}); BeritaSimalungun | Online

BERITA TERBARU

Himbauan

Himbauan
Pemkab Simalungun

Mengucapkan

Mengucapkan
"Ketika tangan tak bisa saling menjabat. Dan mata tak bisa saling menatap. Maka melalui pesan singkat ini saya mengucap: Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah/ 2020 M. Minal Aidil Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin. Selamat Lebaran!".

MENU BERITA

MATRA-Media Lintas Sumatera (BETA)

MATRA-Media Lintas Sumatera (BETA)
KLIK Benner Untuk Penampakannya
INDEKS BERITA

Mempertahankan Eksistensi Lagu Simalungun di Tengah Pandemi Covid-19

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 26 May 2020 | 10:30

Foto Kolase FB
Oleh : St Radesman Saragih, SSos

Beritasimalungun-Pandemi (wabah yang mendunia) virus corona deseasea (Covid-19) yang memukul berbagai sendi kehidupan manusia ternyata juga turut mematahkan semangat kreativitas para seniman, termasuk para musisi dan penyanyi Simalungun. Akibat pandemi Covid-19 dan larangan berkumpul-kumpul, banyak artis Simalungun tidak bisa mengaktualisasikan kreativitas mereka.

Namun di tengah tekanan pandemic Covid-19 tersebut, beberapa musisi dan artis Simalungun tetap berupaya mempertahankan eksistensi lagu-lagu Simalungun. Mereka menerobos kebuntuan dengan memanfaatkan media digital untuk merelease (mengeluarkan) karya-karya terbaik mereka di masa pandemi Covid-19.

Salah satu musisi dan artis Simalungun yang mampu menerobos kebuntuan berkreativitas dengan memanfaatkan media digital (YouTube), yakni Jhon Irwanto Sipayung. 

Terobosan jitu yang dilakukan Jhon Irwanto Sipayung di tengah pandemic Covid-19 ini, yakni merelease lagu rohani Simalungun melalui YouTube bertema Covid-19. Terobosan tersebut sedikit memberikan harapan bagi masyarakat Simalungun untuk tabah menghadapi pandemi Covid-19 yang mendera kehidupan manusia di dunia, termasuk warga Kristen Simalungun.

Dua lagu rohani Simalungun terbaru yang dirilease Jhon Irwanto Sipayung di tengah pandemi Covid-19 yang cukup menyentuh dan menggugah hati, yakni “Lang Tarsuhat Au” dan “Togu Ham Tuhan” , karya cipta Jamanson Sipayung. Lagu “Togu Ham Tuhan” yang dirilease Jhon Irwanto Sipayung secara khusus bertema dampak dan pengharapan orang percaya tentang  pandemi Covid-19.

Kedua lagi rohani tersebut tertata dengan apik dari segi musik begitu juga video klip. Karakter suara Jhon Irwanto Sipayung juga cukup pas membawakan lagu pengharapan tersebut.

Jhon Irwanto Sipayung kepada BeritaSimalungun.Com baru-baru ini mengatakan, dirinya tergerak membawakan lagu-lagu rohani Simalungun di tengah kesedihan yang dialami manusia di dunia saat ini sebagai rasa peduli terhadap nasib manusia yang didera pandemi Covid-19 dan sebagai tanggung jawab kepada Tuhan sebagai orang percaya.

“Saya dan tim tertarik membawakan lagu-lagu Rohani Simalungun di tengah pandemic Covid-19 ini sebagai salah satu rasa prihatin dan simpati atas derita yang dihadapi   seluruh umat manusia saat ini. Selain itu saya juga merasa bertanggung jawab kepada Tuhan untuk tetap bersaksi tentang kuasa dan kemuliaan Tuhan dalam kehidupan ini,”katanya.

Menurut Jhon Irwanto Sipayung, dia dan timnya juga terus berupaya mempertahankan eksistensi lagu-lagu Simalungun memanfaatkan media digital (YouTube) agar lagu-lagu Simalungun tidaksampai tenggelam akibat sulitnya musisi berkreativitas di tengah pandemi Covid-19.

Lagu-lagu Simalungun terbaru yang direlease Jhon Irwanto Sipayung melalui Payung Record Official di tengah pandemi Covid-19 juga cukup membanggakan. Ada lagu terbaru “Bangun Hita Tanoh Simalungun”, “Negeri Sakura” karya cipta Riandy Saragih. Kemudian beberapa lagu lawas (lama) yang dibawakan bersama Asisi Trio seperti “Sada Aluk” dan “Tanoh Na Martuah”.

 Viral “Halani Tiput”

Selain Jhon Irwanto Sipayung, beberapa musisi dan artis Simalungun lainnya juga mampu mengangkat pamor lagi Simalungun di tengah pandemi Covid-19. Di antaranya, Panca Saragih. Salah satu lagu karya cipta Panca Saragih yang cukup hits (viral) di tengah pandemi Covid-19, yakni “Halani Tiput”. 

Lagu yang dilantunkan dengan merdu dan penuh penjiwaan oleh Desi Br Saragih dengan tata musik yang apik oleh Gr Billy Simarmata (pencipta lagu Batakyang viral “Sidoli Pargojek”).


Lagu lain yang direlase Panca Production selama pandemi Covid-19, yakni “Paima Padan” yang dibawakan Desi Br Saragih dan lagu “Halani Corona” yang dibawakan Yeni Br Saragih.

“Kami tetap berkarya mempertahankan eksistensi lagu Simalungun di tengah pandmi Covid-19 ini agar lagu Simalungun tidak sampai kehilangan pamor. Mohon ma dukung nasiam channel nami ase totap hanami boi berkarya,”katanya.
Foto Kolase Youtube
Seorang lagi musisi baru Simalungun yang berupaya mempertahankan eksistensi lagu Simalungun di tengah pandemic Covid-19 melalui media digital, yakni Medio Purba. Musisi muda Simalungun yang piawa memainkan lagu dengan inggou (legato/cengkok) Simalungun ini mencoba  menembus kebuntuan berkreativitas di tengah pandemi Covid-19 dengan mengcover (menyanyikan ulang) lagu-lagu Simalungun lawas.

Salah satu lagu Simalungun  yang mendadak viral setelah di-cover Medio Porba, yakni lagi “Marihur Leto” yang pernah dipopulerkan Dewita Purba. Cukup banyak lagu-lagu Simalungun yang di-cover Medio Purba dan dipublikasi melalui YouTube selama pandemi Covid-19, Februari – Mei ini.

“Saya masih merintis, jadi maklumlah kalau masih banyak kekurangan. Saya tetap mohon dukungan pencinta musik dan lagu Simalungun agar saya bisa tetap berkarya. Mohon like, subscribe dan share karya-karya saya agar saya bisa melanjutkan proses kreativitas mempertahankan eksistensi lagu Simalungun di tengah pandemi Covid-19 ini,”ujarnya.

