.

.
Rumah Makan Khas Simalungun di Saribudolok "BIMA" Info Lengkap KLIK Benner

BERITA TERBARU

INDEKS BERITA

Kolam Terapung Khusus Pancing di Danau Toba Haranggaol

Written By Berita Simalungun on Monday, 27 March 2017 | 18:52


BeritaSimalungun.com, Haranggaol-Menjadi andalan pariwisata Haranggaol saat ini dengan puluhan kolam terapung berikut tongkang jasa antar jemput pemancing. Pemancing berikut keluarga umumnya didominasi oleh pemancing dari Kabupaten Karo, Deli Serdang, Medan sekitarnya. Sangat membantu perputaran ekonomi Haranggaol.

Keberadaan ikan berbagai jenis dengan ukuran yang cukup besar tidak terlepas dari keberadaan Kolam Jaring Apung (KJA). Dimana pada saat panen dan penimbangan di tengah Danau Toba biasanya beberapa ekor ikan terlepas dari serokan dan melompat keluar dari kolam.

Ditambah budaya melepas 5 ekor atau lebih hasil panen ke Danau Toba sebagai ungkapan syukur atas hasil panen. Kearifan lokal yang dilakukan oleh petani lebih bermaksud menghargai alam tanpa bermaksud syirik menduakan Tuhan.

Keberadaan KJA dalam jumlah yang terukur dan terkendali terbukti menciptakan multiplier effect bagi perekonomian Haranggaol dan mendongkrak pendapatan perkapita masyarakat Haranggaol.

Memang, turis yang datang bukanlah pembawa Dollar. Tetapi pendapatan yang tercipta dari perputaran Rupiah pada bisnis rakyat yang sederhana itu sudah terbukti memberi HARAPAN. Harapan untuk hidup lebih baik.

Harapan untuk mampu berobat ketika sakit. Dan yang paling utama sesuai filosofi Bangso Batak adalah. Harapan untuk dapat menyekolahkan anak setinggi-tingginya-nya agar dikemudian hari akan muncul generasi-generasi terdidik dan unggul membawa nama harum bagi Bangso Batak umumnya dan Haranggaol khususnya. Hita Do Simadah Talun. Salam Habonaran Do Bona. (Darma Purba)


St Junimart Girsang Hadiri Pesta Bona Tahun Parsadaan Girsang Jabodetabek

St Junimart Girsang Hadiri Pesta Bona Tahun Parsadaan Girsang Jabodetabek 
St Junimart Girsang Hadiri Pesta Bona Tahun Parsadaan Girsang Jabodetabek



Anggota Komisi III DPR RI St DR Junimart Girsang SH MH .Foto Benri Anto Sipayung.
BeritaSimalungun.com, Bekasi-Anggota Komisi III DPR RI St DR Junimart Girsang SH MH menghadiri Pesta Bona Tahun dan Marsombuh Sihol Parsadaan Girsang, Boru, Panagolan se Jabodetabek di Graha Girsang, Perum Pondok Mitra Lestari Pekayon Kota Bekasi, Minggu 26 Maret 2017. (Lee)

Dengan Rasa Kekeluargaan, JW Purba SH MH (Kajati Jambi) Jamu Santap Siang Majelis GKPS Jambi

Written By Berita Simalungun on Sunday, 26 March 2017 | 16:23

Jhon Walingson Purba Pakpak SH MH Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi (tengah) didampingi Pengantar Jemaat GKPS Jambi St Radesman Saragih S Sos dan Ketua Seksi Pembangunan GKPS Jambi St Awal JD Damanik SE MM (kanan) berikan sambutan usai ibadah Minggu 26 Maret 2017 pagi di GKPS Kotabaru Jambi. Foto Asenk Lee Saragih.

Jhon Walingson Purba Pakpak SH MH Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi (tengah) didampingi Pengantar Jemaat GKPS Jambi St Radesman Saragih S Sos dan Ketua Seksi Pembangunan GKPS Jambi St Awal JD Damanik SE MM (kanan) berikan sambutan usai ibadah Minggu 26 Maret 2017 pagi di GKPS Kotabaru Jambi. Foto Asenk Lee Saragih.

Jhon Walingson Purba Pakpak SH MH Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi (tengah) didampingi Pengantar Jemaat GKPS Jambi St Radesman Saragih S Sos dan Ketua Seksi Pembangunan GKPS Jambi St Awal JD Damanik SE MM (kanan) berikan sambutan usai ibadah Minggu 26 Maret 2017 pagi di GKPS Kotabaru Jambi. Foto Asenk Lee Saragih.

Dengan rasa penuh persaudaraan dan kekeluargaan, Jhon Walingson Purba Pakpak SH MH Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi mengajak keluarga Majelis GKPS Jambi santap siang bersama di Resto Pecal Lele Paal V Kotabaru Jambi. Acara ramah tamah santap siang bersama itu usai ibadah Minggu 26 Maret 2017. Foto Asenk Lee Saragih

Dengan rasa penuh persaudaraan dan kekeluargaan, Jhon Walingson Purba Pakpak SH MH Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi mengajak keluarga Majelis GKPS Jambi santap siang bersama di Resto Pecal Lele Paal V Kotabaru Jambi. Acara ramah tamah santap siang bersama itu usai ibadah Minggu 26 Maret 2017. Foto Asenk Lee Saragih

Dengan rasa penuh persaudaraan dan kekeluargaan, Jhon Walingson Purba Pakpak SH MH Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi mengajak keluarga Majelis GKPS Jambi santap siang bersama di Resto Pecal Lele Paal V Kotabaru Jambi. Acara ramah tamah santap siang bersama itu usai ibadah Minggu 26 Maret 2017. Foto Asenk Lee Saragih

BeritaSimalungun.com, Jambi-Dengan rasa penuh persaudaraan dan kekeluargaan, Jhon Walingson Purba Pakpak SH MH Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi mengajak keluarga Majelis GKPS Jambi santap siang bersama di Resto Pecal Lele Paal V Kotabaru Jambi. Acara ramah tamah santap siang bersama itu usai ibadah Minggu 26 Maret 2017.

