.

.
.

BERITA TERBARU

Latest Post

Stok BBM di Sumut Aman Jelang Kenaikan Harga

Written By Berita Simalungun on Monday, 26 September 2016 | 13:06

Menjelajah Jalan di Simalungun. iST
BeritaSimalungun.com, Medan-Persediaan bahan bakar minyak (BBM) di Sumatera Utara normal menyusul kemungkinan kenaikan harga solar dan penurunan harga premium yang akan ditetapkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Manajer Komunikasi dan Relasi PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region I Fitri Erika di Medan, Minggu, mengatakan hingga Minggu siang, stok premium 35.000 kiloliter.

Sedangkan persediaan BBM jenis solar di Sumut lebih banyak lagi yakni 54 kiloliter. Sampai saat, ini pelayanan dan pendistribusian untuk seluruh jenis BBM di wilayah Sumut juga berjalan dengan normal.

Demikian juga dengan penyaluran lima Terminal BBM di Sumut yang berada di Medan, Pematang Siantar, Kisaran, Siboga dan Gunug Sitoli.

"Semuanya berjalan normal sehingga masyarakat tidak perlu merasa khawatir," katanya. Meski demikian, Pertamina belum mendapatkan pemberitahuan secara resmi mengenai rencana kenaikan harga solar dan penurunan harga premium tersebut.

Sebelumnya, Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM IGN Wiratmaja Puja memperkirakan harga BBM jenis premium akan mengalami penurunan per Oktober 2016, sedangkan harga solar akan naik.


Namun kebijakan itu masih menunggu hingga 25 September untuk menghitung total harga penyesuaian. “Tapi dari harga minyak dunia kami hitung semuanya bahwa premium turun, solar naik. Kisarannya antara Rp300-Rp500 per liter, fluktuasi naik turunnya rata-rata segitu," katanya. (BS-03)

Pelaku UKM Terima Sertifikat dari Pemkot Siantar


Pelaku UKM di HUT Mora Sumut Bazar di Mora Coffee and Foods.
BeritaSimalungun.com, Siantar-Pemerintah Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, menyerahkan 100 sertifikat tanah kepada pelaku usaha kecil dan mikro pada perayaan HUT Koperasi Ke 69 di Lapangan Adam Malik, Sabtu.

Dinas Koperasi setempat juga melaksanakan donor darah, sosialisasi ke para pelajar SMA/SMK, jalan santai, dan senam massal.

Kepala Dinas Koperasi Pematangsiantar Kalibiner Lumban Tungkup menjelaskan, pemberian sertifikat tersebut merupakan program Kementrian Koperasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang dananya ditampung oleh Pemerintah Pusat. “Kita hanya membantu pengurusannya saja," kata Kalibiner.

Diharapkan dengan sertifikat itu, para pelaku UKM memperoleh pinjaman dana dari pihak perbankan, sehingga menggeliatkan perekonomian di Pematangsiantar.

Kalibiner juga menegaskan, Dinas Koperasi akan melakukan pendataan keberadaan 336 unit koperasi, yang sebagian besar tidak aktif lagi.

“Kita menyambut baik langkah-langkah konkrit Kementerian Koperasi untuk menertibkan bahkan membubarkan koperasi yang tak aktif beroperasi," kata Kalibiner.

Penjabat Wali Kota Pematanhsiantar Jumsadi Damanik mengatakan, pihaknya telah menyalurkan sebesar Rp7,5 miliar dana bergulir yang ditampung pada APBD ke sejumlah koperasi di daerah itu.

Ia juga berjanji Pemkot Pematangsiantar akan terus mengupayakan untuk membina pedagang kecil secara bertahap, khususnya di pasar-pasar kelurahan.


Dalam perayaan itu, Jumsadi Damanik membacakan sambutan tertulis Menteri Koperasi UKM, AAGN Puspayoga yang menegaskan, akan melakukan tindakan konkrit dalam pembenahan total pengelolaan koperasi melalui 'Reformasi Koperasi Mewujudkan Ekonomi Berdikari". (BS-02)

DPRD Siantar Belajar “Makan Bubur Menado’” di Manado

Nikmatnya Memakan Bubur Manado
BeritaSimalungun.com, Manado-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pematangsiantar, Sumatera Utara mengunjungi Kota Manado, selama 21-23 September bertukar informasi tentang Perda hingga investasi.

“Ada sejumlah hal yang bisa kami bawa sebagai pembanding di kota kami terutama persoalan tata ruang yang memang menjadi persoalan nasional," kata Wakil Ketua DPRD Pematangsiantar, Mangatas Silalahi di kantor DPRD Manado, Kamis.

Silalahi mengatakan, dari diskusi panjang dan saling bertugas informasi yang dilakukan oleh kedua tim tersebut, masalah peraturan daerah yang harus ramah investasi menjadi bahan bagi mereka untuk dibawa pulang.

“Kami mendapat materi di sini, kalau berbagai aturan terutama Perda inisiatif DPRD semuanya ramah investasi, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan daerah," katanya.

Dia mengatakan, di Manado fungsi pengawasan DPRD berjalan maksimal dan investasi banyak yang masuk dan bermuara pada tingginya pendapatan daerah dari berbagai sektor.

Legislator Manado, Benny Parasan, yang menerima para wakil rakyat dari tersebut, mengatakan, salah satu hal yang mengemuka dalam diskusi tersebut adalah soal PAD, investasi dan kenyamanan.

“Mereka pun bertanya-tanya mengenai perusahaan daerah pasar sebab di Pematangsiantar, PD baru berumur dua tahun lebih-lebih dan selalu merugi, lainnya tentang Perda-Perda yang sudah disusun" katanya.

Dia mengatakan, berdasarkan tukar informasi antara mereka, sistem pengelolaanya perusahaan daerah berbeda, dan selama dua tahun beroperasi masih merugi.


