}); BeritaSimalungun | Online

BERITA TERBARU

MENU BERITA

MATRA-Media Lintas Sumatera (BETA)

MATRA-Media Lintas Sumatera (BETA)
KLIK Benner Untuk Penampakannya
INDEKS BERITA

Kunjungi Stand Siantar Ethnic di Pematangsiantar

Written By Beritasimalungun on Sunday, 8 December 2019 | 11:03

Kunjungi Stand Siantar Ethnic di Pematangsiantar.FB
Pematangsiantar, BS- Aneka kerajinan atau Souverir khas Simalungun dan Kota Pematangsiantar dapat dijumpai di Lapangan Haji Adam Malik Kota Pematangsiantar tepatnya pada Stand Siantar Ethnic. 

Anita Martha Hutagalung atai Oni juga telah melihat Stand Siantar Ethnic di Lapangan Haji Adam Malik Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, Sabtu (7/12/2019).  Jangan lupa datang ke PRS Simpedes Kunjungi Stand Siantar Ethnic. Bisa lihat Proses Pembuatan Miniatur Becak. Bisa Pemasangan Bulang Sulappei Klasik. (Asenk Lee)

Verawaty Damanik : Sudah mampir di stand Siantar Etnik dan sudah beli syall yg syantik.

Verawaty Damanik : Sudah mampir di stand Siantar Etnik dan sudah beli syall yg syantik.


 

Warga Sambut Gembira Perbaikan Jalan Lintas Haranggaol

Pengaspalan jalan lintas Simpang Haranggaol-Haranggaol, Simalungun, Sabtu (7/12/2019).(Istimewa)
Haranggaol, BS-Para pemudik atau bagi mereka yang berlibur bulan Desember 2019 dan Tahun Baru Januari 2020 ke Danau Toba di Haranggaol, Kabupaten Simalungun tak perlu lagi berpikir dua kali karena buruknya infrastruktur jalan. Kini kondidi jalan Haranggaol-Simpang Haranggaol kini dalam tahap pengaspalan dan akan mulus untuk dilalui pengendara.

Kini pengaspalan jalan tersebut sudah sampai di Panatapan Haranggaol, Kecamatan Haranggaol Horison, Kabupaten Simalungun. 

Warga Haranggaol yang belasan tahun merindukan jalan mulus, kini terwujud sudah dengan berbagai perjuangan warga kepada Pemerintah. 

Kerinduan masyarakat Haranggaol terhadap jalan mulus kini bisa diwujudkan Pemerintah Kabupaten Simalungun. 

Bahkan pelaksana atau pemborong proyek juga orang putra daerah Haranggaol. 

Menurut Benni, warga zona tanah Lapang Haranggaol, setelah perbaikan jalan selesai, jalan tetap dirawat, agar tidak cepat berlobang alias rusak. 

“Setelah selesai nanti perbaikan ini, kita harapkan, jalan dirawat. Jangan ada lagi lah rumput ilalang yang menjulang kejalan dan kepada pemerintah daerah agar menggerakkan warga bergotong-royong merawat jalan, seperti membabat dan membersihkan drainase," kata Benni.

Diketahui, jalan Haranggaol-Simpang Haranggaol diperbaiki dengan Anggaran Rp 20,3M dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Dan pemenang tender yakni, PT Duta Perkasa Sumatera Utara yang hingga kini dalam tahap akhir penyelesaikan proyek itu.(BS-Rodo Timbul Saragih)

Perayaan Natal Sekolah Minggu GKPS Nongsa Batam

Perayaan Natal Sekolah Minggu GKPS Nongsa Batam.
Batam, BS-Keceriaan anak-anak tampak pada Perayaan Anak Sekolah Minggu (ASM) Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Nongsa, Kota Batam, Kepri, Sabtu (7/12/2019) malam. Berikut ini potret keceriaan Perayaan Natal ASM GKPS Nongsa Batam yang dibagikan Lidya A Sinaga (Ibunda Echa, Shelin, Jorey). (Lee) 
Lidya A Sinaga (Ibunda Echa, Shelin, Jorey Sidauruk).