Sekitar 50 orang keleuarga Majelis GKPS Jambi dan Pemuda GKPS Jambi ikut menikmati santap siang bersama  Jhon Walingson Purba Pakpak SH MH dan M Purba (Hakim PN Jambi) didampingi Perutusan Sinode Bolon GKPS Resort Jambi dan Anggota Majelis Gereja St Awal JD Damanik SE MM. Acara santap siang itu sebagai apresiasi wujud kebersamaan pelayanan Majelis GKPS Jambi dari JW Purba. Doa Makan dan Usai Makan  disampaikan Inang Bivo D Br Damanik STh.

Pengantar Jemaat GKPS Jambi St Radesman Saragih S Sos usai jamuan makan siang itu mengatakan, rasa terimakasih kepada Kajati Jambi JW Purba yang sungguh peduli terhadap GKPS, khususnya GKPS Jambi. St R Saragih juga bangga terhadap keberadaan JW Purba sebagai Kajati Jambi yang bisa menampakkan kiprah Orang Simalungun dan juga bagian dari Jemaat GKPS di Provinsi Jambi sebagai Pimpinan Kejaksaan Tinggi.(Baca: JW Purba Hadiri Pesta Bona Tahun Purba Pakpak Jambi)

Disebutkan, kehadiran JW Purba di Jambi, kali pertama sebagai Wakajati Jambi tahun 2012 lalu dan kini Kejati Jambi Oktober 2016-sekarang, merupakan berkat bagi warga Batak, khususnya Batak Simalungun terlebih Jemaat GKPS Jambi. 

Semoga JW Purba berkat bagi setiap orang dengan mengemban tugas yang berat. Usai acara santap siang bersama, dilanjutkan dengan jabat tangan melanjutkan aktivitas masing-masing serta foto bersama.

Pada Minggu (26/3/2017) pagi, JW Purba turut beribadah bersama di GKPS Jambi. Usai ibadah JW Purba juga diberikan waktu untuk memberikan sambutan singkat terkait dengan pelayanan di GKPS Jambi. Dia juga sangat mengapresiasi keberadaan GKPS Jambi dan pelayanannya yang semakin baik.

“Saya khusus datang pagi tadi dari Jakarta untuk beribadah di GKPS Jambi. Ini berkat undangan dari Inang Bivo D Br Damanik. Pelayanan di GKPS Jambi harus terus ditingkatkan agar jemaat semakin terberkati dan Iman bertumbuh. Kenyamanan gereja juga penting, agar jemaat hikmat dalam mengikuti ibadah,” ujarnya.


Pada kesempatan itu JW Purba juga memberikan bantuan untuk Gedung Sekolah Minggu GKPS Jambi Rp 50 Juta secara simbolis dan BNU kepada Kas GKPS Jambi. Dia juga akan berupaya dalam memenuhi sejumlah air condisioner di GKPS Jambi. Terimakasib Bapak JW Purba, Sukses Dalam Karier dan Berkat Bagi Setiap Orang. (Asenk Lee Saragih). 
Dengan rasa penuh persaudaraan dan kekeluargaan, Jhon Walingson Purba Pakpak SH MH Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi mengajak keluarga Majelis GKPS Jambi santap siang bersama di Resto Pecal Lele Paal V Kotabaru Jambi. Acara ramah tamah santap siang bersama itu usai ibadah Minggu 26 Maret 2017. Foto Asenk Lee Saragih

Dengan rasa penuh persaudaraan dan kekeluargaan, Jhon Walingson Purba Pakpak SH MH Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi mengajak keluarga Majelis GKPS Jambi santap siang bersama di Resto Pecal Lele Paal V Kotabaru Jambi. Acara ramah tamah santap siang bersama itu usai ibadah Minggu 26 Maret 2017. Foto Asenk Lee Saragih

Dengan rasa penuh persaudaraan dan kekeluargaan, Jhon Walingson Purba Pakpak SH MH Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi mengajak keluarga Majelis GKPS Jambi santap siang bersama di Resto Pecal Lele Paal V Kotabaru Jambi. Acara ramah tamah santap siang bersama itu usai ibadah Minggu 26 Maret 2017. Foto Asenk Lee Saragih

Dengan rasa penuh persaudaraan dan kekeluargaan, Jhon Walingson Purba Pakpak SH MH Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi mengajak keluarga Majelis GKPS Jambi santap siang bersama di Resto Pecal Lele Paal V Kotabaru Jambi. Acara ramah tamah santap siang bersama itu usai ibadah Minggu 26 Maret 2017. Foto Asenk Lee Saragih

Dengan rasa penuh persaudaraan dan kekeluargaan, Jhon Walingson Purba Pakpak SH MH Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi mengajak keluarga Majelis GKPS Jambi santap siang bersama di Resto Pecal Lele Paal V Kotabaru Jambi. Acara ramah tamah santap siang bersama itu usai ibadah Minggu 26 Maret 2017. Foto Asenk Lee Saragih

St Radesman Saragih S Sos berikan ucapan Terimakasih kepada Jhon Walingson Purba Pakpak SH MH Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi atas jamuan makan siang bersama keluarga Majelis GKPS Jambi santap siang bersama di Resto Pecal Lele Paal V Kotabaru Jambi. Acara ramah tamah santap siang bersama itu usai ibadah Minggu 26 Maret 2017. Foto Asenk Lee Saragih







(Kiri ke Kanan) Inang Br Saragih Djawak,  Jhon Walingson Purba Pakpak SH MH Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi, Asenk Lee Saragih di Resto Pecal Lele Paal V Kotabaru Jambi.



(Kiri ke Kanan) Inang St Meslan Saragih Br Purba, St Meslan Saragih SH, Ny M Purba Br Sipayung, Jhon Walingson Purba Pakpak SH MH Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi, M Purba (Hakim PN Jambi), Asenk Lee Saragih di Resto Pecal Lele Paal V Kotabaru Jambi.