“Karena itu kami mengingatkan, agar mereka melakukan langkah-langkah yang bagus dan tidak memberikan tambahan modal bagi perusahaan daerah," katanya. (BS-02)

Sumut Juara Uumum Wushu di PON XIX Jabar 2016

Lindswell Kwok atlet wushu asal Medan yang jadi andalan di berbagai even

BeritaSimalungun.com, Bandung-Cabang Olahraga Wushu Sumatera Utara membuktikan tetap sebagai yang terbaik di tanah air setelah tampil menjadi juara umum pada PON XIX/2016 yang pertandingannya berakhir Rabu di GOR Pajajaran Bandung.

Gelar juara umum kembali disandang Wushu Sumut setelah mengumpulkan 8 medali emas 8 perak dan 4 perunggu.

Medali tersebut diperoleh dari Nomor Taolu (4 medali emas, 7 perak dan 2 Perunggu), sementara dari Sanda 4 medali emas 1 perak dan 2 Perunggu.

Sumut sesungguhnya memperoleh total 9 medali emas, sebab di Kelas 52 Kg putri, Rosalina Simanjuntak asal Simalungun, oleh putusan hakim di papan skor dinyatakan menang.

Namun kubu tuan rumah tidak menerima sehingga sempat terjadi kerusuhan, sehingga khusus untuk kelas ini, penentuan pemenangnya masih ditangguhkan, menanti keputusan dewan hakim PB PON.

Pada pertandingan hari ini, Wushu Sumut berhasil menambah satu dan dua perak dari Taolu nomor duillien putra dan putri.

Trio pewushu Sumut Charles Sutanto/Erick Losardi/Jodis memenangi medali emas Duillien putra setelah mendapat nilai 9.62. Medali perak juga diraih pewushu Sumut (Aldi Lukman, Wilbert Sanjaya dan Harris Horatius) nilai 9.40 dan perunggu DKI Jakarta nilai 9.34.

Di Duillien putri, Sumut yang mengandalkan Dwi Arimbi dan Dessy Indri Astuti meraih perak nilai 9.40. Emas D.I Yogyakarta nilai 9.42 dan perunggu Jatim 9.36.

Di Sanda, Wushu Sumut mencatat hasil luar biasa, dari enam atlet yang lolos ke final, lima di antaranya meraih kemenangan, tapi baru empat emas yang disahkan panitia.

Junita Manalu yang bermain di Kelas 48 kg putri mengawali panen emas Sanda Sumut, setelah mengalahkan Fransiska Wibowo (Jambi) 2-1, Rosalina Simanjuntak juga berhasil mempermalukan atlet tuan rumah Selviah Pertiwi 2-1. Tapi kubu Jabar tidak terima.

Ketua Pengprov WI Jabar Edwin Sanjaya merangkap Ketua Panpel bahkan sempat menantang dewan juri "duel" di atas matras.

Setelah pertandingan sempat terhenti sekitar 1,5 jam, akibat kerusuhan itu, Mei Yulia Nengsih yang bermain di Kelas 56 kg melanjutkan pesta emas Sumut setelah mengalahkan Ratih Erliana Larasati (Jateng) 2-0.


Di sanda putra, Dasman Tua Simbolon juga sukses meraih emas usai menundukkan atlet tuan rumah M Saleh di kelas 52 kg. Hendrik Tarigan yang bermain di Kelas 65 kg melengkapi emas Sumut setelah secara meyakinkan mengalahkan Yusuf Susilo (Jateng). (BS-02)

Gudang Makanan Ringan Nyaris Terbakar di Rambung Merah

ILUSTRASI-Hewan babi peliharaan berkeliaran di Samosir. Ist

BeritaSimalungun.com, Siantar-Gudang penyimpanan makanan ringan yang diproduksi PT Indofood Sukses Makmur yang berlokasi di Desa Rambung Merah, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, nyaris terbakar, Kamis.

Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkot Pematangsiantar mampu memadamkan api dalam kurun waktu lima menit, karena yang terbakar bagian sudut bersebelahan dengan tembok.

Meski menimbulkan kerugian pulhan juta rupiah, tetapi tidak ada korban jiwa pada peristiwa kebakaran gudang tanpa plank nama tersebut.

“Hanya sudut belakang gudang, dan sumber api kami duga dari lampu," kata Kurnia Sembiring (45), supervisor di gudang penyimpanan itu.

Kurnia menduga kebakaran akibat korslet hubungan pendek arus listrik di pojok gudang yang di bawahnya ada tumpukan makanan ringan, seperti kripik ubi kayu.

Kebakaran itu diketahui seorang warga sekitar komplek pergudangan tersebut, dan melaporkan ke bagian satuan pengamanan. “Karyawan kami kemudian menghubungi dinas Damkar Pemkot Pematangsiantar," kata Kurnia.


Peristiwa tersebut juga dilaporkan ke Kepolisian Sektor Bangun Polres Simalungun, yang melakukan identifikasi mengenai dugaan penyebab kebakaran. (BS-02)

Simalungun Waspada Bencana

Jalan di Simalungun

BeritaSimalungun.com, Raya-Warga Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, diingatkan untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya bencana alam berupa banjir dan longsor pada musim hujan.

“Terutama yang berada di kawasan perbukitan dan aliran sungai," kata Plt Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Mudahalam Purba, Jumat.

Peringatan kewaspadaan itu kata Mudahalam, disampaikan melalui pemerintah kecamatan dan desa untuk meminimalisir dampak bencana terhadap warga.

Mudahalam juga meminta aparat pemerintahan kecamatan berkoordinasi dengan aparat desa untuk segera melaporkan bencana yang terjadi guna percepatan pertolongan dan penanganan daerah terdampak.

Data menunjukkan, 13 dari 31 kecamatan di Kabupaten Simalungun merupakan kawasan rawan banjir dan longsor yakni Bandar, Dolok Batu Nanggar, Siantar, Pematang Bandar, Raya, Dolok Silou, Raya Kahean, Pamatang Silimakuta, Silimakuta, Dolok Panribuan, Girsang Sipangan Bolon, Haranggaol Horison, dan Dolok Pardamean.