Pemkab Simalungun Masuk 6 Daerah di Sumut dengan Pelayanan Publik Terburuk

ILUSTRASI-Bupati Simalungun JR Saragih.(Dok BS)
Medan, BS-Ombudsman Perwakilan Sumatera Utara melakukan survei kepatuhan terhadap standar pelayanan publik 2019. Hasilnya, enam daerah berpredikat zona merah atau belum patuh terhadap standar pelayanan publik yang diamanahkan Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. 

Ke enam daerah tersebut adalah Pemkab Simalungun dengan nilai paling rendah yakni 9,25, disusul Pemkab Nias Selatan dengan nilai 16,82. Kemudian Pemkot Padangsidempuan dengan nilai 31,81, Pemkab Labuhanbatu dengan nilai 35,39, Pemkab Asahan dengan nilai 42,83, terakhir Pemkab Karo dengan nilai 47,20. 

Enam daerah lain yang sedikit lebih baik karena berpredikat zona kuning atau tingkat kepatuhan sedang adalah Pemkab Tapanuli Utara dengan nilai 61,00, Pemkab Tobasa dengan nilai 63,88, Pemkot Tanjungbalai dengan nilai 68,52, Pemkot Binjai dengan 70,53, Pemkot Tebingtinggi dengan nilai 79,77, dan Pemkot Pematangsiantar dengan nilai 76,42. 

Hanya satu daerah yang meraih predikat zona hijau atau tingkat kepatuhan tinggi yakni Pemkab Pakpak Bharat dengan nilai 86,21.

 "Enam daerah dengan predikat zona merah, artinya pelayanan publik di pemkab dan pemko itu sangat buruk," kata Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumut Abyadi Siregar kepada Kompas.com lewat sambungan telepon, Jumat (6/12/2019).

 Dijelaskan Abyadi, survei dilakukan sejak Mei 2019 di 13 pemkab dan pemkot di Provinsi Sumut. Tujuannya untuk melihat tingkat kepatuhan pemerintah daerah terhadap standar pelayanan publik. Cara melihat kepatuhannya dengan turun langsung ke unit-unit layanan publik yang ada di setiap kantor organisasi perangkat daerah (OPD). 

"Kita lihat apakah mereka memampangkan (tangible) atributisasi standar pelayanan publik di ruang-ruang layanan. Setiap penyelenggara pelayanan publik wajib menyusun, menetapkan dan mempublikasi atributisasi standar pelayanan publiknya. Ini adalah hak masyarakat sebagai pengguna layanan," ucap Abyadi. 

Abyadi menilai, komitmen kepala daerah untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakatnya masih buruk. Survei tersebut, kata dia adalah potret penyelenggaraan pelayanan publik di daerah itu sendiri. Terkait daerah lain, disebutkannya bahwa sudah pernah ada yang meraih predikat zona hijau sehingga tidak disurvei lagi. 

Ada tujuh daerah terbaik pelayanan publiknya yaitu Pemerintah Provinsi Sumut, Pemkot Medan, Pemkab Deliserdang, Pemkab Sergai, Pemkab Langkat, dan Pemkab Dairi. Ditambah hasil survei 2019, masuk Pemkab Pakpak Bharat. "Tapi di 2020, direncanakan semua daerah di seluruh Indonesia disurvei kembali," ucap Abyadi.(BS-Kompas.com)

Pemkab Simalungun Berbagi Kasih Natal di Kecamatan Raya Kahean

Written By Beritasimalungun on Saturday, 7 December 2019 | 10:08

BINGKISAN: Bupati Simalungun JR Saragih memberikan bingkisan Natal kepada anak yatim piatu pada perayaan Natal bersama pemerintah dan masyarakat di Nagori Sambosar Raya Kecamatan Raya Kahean, Kamis (5/12/2019).(Foto SIB/Bambang J Sitanggang)
Raya Kahean, BS-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun berbagi kasih dengan anak-anak yatim piatu pada perayaan Natal bersama pemerintah dan masyarakat di Nagori Sambosar Raya Kecamatan Raya Kahean, Kamis (5/12/2019). 

Ephorus GKPS Pdt Martin Rumanja Purba MSi dalam pesan Natalnya mengajak kepada seluruh jemaat senantiasa menjadi sahabat di dunia nyata, dengan perbuatan dan aksi yang nyata dengan saling mencintai.

