumah tangga maupun limbah pakan ikan (pelet) keramba (kolam terapung) di pesisir pantai desa wisata tersebut.   

Asnidar Saragih (45), warga Desa Haranggaol kepada medialintassumatera.com (Matra) di Haranggaol, Simalungun, Sumut baru-baru ini mengatakan, saat ini sudah sulit menemukan lokasi pemandian berpasir putih dan landai di Haranggaol karena sebagian besar pantai berpasir putih dan landai kini terkena abrasi. Kemudian air DanauToba di Haranggaol dan sekitarnya belakangan ini sudah tercemar. 

“Kalau kita mandi, kulit bisa gatal-gatal dan rambut langsung banyak kutu. Jadi sudah jarang warga Haranggaol mandi di danau. Wisatawan pun jarang yang mandi di pantai Haranggaol ini. Kalaupun mau mandi, wisatawan harus mandi di arah timur Haranggaol, yakni Tuktuk atau Sugumba-gumba. Pantai di tanjung tersebut masih relatif  bersih karena berbatu, landai dan tidak ada dekat lokasi keramba ikan,”katanya.

Menurut Asnidar Saragih, kegiatan wisata yang kini lebih disukai wisatawan di Haranggaol hanya memanggang ikan. Wisatawan lokal dan perantau yang pulag kampung lebih sering datang ke Haranggaol untuk menikmati ikan bakar khas Danau Toba, baik ikan nila maupun ikan mas. 

Kapal yang biasanya digunakan mengangkut hasil-hasil pertanian dari desa-desa pesisir Danau Toba ke pekan (pusat pasar) Desa Haranggaol, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara kini semakin langka.  Hal tersebut disebabkan Haranggaol tak lagi menjadi pusat perdagangan di pesisir Danau Toba. Gambar diambil baru-baru ini. (Foto : Beritasimalungun/Asenk Lee Saragih)

Pernah Jaya

Menurut catatan medialintassumatera.com (Matra), Desa wisata Haranggaol yang berjarak sekitar 200 kilometer (Km) atau tiga jam perjalanan dari Kota Medan, Sumut termasuk desa dan pusat perdagangan  pesirir Danau Toba yang pernah jaya di era 1980 – 1990-an.  Kala itu, sebelum jalan tembus Desa Panguruan, Samosir – Medan dan Desa Silalahi, Kabupaten Dairi – Medan belum ada, Haranggaol menjadi pusat perdagangan utama pesisir Danau Toba.

Seluruh petani dari desa pesisir Danau Toba seperti, Samosir, Silalahi, Paropo, Tongging, Tigaras, Balige dan sebagainya memasarkan hasil pertanian mereka dan membeli berbagai kebutuhan pokok di Desa Haranggaol setiap hari pasar (pekan), Senin dan Kamis. 

Haranggaol kala itu menjadi pusat perdagangan karena menjadi salah desa pesisir Danau Toba  yangtelah memilki akses jalan cukup baik ke Kota Pematangsiantar, Kota Medan dan berbagai daerah di pegunungan. Para petani dari pesisir Danai Toba yang sebagian besar bertani bawang di era 1980 – 2000-an menjual hasil panen mereka ke Haranggaol menggunakan kapal-kapal motor. 

Selanjutnya hasil panen mereka dibeli saudagar di Haranggaol untuk kemudian di jual ke Kota Pematangsiantar, Kota Medan dan berbagai kota di pegunungan seperti Kabanjahe, Kabupaten Karo dan daerah lain. Para petani juga membeli kebutuhan pertanian seperti pupuk, kebutuhan sehari-hari (sembako) dan bahan bangunan di pasar (tiga) Haranggaol. 

Kemudian di era 1980 – 2000-an, Desa Wisata Haranggaol juga masih eksis sebagai salah satu daerah tujuan wisata istimewa di Sumut. Kala itu pengusaha wisata dan Pemerintah provinsi (pemprov) Sumut  membuat paket wisata Kota Medan – Kabanjahe – Haranggaol – Parapat – Tomok. 

Wisatawan mancanegara yang datang dari Medan menikmati panorama wisata Danau Toba menggunakan bus wisata khusus “Natour” dari Medan ke Haranggaol. Selanjutnya wisatawan mancanegara naik kapal wisata dari Haranggol menuju Parapat, Kabupaten Simalungun melewati pesisir pantai DanauToba.