Melihat Pekan Tiga Raya, Pematangraya (Sabtu)

Written By Berita Simalungun on Saturday, 25 March 2017 | 21:43


Melihat Pekan Tiga Raya, Pematangraya Sabtu 25 Maret 2017. Foto Suranita Saragih
Melihat Pekan Tiga Raya, Pematangraya Sabtu 25 Maret 2017. Foto Suranita Saragih
Melihat Pekan Tiga Raya, Pematangraya Sabtu 25 Maret 2017. Foto Suranita Saragih

Melihat Pekan Tiga Raya, Pematangraya Sabtu 25 Maret 2017. Foto Suranita Saragih

Melihat Pekan Tiga Raya, Pematangraya Sabtu 25 Maret 2017. Foto Suranita Saragih




JR Saragih “Promo Semangat Baru Sumut” di Pekan Raya Sumut

JR Saragih “Promo Semangat Baru Sumut” di Pekan Raya Sumut

Bupati JR Saragih didampingi istri bersama Wakil Bupati Amran Sinaga dan Wakil Ketua DPRD, Timbul Jaya Sibarani menghadiri acara Gebyar Budaya Simalungun.(Istimewa)
  
Bupati JR Saragih bersama Wakil Bupati Amran Sinaga dalam acara Gebyar Budaya Simalungun.(Istimewa)
BeritaSimalungun.com, Medan-Bupati Simalungun JR Saragih mendapat “panggung” dalam “promo” “Semangat Baru Sumut” di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2017 di Kota Medan, Jumat (24/3/2017). Kabupaten Simalungun siap berpesta kekayaan budaya, pariwisata dan alam di PRSU 2017.

Di malam Pesta Budaya Kabupaten Simalungun yang dilakukan di PRSU di Medan dibuka oleh Bupati Simalungun JR Saragih dan Wakil Bupati Simalungun Amran Sinaga. Kemeriahan ini diwarnai dengan beberapa tarian diantaranya tarian Tor-tor sombah, tarian Haroan Bolon hingga para finalis puteri Pariwisata Simalungun. Tak ketinggalan Bupati Simalungun JR Saragih juga menyumbang satu lagu yang berjudul Elvi.

Pahala Sinaga selaku Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Simalungun menuturkan, melalui PRSU 2017 ini bisa memajukan pariwisata sebagai unggulan dan daya tarik untuk mendatangkan wisatawan lebih banyak.

“Kita ingin terus mempromosikan media dan budaya dari seluruh etnis dan budaya di Simalungun, sebagai rekreasi masyarakat Simalungun dan Sumatera Utara. Kita juga mengajak investor untuk datang ke Simalungun," katanya.

Sementara Wakil Bupati Amran Sinaga menambahkan, berbagai kegiatan yang dilakukan di PRSU 2017 ini dikemas melalui budaya Simalungun selain potensi daerah, yakni potensi pertanian hingga industri lainnya bisa ditunjukkan kepada khalayak Sumatera Utara.

“Ini lah Simalungun dengan 31 kecamatan yang kaya beragam sektor mulai dari 70 persen diisi pertanian, belum lagi potensi lainnya. Kita ingin investor welcome untuk memberikan harapan dalam memajukan Simalungun khususnya di pariwisata," lanjutnya.

Amran mengutarakan, Simalungun juga menjadi tuan rumah di Pra Musrenbang yang diadakan di Parapat, Kecamatan Girsang Sirpangan Bolon. Dengan masuk di zona dataran tinggi maka diperlihatkan pula keindahan dFanau Toba melalui Parapat.

Menurutnya, potensi ini terus dikembangkan melalui budaya daerah dan di seluruh hotel di Parapat juga dipenuhi dengan pakaian adat, sehingga nilai budaya sangat kental serta memiliki ciri khas. "Marilah diikuti dengan seksama dan akan bisa menghibur masyarakat Simalungun dan provinsi Sumatera Utara," tuturnya.

Anggota DPRD Kabupaten Simalungun juga angkat bicara dalam PRSU ini. Menurut Dadang Pramono dari Komisi IV menuturkan, melalui PRSU ini bisa membuat masyarakat di seluruh Sumatera Utara semakin mencintai budaya Simalungun, sehingga bisa memberikan energi positif sebagai pendukung pariwisata Danau Toba.

Dadang menuturkan, melalui budaya akan bisa menunjukkan moral bangsa, karena budaya itu santun, bisa menggugah perasaan, serta Simalungun terangkat dengan budaya. Apalagi, di seluruh hotel di Simalungun khususnya di Parapat menggunakan atribut pakaian budaya Simalungun.

"Dengan adanya atribut Simalungun, maka akan memudahkan mengenalkan kepada wisatawan bukan sebatas atribut tapi bisa menjelaskan arti pakaian adat yang dipakai," tegasnya.

Anggota DPRD Kabupaten Simalungun lainnya yakni John Damanik menambahkan. PRSU 2017 menjadi modal utama untuk Simalungun sebagai tuan rumah guna mengembangkan budaya yang berkaitan dengan destinasi Badan Otorita Toba.


“Kita berharap PRSU tidak hanya dilakukan di Kota Medan saja melainkan di tempat wisata khususnya Danau Toba, sehingga akan memancing wisatawan datang lebih besar lagi," ucap anggota dewan pria dari Partai Gerindra tersebut. (BS)

Mengenal Barus, Pusat Peradaban Islam Tertua di Nusantara

Presiden Jokowi mengunjungi kawasan objek wisata religi Pemakaman Mahligai Barus (Laily Rachev/Biro Pers Setpres)

BeritaSimalungun.com, Jakarta - Presiden Jokowi meresmikan Tugu Titik Nol Pusat Peradaban Islam Nusantara di Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Meski tak berjuluk 'Serambi Makkah', ternyata dari tempat inilah agama Islam masuk ke Nusantara.

Belum ada catatan resmi mengenai kapan wilayah Barus terbentuk. Tetapi tercatat sejak abad ke-6 Masehi, rempah-rempah dari Barus jadi magnet bagi para saudagar penjuru dunia.