Anggota DPRD Simalungun, Usmayanto minta Pemkab proaktif melakukan komunikasi dengan elemen masyarakat untuk mengetahui lokasi titik-titik rawan bencana.

Disebutkan politisi PKS itu, seperti tebing atau parit yang sudah tergerus, jalan desa yang sebagian longsor, agar segera diperbaiki, supaya tidak berdampak luas dan memerlukan biaya yang lebih besar.


“Kita sarankan untuk mengalokasikan anggaran bencana, sehingga BPBD bisa bekerja lebih maksimal," kata Usmayanto. (BS-02)

TMMD Simalungun dan Kesadaran Gotong Royong Masyarakat









BeritaSimalungun.com, Haranggaol-Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, diharapkan mampu menghidupkan kembali sikap gotong-royong di tengah masyarakat.

“Sinergitas dan kemanunggalan dalam meningkatkan budaya gotong-royong perlu digalakkan kembali sehingga menghasilkan hal yang bermanfaat," kata Kapenrem 022/Pantai Timur Mayor Inf Rudi Junianto di sela kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-97 di Kecamatan Haranggaol Horizon, Simlungun, Jumat.

Menurut Rudi, gotong royong merupakan wujud kebersamaan dan sebagai salah satu titik sentral dalam upaya mendukung keberhasilan program pembangunan.

“Karenanya, TMMD selain mempererat hubungan masyarakat dengan TNI, juga diharapkan semakin menumbuhkembangkan sikap gotong-royong di tengah-tengah masyarakat," kata Rudi.

Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Oni Kristiyono Goendong mengatakan, TMMD dilaksanakan di Kelurahan Haranggaol dan Nagori (Desa) Binangara, Kecamatan Haranggaol Horisan dengan dua sasaran utama, yaitu fisik dan nonfisik.

Untuk sasaran fisik diarahkan kepada pembangunan infrastruktur, sarana, dan prasarana yang langsung menyentuh pada kepentingan masyarakat.

Sedangkan pada sasaran kegiatan nonfisik, diarahkan pada kegiatan yang dapat mendorong tumbuhnya inovasi dan kreativitas masyarakat, guna meningkatkan kualitas hidup dalam membangun daerahnya sendiri.


Ia optimistis, jika sasaran tersebut tercapai, maka akan mendorong terwujudnya keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat. (BS-03)

Warga Haranggaol Antusias Sambut TMMD Ke -97


BeritaSimalungun.com, Haranggaol-Masyarakat Kecamatan Haranggaol Horisan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, menyambut positif pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-97 yang dilaksanakan di Kelurahan Haranggaol.

Lurah Kelurahan Haranggaol Lindung Tarigan di Simalungun, Rabu, mengatakan, hampir seluruh masyarakat ambil bagian dalam menyukseskan pelaksanaan membangun desa tersebut.

“Laki-laki, perempuan, tua dan muda, seluruhnya berperan sesuai dengan porsi masing-masing," kata Lindung.

Masyarakat merasakan kepentingan pembukaan dan perbaikan akses jalan antardesa dalam kehidupan yang mendukung aktivitas sehari-hari.

“Kami harapkan perekonomian masyarakat setempat yang kebanyakan bertani bisa lebih baik lagi," kata Lindung.

Komandan Satuan Penugasan TMMD ke-97 Tahun 2016 Letkol Inf Oni Kristoyono Goendong mengatakan, TNI bersama rakyat mengerjakan pembuatan jalan, pembangunan jembatan, dan horong-gorong dengan proses pengecoran.


Dandim Simalungun itu optimistis TMMD bisa selesai tepat pada waktunya, sehingga masyarakat bisa mempergunakan jalan yang selama ini diinginkan. (BS-01)

Generasi Muda Simalungun Sedang Berusaha Membuat Gotong Silappei

Oleh : Darwan Saragih Garingging 

Oleh : Darwan Saragih Garingging 

BeritaSimalungun.com, Siantar-Masyarakat Simalungun hendaknya tidak memahami adat dan tradisi sebagai sebuah berhala yang tidak boleh berubah. Contohnya saat ini generasi muda Simalungun sedang berusaha membuat gotong silappei (parhorja) menjadi fasionalbel (trend) bagi masyarakat. 

Gotong Silappei dimodifikasi sedemikian rupa agar memunculkan ketertarikan bagi masyarakat Simalungun dan seluruh masyarakat Indonesia untuk menggunakannya.

Kreatifitas generasi muda tersebut ternyata banyak juga mendapat kritikan dari yang pihak-pihak yang selalu memposisikan diri bahwa gotong tidak boleh dimodifikasi dan mempermasalahkan cara penggunaannya .

Hal inilah yang menimbulkan keprihatinan kita karena Gotong Silappei pada dasarnya adalah alat penutup kepala dan dapat digunakan dalam keseharian. Warna dan Coraknya dapat saja dimodifikasi agar menjadi lebih menarik dan semakin banyak orang yang mengenakannya.

Contohnya Bali, banyak sekali pakaian adat Bali yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa tanpa kehilangan corak khas ornamen Bali, dan itu membuat Budaya Bali semakin terkenal di seluruh manca negara. 

Dengan demikian sebaiknya kita jangan terlalu memandang miring setiap kreatifitas yang berusaha membuat budaya Simalungun menjadi lebih terbuka dan terkenal. 