Seorang penyanyi legendaris Simalungun, Lamser Girsang juga berupaya mempertahankan eksistensi lagu Simalungun melalui media digital di tengah pandemi Covid-19. Lamser yang biasa tampil di panggung-panggung dan dapur rekaman kini mempertahankan eksistensi lagi Simalungun dengan memanfaatkan media digital melalui Lamser Girsang Channel. 

Beberapa lagu terbaru Lamser Girsang yang mengorbit melalui YouTube di tengah pandemic Covid-19, yakni “Sangat Sadis” dan “Korban Virus Corona”. 

Lagu “Korban Virus Corona” bahkan dibawakan Lamser Girsang hanya menggunakan gitar akustik akibat sulitnya menggarap lagu seperti biasa, yaitu menggunakan alat musik lengkap di studio musik.  

Juga tak kalah adu vocal Yogi Purba yang menyanyikan lagu Corona "Di Rumah Saja" Ciptaan Jerry Sigumonrong dibawah Payung YCF Team. Yogi Purba ini juga sukses "mendaur ulang" Lagu Ojur Ni Inang yang juga ciptaan dari Jerry Sigumonrong ini.

Bravo artis, musisi dan lagu Simalungun yang tetap eksis di tengah pandemi Covid-19.(Penulis Adalah Pengamat Musik dan Lagu Simalungun)

Jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Simalungun Rayakan Idul Fitri Lebih Awal

Written By Beritasimalungun on Saturday, 23 May 2020 | 09:21

Foto Kolase Youtube
Simalungun, BS-Jemaah Tarekat Naksabandiyah Alholidiyah Jalaliyah telah menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 Hijriah pada Jumat, 22 Mei 2020. Ratusan orang dari berbagai daerah datang untuk melaksanakan salat Idul Fitri di Pondok Pesantren Syakh Salman Da'im di Nagori Bandar Rejo, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Ikuti berita terbaru di tahun 2020 dengan kemasan internasional berbahasa Indonesia, dan jangan ketinggalan breaking news dengan berita terakhir dan live report CNN Indonesia di https://www.cnnindonesia.com/tv dan channel CNN Indonesia di Transvision.(*) 

M Nuh, Pemenang Lelang Motor Gesits Jokowi Rp2,55 Miliar Diperiksa Penyidik Polresta Jambi

Written By Beritasimalungun on Thursday, 21 May 2020 | 18:13

Kolase Indonews.id
Beritasimalungun-Motor listrik Gesits produk lokal yang bertanda tangan Presiden Jokowi akhirnya laku dibeli Rp 2,5 miliar dalam lelang konser'Berbagai Kasih Bersama Bimbo' pada Minggu (17/5/2020). Sosok pembeli motor listrik itu adalah seorang pengusaha Jambi bernama M Nuh. Lantas, siapa sebenarnya M Nuh yang tinggal di Kampung Manggis, Kota Jambi, ini?

Sosok M Nuh kini tengah membuat publik penasaran setelah dirinya membeli motor listrik Jokowi seharga Rp 2.550 miliar. Setelah bersaing ketat dengan seorang politisi petinggi PDIP, akhirnya M Nuh pengusaha asal Jambi menangkan lelang motor listrik Jokowi. Tak main-main, M Nuh menebus motor listrik Jokowi tersebut dengan harga yang sangat fantastis.

Namun demikian, ada kabar yang tak mengenakkan dari seorang M Nuh. Bahkan menurut berita https://indonews.id/, Muhammad Nuh, pemenang lelang motor Gesits Jokowi ditangkap Polda Jambi.

Menurut Portal INDONEWS.ID ini, Muhammad Nuh atau M.Nuh, pria asal Jambi yang kini tengah membuat publik penasaran setelah dirinya membeli motor listrik Jokowi seharga Rp 2.550 miliar dikabarkan tengah diperiksa aparat kepolisian Polda Jambi. M. Nuh ditangkap aparat dari Polda Jambi pada Kamis (20/5/2020) dini hari.

Dari informasi yang didapatkan media ini, M. Nuh ternyata bukanlah seorang pengusaha seperti yang dibayangkan masyarakat beberapa hari terakhir, setelah dirinya memenangkan lelang motor listrik "Gesits" milik Jokowi di acara konser amal BPIP beberapa waktu lalu.  Ia diketahui merupakan seorang buruh harian di Jambi.

M.Nuh memiliki nama lengkap Muhammad Nuh. Ia merupakan warga RT/RW 020/000, Desa Sungai Asam, Kecamatan Pasar Jambi, Provinsi Jambi.

Sosok yang memiliki Nomor Induk Kependudukan 1571041903740001 itu lahir di Jambi pada 19 Maret 1974, beragama Islam dan sudah beristri.

Dalam Kartu Tanda Penduduk yang bersangkutan, tertera status pekerjaannya yakni berprofesi sebagai Buruh Harian Lepas (BHL).

Kepala Biro Indonews.id Jambi, Saut Yansen mengatakan lelang motor gesit milik presiden dalam acara konser amal BPIP berujung mengecewakan. Sebab lelang yang mengalahkan tokoh PDIP Maruar Sirait itu justrud dimenangkan oleh warga Jambi yang merupakan seorang buruh, bukan pengusaha.

"Dia ternyata tipu-tipu. Setelah Indonews.id menelusuri yang bersangkutan, ternyata bukan pengusa melainkan seorang buruh harian lepas di Jambi," ungkap Yansen dalam keterangannya kepada INDONEWS.ID, Kamis (21/5/2020).

Kecurigaan wartawan Indonews,id timbul, lanjut Yansen, karena sampai sekarang, yang bersangkutan belum melakukan pembayaran. Hal ini, tambah dia, tentu sangat memalukan masyarakat Jambi.
"Info sementara, yang bersangkutan (M.Nuh) sedang diperiksa di Polda Jambi," tutur Yansen. Hingga berita ini diturunkan, pihak Polda Jambi belum berhasil dikonfirmasi.

Sebelumnya, motor listrik dengan bubuhan tandatangan Presiden Joko Widodo atau Jokowi dilelang dalam konser virtual "Berbagi Kasih Bersama Bimbo" pada Minggu, 17 Mei 2020.

Motor buatan dalam negeri merek Gesits itu terjual dengan harga fantastis untuk sebuah sepeda motor yakni Rp 2,55 miliar.

“Jadi pemenang lelang adalah pengusaha dari Jambi bernama M. Nuh,” ujar pembawa acara di konser dan lelang itu, Choky Sitohang.

Sepeda motor tenaga baterai Gesits dipromosikan bisa menempuh jarak 70 kilometer dalam sekali pengisian baterai selama sekitar 3 jam.

Selain motor bertanda tangan Jokowi, lukisan karya Iwan Suhaya berjudul "Menembus Dimensi" juga dilelang dalam konser ini. Lukisan tersebut dibeli oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo seharga Rp 150 juta.