Dalam buku 'Lobu Tua Sejarah Awal Barus' yang disunting oleh seorang peneliti asal Prancis Claude Gulliot yang dikutip detikcom pada Sabtu (25/3/2017), Barus juga dikenal dengan nama Pancur atau dalam bahasa Arab menjadi Fansur. Buku yang ditulis oleh beberapa peneliti itu pun belum bisa mengungkap apakah Barus dan Pancur memiliki makna yang sama.


Presiden Jokowi mengunjungi kawasan objek wisata religi Pemakaman Mahligai Barus.Presiden Jokowi mengunjungi kawasan objek wisata religi Pemakaman Mahligai Barus. Foto: Laily Rachev/Biro Pers Setpres


Seorang ahli geografi yang juga matematikawan berdarah Yunani, Claudius Ptolemaeus pada abad ke-1 Masehi menyebut ada lima pulau yang salah satunya bernama 'Barousai'. Namun belum terbukti benar apakah Barousai adalah Barus.

Meski tak ada catatan yang memastikan bahwa Barus adalah Barousai yang dimaksud Ptolemaeus, tetapi memang sejak dahulu Barus dikenal sebagai penghasil kamper. Pada zaman dahulu tak semua tempat bisa ditumbuhi pohon kamper, dan komoditas ini amat disukai orang Timur Tengah.

Maka masuklah pedagang dari Timur Tengah ke Barus yang pada abad ke-6 Masehi merupakan pelabuhan di tepi barat Sumatera Utara. Kala itu memang belum bernama Sumatera Utara.

Tak hanya pedagang dari Arab, bahkan di Barus juga sudah berdatangan para pedagang dari Aceh, India, China, Tamil, Jawa, Batak, Minangkabau, Bugis, Bengkulu, dan sebagainya. Keanekaragaman suku bangsa yang datang ke Barus terbukti dengan adanya catatan-catatan berbahasa Arab, Yunani, Syriak, Tamil, Melayu, Jawa, hingga Armenia tentang Barus.


Presiden Jokowi mengunjungi kawasan objek wisata religi Pemakaman Mahligai Barus.Presiden Jokowi mengunjungi kawasan objek wisata religi Pemakaman Mahligai Barus. Foto: Laily Rachev/Biro Pers Setpres


Masuknya Islam ke Nusantara dipercaya turut dalam jalur perdagangan ke Barus ini. Jalur perdagangan ini dikenal sebagai Jalur Rempah karena memang para pedagang memiliki misi untuk mencari rempah-rempah.

Bukti bahwa Islam pertama kali masuk ke Nusantara lewat Barus adalah ditemukannya makam Syekh Rukunuddin yang wafat pada tahun 672 Masehi atau 48 Hijriah. Makam tersebut terdapat di kompleks Makam Mahligai di Barus.   


Jokowi: Makam Mahligai Barus Bukti Hubungan Bersejarah RI-Timteng

Presiden Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengunjungi kawasan objek wisata religi Pemakaman Mahligai Barus, di Desa Sihorbo, Kecamatan Barus Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah. Jokowi mengatakan lokasi wisata religi ini sebagai bukti sejarah hubungan Indonesia dengan Timur Tengah sejak ratusan tahun yang lalu.

"Ini menunjukkan bahwa hubungan antara Timur Tengah dengan Indonesia itu sudah ada sejak abad ke-6. Jadi, kalau di Masehi itu 661 Masehi, 48 Hijriah, jadi artinya memang ratusan tahun yang lalu hubungan itu telah ada," kata Jokowi di lokasi, yang disampaikan Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Jumat (24/3/2017).

Jokowi: Makam Mahligai Barus Bukti Hubungan Bersejarah RI-TimtengFoto: Laily Rachev/Biro Pers Setpres


Jokowi menambahkan hubungan yang terjalin dengan Timur Tengah, salah satunya, adalah hubungan perdagangan. Lokasi Barus ini dinilai berpotensi tinggi menjadi penyalur kapur barus dan rempah untuk diekspor. Mengingat wilayah Barus merupakan penghasil kapur barus dan rempah-rempah yang terkenal hingga Timur Tengah, bahkan kawasan Eropa.

"Hubungan yang sifatnya dagang mencari di sini kapur barus, merica, kemiri, kemenyan, semuanya ada dari Barus dan sekitarnya," kata Jokowi.

Selain itu, di pemakaman Mahligai Barus, yang terbentang di atas bukit seluas 3 hektare, terdapat sejumlah makam ulama besar asal Timur Tengah. Hal ini menunjukkan hubungan Indonesia dengan Timur Tengah juga terjalin dalam rangka penyebaran agama Islam, sekaligus jejak sejarah masuknya agama Islam ke Indonesia. "Dan juga di situ pasti ada syiarnya," katanya.

Oleh sebab itu, tak heran jika hubungan Indonesia dengan Timur Tengah berjalan dengan baik sejak sebelum kemerdekaan. Presiden pun meyakini hubungan baik tersebut akan terus terjalin pada masa mendatang.

"Hubungan kita dengan Timur Tengah sudah lama sekali. Ya kalau sekarang ini semakin erat ya memang sudah sewajarnya karena dulu saja sudah dekat, sudah erat, sekarang kalau semakin erat juga semakin baik," ujar Jokowi.

Turut mendampingi Presiden, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Nila Moeloek, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, dan Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi.

Jokowi: Makam Mahligai Barus Bukti Hubungan Bersejarah RI-TimtengFoto: Laily Rachev/Biro Pers Setpres

(Sumber: Detik.com)

    

Kronologi Penangkapan Ridho Rhoma yang Terjerat Kasus Narkoba


BeritaSimalungun.com, Jakarta - Pedangdut Ridho Rhoma ditangkap polisi karena kasus kasus narkoba. Ia ditangkap di sebuah area sebuah hotel yang berada di Jakarta Barat.

Sebelum ditangkap pada Sabtu (25/3) dini hari, Ridho diketahui manggung bersama sang ayah, Rhoma Irama. Demikian kronologi dari sebelum hingga akhirnya Ridho ditangkap:

Jumat (24/3) malam


Manajer Ridho, Tanti mendatanginya ke apartemen untuk fitting baju yang akan dipakai saat mengisi acara pada Minggu (26/3). Ridho juga tanda tangan kontrak bersama Tanti.