“Dulu, era 1980 – 2000-an memang masih sering wisatawan mancanegara datang ke Haranggaol dan naik kapal ke Parapat dan Tomok, Samosir. Ketika itu, Desa wisata Haranggaol benar-benar hidup, khususnya Sabtu dan Minggu. Saat – saat libur besar pun, wisatawan lokal masih sering mengunjungi Haranggaol dan menginap di penginapan maupun camping (berkemah) di pesisir pantai. Tetapi saat ini desa wisata ini semakin jarang dikunjungi wisatawan. Desa ini sekarang terkenal dengan keramba ikan,”kata Asnidar Saragih, warga Desa Haranggaol.

Saat ini, kata Asnidar, Haranggaol yang merupakan salah satu dari 137 objek wisata di Simalungun sudah kalah pamor dibandingkan desa wisata pesisir DanauToba lainnya seperti Desa Silalahi, Kabupaten Dairi, Desa Tongging, Kabupaten Karo, Desa Tigaras, Kabupaten  Simalungun. Jika dibandingkan lagi dengan daerah tujuan wisata andalan Sumut, yakni Kota Parapat, Kabupaten Simalungun, Haranggaol sudah sangat jauh tertinggal.

“Haranggaol yang 30 – 40 tahun silam sangat ramai setiap Senin dan Kamis, kini sepi. Wisatawan jarang berkunjung dan pedagang pun semakin sepi. Pariwisata Haranggaol saat ini tinggal kenangan. Kondisi pariwisat Haranggaol selama ini dierparah kerusakan jalan di daerah perbukitan yang membuat orang enggan datang ke Haranggaol,”katanya.

Bupati Simalungun, JR Saragih (tiga dari kanan) naik speedboat memantau kondisi pantai objek wisata Danau Toba di Simalungun yang penuh keramba jaring apung (KJA) baru-baru ini. (Foto : Matra/HumasPemkabSimalungun)

Pembenahan

Untuk membangkitkan kembali citra Desa Wisata  Haranggaol yang memiliki luas wilayah sekitar 1.494 hektare (ha) tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun pun melakukan pembenahan-pembenahan. Pembenahan tersebut antara lain pembatasan usaha keramba  jarring apung (KJA)  di pantai Haranggaol. Kemudian KJA yang ada di pesisir pantai Haranggaol belakangan ini tidak lagi diperbolehkan dekat ke pantai, tetapi sudah wajib digeser hingga ratusan meter dari pantai. 

Bupati Simalungun, Dr JR Saragih SH MM di pantai Parapat, Simalungun baru-baru ini mengatakan, pihaknya  terus menertibkan KJA di desa-desa wisata pesisir DanauToba wilayah Kabupaten Simalungun, termasuk di Haranggaol –Horisan yang kini dihuni sekitar 4.993 jiwa penduduk. Keberadaan KJA yang melebihi kapasitas daya tampung pantai desa-desa wisata pesisir Danau Toba di Simalungun sangat mengganggu kegiatan wisata.

“Pembersihan KJA di desa-desa wisata pesisir Danau Toba wilayah Kabupaten Simalungun kamilakukan secara menyeluruh. Baik di wilayah Parapat, Tigaras maupun Haranggaol. Kami berupaya agar objek-objek wisata pantai desa wisata di Simalungun bersih dari KJA. Kebijakan itu kami lakukan untuk mendukung pengembangan wisata DanauToba yang dicanangkan Badan Otorita Pariwisata Danau Toba,”katanya.

Menurut JR Saragih, pembersihan KJA dari peraian Danau Toba dimaksudkan untuk mengangkat marwah daerah wisata Danau Toba, terutama Parapat, Tigaras dan Haranggaol.  Pembersihan KJA di pantai objek-objek wisata pesisir Danau Toba penting agar wisata Danau Toba kembali dicintai wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun mancanegara. 

Dikatakan, melalui penataan kawasan wisata di desa-desa pesisir Danau Toba, khususnya di wilayah Kabupaten Simalungun, Pemkab Simalungun berupaya mengangkat kembali marwah Danau Toba sebagai objek wisata favorit dunia seperti era 1980-an. Salah satu syarat untuk mengangkat marwah atau keagungan wisata Danau Toba ini, yaitu menghapus KJA. 

“Target kami, Danau Toba tidak boleh lagi ada pelet agar air Danau Toba bisa kembali diminum seperti era 30 tahun lalu. Kami juga akan berupaya mewujudkan Kabupaten Simalungun sebagai daerah tujuan wisata terkemuka dan berbudaya, sesuai visi Pemkab Simalungun,"paparnya. 