Konser Bimbo diprakarsai MPR RI bekerja sama dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Acara disiarkan secara langsung dari studio TVRI pukul 19.30-22.00 WIB dengan dimeriahkan sejumlah artis secara virtual.

"Dalam konser virtual ini, kami galang donasi dari presiden dan pejabat lainnya serta masyarakat sebagai bentuk gotong royong untuk para seniman dan para pekerja seni, para petani, dan para peternak serta kelompok-kelompok masyarakat lainnya yang terdampak pandemi Covid-19," ujar Bambang Soesatyo lewat keterangan tertulisnya.

Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (21/5/2020) sore membenarkan bahwa M Nuh tengah diamankan Penyidik Polda Jambi. Menurutnya, M Nuh diamankan oleh Polresta Jambi.

Kata Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi, pria tersebut hanya diamankan untuk dimintai keterangan. Ia juga mengatakan tidak ada penahanan terhadap M. Nuh.

"Barusan saya sudah cek ke Polresta Jambi. Tidak ada ada penangkapan, tidak ada penahanan. Hanya dimintai keterangan," kata Kuswahyudi, seperti dikutip dari Metrojambi.com.

Kata Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi, M. Nuh sudah dipulangkan. "Sudah dipulangkan setelah dimintai keterangan," tandasnya.

Terpisah Kapolda Jambi Irjen Pol Firman Shantyabudi kepada wartawan Kamis malam mengatakan, memastikan tidak ada penangkapan terhadap M. Nuh. "Tidak ada penangkapan dan penahanan kepada yang bersangkutan," kata Firman saat dikonfirmasi.

Kata Firman Shantyabudi , yang bersangkutan datang untuk meminta perlindungan kepada pihak kepolisian. 

"Yang bersangkutan setelah diwawancara, tidak paham acara yang diikuti tersebut adalah lelang. Yang bersangkutan mengira bakal dapat hadiah. Karena ketakutan ditagih, dia justru minta perlindungan," kata  Firman Shantyabudi.

Dia juga menyampaikan jika tidak ada pengusutan terkait kasus ini. "Tidak ada kasus. Yang bersangkutan diwawancarai untuk diketahui apa yang sebenarnya terjadi," katanya. (BS/Lee)

Ustad Khalifah Sinaga, Belajarlah Pada Kyai yang Teduh dan Berilmu Padi

Written By Beritasimalungun on Monday, 18 May 2020 | 16:35

Birgaldo Sinaga. (FB)
Beritasimalungun-Sejak kanak2 saya sudah berbaur dengan teman dari beragam suku dan agama berbeda. Tetangga sebelah rumah saya muslim Jawa. Setiap sore menjelang Mahgrib, Pak Sunarto menyetel radio tausiah dari Dai Sejuta Umat KH Zainudin MZ.

Saya ikutan mendengarnya. Wong suara radionya kenceng, apalagi zaman dulu punya radio itu gak banyak yang punya. Rumah kami berdekatan.

Kenapa saya senang dengar tausiah Kyai Zainudin MZ? Enak aja. Ceramahnya penuh guyon. Enak didengar dan ringan mudah dimengerti.

Saban dengarnya kasih tausiah pasti saya tertawa terpingkal2. Soal sandal jepit yang hilang pas Jumatan misalnya.

Masa kecil saya banyak bersama kawan2 saya yang muslim. Muslim Jawa. Di lingkungan kampung saya dari ratusan keluarga hanya 4 keluarga yang Kristen. Itupun berjauhan tinggalnya.

Tidak heran saya bisa mengerti seluk beluk kehidupan muslim terutama muslim NU.

Pak Sunarto tetangga saya sering bikin acara wirid di rumahnya. Dari sela2 dinding rumah terdengar suara kalimat tauhid "Laa ilaaha illallah“

Saat menyebut kalimat itu kepala mereka seperti geleng2 ke kiri ke kanan. Saya sering melihatnya. Buat anak kecil seperti saya tentu ada rasa ingin tahu.

Cukup lama mereka mengucapkan kalimat itu. Saya tidak tahu jumlah zikirnya. Semakin di ujung semakin cepat ketukan zikirnya. Herannya, puluhan orang itu bisa serentak mengucapkannya dan bisa tepat menghitung jumlah zikirnya.

Selepas wirid, setiap orang dapat nasi. Kami juga kebagian. Di antar anak Pak Narto ke rumah kami.

Acara tahlilan orang yang meninggal dunia juga saya tahu. Acara 7 hari. Acara 40 hari. Acara 1000 hari. Sering saya dapat makanan dari keluarga yang bikin acara tahlilan. Saya duduk manis saja di tikar saat tahlilan berlangsung. Buku kecil Yasinan jadi bacaan doa saat tahlilan.

Nah pas tiba bulan puasa, ini benar2 rezeki nomplok buat saya. Kebayang sahur dan buka puasa. Biasanya, selepas sahur teman2 saya keliling kampung. Bangunin warga dengan kentongan bambu. Anak2 kampung gerilya pake sarung.

Selepas itu kami ramai2 jalan kaki ke Pintu Gerbang Tol Tj Mulia Medan. Di sana ramai orang berkumpul. Orang menyebut asmara subuh. Banyak remaja selepas sahur nongkrong di sana. Akhirnya saling lirik, jadi deh pacaran. hehhee

Saat berbuka, ini bikin bertambah gizi saya. Semua jenis makanan menggugah selera ada. Dan hebatnya menu berbuka itu selalu istimewa. Ada kolang kaling. Cincau. Kolak dingin. Ahh lezatos nikmatoslah menu berbukanya.

Bulan puasa dianggap bulan berkah. Bulan ampunan. Bulan penuh pahala. Saya setuju, karena di bulan puasa anak2 seperti saya selalu dapat berkah. Dapat makan enak.

Selepas sholat Tarawih, biasanya kami bermain di tanah lapang. Kadang main bola api yang ditendang berkejaran. Bola api ini dari batu apung yang dicelupkan minyak tanah. Kadang dilempar ditangkap

Jika bosan, kami bermain sambar elang. Seharian bulan puasa dari subuh sampai malam adalah bermain. Saya ingat sekali masa2 puasa zaman saya kecil.

Ustad di kampung saya dulu sama seperti warga kebanyakan. Kalo berpapasan suka menegur ayah saya. "Pak Nagaaaa ", tegur Pak Ustad saat lewat depan rumah kami.

Guyub, rukun, damai dan tentram. Begitu suasana harmoni beragama waktu saya kecil.

Dua tahun lalu, saya berkunjung ke Pondok Pesantren Motivasi Indonesia, Bekasi.

Saya diundang Kyai Enha, pengasuh pondok. Ada Halaqah Kebangsaan yang juga dihadiri tokoh besar Prof Dr Nadirsyah Hosen PhD, Guru Besar Monash University Australia. Beliau juga Ketua PCNU Australia.

Dan juga ada Rois Syuriah PBNU Kyai Haji Ahmad Ishomuddin. Kyai Ishom sosok pemikir utama NU. Kyai Ishom bukan saja cerdas, namun punya keberanian yang sulit dicari tandingnya.