Kepada manajernya usai tanda tangan kontrak, Ridho pamit untuk keluar. Ia mengaku ingin nonton ke bioskop bersama teman-temannya.

Sabtu (25/3) pukul 04.00 WIB
Polisi menangkap Ridho saat hendak naik lift di hotel di kawasan Jakarta Barat. Polisi mendapat informasi dari masyarakat akan adanya rencana pesta narkoba di lokasi itu.




Tak ada perlawanan dalam penangkapan ini. Ridho juga mengaku meletakkan paket sabu di mobilnya.

Sabtu (25/3) pukul 09.00 WIB
Dari hasil pemeriksaan kepada Ridho, polisi kemudian menangkap satu tersangka lagi, MS di tempat tinggalnya di sebuah apartemen yang berada di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Ridho mengaku mendapat paket narkoba dari MS. Sementara MS mengaku mendapatkan barang haram itu dari seorang berinisial A. Saat ini polisi masih memburu sosok A tersebut yang berstatus DPO. (Detik.com)

Andi Narogong Ditangkap KPK Terkait Kasus e-KTP

Written By Berita Simalungun on Friday, 24 March 2017 | 12:27

KPK TANGKAP ANDI NAROGONG: Pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong dikawal penyidik KPK setibanya di gedung KPK, Jakarta, Kamis (23/3) malam. KPK menetapkan Andi Narogong sebagai tersangka baru kasus dugaan korupsi proyek pengadaan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP). ANT

BeritaSimalungun.com, Jakarta-Siang kemarin, KPK menangkap Andi Agustinus alias Andi Narogong terkait kasus dugaan korupsi proyek e-KTP. Andi pun menjalani pemeriksaan di KPK.


"Penangkapan terhadap AA dilakukan siang hari ini di daerah Jaksel, tapi sampai saat ini kita masih melakukan pemeriksaan 1x24, untuk langkah selanjutnya setelah pemeriksaan," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (23/3/2017).

Andi pun telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Febri menyebut Andi ditangkap dengan alasan kebutuhan proses penyidikan.

"Karena memang kebutuhan penyidikan, tersangka diduga keras melakukan tindakan korupsi oleh karena itu penangkapan segera dilakukan untuk kebutuhan penyidikan," ujarnya.

Febri juga mengatakan bila Andi nantinya akan ditahan karena dianggap merintangi penyidikan. "Sesuai Pasal 21 KUHAP langkah hukum selanjutnya," ujar Febri.

Andi disangka dengan Pasal 2 ayat 1 Undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP, juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP. Penyidik KPK saat ini melakukan penggeledahan di 3 lokasi di Cibubur.

"Hari ini penyidik KPK melakukan penggeledahan di Cibubur dan masih berlangsung," ujar Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di tempat yang sama.

Andi memang memiliki peran penting terkait proyek itu. Peran Andi dibeberkan dalam surat dakwaan KPK terhadap 2 terdakwa, Irman dan Sugiharto.

Dia disebut berperan aktif dalam proses penganggaran dan pengadaan proyek itu dengan membagi-bagikan uang kepada para anggota dewan dan para pejabat di Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri).

Dalam surat dakwaan itu, 2 terdakwa yaitu Irman dan Sugiharto disebut melakukan korupsi bersama-sama pihak lain yaitu Andi Agustinus alias Andi Narogong selaku penyedia barang dan jasa pada Kemendagri, Isnu Edhi Wijaya selaku ketua konsorsium Percetakan Negara Republik Indonesia atau PNRI, Diah Anggraini selaku Sekretaris Jenderal Kemendagri, Setya Novanto selaku Ketua Fraksi Partai Golkar, dan Drajat Wisnu Setyawan selaku ketua panitia pengadaan barang dan jasa di lingkungan Ditjen Dukcapil tahun 2011.

Diancam 3 Penyidik KPK
Sementara itu, mantan anggota Komisi II Miryam Haryani menangis di ruang sidang Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Jakarta. Miryam mengaku diancam 3 penyidik KPK ketika proses penyidikan.

"Saya diancam sama penyidik, 3 orang, pakai kata-kata," ucap Miryam dalam sidang di PN Tipikor Jakarta.

"Waktu saya dipanggil, ada 3 orang, satu Pak Novel, satu namanya Pak Damanik. Ini tahun 2010 itu mestinya saya sudah ditangkap, kata Pak Novel begitu. Saya ditekan terus. Saya tertekan sekali. Sampai dibilang ibu saya mau dipanggil, saya nggak mau Pak," imbuh Miryam.

Miryam lalu menegaskan tidak pernah menerima uang. Hakim lalu mengonfirmasi isi berita acara pemeriksaan (BAP) yang menyebutkan Miryam mengakui penerimaan duit, tapi Miryam menyebut bila itu diamini karena diancam.

"Tidak pernah (menerima uang). (Isi BAP) karena saya diancam, saya jawab asal aja," ucapnya.

Saat diperiksa KPK, Miryam mengaku sempat menangis pula. Namun Miryam menangis ketika berada di kamar mandi.

"Nangis kok di kamar mandi. Mana penyidik tahu?" tanya hakim.

"Saya tertekan sekali Pak," ujar Miryam.
Dalam surat dakwaan disebut eks Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Irman (terdakwa I) dimintai uang oleh Miryam S Haryani sebesar Rp5 miliar yang disebut untuk kepentingan operasional Komisi II.

Atas permintaan pada bulan Agustus 2012 itu Irman dalam surat dakwaan disebut memerintahkan Sugiharto saat itu Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil menyiapkan uang untuk diberikan ke Miryam.

Uang tersebut disebut jaksa pada KPK dibagi-bagikan secara bertahap dengan perincian salah satunya untuk 4 orang pimpinan Komisi II yakni Chairuman Harahap, Ganjar Pranowo, Teguh Juwarno dan Taufik Effendi masing-masing sejumlah USD25.000.

Taufik Effendi dalam persidangan hari ini membantah menerima duit. Begitu juga Chairuman membantah menerima uang pada persidangan pekan lalu, Kamis (16/3).