Keramba Jaring Apung (KJA) yang memenuhi sebagian besar pantai desa wisata Haranggaol – Horisan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara menjadi salah satu penghambat peningkatan  kunjungan wisata ke desa wisata tersebut. KJA di pantai Haranggaol, baru-baru ini. (Foto : Matra/Radesman Saragih)

Radiapoh Melanjutkan

Sementara itu, Bupati Simalungun terpilih periode 2021 – 2024 hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 9 Desember 2020, Radiapoh Hasiholan Sinaga melalui staf  ahlinya, Rikanson Jutamardi Purba  kepada medialintassumatera.com (Matra) baru-baru ini mengatakan, pihaknya juga akan terus melakukan pembenahan pariwisata, termasuk pariwisata Haranggaol. 

Radiapoh Hasiholan Sinaga  mengatakan, pihaknya menjadikan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif  sebagai salah satu prioritas pembangunan di masa awal memimpin Kabupaten Simalungun akhir April ini.  Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif  Simalungun mendapat prioritas tahun ini karena sektor  tersebut diharapkan menjadi penyumbang terbesar pendapatan daerah dan nasional. 

Dikatakan, program wisata dan ekonomi kreatif yang akan dilaksanakan Radiapoh Hasiholan Sinaga dan dan wakilnya H Zonny Waldi pada 100 hari pertama memimpin Kabupaten Simalungun  antara lain, perbaikan infratruktur  jalan ke destinasi – destinasi (objek wisata) di Simalungun.

Kemudian pembinaan soal-soal hospitality (keramah-tamahan) kepada para pelaku usaha pariwisata untuk meningkatkan lama singgah (length of stay) wisatawan dan pengaitan diri secara aktif program pariwisata Simalungun dengan program pariwisata  Badan Otorita Pariwisata Danau Toba, termasuk program penanganan KJA di pesisir pantai desa wisata.

“Kabupaten Simalungun juga akan kembali menggairahkan atraksi-atraksi budaya multi-etnis sebagai suguhan wisata. Hal ini penting karena Simalungun merupakan daerah perlintasan wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara. Mereka akan bisa menikmati suguhan wisata Simalungun ketika melintas di daerah Simalungun,”katanya.

Menurut Radiapoh Hasiholan Sinaga, penggalian & pelestarian seni-budaya tradisional Simalungun juga akan dilakukan agar bisa dijadikan paket wisata. Seni budaya Simalungun tersebut bisa dipentaskan di gedung pertunjukan di daerah Perdagangan, Sidamanik, Marihat Landbouw Siantar, Pamatang Raya, Saribudolog, Parapat, Tigaras, Haranggaol dan daerahwisata lain.

“Karena itu gedung pertunjukan di Simalungun perlu direvitalisasi. Anggaran revitalisasi gedung pertunjukan sebenarnya ada tahun lalu, yakni Rp 3 miliar. Kemudian anggaran pengadaan sarana industri kreatif juga tersedia di APBD Simalungun tahun lalu sekitar Rp 2 miliar,”katanya.

Dikatakan, seni rupa atau pengembangan pinar (ragam hias) Simalungun juga akan dikembangkan, khususnya seni topeng (bohi-bohi), penulisan aksara Simalungun di plank kantor & nama-nama jalan, pembuatan pakaian penari topeng (Huda-huda). (Radesman Saragih)


HIMAPSI Ajak PMS Ikuti Jejak Mereka untuk Bersatu dari Dualisme Kepengurusan


Parapat, BS
-Dewan Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun (DPP-HIMAPSI) sukses menggelar Musyawarah Besar Luar Biasa (MUBESLUB) Bertempat di Aula Hotel Patra Comfort Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Minggu (4/4/2021). MUBESLUB yang diselenggarakan bertepatan dengan ulang tahun (Dies Natalis) HIMAPSI Ke 43 ini mampu menyatukan dualisme kepemimpinan DPP-HIMAPSI selama ini.

Pada MUBESLUB dan Dies Natalis HIMAPSI Ke 43 ini terpilih Lamhot Saragih ST sebagai Ketua Umum HIMAPSI Periode 2021-2024 dan Jheni Jusuf Saragih sebagai Wakil Ketua Umum dan Rizal V Sinaga sebagai Sekretaris Jenderal.