Ketua Panitia Natal Gidion Purba dalam laporannya mengatakan, kegiatan Natal dilaksanakan sebagai kerinduan pemerintah bertemu dengan masyarakat sekaligus berbagi kasih.

Sementara itu Bupati Simalungun JR Saragih dalam sambutannya atas nama Pemkab dan keluarga menyampaikan selamat Natal. "Semoga Natal membawa damai sejahtera di tengah kehidupan kita," harapnya.(BS-SIB)

Erdy Damanik Taklukkan Gunung Fuji Jepang

CAPAI PUNCAK : Erdy Riahman Damanik mencapai puncak Gunung Fuji di Jepang dengan ketinggian 3.776 mdpl, Kamis (5/12/2019).(Istimewa-SIB)
Beritasimalungun-Pendaki gunung asal Simalungun, Erdy Riahman Damanik (47) kembali mencapai salah satu puncak gunung tertinggi di dunia. Kali ini, ia berhasil menaklukkan Gunung Fuji di Jepang dengan ketinggian 3.776 mdpl (meter dari permukaan laut). "Gunung Fuji ini memiliki pemandangan yang sangat indah dan menjadi impian para pendaki gunung untuk bisa mendakinya," tutur Erdy kepada SIB via WhatsApp, Kamis (5/12/2019).

Untuk bisa sampai ke puncak Gunung Fuji, ia butuh waktu pendakian selama kurang lebih 6 jam 20 menit. Berbagai tantangan dihadapi dengan persiapan fisik dan mental yang cukup prima.

Erdy memulai perjalanan menumpangi pesawat Cathay Pacific dari Bandara Soekarno Hatta menuju Bandara Haneda Tokyo dan transit di Hongkong.

"Dalam kondisi demonstrasi besar-besaran di Hongkong, transit di Hongkong terasa mengkhawatirkan karena aksi demonstrasi. Syukurlah dengan bantuan informasi dari istri PLT Konsul Jenderal Indonesia di Hongkong yaitu, Renny Saragih yang merupakan teman sekelas saya di SMA Negeri 2 Pematangsiantar, perjalanan dapat lancar menuju Jepang," urainya.

Pendakian melalui Yoshida Trail yang dimulai dari Mt Fuji Subaru Line 5th station (sekitar 2000-an mdpl) menuju Original 8th station Tomoe di ketinggian 3.400 mdpl. Ia sempat bermalam di Pos 8 sebelum melanjutkan pendakian ke summit (puncak) Fuji.

"Pendakian dari Pos 8 menuju puncak Mt Fuji memakan waktu 80 menit. Puncak Fuji merupakan tertinggi di Jepang. Di puncak Fuji bisa ditemukan bunga es atau air yang membeku, karena temperatur di bawah titik beku pada musim panas," ujarnya.

Menurut Erdy, pendakian Gunung Fuji adalah persiapannya untuk melanjutkan pendakian ke puncak gunung tertinggi di Eropa yaitu, Mount Elbrus Kaukasus (5.642 meter) yang direncanakan, September 2020.

Jadwal pendakian ke Elbrus, katanya seharusnya tanggal 6-16 September 2019, namun terpaksa ditunda karena cidera seorang pendaki Tim Ekspedisi World Seven Summit Mapala Humendala FEB Universitas Riau yang belum pulih sampai 3 minggu menjelang keberangkatan.

Pada 9 November 2018 lalu, Erdy telah berhasil menaklukkan Gunung Kilimanjaro-Afrika (5.895 mdpl). Kemudian, Gunung Kinabalu (4.095 mdpl) tertinggi di Malaysia, 14 Februari 2019.

Belum lama ini, ia juga mendaki Gunung Mont Blanc-Prancis, namun gagal sampai ke puncak lantaran munculnya longsor es.
"Bisa sampai ke puncak gunung, itu hanya bonus. Yang paling utama adalah bagaimana bisa kembali dengan selamat," tutur Erdy.(BS-SIB)

Sukses Perayaan Natal Korwil Pendidikan Panombeian Panei

Nyalakan Lilin : Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Panombeian Panei Lumungguk Hutabalian MM menyalakan lilin dalam perayaan natal Kordinator Wilayah Dinas Pendidikan Kecamatan Panombeian Panei Kabupaten Simalungun di Gereja GKPI Simpang Panei, Kamis (5/12/2019) pukul 11.00 WIB. (Foto SIB/Revado Marpaung)
Panombeian Panei, BS-Perayaan Natal Kordinator Wilayah (Korwil) Dinas Pendidikan Kecamatan Panombeian Panei Kabupaten Simalungun, diawali dengan barisan prosesi di Gereja GKPI Simpang Panei, Kamis (5/12/2019) Pukul 11.00 WIB berlangsung dengan sukses dan penuh khidmat. 