Saat banyak ulama menolak menjadi saksi ahli untuk Ahok, Kyai Ishom berani menerima beban itu.

Ujungnya, berbulan2 Kyai Ishom dihujat, dinista, diolok2. Disebut dajjal, PKI, antek aseng sudah sarapan paginya. Kyai Ishom juga menjadi saksi ahli melawan gugatan HTI di PTUN. Saya beruntung bertemu dengan beliau.

Halaqah Kebangsaan itu mengambil tema "Khilafnya Penyeru Khilafah".

Di joglo Pondok, Kyai Ishom dan Gus Nadir menjadi bintangnya. Kami duduk melingkar. Senangnya kalau duduk dengan Kyai NU itu pasti awet muda.

Dapat siraman rohani plus jasmani jadi bugar segar. Gimana gak segar bugar kalo tertawa sepanjang obrolan. Padahal yang disampaikan itu serius lho.

Saya membayangkan andai negeriku ini dipenuhi ulama cerdas namun rendah hati sekaliber Kyai Ishom dan Gus Nadir, alangkah bahagia dan damainya negeriku. Saya serasa seperti keluarga bersama dengan mereka.

Sore menjelang pulang, saya ditawari minum air zam zam oleh Kyai Enha.

"Bro Bir..kemari..ini teguk air zam zam biar sampeyan jadi mualaf", ledek Kyai Enha.

Saya melangkah mendekat. Secangkir kecil dituangkan dari teko berwarna keemasan. Lalu saya teguk. Glek..glek.

"Lho Kyai..kok tiba2 saya dapat bisikan jadi cawapres Jokowi ya..", guyon saya sambil memasang wajah serius seperti kemasukan roh halus.

Spontan semua tertawa mendengar saya membalas guyon mualaf Kyai Enha.

"Ya pantes ente jadi cawapres Jokowi bro..tapi musti muslim dulu", ledek Kyai Enha.

"Pak Kyai..satu mualaf Felix aja dah buat negeri ini rame..apalagi kalo saya mualaf", balas saya sambil ngakak.

"Saya ini ngucap sholawat udah sering, tinggal syahadad aja yang belum kyai", tambah saya sambil membetulkan peci hitam pemberian Kyai Enha.

Semua kami yang duduk lesehan di joglo Pondok Pesantren Motivasi ngakak pol. Benar2 cair guyub adem tentrem persaudaraan kami. Meski berbeda keyakinan tapi kami saudara dalam kemanusiaan.

Begitulah sejatinya manusia. Kita berbeda bukan untuk merasa benar sendiri, tapi saling melengkapi untuk tujuan hidup yang baik penuh kebajikan. Semuanya menjadi manusia yang manfaat bagi sesamanya. Menjadi rahmatan lil alamin.

Jadi buat kamu mualaf Ustad M Khalifah Sinaga gak usah ngegas kali ngolok2 agama dan leluhurmu ya.

Belajarlah sama orang2 muslim yang berilmu padi. Makin berisi makin menunduk. Makin teduh. Menjadi rahmatan lil alamin. Bukan malah jadi provokator. Bukan malah menjadi perusak relasi keberagaman. Salam perjuangan penuh cinta. (FB-Birgaldo Sinaga)

Jangan Ada Materai Sama Perisak Rizal

Beritasimalungun-Seorang anak kecil bernama Rizal akrab dipanggil Momo dirisak lelaki dewasa bernama Andi Putra Yusuf dan kawan2nya saat naik sepeda berjualan pastel.

Momo anak yang baik dan rajin. Ia rajin membantu ibunya berjualan Jalangkote.

Jalangkote nama kue khas Marang, Pangkep, Sulsel. Mirip pastel.
Momo berjualan masuk kampung keluar kampung dengan sepeda mini bututnya.

Momo sering dirisak oleh orang dewasa saat melewati kampung mereka. Sudah sering dibully. Dilecehkan. Dipukul. Ditendang hingga sepeda dan jualannya jatuh berceeran.

Rizal anak yang kuat. Ia tidak pernah cerita kepada siapapun termasuk ibunya sendiri pernah dirisak orang. Ia menyimpan dalam hatinya sendiri agar ibunya tenang.

Nah, kemarin ada yang rekam pembullyan Rizal. Viral.

Si pelaku bernama Andi Putra Yusuf yang bekerja sebagai teknisi PLN Sulsel yang berkumis berwajah iblis ini ditangkap polisi.

Saya meminta polisi menjerat si pelaku sakit jiwa ini dengan hukuman seberat2nya.

Jangan ada meterai 6000 sama pembully anak2. Kita lindungi anak2 dari orang2 sakit jiwa ini.

Penjarakan seberat2nya...

Ini link akun FB Andi Putra Yusuf...
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1861801330523607&substory_index=0&id=100000812744434

Salam perjuangan penuh cinta. (FB-Birgaldo Sinaga)

Selamat Jalan Pahlawan Kemanusiaan Ari Puspita Sari

Selamat Jalan Pahlawan Kemanusiaan Ari Puspita Sari.
Beritasimalungun-Kita sangat bersedih atas kehilangan pejuang kesehatan Mba Ari Puspita Sari, S. Kp, NS pada hari ini Senin 18 Mei 2020 pukul 11.00 WIB. 

Mba Ari meninggal dunia dengan membawa bayi 4 bulan yang masih dalam kandungan. Sungguh nyesek dada mendengar kabar dukacita ini. 

Terimakasih Mba Ari untuk cintamu pada kemanusiaan engkau harus kembali ke Sang Pencipta dengan janin bayi yang belum sempat menghirup udara negeri ini. Beristirahatlah dengan damai Mba Ari. (FB-Birgaldo Sinaga- Relawan Lawan Covid 19)

Strategi GKPS Talun Kahombu Berdamai Dengan Corona

Written By Beritasimalungun on Sunday, 17 May 2020 | 15:11


Talun Kahombu. (FB)
 Oleh: Pdt Defri Judika Purba 

Beritasimalungun-Hari ini (Minggu 17 Mei 2020) saya melayani ibadah minggu ke GKPS Talun Kahombu. Ada yang menarik yang saya perhatikan pada saat pelaksanaan ibadah minggu.

Ibadah minggu tetap dilaksanakan di rumah masing-masing dan pelaksanaan nya dipandu langsung oleh majelis jemaat dari gereja. Majelis yang bertugas (khotbah-agenda-siboan doding), melayani seperti biasa. Pengeras suara (toa) pun dipasang di tengah-tengah perkampungan. Hasilnya, semua warga jemaat bisa mengikuti ibadah dengan baik walau tidak datang ke gereja.

Strategi majelis jemaat GKPS Talun Kahombu ini adalah lanjutan dari hasil survei yang kami laksanakan dua minggu yang lewat. Hasil survei memberi gambaran warga jemaat tidak menikmati ibadah di rumah masing-masing tanpa ada panduan langsung dari gereja. 