Bantah Terima Duit e-KTP

Di tempat yang sama, dua mantan Wakil Ketua Komisi II DPR Teguh Juwarno dan Taufik Effendi juga dihadirkan sebagai saksi di sidang dugaan korupsi e-KTP. 

Ditanya hakim apakah pernah menerima suap terkait proyek e-KTP, keduanya dengan tegas membantah.

"Pertanyaan ini menyakitkan, tapi harus saya tanyakan. Terkait dengan pembahasan e-KTP apakah pernah menerima uang?" tanya ketua majelis hakim John Halasan Butar-Butar.

"Tidak pernah," jawab Taufik.

"Apakah saudara yakin?" tanya John lagi.

"Yakin," jawab Taufik.
John kembali bertanya kepada Taufik soal pengetahuannya mengenai bagi-bagi uang terkait proyek e-KTP.

"Saya tidak tahu," ujar Taufik.

John lantas mengajukan pertanyaan yang sama kepada Teguh Juwarno. Teguh juga dengan tegas membantah.

"Saya tidak pernah, terkait e-KTP. Tidak tahu," jawab Teguh.

Teguh menjelaskan saat itu dia bertugas di Panja Pertanahan. Hakim meminta jawaban Teguh tak melebar.

"Jangan melebar dulu. Ini soal fulus," ujar Hakim John.

"Tidak ada yang mulia," jawabnya.

Dalam surat dakwaan, Taufik Effendi disebut jaksa KPK menerima USD 103 ribu. Sedangkan Teguh Juwarno disebut dalam surat dakwaan menerima USD 167.000 ribu.

Beri Duit

Sementara itu, Kepala Bagian Perencanaan Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) 2010-2016 Wisnu Wibowo mengaku pernah menyerahkan uang kepada 3 orang di Direktorat Anggaran Kementerian Keuangan. Uang itu berasal dari terdakwa kasus e-KTP, Sugiharto, yang merupakan atasannya.

"Jadi pada saat itu saya dipanggil Pak Sugiharto ke ruangan beliau bersama Pak Ananto untuk mengantarkan Sugiharto, intinya sebagai ucapan terima kasih," kata Wisnu saat bersaksi untuk terdakwa Irman dan Sughiarto.

Wisnu mengaku menerima amplop yang di dalamnya berisi uang dari Sugiharto. Wisnu tak bisa memastikan berapa uang yang ada di dalamnya.

"Saudara tahu itu uang isinya?" tanya majelis hakim.

"Pak Sugiharto bilang, 'Ini uang untuk terima kasih'," jawab Wisnu.

Hakim lantas bertanya tujuan ucapan terima kasih yang dimaksud. Namun Wisnu tak menjawab detail terkait dengan uang yang diberikan kepada Indra, Asni, dan Asfahan itu.

"Saya serahkan kepada Pak Indra. Bu Asni dan Pak Asfahan diberikan ke Pak Ananto untuk diserahkan ke Bu Asni dan Pak Asfahan," tutur Wisnu.

"Mungkin karena selama ini memang kami merasa tidak pernah memberikan, itu mungkin Pak Sugiharto itu sebagai ucapan terima kasih," jelasnya.

Dalam kasus ini, jaksa pada KPK mendakwa eks Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Irman dan eks Direktur Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sugiharto melakukan tindak pidana korupsi dalam pengadaan e-KTP tahun anggaran 2011-2013.

Penyimpangan pengadaan e-KTP dimulai dari proses anggaran, lelang, hingga pengadaan e-KTP. Dalam perkara ini, Irman didakwa memperkaya diri sebesar Rp 2.371.250.000, USD 877.700, dan SGD 6.000. Sedangkan Sugiharto memperkaya diri sejumlah USD 3.473.830. (detikcom/BS)

Warga Karo Apresiasi Presiden Jokowi Angkat Putera Karo Pimpin Pertamina

Pdt Masada Sinukaban MSi dan Keluarga.
BeritaSimalungun.com, Medan-Warga Karo dan kalangan jemaat Gereja Batak Karo Protestan (GBKP), khususnya GBKP Klasis Barus Sibayak menyatakan apresiasi tinggi kepada Presiden Joko Widodo yang telah memercayakan seorang putera Karo terbaik untuk memimpin PT Pertamina yaitu Ir Elia Massa Manik MBA, yang berasal dari Desa Lingga Kecamatan Simpangempat, Kabupaten Karo.

Ketua GBKP Klasis Barus-Sibayak Pdt Masada Sinukaban MSi menyebutkan, Elia Massa Manik adalah anak dari keluarga rohaniawan GBKP di Kota Kabanjahe. Ia putra dari pasangan Simeon Ginting Manik dan L beru Sembiring Brahmana. Simeon Ginting Manik adalah salah satu Pertua Emeritus GBKP di era 1970-an. Lalu, salah satu adik kandung Elia Massa adalah Pendeta Prananta Manik MM yang saat ini menjabat Direktur Pusat Pembinaan Warga Gereja (PPWG) GBKP di kantor pusat, Kabanjahe.

"Kami sangat salut pada Presiden Jokowi karena bisa melihat ada potensi dan kredibilitas putra terbaik bangsa (Indonesia) dari daerah Karo, sehingga mengangkat Elia Massa Manik menempati puncak pimpinan salah satu BUMN yaitu Pertamina. Kami juga tentu bersyukur karena Elia Massa Manik juga warga jemaat aktif di GBKP Pondok Gede, Jakarta," ujar Pdt Masada Sinukaban .

Dia mencetuskan hal itu seusai berkunjung ke kediaman Ir Jonathan Ikuten Tarigan, pakar geologi yang juga rohaniawan senior di GBKP Marindal membahas rencana safari Mitigasi dan Edukasi Pemahaman Bencana Gempa Sumut dan Karo, yang akan digelar berantai di sejumlah gereja GKBP se-Klasis Barus Sibayak dan sejumlah daerah lainnya di Karo.