Ibadah natal yang diambil dari tema 'Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Memerintah Dalam Hatimu (Kolose 3: 15)' dengan Sub tema, Melalui natal ini, marilah kita menyatakan damai sejahtera Kristus terhadap sesama dan lingkungan.

Acara diisi dengan penyalaan lilin, kata sambutan, lagu pujian koor gabungan Kecamatan Panombeian Panei, liturgi dari kantor korwil, kepala sekolah, guru-guru dan PTT, serta vokal solo, vokal grup, puisi dan liturgi ragam bahasa, yang dibawakan dengan menggunakan pakaian adat masing-masing budaya. Kemudian di akhir acara dilakukan lucky draw dan persembahan lagu pujian dari Debora Hutabalian.

Ketua umum Panitia Natal Johaman Saragih SPd mengapresiasi seluruh panitia yang telah membuat terobosan program, sehingga bisa terlaksana natal ini. Dia juga berterima kasih kepada para guru-guru yang telah ikut berpartisipasi baik materi maupun moril.
 

Korwil Pendidikan Kecamatan Panombeian Panei Lumungguk Hutabalian SPd MM dalam sambutannya mengatakan, patut berbangga karena perayaan natal ini bisa berjalan dengan baik. Dia juga mengapresiasi acara yang baru pertama kali dilaksanakan mulai dari TK, SD dan SMP.

Lumungguk berharap dengan perayaan natal ini, para guru bisa saling mengenal mulai dari tingkat PAUD/TK, SD sampai SMP karena mereka satu wadah dalam naungan korwil pendidikan Kecamatan Panombeian Panei Kabupaten Simalungun. "Ketika kita ikhlas, Tuhan akan memberikan lebih dari yang kita berikan, kalaupun ada yang kurang lebih antar guru, mari kita berdamai," ujarnya.
 
Pdt L br Hasibuan MTh dalam pesan natalnya mengatakan, makna Natal dalam kehidupan kita agar menjadi orang-orang yang dipenuhi damai sejahtera. Tidak ada pertengkaran, percekcokan, tidak bersungut-sungut, tapi rasa syukur bagi Tuhan. Dan paling utama dalam damai adalah kasih.

Dia menceritakan sudah terjadi permusuhan dalam dosa sejak manusia jatuh ke dalam dosa. Akibat dosa itu, suasana damai menjadi tidak ada lagi di dunia ini. Terjadi perang bangsa melawan bangsa, suku, bahkan sesama keluarga juga sudah tidak damai. Sementara Tuhan Yesus tidak pernah mengajarkan kita untuk perang kepada musuh kita. Tetapi kita diajak untuk mengampuninya. Karena Dia adalah sumber damai itu.

Dia berharap agar melalui natal ini kita bisa menjadi pelaku dan pembawa damai. Jangan hanya pada moment tertentu, supaya dengan sendirinya damai itu akan hadir di tengah-tengah kehidupan kita," tutupnya.(BS-SIB)

Amran Sinaga Mundur Dari Demokrat Jelang Pilkada Simalungun 2020

Amran Sinaga.(Istimewa)
Pematangraya, BS-Amran Sinaga yang kini menjabat sebagai Wakil Bupati Simalungun mundur dari kader Demokrat. Bahkan Amran Sinaga sempat digadang Demokrat sebagai bakal calon dari Demokrat. Namun Amran Sinaga juga sudah menyampaikan visi misi di DPD Perindo Sumatera Utara belum lama ini terkait dengan Pilkada Simalungun September 2020.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Simalungun, Elias Barus kepada wartawan baru-baru ini mengatakan, Amran Sinaga mundur sebagai kader partai Demokrat dengan mengajukan surat pada sepekan lalu.