Jemaat juga rindu beribadah bersama di gereja dan membutuhkan terobosan baru dalam beribadah selain ibadah rumah dengan model pembagian kertas tata ibadah.

Berbekal hasil survei,kajian dan analisa maka majelis jemaat pun membuat satu strategi untuk memecahkan kebuntuan, kejenuhan bahkan kebosanan yang mulai muncul pada warga jemaat. 

Dan strategi baru ini pun sedikit banyak memberikan "kenikmatan" yang berbeda kepada warga jemaat dalam mengikuti ibadah. Beberapa warga jemaat mengaku, sudah lebih bisa menikmati ibadah di rumah dengan penerapan strategi baru ini. "domma songon na marminggu pangahap pandita ", ujar mereka.

Apa yang dilakukan majelis jemaat GKPS Talun Kahombu ini menurut saya adalah salah satu terobosan yang luar biasa dalam kiprah pelayanan gereja di masa pandemi ini. Gereja GKPS Talun Kahombu terus berkreasi dan memikirkan strategi baru untuk tetap eksis.
Gereja memang harus terus bergerak maju. Gereja tidak boleh terlena dengan situasi saat ini. Harus ada keberanian untuk memecahkan masalah seraya tetap waspada dan menjaga diri.

Corona, kata WHO mungkin akan tetap ada di dunia ini. Selagi vaksin belum ditemukan, selama itu pula corona akan ada di sekeliling kita. 

Karena itu, ide saat ini adalah berdamai dengan corona dengan memulai sebuah kehidupan baru yang akan mengubah kehidupan kita semua. Mengubah kehidupan persekutuan, relasi sosial, ekonomi dan cara pandang kita. 

Mungkin kita belum siap dan itu wajar karena masih di tahap awal. Tapi lama kelamaan kita diharapkan akan mampu beradaptasi pada perubahan besar yang akan terjadi dalam kehidupan kita. Selamat mengubah dan berubah. (FB-Bahapal Raya, 17 Mei 2020).

De'Rapstar Sukses Konser Live Streaming Facebook Dimasa Pandemi Covid-19

De'Rapstar Sukses Konser Live Streaming Facebook Dimasa Pandemi Covid-19, Sabtu (16/5/2020).
Jakarta, BS-Ditengah pandemi Covid-19 dengan kebijakan Pemerintah melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) khususnya  di DKI Jakarta dan sebaiah kota di Indonesia, membuat seniman "tiarap penghasilan". Namun demikian, kreativitas di era musik digital saat ini, Musisi, seperti Musisi Batak tetap bisa berkarya dan berpenghasilan dengan melakukan "Konser Live Streaming" Sosial Media (FB, Youtube).

Hal inilah yang dilakukan Musisi De'Rapstar Trio (Franto Purba, Jhon Hannes Purba Siboro, Sion Damanik) di Jakarta ditengah pandemi covid-19. 


Setidaknya mereka sudah 62 hari "DiamDirumahSaja" ditengah kebijakan PSBB ini. Namun demikian, mereka tak putus akal dan berkreasi dengan melakukan "Konser Live Streaming Facebook", Sabtu 16 Mei 2020 malam.
Dibawah Crew Tim Multimedia "AKU BATAK" "Konser Live Streaming" De'Rapstar Trio sukses terlaksana dengan ribuan penonton. Juga saweran online juga mengalir lewat Tranfer bank Mandiri, OVO dan GoPay. Setidaknya belasan juta Rupiah mengalir saweran kepada De'Rapstar Trio dan Crew. 

Suara dari De'Rapstar Trio dengan lantunan lagu-lagu Simalungun mampu menghibur penonton di dari berbagai penjuru Indonesia. 

Pengelolaan Crew Tim Multimedia "AKU BATAK" dengan Creative Director Dewan Panjaitan, Sound Enginering Ponirin Sitinjak, Tim Control Marisa dan Icha membuat konser from home De'Rapstar Trio berjalan dengan baik dan sukses.

Dukungan dari Group FB "Senandung Simalungun" juga sangat diapresiasi yang memunculkan ide kreatif bagi Artis Simalungun melakukan Konser Live Streaming Facebook ditengah pandemi Covid-19 ini. 

Dengan konser dari rumah ini, para Seniman, Musisi Simalungun bisa berkarya dan berpenghasilan untuk menutupi kebutuhan hidup rumah tangga mereka selama pandemi covid-19 ini. 

Sebelumnya Artis Simalungun yang telah melakukan Konser Live Streaming Facebook dan Youtube ini adalah YCF Team asuhan Teguh Sinaga, Jhon Eliaman Saragih dan Jhon Irwando Sipayung (SPY PROJECT), Intan Saragih. 

Semoga Seniman dan Musisi Simalungun semakin kreatif berkarya dimasa pandemi Covid-19 dan ditengah era musik digital saat ini. Semoga. (Asenk Lee Saragih) 

Daftar Lagu Konser Live FB De'Rapstar Sabtu 16 Mei 2020


1.Songon Porkis (Cipt: Muara Purba)
2.Tonggo Mu Gabe Dalan (Cipt:
3.Dolok Simarjarunjung (Cipt: Kasmir Saragih)
4.Mase Marsirang (Cipt: Sarudin Saragih)
5.Etah Marrondang Bintang: (Cipt: Muara Purba S)
6.Martondur (Cipt: Melyater Sinaga)
7.Simalungun Na Tarkabar (Cipt: Drs V Arifin Purba MSi)
8. Torsuk (Cipt: Jonsyah Sinaga)
9.Patunggung Simalungun (Cipt: Agus Erdiaman Purba)
10.Parhobas Simalungun (Cipt: Janri)
11. Odak-Odak (Cipt: Taralamsyah Saragih)
12.Elvi (Cipt: Damma Silalahi)
13. Inangku Na Bujur (Cipt: Angelo P.K Purba)
14.Bapa Na Bujur (Cipt: Damma Silalahi)
15.Poldung Sirotap Padan (Cipt: Taralamsyah Saragih)
16.Tading Ma Ham (Cipt: Taralamsyah Saragih) 
Persembahan SPY Project. FB

De'Rapstar Trio dan Crew. FB



Warga Marihat Status PDP Meninggal

Written By Beritasimalungun on Saturday, 16 May 2020 | 17:21

TPU (Heta News)
Pematangsiantar (BS)-Seorang warga Kecamatan Marihat Pematangsiantar yang berstatus pasien dalam pengawasan meninggal dunia Sabtu 16 Mei 2020, pagi sekira 07.00 WIB.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TT2P) Covid-19 Kota Siantar Daniel Siregar,  membenarkan adanya salah seorang warga meninggal di RSUD dr Djasamen Saragih, yakni pria berumur 56 tahun warga Kelurahan Suka Makmur, Kecamatan Siantar Marihat.