Yang paling penting dalam setiap acara adat Simalungun seluruh rangkaian acara, penggunaan hiou dan pakaian adat Simalungun harus tetap sesuai dengan aslinya. (Penulis Dep. Pendidikan dan Pengembangan DPP/Presidium PMS)

Ahok-Djarot, Agus-Sylvi, dan Anies-Sandi Lakukan Wefie

Written By Berita Simalungun on Saturday, 24 September 2016 | 22:10

Foto wefie pasangan calon dari Poros Diponegoro, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat; Poros Cikeas, Agus Harimurti Yudhoyoni dan Sylviana Murni, serta Poros Kertanegara, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno saat pemeriksaan kesehatan di RSAL Mintohardjo, Jakarta Pusat, Sabtu, 24 September 2016. (Istimewa)

BeritaSimalungun.com, Jakarta-Menjadi suatu pemandangan yang luar biasa bila melihat seluruh pasangan calon kepala dan wakil kepala daerah melakukan foto bersama-sama. Seakan-akan tidak mempermasalahkan adanya persaingan dalam merebutkan kursi kepala dan wakil kepala daerah.

Wefie (foto bersama) ternyata dilakukan oleh tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI yang akan bertarung dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2017.

Foto wefie pasangan calon dari Poros Diponegoro, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat; Poros Cikeas, Agus Harimurti Yudhoyoni dan Sylviana Murni, serta Poros Kertanegara, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno seperti diunggah ke akun Instagram @aniesbaswedan.

Dalam foto tersebut, terlihat menggunakan handphone calon gubernur (cagub) DKI Anies Baswedan. Bagian paling depan, yang berdiri sejajar di samping Anies, terlihat calon wakil gubernur (cawagub) Sylviana Murni, dan cagub Agus Harimurti Yudhoyono.
Lalu di belakang Anies, terlihat wajah cagub petahana Basuki Tjahaja Purnama, cawagub Sandiaga Uno, dan cawagub Djarot Saiful Hidayat.

Tampaknya foto tersebut diambil saat keenam kandidat Pilgub DKI akan menjalankan pemeriksaan kesehatan di RSAL Mintohardjo, Jakarta Pusat, Sabtu (24/9).

Wajah mereka terlihat tersenyum dan bersahabat. Tak terlihat adanya ketegangan di antara mereka karena menjadi rival atau lawan politik dalam Pilgub DKI.

Sepertinya foto ini ingin mengajak seluruh pendukung ketiga pasangan calon dapat tetap bergandengan tangan dalam mensukseskan pelaksanaan Pilgub DKI. Meski terjadi perbedaan pilihan, namun tetap dapat menciptakan Pilgub DKI yang damai, tentram, dan aman. Tidak saling menjatuhkan, menjelekkan, dan menghujat. (BSC)





Sutiawaty Guru SMPN 2 Tapian Dolok Segera Dilaporkan Kepolres Simalungun

 
Sutiawaty PNS guru yang mengajar di SMPN 2 Tapian Dolok

BeritaSimalungun.com, Tapian Dolok-Sutiawaty PNS guru yang mengajar di SMPN 2 Tapian Dolok yang arogan akan segera dilaporkan Kepolres Simalungun. Laporan itu terkait pemitnahan dan pencemaran nama baik.

Selain itu juga yang telah melindungi pelaku tindak pidana pengancaman kekerasan dan penghinaan yang sudah resmi terlapor di Polsek Serbalawan pada hari Sabtu 17 September 2016. Dengan surat rujukan Laporan polisi ke SPK ( Sentra Pelayanan Kepolisian ) Polsek Serbalawan Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun.

No. Pol : LP / 100 /  IX  / 2016 / Simal –Lawan, Tanggal 17 September 2016, Tentang terjadinya tindak pidana “Ancaman Kekerasan dan Penghinaan ” Sebagaimana dimaksud dalam pasal 335 dari KUHPidana Jo Pasal 310 KUHPidana Jo Pasal 315 KUHPidana, yang terjadi pada hari sabtu tgl 17 September 2016, sekira pukul 18.00 Wib di depan rumah milik Ida R br Saragih Jalan Gotong Royong Pasar Baru Kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun.

Atas nama pelapor Ida R br Saragih, Yang tersangkanya : Lisa Dwi Astuti. Adapun beberapa pihak warga yang mau melaporkan  Sutiawaty PNS guru yang mengajar di SMPN 2 Tapian Dolok yang sifat arogan itu.

Karena telah memprovokasi 20 orang dengan cara menipu beberapa warga setempat. Guna membuat tanda tangan warga, dengan alasan permasalahaan anaknya supaya cepat selesai dilakukan perdamaian dengan si korbannya si Lisa itu.

Namun disaat Sutyawati meminta tanda tangan tersebut dari warga, tanpa ada judul kepala surat itu. Setelah pihak korban menemukan surat kaleng itu dari si karman selaku Kepling melalui Lurah Sinaksak, lalu suami nya si korban itupun pergi menemui dan bertanya kepada warga yang sudah menanda tangani surat kaleng tersebut yang isi surat itu berjudul “ IDA R br Saragih & keluarganya Meresahkan warga setempat di lingkungan II ”. 

Ternyata surat yang diminta si Sutyawati itu dari warga setempat, bukanlah untuk menyelesaikan permasalahan anaknya itu untuk perdamaian, Akan tetapi menambah permasalahan kepada dirinya sendiri.

Sementara menurut beberapa warga yang di temui pihak sikorban itu, salah satunya yang bernama Wira Hadi Kesuma pegawai dinas PU Kota pematang siantar, yang ikut serta menanda tangani surat kaleng itu, mengaku kalau judul surat itu bukanlah seperti itu tujuannya, akan tetapi untuk yang terbaik ke perdamaian.

Pengakuan si korban kalau Wira Hadi Kesuma pegawai dinas PU Kota pematang siantar, merasa di bohongi ataupun di tipu oleh si Sutiawaty itu supaya si wira mau menanda tangani. Sutiawaty PNS guru yang mengajar di SMPN 2 Tapian Dolok yang sifat arogan itu sudah telak menipu ataupun mempropokasi warga setempat demi kepentingan pribadinya untuk membela baikpun melindungi si Lisa  Dwi Astuti, Cici, dan Wulan.

Ketiganya tersangka yang menyerang membawa parang taksiran panjangnya parang kurang lebih 30cm, yang hendak di bacokkan si Lisa Dwi Astuti itu ke sikorban, dan juga melempari rumah sikorban pakai batu.