Setelah melewati persidangan dalam Mubeslub yang dipimpin Rado Damanik dan Teguh Sinaga yang merupakan Ketua Umum DPP HIMAPSI pada dualisme kepengurusan selama ini, keduanya meminta kepengurusan DPP Partuha Maujana Simalungun (PMS) versi JR Saragih (Bupati Simalungun) dan Marsiaman Saragih (Anggota DPR RI Fraksi PDIP-Dapil Riau) untuk islah.

“Harapan agar Partuha Maujana Simalungun kembali bersatu. Sebab yang dilaksanakan Himapsi juga adalah pesan (PODAH) dari Orangtua. Semoga. Salam Marsada (Bersatu),” ujar Rado Damanik.

“Mantap. Sai andohar PMS use manyusul nalaho paulakon jumbalangni hita Simalungun on,” tulis Ranjak Talun New.

Bang Enold Bateh Saragih: Mantap salut bani panitia pahorja bani terlaksana horja sadarion (Minggu 4/4/2021). Tinggal manghorjahon dan harus i horjahon.

Triadil Saragih: Malas uhur. Selamat berkarya bani pengurus na baru. Diatetupa bani Panitia nadomma mangkobashon. Ditunggu PMS Bersatu.

Bilmar Manihuruk: Tokoh matongon baik segala hal ase boi pedoman kaum muda Simalungun. Ngopi Santuy ma lobei ase lambin ibotoh aha sihobaskonon na Patunggunghon Simalungunta on.

Forkiss Mayup: Secara pribadi, saya berharap Himapsi kedepan bisa mewarnai politik kebangsaan di Siantar dan Kabupaten Simalungun, khususnya. Untuk itu caretaker kepengurusan menyusun komposisi kepengurusan mengikutkan semua lintas agama, butuh motivasi bagi Mahasiswa di Tebing Tinggi,  Asahan, Sergei, Deli Serdang dan Batubara agar pada saat pelantikannya, bernuansa Himapsi milik bersama.

“Selamat dan sukses atas terlaksananya MUBESLUB HIMAPSI dan Selamat ber-Dies Natalis ke-43 tahun. Sudah waktunya Simalungun lebih baik kedepannya, salam kolaborasi!! Yuk kita PANTAU,” tulis Jhon Mejer Purba didampingi Jan Roi Purba di Kedai Kopi Hordja dengan menambahkan hastag #Kolaborasi Milenial.

Seperti diketahui salah satu organisasi masyarakat yang cukup terkenal dan sudah berdiri sejak lama adalah Organisasi Partuha Maujana Simalungun (PMS). Organisasi ini telah terdaftar di Kementerian Hukum dan HM RI. Kini Ketua DPP hasil Harungguan Bolon (HB) ke VIII, Rabu 13 Juli 2016 lalu  di Regale International Convention Centre Medan adalah St Marsiaman Saragih.

Seiring dengan jabatan yang disandang St Marsiaman Saragih sebagai Ketum DPP PMS Periode 2016-2021, timbul kerinduan Marsiaman Saragih untuk membentuk kepengurusan PMS di setiap provinsi dan kabupaten kota di Indonesia. 

Saat Patampei Sihilap (Pelantikan) kepada Ketum DPP PMS Se Dunia St Marsiaman Saragih membeberkan visi dan misi. Visi Ketua DPP PMS St Marsiaman Saragih yakni "Menjadikan PMS Sebagai Lembaga Perjuangan, Pemersatu dan Promotor Kebangkitan Masyarakat Simalungun". 

Kemudian DPP PMS akan mengembalikan Kantor PTPN IV ke Pematangsiantar dan mengisi sejumlah pejabat di PTPN VI orang Simalungun. Dia juga akan mengupayakan orang-orang Simalungun di sejumlah pemerintahan di sejumlah Indonesia. (Asenk Lee Saragih)

HIMAPSI Bersatu, Lamhot Saragih ST Terpilih Sebagai Ketua Umum, Rizal V Sinaga Sebagai Sekjen

Written By Beritasimalungun on Monday, 5 April 2021 | 16:45

TERIMA PATAKA : Lamhot Saragih ST menerima pataka setelah dirinya terpilih sebagai Ketua Umum HIMAPSI Periode 2021-2024, di Hotel Patra Comfort Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Minggu (4/4/2021). (Istimewa)


Parapat, BS
-Dewan Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun (DPP-HIMAPSI) menggelar Musyawarah Besar Luar Biasa (MUBESLUB) Bertempat di Aula Hotel Patra Comfort Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun. Dalam Biasa MUBESLUB ini, dualisme kepemimpinan DPP-HIMAPSI selam ini, kini bersatu kembali (Islah).