Daniel menambahkan, warga PDP itu sudah dirawat tiga hari di rumah sakit, dan sesuai hasil rapidtes hasilnya reaktif.

“Sudah dilakukan juga Uji SWAB, dan tinggal menungggu hasilnya. Pasien itu sudah dimakamkam sesuai protokoler kesehatan di Pekuburan Jalan Pane sekira pukul 11.00 WIB,” katanya.


Sementara informasi diperoleh, pasien yang meninggal itu  berprofesi supir sesuai KTP-nya itu meninggal dalam perawatan medis di ruangan Isolasi.

Warga di sekitar tempat tinggal mendadak heboh setelah mendengar kabar meninggalnya pasien tersebut dari pengeras suara mesjid.

Mendapatkan laporan ada pasien meninggal, Kepala Forensik Ruangan Jenajah dr. Reinhard J.D Hutahean, SH, SpF, MSi bersama Tim berpakaian Alat Pelindung Diri (APD) langsung menjemput jenajah pasien itu dari ruangan Isolasi ke ruangan jenazah.

Setelah memasukkan ke peti jenazah sebagaimana protokol penanganan pencegahan penyebaran Covid 19, Jenazah Pasien dimasukkan ke dalam ambulan milik RSUD dr Djasamen Saragih itu.

Selanjutnya, Tim Volunteer berjumlah 6 orang berpakaian APD datang ke ruangan jenazah, membawa jenazah pasien ke Pekuburan Umum Muslim di Jalan Pane, untuk dimakamkan.(Didik J)

Penggunaan Dana Covid-19 Pemkab Simalungun Disoal

Bantuan Bansos di Kabupaten Simalungun. (Istimewa)
Pematangraya, BS-Penggunaan peruntukan dana Covid-19 oleh Pemerintah Kabupaten Simalungun disoal oleh sejumlah pihak, baik dewan, mahasiswa hingga pemerhati kebijakan pemerintah. Pembagunan Rumah Sakit Darurat Covid-19 di Batu 20, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun dan penginapan tenaga medis di Hotel Simalungun City menjadi sorotan tajam.   

Setidaknya sudah kali ketiga DPRD Kabupaten Simalungun mengundang Bupati Simalungun JR Saragih untuk membahas peruntukan dana Covid-19 sebesar Rp110.000.000.000.di Simalungun.

Wakil Ketua DPRD Simalungun Steven Samrin Girsang mengaku kecewa dengan sikap Bupati Simalungun JR Saragih yang tidak hadir pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) membahas penggunaan dana penanganan Covid-19 di Simalungun, Kamis 14 Mei 2020.

Namun RDP dari Pemkab Simalungun dihadiri Sekda Simalungun Mixnon Andreas Simamora dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Saat rapat dimulai, para anggota DPRD menyebutkan bahwa Bupati Simalungun selaku Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGT2P) Covid-19, belum pernah memberitahukan bahwa Simalungun masuk kejadian luar biasa dalam penanganan Covid-19.

Tetapi sudah membuat kebijakan membangun Rumah Sakit Darurat (RSD) Penanganan Covid-19 di Batu 20 Nagori Embong, tanpa koordinasi dengan DPRD.

Menurut para anggota DPRD Simalungun pada RDP itu, kebijakan pembangunan RSD Penanganan Covid-19, merupakan bentuk pemborasan anggaran. 

Selain itu, sejumlah pernyataan Bupati Simalungun JR Saragih sangat kontroversial dan tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Dewan Simalungun menilai, pada saat peresmian RSD itu, JR Saragih mengaku bahwa fasilitas di RSD sudah dilengkapi alat SWAB. 

Tapi faktanya, alat SWAB yang disebutkan JR Saragih, sama sekali tidak ada, sesuai keterangan Kadis Kesehatan ketika dipertanyakan anggota DPRD pada rapat Laporan Kegiatan Pertanggungajawaban (LKPJ) Bupati Simalungun.

Para anggota DPRD Simalungun juga menilai, bahwa JR Saragih melakukan pembohongan publik. Pasalnya, saat peresmian RSD Penanganan Covid-19, disebutkan dihadiri Ketua DPRD Simalungun Timbul Jaya Sibarani, padahal saat itu Ketua DPRD Simalungun tidak hadir di Batu 20 dan sedang mengikuti rapat rapat bersama Anggota DPRD Simalungun di Pematangraya.

Juga dengan laporan rincian anggaran yang digunakan untuk penanganan Covid-19, JR Saragih juga tidak kunjung menyampaikan kepada DPRD Simalungun.

Ketika penggunaa anggaran itu dipertanyakan oleh Anggota DPRD Simalungun, siapa yang akan bertanggunggjawab, Sekda Mixnon Andreas Simamora mengaku, bahwa sesuai pasal 5 point F Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 20 Tahun 2020, yang menjadi penanggungjawab adalah perangkat daerah yang secara fungsional dan terkait dengan antisipasi dan penanganan dampak Covid-19.

"Bertanggung jawab secara fisik dan keuangan terhadap dana antisipasi serta penanganan Covid-19 adalah perangkat daerah. Artinya, OPD pengguna anggaranlah yang masing-masing menjadi penanggung jawab," kata Mixnon Andreas Simamora.
Wakil Ketua DPRD Simalungun Steven Samrin Girsang.(IST)
Sementara Wakil Ketua DPRD Simalungun Steven Samrin Girsang, menyampaikan kekecewahaan karena Bupati Simalungun tidak menghadiri RDP. Sedangkan para pimpinan OPD yang hadir tampak tidak memiliki kesiapan memberikan penjelasan terkait rincian penggunaan anggaran Covid-19.

"Seharusnya pihak eksekutif, sudah mempersiapkan sesuai bahan rapat yang kita minta. Yaitu rincian tentang program penanganan Covid-19 di Simalungun yang dilakukan masing masing OPD. Apa yang telah dilakukan, apa yang akan dilakukan dan berapa dana yang sudah dipakai. Tapi itu tidak bisa dijelasnkan," kata  Samrin Girsang.

"Harapan kita bisa disampaikan pada rapat, ternyata mereka tidak menyiapkan itu sehingga membuat dewan harus menjadwalkan ulang RDP berikutnya untuk mendapatkan rincian guna dalam pengawasan," kata Smrin Girsang yang juga menjabat Ketua PDI Perjuangan Simalungun itu.

Dia menambahkan, seharusnya sistem anggaran sudah ada melakukan perencanaan, sehingga masing-masing OPD mengusulkan anggaran, yang logikanya ada program baru ditrasnfer dana ke OPD, sehingga ada pertanggung jawaban.

Mahasiswa Soroti

Terpisah, Ketua Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cabang Pematangsiantar-Simalungun (GMKI-PSS) May Luther Dewanto Sinaga dan Kabid Aksi dan Pelayanan Andre M Sinaga kepada wartawan mengatakan, Bupati Simalungun JR Saragih selaku Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dinilai boros menggunakan anggaran penanganan covid-19.