Berdasarkan hal kejadian itu, Awak media ini, mengkonfirmasi M SURBAKTI AKP. Kapolsek Serbalawan, melalui IPTU SUBAKIR Kanit Reskrim. Membenarkan adanya kejadian Pengancaman Kekerasan dan Penghinaan Sebagaimana dimaksud pasal 335 dari KUHPidana Jo Pasal 310 KUHPidana Jo Pasal 315 KUHPidana. 

Setelah itu awak media ini kembali lagi mengkonfir masi pihak sikorban. Tentang Sutiawaty yang iyanya sikorban mengaku di fitna / di hina dan merasa di cemarkan nama baiknya oleh si Sutiawti secara tertulis dengan cara mempropokasi warga lingkungan II. Kel. Sinaksak.

Lalu si korban mengaku pada awak media ini kalau pihaknya dan juga bersama beberapa warga yang sudah merasa di bohongi itu dan juga warga yang tidak ikut menandatangani surat itu akan segera melaporkan si Sutiawati secara Resmi Kepolres Simalungun.

Karena Sutiawaty PNS guru yang mengajar di SMPN.2 Tapian dolok yang AROGAN itu, sudah membuat contoh yang tidak baik di lingkungan tersebut. Jelasnya pada awak media ini. Karena ada keterlibatan kepda dinas pendidikan profesinya si Sutiawaty tersebut, awak media ini pun mengkonfirmasi Bellen Munte Spd.

Ke kantornya, Selaku kepala sekolah di SMPN.2 Tapian dolok. Bellen Munte juga membenarkan adanya hal kejadian itu diketahuinya, Namun B Munte selaku kepsek, menjawab pertanyaannya awak media ini dengan jawaban.

“Saya sebagai kepal sekolah di SMPN.2 Tapian dolok ini sudah menyarankan supaya berdamai, namun Sutiawati pegawai saya itu, tetap bertahan di posisinya, jadi sayapun selaku pimpinannya, bukan berarti semua hak dan kelakuannya si Sutiawaty ini menjadi tanggung jawab saya.

Intinya saya sudah mengupayakan bagaimana yang terbaiknya, bahkan sampai saat ini saya masih juga tetap berpikir mengupayakan, supaya bagaimana permasalahan dan kehilapan pegawai saya itu bisa di selesaikan dengan orang tua murid kami itu, tapi bapak-bapak pun selaku mediasi mitra kerja kami, tolong di bantu juga lah supaya cepat ini bisa kita selesaikan dengan baik.

Apalagi pak Paten Purba kan putra daerah di lingkungan itu??? Masa tidak bisa membantu kita untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan baik? ” jelasnya kepala sekolah pada awak media ini. PATEN PURBA pun menjawab si kepala sekolah itu.

“Susah orangnya itu pak diajak bicara bagus-bagus, dulupun suaminya yang bernama sugiono yang bekerja di kantor Imigrasi jalan medan itu, sudah pernah juga menipu masyarakat sinaksak dengan cara membuat tanda tangan dan mengutip per orang, warga itu sebesar Rp. 10.000 ( Sepuluh Ribu Rupiah ) dengan iming-imingannya, akan ada bantuan dari kantor Imigrasi, ternyata sugiono suaminya si Sutiawati itu,membohongi dan menipu warga itu, termasuk ibu kandung saya yang ditipunya.


Jadi memang sudah karakter mereka suami istri mungkin seperti itu pak. Makanya setelah saya dengar informasi ini, sayapun ingin juga ikut melaporkan ke pihak yang berwajib ” ungkap paten purba selaku putra daerah di lingkungan II. Kelurahan Sinaksak tersebut. BK 174 GA. (Ryhan Sinaga)

Mengintip Kegiatan Radio Mora Sumut 91.30 FM Sambut HUT Ke 11


BeritaSimalungun.com, Siantar-Dalam rangka menyambut Ulang Tahun Radio Mora Sumut 91.30 FM yang ke 11, Panitia mengadakan gerak jalan santai, bazar dan juga hiburan. Kegiatan ini terbuka untuk umum. Lokasi Stand di Coffee Shop Mora di Jalan Desa Bane Siantar. (Rodo)











Cerita Terbentuknya Rumah Belajar Sianjur Mulamula Lumban Tonga



BeritaSimalungun.com, Samosir-Cerita terbentuknya Rumah Belajar Sianjur Mulamula Huta Lumban Tonga-tonga berawal dari jiwa jiwa muda.

Yang memikirkan akan generasi genarasi muda yang berbudaya, beretika dan takut akan Tuhan. Karena di rumah belajar ini, kita juga banyak belajar akan segala hal yang belum kita tau.

Belajar mengerti hidup, belajar bersifat sabar, pokoknya banyak hal lah yang belum kita mengerti dalam hidup ini.

Saya pribadi banyak bersyukur akan keberedaan rumah belajar ini, dari kawan kawan relawan, yang jauh jauh datang dari Pulau Jawa, Kalimantan, Medan, Siantar bahkan mahasiswa, dan orang sekitar.

Orang Ukraina yang menyempatkan diri, mampir ke rumah belajar ini, dan disinilah kami banyak belajar banyak hal. Kadang dalam hati dan pikiran betanya tanya akan rumbe ini, karena sungguh banyak yang berdonasi buku, karpet, dll.


Mereka tidak tau akan keberedaan RB ini, tapi mereka mau berdonasi buku, bahkan mengeluarkan biaya untuk biaya pengiriman ke Kabupaten Samosir ini. 

Tapi dalam hati saya berpikir, ternyat masih banyak jiwa jiwa sosial di mukabumi ini yang peduli akan pendidikan dan berjiwa mulia. (Sodugaon Sitanggang)

Lakalantas di Jalan Lintas Purba-Saribudolok, PW Hetty Moy Sipayung Meninggal Dunia

Suasana Rumah Duka Alm (PW) Hetty Moy Sipayung di Galang. Foto Oleh Horasmida Sinurat.