Elia Massa Manik terpilih menjadi Direktur Utama PT Pertamina sesuai hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Pertamina yang digelar di Kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Elia sebelumnya diangkat dan dipercayakan menjabat Dirut PT Perkebunan Nusantara (PTPN III Persero) sejak April 2016 yang juga kemudian merupakan holding BUMN perkebunan yang mengordinasikan 14 perusahaan perkebunan negara dengan total jumlah pegawai sebanyak 139.000 karyawan.

Sang putera Lingga itu, ujar Masada, memulai karir di PT Indofood Sukses Makmur setelah mengantongi sejumlah pengalaman karir di berbagai perusahaan industri nasional. Karirnya tercatat dengan rekam jejak bagus di perusahaan Suez Group hingga 2001. Dia juga pernah bergabung dengan PT Kiani Kertas, sebelum kemudian bergabung dengan PT Jababeka.

Elia Massa Manik alumni atau lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan ASEAN Institute Management Filipina itu juga pernah beberapa kali menduduki jabatan penting di perusahaan milik negara (BUMN) lainnya. Sehingga, PTPN III bukan satu-satunya perusahaan plat merah yang pernah dipimpinnya. Dia pernah menjabat Presiden Direktur PT Elnusa sejak Juli 2011 hingga 2014, anak perusahaan PT Pertamina yang bergerak di bidang jasa Migas. 

"Banyak data dan fakta menyebut dan menunjukkan, Elia Massa Manik selama menjabat atau memimpin PTPN III dinilai sukses melakukan restrukturisasi perusahaan, antara lain memangkas jumlah direksi PTPN menjadi maksimal hanya tiga orang. Restrukturisasi untuk efisiensi ini dinilai berani dan inovatif karena PTPN selama ini mempunyai empat hingga lima direktur. Kita sangat yakin, dan tentunya dibarengi doa, bahwa Elia juga akan mampu memimpin dan meningkatkan kinerja di Pertamina ini," papar Masada optimis, disaksikan Jonathan Tarigan. (SIB)

DPC-PMS Banten Dilantik: Semangat Baru Sumut Bergema di Banten


Terimakasih Pengurus DPP.Presidium PMS. Pusat Bapak Japaten Purba dan Bapak Pardi Purba ( Dewan Pimpinan Pusat Partuha Maujana Simalungun), atas terselenggaranya pelantikan Patappei Sihilap /Palantikan Pengurus PMS.DPC.Banten. Foto Briston Haloho


Suara Simalungun Edisi 716
BeritaSimalungun.com, Banten-Dewan Pimpinan Cabang Partuha Maujana Simalungun (DPC-PMS) Provinsi Banten sudah membuat ikrar mendukung sepenuhnya “Semangat Baru Sumut”, mendukung sepenuhnya DR JR Saragih SH MM maju pada Pilgubsu 2018.

Ikrar tersebut sudah merupakan kebulatan tekad seluruh warga Simalungun Banten setelah menilai kinerja DR JR Saragih SH MM selama menjabat Bupati Simalungun. Demikian dikatakan Drs Maruli Girsang Ketua DPC- PMS Banten pada pidato pelantikan dirinya di aula Yonif 203 Gandasari Jatiwung Tangeran Banten Sabtu 18 Maret 2017.

Pernyataan Maruli tersebut disambut meriah dan tepuk tangan ribuan masyarakat Simalungun yang hadir pada acara tersebut. Maruli Girsang mengatakan bahwa warga Simalungun yang ada di Banten seluruhnya memiliki keluarga yang tinggal di Sumatera Utara, potensi tersebut akan digerakkan untuk mensosialisasikan Semangat Baru Sumut.

Warga Simalungun di Banten tetap konsisten menjaga dan melestarikan adat dan tradisi Simalungun, kehadiran PMS di Banten tentu akan menambah semangat dan keyakinan menjaga dan melestarikan adat Simalungun agar tidak terkontaminasi dengan adat lain.

Dikatakan Maruli Girsang masyarakat Simalungun di Banten secara khusus Pengurus DPC-PMS Banten sangat bersyukur dan bangga atas kehadiran ketua umum DPP-PMS DR JR Saragih SH MM yang juga Bupati Kabupaten Simalungun.

Masyarakat Simalungun Banten juga mengapresiasi kinerja JR Saragih yang sudah terbukti nyata membangun Simalungun. Sementara itu Ketua DPP-PMS DR JR Saragih SH MM mengatakan bahwa orang Simalungun dikenal sebagao orang bersifat jujur dan rendah hati.

Orang Simalungun juga memiliki prinsip hidup sapangambei manoktok hitei jika prinsip ini dilaksanakan akan dapat membangkitkan Simalungun. 

Selanjutnya JR Saragih mengajak agar warga Simalungun untuk bersemangat dan bangkit, dia mencontohkan dirinya yang berasal dari warga miskin akan tetapi dapat bangkit dan bisa menjadi Bupati.

Saya menjadi Bupati adalah karena doa warga Simalungun awal kiprah saya mengabdi bagi Simalungun diawali menjadi Ketua PMS DKI Jakarta. Dari PMS saya banyak belajar tantang perlunya pemberdayaan adat dan tradisi Simalungun. 

Dalam kesempatan tersebut DR JR Saragih SH MM berpesan Simalungun jangan mau terpecah pecah, marilah kita menjadi pihak yang mempersatukan bukan memecah mecah. Simalungun jangan mau dipecah ujarnya.

DR JR Saragih SH MM mengatakan bahwa dukungan dari PMS Banten untuk menjadi Sumut satu adalah sebuah dorongan moril dan penambah semangat. Saya hanyalah pelayan dan saya juga senantiasa akan memperbaiki diri ujarnya.

Saya berterima kasih atas dukungan dan semangat dari PMS Banten yang mendukung dirinya menjadi Gubsu. JR mengucapkan terima kasih kepada pengurus pms yang baru dilantik dan bekerjalah dengan serius memberdayakan budaya Simalungun ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Simalungun menyerahkan seperangkat Gonrang Simalungun kepada DPC-PMS Banten yang diterima Ketua Drs Maruli Girsang, Sekretaris Nomerinson Purba dan bendahara Ir Rijen Lamri Sinaga.