May Luther mencontohkan, program Bantuan Sosial (Bansos) yang baru beberapa waktu digulirkan. Daerah lain ada yang sudah tahap kedua, namun di Simalungun bulan April 2020 lalu alasan tim gugus sedang menghitung anggaran.

"Masa menghitung anggaran begitu lama. Narasi dalam penyaluran bansos yang dibuat mencerminkan sikap "akuisme" JR Saragih. Seolah-olah itu bantuan JR Saragih semata, uangnya uang rakyat bukan kantong pribadi JR Saragih. Hal itu ditandai dengan gambar foto JR saragih pada bungkus paket sembako yang dibagikan kepada warga," kata Andre.

Menurut Andre, sikap akuisme seperti itu adalah politisasi di tengah perang melawan Covid-19. Tidak hanya soal Bansos, penggunaan anggaran Covid-19 Simalungun terkesan pemborosan.
Bupati Simalungun JR Saragih yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 resmikan operasional wisma karantina di Desa Batu 20, Kecamatan Panei, Senin (11/5/2020). (Istimewa)
"Bagaimana tidak pemborosan. Tim gugus membeli mobil tanki yang tidak terlalu mendesak karena masih ada cara lain seperti sewa mobil tanpa harus membeli. Dan kebijakan-kebijakan lain yang sangat tidak relevan dan terkesan sangat boros penggunaan dana," katanya.

Andre M Sinaga mengingatkan pimpinan tim gugus yakni Bupati Simalungun selaku Ketua dan Forkopimda selaku Wakil Ketua, untuk bersinergi agar dapat meminimalisir tindakan korupsi dalam penggunaan anggaran.

"Selain Bupati Simalungun, di tim gugus ada Kapolres, Dandim, Kajari, Sekda. Kami minta agar semua saling bersinergi dan mengawasi karena di tengah keadaan seperti ini perlunya sinergitas dan transparansi," kata Andre M Sinaga.

Dilaporkan Ke KPK

Sementara Institute Law And Justice (ILAJ)  secara resmi telah melaporkan  sejumlah pejabat di Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, Senin 11 Mei 2020  melalu email pengaduan masyarakat dan nomor whatshap pengaduan masyarakat dengan Nomor Surat: 083/ILAJ/V/2020, Prihal: Laporan/Pengaduan Dugaan Tindak Pidana Korupsi.

Adapun nama-nama pejabat yang  dilaporkan oleh ILAJ adalah Jopinus Ramli Saragih sebagai Bupati Simalungun, Mudahalam Purba sebagai Kepala Dinas Sosial Kabupaten Simalungun, Rizal EP Saragih sebagai Plt Kepala BPBD Kabupaten Simalungun, dr. Lydia sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun.

Hasil temuan Institute Law And Justice, Pemkab Simalungun telah mengalokasikan anggaran pencegahan dan penanggulangan Covid-19 sebesar Rp110.000.000.000. 

Dari dana tersebut dilakukanlah pembagian sembako kepada masyarakat, pembelian mobil tangki dan pembangunan ruang isolasi di Batu 20, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun.

ILAJ menemukan adanya ketidaksesuaian harga dalam sembako yang dibagikan oleh Pemkab Simalungun yang disebut senilai Rp400.000 dan Rp600.000, dengan item yang dibeli seperti beras, ikan sarden, susu kaleng, mi instan dan vitamin C.

"Menurut hasil perhitungan ILAJ, sembako tersebut dapat dibeli dengan harga Rp217.000/paket sembako, dan informasi yang kita dapatkan sembako yang telah dibagikan kepada masyarakat kurang lebih 7000 paket. Oleh karena itu terdapatlah dugaan korupsinya senilai Rp2.681.000.000 khusus untuk sembako saja.

Kemudian terkait pengadaan 2 Mobil tangki senilai Rp 1.600.000.000, dan pembangunan ruang isolasi di Batu 20 Kabupaten Simalungun senilai Rp5.000.000.000. ILAJ menemukan tidak sesuai dengan asas penggunaan anggaran covid-19," terang Ketua ILAJ, Fawer Full Fander Sihite, Selasa (12/5/2020) lalu.
Paket bantuan bansos Pemkab Simalungun diterima warga Dusun Hutaimbaru, Nagori Sibangun Mariah, Kecamatan Pamatang Silima Kuta, Kabupaten Simalungun, Jumat (15/5/2020). (Foto Jelis Sidauruk)
"Pembelian mobil tangki tidak ada urgensi atau manfaatnya. Kemudian pembangunan ruang isolasi di Batu 20, kami nilai tidak tepat sasaran dan terjadi pemborosan sehingga berpotensi adanya penyalahgunaan anggaran," lanjut Fawer.

Ia menyampaikan selain melaporkan ke KPK-RI, ILAJ juga menembuskan laporan ke Kapolri, Kapolda Sumatera Utara, Gubernur Sumatera Utara dan Kapolres Kabupaten Simalungun.

"Berharap KPK-RI dapat segera memproses laporan yang telah dikirimkan secara resmi, agar terpastikan segala dana yang telah dialokasikan untuk pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Simalungun benar-benar pada peruntukannya dan ketaatan terhadap regulasi yang ada. Dan kepada masyarakat kita berharap kerjasamanya untuk mengawal uang rakyat yang digunakan agar tepat sasaran. Apabila ada temuan pelanggaran yang anda lihat jangan biarkan, foto atau video lalu laporkan kepada penegak hukum," katanya. (Berbagaisumber/Asenk Lee Saragih)

Pemilik Senpi Air Soft Gun di Haranggaol Diamankan Polisi

Postingan di Facebook.
Haranggaol, BS- Seorang pria yang diketahui bernama Jhonson Parasian Sihaloho (31) warga Dusun Halaotan, Desa Purba Horisan, Kecamatan Haranggaol Horisan, Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara, diamankan Polisi karena memiliki senjata api jenis Air Soft Gun, Kamis (14/5/2020) sekira Pukul 23.00 WIB.

Penangkapan ini berawal dari informasi di sosial media (Marga Sinaga) di salah satu group FB (Berita Simalungun).

Penangkapan pria ini berdasarkan perintah Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu SIK MSi kepada Kapolsek Purba AKP B. Pakpahan, terkait viralnya satu postingan di akun media sosial/Facebook warga tentang Jhanson Sihaloho yang memiliki secara ilegal sepucuk sejata api replika Air Soft Gun jenis FN Colt Defender series 90. Sebut Kasubbag Humas Polres Simalungun AKP Lukman Hakim

Jhanson Sihaloho, setelah didatangi kerumahnya lalu diamankan dan diperiksa, benar memiliki senjata replika Air Soft Gun jenis FN Colt Defender Series 90.No. Registrasi : 030817. 23878. GSSC. Type Unit WG 321 hitam Caliber 6 mm SN. 17101330 sesuai Kartu Anggota yang diterbitkan Garuda Sakti Shooting Club.(GSSC) Sekretariat jalan Nyaman No. 2 Komplek Pemda, Kabupaten Bogor Jawa Barat.