BeritaSimalungun.com, Purba-Dua Fulltimer Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) yakni Penginjil Wanita (PW) Hetty Moy Sipayung (26) berboncengan dengan Pdt Kurnia CD Girsang STh (30) mengalami kecelakaan lalu lintas (Lakalantas), di Kecamatan Purba, Jumat (23/9) sekitar pukul 14.00 WIB. PW Hetty Moy Sipayung meninggal setelah dirawat beberapa jam di Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar.
(Alm PW Hetty Moy Sipayung). Segenap Jemaat GKPS Se Resort Jambi Mengucapkan Turut Berdukacita Atas Meninggalnya Penginjil Wanita GKPS Resort Purba PW Amoy Sipayung. "Selamat Jalan Kerumah Bapa Di Sorga. Semoga Keluarga Yang Ditinggal Tabah dan Podas Tarapoh,".)

Lakalantas itu terjadi di Jalan Lintas Provinsi Siantar-Saribudolok, Km 48-49 persisnya di Dusun Bayu Tongah, Nagori Purba Tongah, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Jumat (23/9) sekira pukul 14.00 Wib.

Informasi dihimpun, kejadian itu bermula ketika sepedamotor Honda Supra 125 dikendarai PW Hetty Moy Sipayung (26) berboncengan dengan Pdt Kurnia CD Girsang STh (30) melintas dari Tigarunggu menuju arah Saribudolok. Bersamaan dari arah yang sama juga melaju sepedamotor Yamaha RX King BK 4378 TJ dikendarai Tommi Sipakkar (22) warga Sukadame, Kecamatan Pamatang Silimahuta, berboncengan dengan rekannya Tambunan Sinabariba (20).
Pdt Cintya Kurnia Darmi Girsang STh (Pendeta GKPS Resort Purba) yang patah tangan kanan akibat korban lakalantas di Hutabayu Purba Tongah, Kecamatan Purba  cepat sembuh dan dapat kembali melayani Jemaat Resort Purba. Pdt Cintya Kurnia Darmi Girsang STh dirawat jalan. Foto Darwis Girsang

Tiba di Bayu Tongah, tepatnya di depan Rumah Dinas Pendeta GKPS Resort Purba, pengendara sepedamotor Honda Supra 125, Hetty Moy Sipayung hendak berbelok ke kanan menuju rumah tersebut.

Namun dari belakang, diduga akibat terlalu kencang, pengendara Yamaha RX King Tommi Sipakkar tak mampu mengendalikan kendaraannya. Seketika itu, tabrakan pun tak terelakkan. Penumpang kedua sepedamotor itu pun terpental hingga beberapa meter.

Melihat itu, masyarakat mencoba untuk memberikan pertolongan kepada korban dengan membawa langsung menuju Puskesmas Tigarunggu. Namun akibat mengalami luka parah, PW Hetti Moy Sipayung beserta Pdt Kurnia CD Girsang STh terpaksa langsung dirujuk menuju rumah sakit di Kota Siantar. 

Sementara, pengendara sepedamotor RX King beserta dengan boncengannya sementara waktu dirawat di Puskesmas Tigarunggu.

Kaposlantas Saribudolok E Sibarani didampingi Brigadir P Sipayung membenarkan kejadian. Insiden tersebut telah ditangani oleh pihak kepolisian.

“Ya, saat ini kita telah melakukan penyelidikan. Dua orang korban mengalami luka parah telah dirujuk menuju Siantar. Barang bukti berupa dua unit sepedamotor sudah kita amankan di Polsek Tigarunggu,” tandasnya.

Sementara salah seorang korban PW Hetty Moy Sipayung akhirnya meninggal dunia akibat menderita luka parah di bagian kepala.

“Menderita luka berat pada kepala bagian belakang, korban PW Hetty Moy Sipayung tak tertolong hingga menghembuskan nafas terakhir setelah sempat mendapatkan pertolongan di RS Vita Insani,” jelas Kaposlantas Saribudolok, E Sibarani.

Terpisah, Ephorus GKPS Pdt Martin Rumanja Purba menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya PW Hetty Moy Sipayung pada kecelakaan di Tiga Runggu. “Almarhum meninggal di rumah sakit. Sementara Pendeta Kurnia masih dalam perawatan. Jenazah PW Hetty dibawa ke Galang, kediaman orangtuanya,” kata Pdt Rumanja Purba. (Berbagai Sumber/Lee)
Petugas kepolisian tengah mengamankan barang bukti berupa 2 unit sepeda motor insiden Lakalantas di Bayu Tongah, Nagori Purba Tongah, Kecamatan Purba, Jumat (23/9/2016). Yoga Girsang