Selanjutnya Bungaran Saragih Ketua MHN orang simalungun dimanapun berada janganlah meninggalkan budayanya. Orang Simalungun yang tinggal di Banten jadilah warga Banten yang baik karena prinsip kita adalah dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung.

Jadilah warga Banten yang baik dan tetaplah tidak meninggalkan adat dan tradisi Simalungun. Rangkaian acara pattappei sihilap PMS diawali dengan tortor sombah dilanjutkan dengan Patappei Sihilap.

Hadir pada acara tersebut Bupati Tangerang diwakili Soman Atmaja Kadis Infokom, Ketua DPRD Simalungun, dan 30 anggota DPRD Simalungun, SKPD Simalungun dan sekitar 1500 warga Simalungun Banten. 

Usai acara pattappei sihilap acara dilanjutkan dengan marsombuh sihol diisi artis top Simalungun dan persembahan tortir Himapsi dan Dinas Parawisata Simalungun.

Rangkaian acara pelantikan PMS Banten diawali dengan acara maranggir dilanjutkan dengan seminar adat Simalungu yang menampilkan narasumber dari DPP/Presidium PMS yaitu Djapaten Poerba BME, Djaniapoh Purba dan Lensudin Sumbrayak dengan moderator Januarison Saragih SH MH.

Dalam acara seminar terebut warga Simalungun di Banten mengatakan wawasan mereka bertambah dengan diadakannya seminar, sebagai contoh dalam acara sayur matua warga Simalungun sudah banyak terkontaminasi dengan adat lain.

Dalam adat Simalungun pada acara tersebut tidak berjalan hiou/ulos, sementara saat ini semakin banyak saja warga Simalungun menjalankan hiou pada acara adat sayur matua. Djapaten menegaskan bahwa adat Simalungun tidak berjalan hiou. 

Kemudian dalam hal berpakaian adat Simalungun banyak banyak saja kaum Bapa yang masih menggunakan hiou hati rongga, hiou hati rongga adalah untuk parinangon sementara bapa memakai suri-suri ujar Djapaten.

Usai Pattappei Sihilap acara dilanjutkan dengan marsombuh sihol dengan menampilkan tor-tor Simalungun dari Dinas Parawisata dan Kebudayaan Simalungun serta Himapsi serta artis-artis Simalungun.

Adapun susunan pengurus DPC-PMS Banten adalah Ketua Drs Maruli Girsang, Wakil Ketua I Ir Affan Setiawan Saragih, Sekretaris Nomerinson Purba, Wakil Sekretaris I Sardianton Purba ST, Wakil Sekretaris II Rutdebora Purba,Amd Kepengurusan ini dilengkapi dengan Bidang-Bidang. 

Acara tersebut dihadiri sekitar 2000 masyarakat Simalungun Banten serta undangan, unsur Muspida Banten, tokoh masyarakat Simalungun Banten, Jakarta, Medan, Bogor, Bandung, Bekasi, Cirebon. (Sumber: Suara Simalungun Edisi 716)


.

.
.

Beras Sigambiri

Beras Sigambiri
Info Lengkap Klik Gambar (Hubungi Agribisnis Kopjaskum Indonesia Call Center: 081-1238-7288 SMS Center: 081-1238-7287/ 0813-1212-3416)

Wisata Horison Haranggaol Simalungun yang Masih Memesona

Wisata Horison Haranggaol Simalungun yang Masih Memesona
KLIK GAMBAR UNTUK SELENGKAPNYA

Menelisik Kisah Unik Rumah Bolon Simalungun

Menelisik Kisah Unik Rumah Bolon Simalungun
KLIK GAMBAR UNTUK SELENGKAPNYA

Total Pengunjung Saat Ini

Indeks Berita Bulan Ini

PERCETAKAN HUTARIH JAYA

PERCETAKAN HUTARIH JAYA
PEMATANGSIANTAR. KLIK BENNER UNTUK INFO SELENGKAPNYA

DIJUAL KAMUS SIMALUNGUN

DIJUAL KAMUS SIMALUNGUN
JUGA 4 BUKU SEJARAH, ADAT, SENI BUDAYA SIMALUNGUN. HUB: St Drs Jomen Purba (Ketua Yayasan Museum Simalungun). HP 081370266156.

Roti Ketawa, Roti Bulan, Roti Coklat, Kue Oleh-oleh dari Simalungun

Roti Ketawa, Roti Bulan, Roti Coklat, Kue Oleh-oleh dari Simalungun
Rumah Produksi Milik Ucok Saragih Djawak di marjandi Embong, Kecamatan Panombean Pane, Kabupaten Simalungun. Atau persis di Jalan Lintas Siantar-Saribudolok. Kamis 7 Januari 2016. Foto Asenk Lee Saragih.

KOMUNITAS

KOMUNITAS
Sejarah & Budaya Simalungun

.

.
KLIK GAMBAR UNTUK INFORMASI SELENGKAPNYA

.

.
DI JALAN SUTOMO SARIBUDOLOK (KLIK GAMBAR)

BPJS KESEHATAN

BPJS KESEHATAN
WAJIB DAN BERMANFAAT (INFO SELENGKAPNYA KLIK GAMBAR)

.

.
JUAL ALAT KELENGKAPAN PANCING DI SARIBUDOLOK

RUANG IKLAN

RUANG IKLAN
Kirim Bahan IKLAN Ke Email: beritasimalungun@gmail.com

PMS JAMBI

PMS JAMBI
KLIK GAMBAR

PASANG IKLAN ANDA

PASANG IKLAN ANDA
BAHAN EMAIL KE : beritasimalungun@gmail.com

MARI BERSIHKAN NARKOBA DARI "TALUN" SIMALUNGUN

MARI BERSIHKAN NARKOBA DARI "TALUN" SIMALUNGUN
KATAKAN TIDAK PADA NARKOBA
 
Support : Redaksi | KONTAK KAMI | PT PARNA KARSA
Copyright © 2011. BeritaSimalungun.Com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Admin Simalungun
Proudly powered by BERITASIMALUNGUN