MUBESLUB yang diselenggarakan bertepatan dengan ulang tahun (Dies Natalis) HIMAPSI yang Ke-43 ini diselenggarakan Minggu (04/04/2021) ini dihadiri oleh ratusan kader, sejumlah senior dan para pendiri HIMAPSI.

Lamhot Saragih ST terpilih sebagai Ketua Umum HIMAPSI Periode 2021-2024 dan Jheni Jusuf Saragih sebagai Wakil Ketua Umum dan Rizal V Sinaga sebagai Sekretaris Jenderal.

“Mubeslub diselenggarakan DPP Himapsi, bertepatan dengan Dies Natalis Himapsi ke-43 yang dihadiri ratusan kader, senioran dan para pendiri Himapsi. Hasilnya, saya terpilih sebagai Ketum," kata Lamhot Saragih ST kepada wartawan, Senin (5/4/2021).

Dia mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader Himapsi yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin Himapsi selama periode 2021-2024.

“Terima kasih kepada semuanya. Kami jajaran yang terpilih tetap mengharapkan dukungan dan kritik membangun demi kemajuan Himapsi, agar Himapsi ini bermanfaat bagi masyarakat dan negara," katanya.
HIMAPSI kini bersatu, tidak dualisme kepengurusan lagi. (Istimewa)

Sementara itu, Panita Mubeslub Jen Cokra Sipayung SE mengatakan, acara tersebut diselenggarakan untuk memilih Ketua Umum Himapsi, sekaligus menyatukan dualisme kepemimpinan yang terjadi selama ini.

“Mubeslub ini diselengarakan karena kami telah bersepakat untuk islah dari perpecahan yang terjadi selama ini. Hal tersebut demi kebaikan suku Simalungun,” ucapnya.

Setelah melewati persidangan dalam Mubeslub itu yang dipimpin Rado Damanik dan Teguh Sinaga yang merupakan ketua umum kedua belah pihak, sambung Jen Cokro, terpilihlah Lamhot Saragih ST terpilih sebagai Ketua Umum Himapsi.

Tampak hadir pada acara tersebut Wakil Ketua DPRD Simalungun, Samrin Girsang, yang juga merupakan mantan Ketua Umum HIMAPSI periode 2015-2018, juga turut hadir DR Corry Purba Rektor Universitas Simalungun.(Didik S/Asenk Lee Saragih)





Sukses Live Streaming Senandung Simalungun dari Kota Medan

Written By Beritasimalungun on Sunday, 4 April 2021 | 10:03

Sukses Live Streaming Senandung Simalungun dari Medan, Sabtu (3/4/2021). (Foto Triadil Saragih) 

Medan, BS-Perhelatan Senandung Simalungun secara Live Streaming dari Kota Medan, Sabtu (3/4/2021) malam dengan menampilkan talent Simalungun Dolly Sumbayak, Desi Saragih, Yanci Sinaga, Hiskia Purba, Sandy Purba Tambak dan MS Triadil Saragih berjalan dengan sukses dan meriah. Live Streaming itu sudah ditonton hingga 13 ribu dan dikomentari 498 dan 410 disukai dan dibagikan 571 kali.

Konser Live Streaming “Senandung Simalungun” ini didukung oleh Marthinus Hutasoit, Maruli Damanik, Forkis Mayup, Anno Damanik, Marken Damanik, Erond Damanik, KOTI PBB, Resoalan Lumbangaol, Ade Farnan Saragih, Parner Damanik, Jordi Purba, Henky Damanik, Henry Manik. Ketua pelaksana LS Senandung Simalungun dari Kota Medan ini adalah Joan Berlin Damanik.

“Salam sehat dan semangat. Atas nama seluruh team Senandung Simalungun mengucapkan TERIMA KASIH banyak atas segala dukungan yang diberikan atas terlaksananya dengan baik acara Senandung Simalungun di Medan pada tanggal Sabtu 3 April 2021,” kata Triadil Saragih. 

Secara umum acara berjalan dengan bagus dan sukses walau tentu disana sini ada terdapat kekurangan. Dukungan dari semua talent dan pendukung acara yang amat sangat luar biasa telah menciptakan sebuah suguhan acara yang kren buat kita semua khususnya masyarakat yang merindukan lagu Simalungun. 

“Dalam program yang dikemas panitia juga menyerahkan bantuan dana sebesar Rp. 3.820.000  yang terkumpul dari Group member WA Senandung SImalungun dalam  pembuatan Album Pop Simalungun  yang diharapkan bisa viral dalam meramaikan blantika musik Simalungun,” ujar Triadil Saragih. 