Pasangan Ahok-Djarot Daftar ke KPUD DKI

Written By Berita Simalungun on Thursday, 22 September 2016 | 11:45

Dua keyakinan tapi satu dalam pemerintahan demi Jakarta yang lebih baik. Yeessss!!! Bhinneka Tunggal Ika.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (dua kiri), didampingi wakil gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat (tiga kanan), usai menandatangani pakta integritas disaksikan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto (dua kiri), Wasekjen Ahmad Basarah (dua kanan), ketua DPD PDI P DKI Jakarta Adi Wijaya (kanan), dan ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi (kiri), dalam acara deklarasi pasangan calon gubernur DKI yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di kantor DPP PDI P di jalan Diponegoro, Jakarta, 20 September 2016. PDI Perjuangan resmi mendukung pasangan Ahok-Djarot sebagai calon guburnur DKI di pilkada serentak 2017.
BeritaSimalungun.com, Jakarta-Pasangan calon gubernur DKI yang juga petahana Gubernur DKI Basuki Tjahja Purnama bersama wakil gubernur Djarot Saiful Hidayat didampingi sejumlah ketua dan pengurus partai pengusung, mendaftarkan diri sebagai peserta pilkada serentak 2917 di KPUD DKI jakarta, 21 September 2016. FOTO: BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao
Pasangan calon gubernur DKI yang juga petahana Gubernur DKI Basuki Tjahja Purnama bersama wakil gubernur Djarot Saiful Hidayat didampingi sejumlah ketua dan pengurus partai pengusung, mendaftarkan diri sebagai peserta pilkada serentak 2917 di KPUD DKI Jakarta, 21 September 2016.
Pasangan calon gubernur DKI yang juga petahana Gubernur DKI Basuki Tjahja Purnama bersama wakil gubernur Djarot Saiful Hidayat didampingi sejumlah ketua dan pengurus partai pengusung, mendaftarkan diri sebagai peserta pilkada serentak 2917 di KPUD DKI Jakarta, 21 September 2016.
Ketua umum PDI Perjuangan memakaikan jas merah kepada pasangan calon gubernur DKI yang juga petahana Gubernur DKI Basuki Tjahja Purnama bersama wakil gubernur Djarot Saiful Hidayat didampingi sejumlah ketua dan pengurus partai pengusung, mendaftarkan diri sebagai peserta pilkada serentak 2917 di KPUD DKI Jakarta, 21 September 2016.
Pasangan calon gubernur DKI yang juga petahana Gubernur DKI Basuki Tjahja Purnama bersama wakil gubernur Djarot Saiful Hidayat didampingi sejumlah ketua dan pengurus partai pengusung, mendaftarkan diri sebagai peserta pilkada serentak 2917 di KPUD DKI Jakarta, 21 September 2016.

Sahat Sahala Tua Saragih, Sang Favorit


ssb_fotoSAHAT Sahala Tua Saragih yang biasa disapa Bang Sahala adalah salah satu dosen di Prodi Jurnalistik Fikom Unpad. Sahala sudah mengajar di Fikom sejak tahun 1987, setelah pembredelan Sinar Harapan. Sahala dikenal sebagai “Dosen Legendaris” karena ia menuntut kesempurnaan ejaan bahasa dalam tugas-tugas yang diberikan kepada mahasiswanya.


Sahala yang sejak kecil sudah terbiasa membaca koran, mengaku banyak mengalami suka dan duka selama menjadi jurnalis dan akademisi. (Baca Juga: Seorang Legenda Jurnalistik Fikom UNPAD)

Ditanya tentang alasannya menjadi seorang jurnalis, Sahala mengatakan bahwa ia terinspirasi dari guru mata pelajaran geografi saat duduk di bangku SMA. 

 Gurunya yang juga berprofesi sebagai jurnalis sering menceritakan pengalamannya sebagai jurnalis kepada murid-muridnya. Hal itulah yang membuat Sahala tertarik dengan bidang jurnalistik dan mulai berlangganan Kompas saat masih kelas dua SMA, yang mungkin menjadikannya sebagai satu-satunya siswa SMA yang berlangganan koran di Pematang Siantar.

Sahala bahkan sudah bekerja part-time di beberapa surat kabar dengan menulis artikel saat ia masih kuliah. Sahala mengaku bahwa biaya kuliahnya dicari sendiri olehnya, dengan bekerja sebagai tukang foto bersama saudaranya dan menulis artikel.

ssb_foto2
Dengan Iket Sunda (Fiskom UNPAD)

Setelah lulus kuliah di Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad pada tahun 1982, Sahala sepenuhnya menjadi jurnalis. Pertama kali ia bekerja di surat kabar Suara Karya selama enam bulan dan di surat kabar sore Sinar Harapan hingga surat kabar itu dibredel pada 9 Oktober 1986. Tetapi, dua bulan sebelum pembredelan itu, Sahala sudah mengikuti ujian untuk menjadi dosen di Unpad.

Sahala kembali ke kampus FIkom Unpad pada 1987 sebagai seorang dosen sambil tetap menjadi jurnalis dengan alasan bahwa ia tidak ingin pindah ke Jakarta. 

Padahal di luar Jakarta, jurnalis tidak pernah menjadi karyawan tetap, hanya sebatas honorer. Sahala yang merasa betah di Bandung tetap bertahan tinggal di kota ini sampai sekarang.

Berbicara tentang suka dan duka selama menjadi jurnalis dan dosen, tentu saja Sahala lebih senang ketika menjadi jurnalis. Pengalaman yang paling disenangi Sahala selama menjadi jurnalis adalah ketika beritanya dapat mengguncang istana Presiden dan pemerintahan karena dulu ia memang sering menulis berita yang menyinggung kekuasaan Presiden. 

Sehingga berita itu sering membuat pemred-nya kewalahan. “Padahal saya hanya orang kecil yang tinggal di gang sempit. Tapi berita saya dapat mengguncang Jakarta, istana kepresidenan. Tinggal boleh di gang sempit tapi otak jangan sempit,” kenang Sahala sambil tertawa saat ditemui di ruang Prodi Jurnalistik Fikom Unpad.

ssb_foto3
Bersama mahasiswa selesai sidang skripsi (Fiskom UNPAD)

Sayang, surat kabar sore Sinar Harapan dibredel oleh pemerintah pada masa itu, sehingga Sahala kembali ke almamaternya. Padahal, jika saja surat kabar sore Sinar Harapan tidak dibredel, mungkin Sahala sampai saat ini masih menjadi jurnalis di sana. Itulah salah satu kedukaannya selama menjadi jurnalis. 

Kemudian, kedukaannya selama menjadi jurnalis adalah bahwa ia tidak kunjung diangkat menjadi karyawan tetap, hanya menjadi honorer. 

“Yang ada hanya kewajiban, hak nggak ada. Yang ada hanya hak honorer per berita, dan menurut saya itu melanggar Undang-undang Ketenagakerjaan. Berkali-kali saya protes, tidak dikabulkan,” ujar Sahala.