Pengakuan terduga, senjata jenis Air Soft Gun tersebut dibelinya melalui Facebook di group Black Market atas nama Marintan Boru Siregar, alamat Tebing Tinggi, Deliserdang, Sumatera Utara seharga Rp. 5.500.000 (Limajuta Limaratus Ribu Rupiah) dengan cara mencicil dengan transfer I via Bank BRI Rp. 2.000.000.-(Dua Juta Rupiah).

Setelah uang ditransfer, Marintan Siregar memposting foto senjata pesanan berikut Kartu Keanggotaan Garuda Sakti Shoting Club dan meminta kekurangan uangnya.

Setelah uang ditransfer kembali, senjata Air Soft Gun, berikut Kartu Keanggotaan dikirim kepada Jhanson Parasian Sihaloho.

Senjata Air Soft Gun tersebut dimiliki Jhanson Sihaloho sejak Tahun 2017 dan masa berlaku kartu keanggotaan hingga tanggal 03 Agustus 2018. (Sesuai yang tertera di Kartu Keanggotaan).

Kata Jhonson Parasian Sihaloho kepada Polisi, alasan membeli senjata Air Soft Gun tersebut adalah untuk menjaga tanaman di ladang dari gangguan hewan (monyet).

Pengakuan Jhanson kepada Polisi, dia pernah ditangkap Polisi karena terlibat permainan judi jenis Hongkong pada tahun 2016 dan dijatuhi hukuman selama 4 (empat) bulan di LP Kelas IIA Pematang Siantar.

Kemudian dilakukan penangkapan oleh Personil Polsek Purba, dilanjutkan ke persidangan dan menjalani Vonis hukuman selama 4 (Empat) Bulan penjara di LP Pematang Siantar.

Kasubbag Humas Polres Simalungun AKP Lukman Hakim menerangkan, postingan foto yang diunggah ke Facebook oleh Haposan Sinaga yang merupakan Paman (Tulang) kandung Jhanson Sihaloho. 

“Foto-foto lama milik Jhanson Sihaloho. Karena ada perseteruan atau perselisihan tentang buah mangga hasil ladang," katanya.

Jhanson Sihaloho benar memiliki senjata api soft gun ilegal yang dibelinya dari group Black Market di Media Sosial. 

Dalam kasus ini, Polisi mengamankan barang bukti satu (1) pucuk Senjata Reflika Air Soft Gun/ Air Gun berikut kotaknya. Satu (1) lembar kartu anggota yang diterbitkan Garuda Sakti Shoting Club yang sudah habis masa berlakunya. Tiga puluh (30) butir peluru mimis warna kuning serta tabung gas CO2.

Sementara Jonny Sipayung, pihak keluarga Jhanson Sihaloho kepada Jurnalis Beritasimalungun.com mengatakan, yang memuat foto Jhonson Sihaloho di Facebook adalah Haposan Sinaga (Tulang kandung Jhonson Sihaloho). 

Antara Haposan Sinaga dengan Jhonson Sihaloho ada persoalan keluarga. "Kami mendampingi Jhonson Sihaloho di Pos Pol Militer Pematangsiantar karena dilakukan pemeriksaan," kata Jonny Sipayung. (Asenk Lee)   

Dinyatakan Positif Covid-19, Warga Parapat Dievakuasi

Evakuasi DS di Parapat, Jumat (15/5/2020). IST
Panei, BS-Seorang warga Parapat, Kecamatan Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun berinisial DS (36 tahun) kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Darurat Fasilitas Khusus Covid-19 di Batu 20, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun.

DS dijemput tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Simalungun karena dinyatakan positif Covid-19 hasil swab test. Pada Jumat (14/5/2020) siang sekitar pukul 13.00 WIB DS akhirnya berhasil dirujuk setelah melalui proses yang rumit.

Humas GTPP Covid-19 Simalungun, Akmal Siregar kepada wartawan mengatakan, DS dibawa ke rumah sakit rujukan di Batu 20, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun.

Dengan Alat Perlindungan Diri (APD), petugas membawa wanita tersebut ke Rumah Sakit Darurat Fasilitas Khusus Covid-19 di Batu 20, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun.

Akmal mengatakan, terhadap keluarga DS tersebut, tengah dilakukan upaya untuk rapid test, namun menuai penolakan. Direncanakan Sabtu (16/5/2020) dilajukan rapid test untuk mendeteksi dan memudahkan pencegahan penyebaran covid-19.

Sementara itu gugus tugas telah menetapkan isolasi terhadap 35 kepala kreluarga di sekitar kediaman DS. "Ada 35 KK yang sudah diisolasi di kampungu ini," kata Akmal.

Tim Gugus Tugas Simalungun memanfaatkan relawan desa dan gugus tugas Nagori dalam melakukan pemantauan di desa itu. Untuk posko disebutkan memanfaatkan Puskesmas yang ada di sana.

Sebelumnya Tim Gugus Tugas Simalungun yang menjemput DS pada Kamis (14/5/2020) malam mendapat penolakan dan perlawanan dari keluarga.

Bupati Simalungun, JR Saragih selaku Ketua GTPP Covid-19 Kabupaten Simalungun melalui Humas Akmal Siregar menyampaikan hingga Sabtu (16/5/2020) jumlah warga positif corona di Simalungun total 5 orang.

Hal itu berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Balai Besar Laboratorium Kesehatan Jakarta, Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, sesuai dengan surat dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara.(Rodo S) 

Berita Lainnya

.

.
.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Ikan Bawal Seberat 9 KG Dapat (Tabu-tabu) di Danau Toba Hutaimbaru Simalungun

Ikan Bawal Seberat 9 KG Dapat (Tabu-tabu) di Danau Toba Hutaimbaru Simalungun
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Sapu Bersih Rencana Gubsu Soal Wisata Halal Syariah di Kawasan Danau Toba

Sapu Bersih Rencana Gubsu Soal Wisata Halal Syariah di Kawasan Danau Toba
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Andaliman, Rempah Batak Yang Mendunia

Andaliman, Rempah Batak Yang Mendunia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

St Adriani Heriaty Sinaga SH MH (Srikandi Simalungun) Itu Purna Bakti

St Adriani Heriaty Sinaga SH MH (Srikandi Simalungun) Itu Purna Bakti
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya





MIRACLE "TINUKTUK" SAMBAL REMPAH KHAS SIMALUNGUN

MIRACLE "TINUKTUK" SAMBAL REMPAH KHAS SIMALUNGUN
PESAN: MIRACLE'TINUKTUK WA: 081269275555

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih
TMII Jakarta Sabtu 4 November 2017.KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

WAGNER DAMANIK MENUJU BUPATI SIMALUNGUN

RUANG IKLAN

RUANG IKLAN
Kirim Bahan IKLAN Ke Email: beritasimalungun@gmail.com