“Sebagai penanggung jawab acara sekali lagi mengucapkan terima kasih banyak atas seluruh dukungan yang dari semua pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu dan semoga acara acara bagus lainnya dapat kita hadirkan lagi dengan semangat kebersamaan. Terima kasih. Maruli Damanik dan  Team Senandung Simalungun,” katanya.

Live Streaming Senandung Simalungun ini disirkan langsung dari Grand Imprassion Hotel & Livestreaming di Fanspage Facebook Senandung Simalungun. Tema hiburan di masa pandemic covid-19. Bersifat santuy dan tetap protokol kesehatan. Penanggung Jawab adalah Maruli Damanik, Ketua Joan Berlin Damanik dan Bendahara Silvia Kristina Sipayung.

Puluhan tenbang-tembang Simalungun yang sudah akrab ditelinga dilantunkan Dolly Sumbayak, Desi Saragih, Yanci Sinaga dengan apik. Penampilan Artis Simalungun itu membuat suasana sahdu dan riang dengan tembang-tembang Simalungun lainnya.  (Asenk Lee Saragih)


Gallery Foto Live Streaming Senandung Simalungun dari Medan Oleh Triadil Saragih



Yanci Sinaga.

Dolly Sumbayak.

Hiskia Purba


Dolly Sumbayak



Triadil Saragih.

Joan Berlin Damanik dan Traidil Saragih.








Desi Saragih sang Pelantun "Halani Tiput" Lagu Paling Populer Tahun2020.

Desi Saragih sang Pelantun "Halani Tiput" Lagu Paling Populer Tahun2020.








Desi Saragih dan Yanci Sinaga. 

Yanci Sinaga.


Desi Saragih sang Pelantun "Halani Tiput" Lagu Paling Populer Tahun2020.





Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.

Berita Lainnya

.

.
.

Ikan Bawal Seberat 9 KG Dapat (Tabu-tabu) di Danau Toba Hutaimbaru Simalungun

Ikan Bawal Seberat 9 KG Dapat (Tabu-tabu) di Danau Toba Hutaimbaru Simalungun
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih
TMII Jakarta Sabtu 4 November 2017.KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

 


 


Sapu Bersih Rencana Gubsu Soal Wisata Halal Syariah di Kawasan Danau Toba

Sapu Bersih Rencana Gubsu Soal Wisata Halal Syariah di Kawasan Danau Toba
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Ibadah Syukuran HUT 80 St RK Purba Pakpak

Ibadah Syukuran HUT 80 St RK Purba Pakpak
KLIK Gambar Untuk Selengkapnya

Nomor Pengaduan BNN Pusat

Nomor Pengaduan BNN Pusat
HP 0812-2167-5675

Ragam Berita

Kampanyekan QRIS Sebagai Pembayaran Non Tunai Nasisional

Kampanyekan QRIS Sebagai Pembayaran Non Tunai Nasisional
KLIK Benner Untuk Beritanya

Wanita GKPS Salemba Kunjungan Pelayanan Ke GKPS Hutaimbaru

Wanita GKPS Salemba Kunjungan Pelayanan Ke GKPS Hutaimbaru
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Lagu Simalungun Terbaik Tahun 1986 Dari Trio Mora

Lewat Ring Tinju, Jeka Asparindo Saragih Perkenalkan Gotong-Bulang-Hiou Simalungun

Lewat Ring Tinju, Jeka Asparindo Saragih Perkenalkan Gotong-Bulang-Hiou Simalungun
Juara Lightweight Championship One Pride MMA 70 Kg. Newsnya KLIK Gambar

Pengucapan Sumpah- Janji 50 Anggota DPRD Simalungun Periode 2019-2024

Pengucapan Sumpah- Janji 50 Anggota DPRD Simalungun Periode 2019-2024
Sebanyak 50 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Simalungun Periode 2019-2024 melakukan pengucapan sumpah atau janji Pada Rapat Paripurna Istimewa Pengucapan Sumpah/Janji sebanyak 50 Anggota DPRD Kabupaten Simalungun Masa Jabatan 2019- 2024 hasil Pemilu serentak 17 April 2019 di Gedung DPRD Simalungun, Pamatang Raya, Simalungun, Rabu (25/9/2019). Berita Selengkapnya KLIK Gambar

RUANG IKLAN

RUANG IKLAN
Kirim Bahan IKLAN Ke Email: beritasimalungun@gmail.com