Sementara, kesukaan Sahala dengan menjadi dosen adalah ketika ia dapat membagikan pengalamannya kepada para mahasiswa. “Saya suka berbagi pengalaman dengan mahasiswa, saya kan mengajar mata kuliah praktik di bidang media massa cetak karena itu keahlian saya. Jadi saya bisa berbagi pengalaman yang tidak ada di buku-buku.” tambah Sahala.

Sahala sangat menekankan untuk rajin membaca kepada mahasiswanya. Banyak mahasiswa yang telah lulus dan bisa dibilang telah menjadi orang sukses mengapresiasi Sahala lewat tulisan mereka, bahkan di ucapan terima kasih skripsi mereka. 

Rasa terima kasih itu tentu saja karena banyaknya pengalaman dan pengajaran yang diberikan Sahala kepada mahasiswa-mahasiswanya. Bahwa Sahala selalu mengingatkan untuk selalu berkarya dan mengirimkannya ke surat kabar agar tulisan mereka bisa dimuat.

ssb_foto4
Kostum Romawi bersama Kaprodi Jurnalistik

Penyesalan Sahala sampai sekarang ini adalah dia belum sempat menulis buku. Padahal sudah ada penerbit yang selalu menunggunya untuk menulis karya sebuah buku. Harapan Sahala untuk mahasiswa Fikom adalah agar selalu membaca dan menulis.

“Ya, harapan saya sebenarnya bisa lebih daripada saya. Tetap membaca dan menulis, itu yang lebih utama. Yang bikin patah semangat itu, sudah saya dorong-dorong tapi kok tidak terdorong,” tambah Sahala saat mengomentari mahasiswanya. 

Sahala juga mengatakan, mungkin yang masih membuatnya bersemangat mengajar dan memberikan ilmunya adalah masih ada segelintir orang di kampus Fikom Unpad yang masih bergairah belajar, membaca, dan menulis. (Dwi Nicken Tari)

Sumber: fikom.unpad.ac.id

Beras Sigambiri

Beras Sigambiri
Info Lengkap Klik Gambar (Hubungi Agribisnis Kopjaskum Indonesia Call Center: 081-1238-7288 SMS Center: 081-1238-7287/ 0813-1212-3416)

Wisata Horison Haranggaol Simalungun yang Masih Memesona

Wisata Horison Haranggaol Simalungun yang Masih Memesona
KLIK GAMBAR UNTUK SELENGKAPNYA

Menelisik Kisah Unik Rumah Bolon Simalungun

Menelisik Kisah Unik Rumah Bolon Simalungun
KLIK GAMBAR UNTUK SELENGKAPNYA

PERCETAKAN HUTARIH JAYA

PERCETAKAN HUTARIH JAYA
PEMATANGSIANTAR. KLIK BENNER UNTUK INFO SELENGKAPNYA

DUKUNG MARUARAR SIRAIT JADI GUB SUMUT

DUKUNG MARUARAR SIRAIT JADI GUB SUMUT
KLIK GAMBAR UNTUK SELENGKAPNYA

GALAN PUNYA GAYA

GALAN PUNYA GAYA
UNTUK DI JAMBI HUBUNGI SH DAMANIK HP 085383195380

DIJUAL KAMUS SIMALUNGUN

DIJUAL KAMUS SIMALUNGUN
JUGA 4 BUKU SEJARAH, ADAT, SENI BUDAYA SIMALUNGUN. HUB: St Drs Jomen Purba (Ketua Yayasan Museum Simalungun). HP 081370266156.

Roti Ketawa, Roti Bulan, Roti Coklat, Kue Oleh-oleh dari Simalungun

Roti Ketawa, Roti Bulan, Roti Coklat, Kue Oleh-oleh dari Simalungun
Rumah Produksi Milik Ucok Saragih Djawak di marjandi Embong, Kecamatan Panombean Pane, Kabupaten Simalungun. Atau persis di Jalan Lintas Siantar-Saribudolok. Kamis 7 Januari 2016. Foto Asenk Lee Saragih.

.

.
JUAL ALAT KELENGKAPAN PANCING DI SARIBUDOLOK

“Bagod & Tambuls” Tempat Tongkrongan Bersahaja

“Bagod & Tambuls” Tempat Tongkrongan Bersahaja
Alamat di Jalan Gereja No. 21A, Simpang Empat, Pematangsiantar. (Selengkapnya Klik Gambar)

KOMUNITAS

KOMUNITAS
Sejarah & Budaya Simalungun

.

.
KLIK GAMBAR UNTUK INFORMASI SELENGKAPNYA

.

.
DI JALAN SUTOMO SARIBUDOLOK (KLIK GAMBAR)

.

.
KLIK BENNER UNTUK PRODUK SELENGKAPNYA

BPJS KESEHATAN

BPJS KESEHATAN
WAJIB DAN BERMANFAAT (INFO SELENGKAPNYA KLIK GAMBAR)

SIMPEDES BRI

SIMPEDES BRI
Simpedes adalah simpanan masyarakat dalam bentuk tabungan yang dilayani di BRI Unit, yang penyetorannya dapat dilakukan setiap saat dan frekuensi serta jumlah pengambilan tidak dibatasi sepanjang saldonya mencukupi.(SELENGKAPNYA KLIK GAMBAR)

HMSI

HMSI
MARI GABUNG..KLIK BENNER

RUANG IKLAN

RUANG IKLAN
SMS 08127477587

PASANG IKLAN ANDA

PASANG IKLAN ANDA
BAHAN EMAIL KE : beritasimalungun@gmail.com

MARI BERSIHKAN NARKOBA DARI "TALUN" SIMALUNGUN

MARI BERSIHKAN NARKOBA DARI "TALUN" SIMALUNGUN
KATAKAN TIDAK PADA NARKOBA
 
Support : Redaksi | Contac Us | PT PARNA KARSA
Copyright © 2011. BERITA SIMALUNGUN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Admin Simalungun
Proudly powered by BERITASIMALUNGUN