"Sepekan lalu menyampaikan pengunduran diri melalui surat,sebagai kader partai dengan alasan ingin fokus pada tugas sebagai wakil bupati Simalungun," ujar Elias.

Elias mengaku kecewa dengan sikap Amran yang menjabat Wakil Ketua DPC Partai Demokrat Simalungun, padahal sudah masuk dalam bursa untuk diajukan sebagai salah satu calon bupati dari kalangan internal partai.

Pekan depan menurut Elias, Partai Demokrat akan membuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Pilkada Simalungun 2020.

Amran Sinaga yang dikonfirmasi melalui telepon enggan memberikan jawaban namun meminta dukungan dari masyarakat maju di Pilkada Simalungun 2020.

"Darimana informasi itu,saya yang pasti mohon dukungan dari masyarakat untuk maju di Pilkada Simalungun 2020," sebut Amran.(BS-RTS)

 

KPU Simalungun Ajak Masyarakat Sukseskan Pilkada Simalungun September 2020

ILUSTRASI- M Wagner Damanik salah satu Balon Bupati Simalungun Pilkada Simalungun September 2020 lewat jalur Independen. (Dok BS)
Pematangraya, BS-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Simalungun menggelar sosialisasi Peraturan KPU Nomor 16 tahun 2019 tentang penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2020, di Sing A Song Hotel, Kecamatan Siantar, Kamis (5/12/2019).

Kegiatan diikuti Asisten I Setda Pemkab Simalungun, Rizal EP Saragih, unsur Forkompinda, pimpinan parpol, ormas, pers dan tokoh masyarakat   dipandu para komisioner KPU Simalungun, Raja Ahab Damanik, Fatimah Yanti Sinaga, Ramadhani Sari Isni Damanik, Puji Rahmad Harahap dan Salman Abror.

Ketua KPU Simalungun Raja Ahab Damanik dalam sambutannya,mengatakan, sosialisasi yang digelar adalah terkait tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Simalungun tahun 2020.

Dia berharap, para peserta menjadi corong kepada masyarakat, khususnya tetangga sekitar rumah, bahwa pada tahun 2020 akan diselenggarakan Pilkada di Kabupaten Simalungun.

"Saya harap peserta sosialisasi menjadi corong menginfirmasikan kepada kerabat ,tetangga bahwa tahun 2020,dilaksanakan Pilkada Simalungun," ujar Raja.

Asisten I Rizal EP Saragih menyampaikan  komitmen pemerintah daerah mendukung dan mensukseskan pesta demokrasi rakyat memilih Bupati dan Wakil Bupati.

"Pemkab Simalungun berharap, semua tahapan berlangsung lancar, aman dengan mempedomani peraturan yang ada," ujar Rizal.

Rizal juga menekankan masyarakat jangan sampai terpecah hanya gara-gara Pilkada

"Mari kita jadikan Pilkada sebagai wadah memilih pemimpin, bukan jntuk perpecahan," pungkas Rizal.

Komisioner KPUD Simalungun Fatimah Sinaga juga memaparkan tahapan dan jadwal Pilkada tahun 2020 mulai dari tahapan penyusunan sampai evaluasi hasilnya.(BS-RTS)
 

Irjen Pol Martuani Sormin Diangkat Menjadi Kapolda Sumut

Irjen  Pol Drs Martuani Sormin Siregar, MSi.IST
Medan, BS-Diangkatnya Irjen  Pol Drs Martuani Sormin Siregar, MSi menjadi Kapolda Sumut, mendapat respon baik dari Dewan Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa dan Pemuda Simalungun (DPP Himapsi), Rado Damanik. 

Dia juga menyambut baik sosok Putra Sumatera Utara, yang lebih mengerti bagaimana karakter masyarakat Sumatera Utara.

“Kita juga berharap kasus – kasus yang ada di Sumatera Utara segera di usut tuntas, termasuk kasus perambahan hutan, dan kasus OTT, khususnya yang ada di Kota Pematangsiantar. Yang sampai hari ini belum ketemu dalang utama kasus OTT tersebut," kata Rado Damanik.

Irjen Pol Martuani Sormin ditunjuk jadi Kapolda Sumut berdasarkan Surat Telegram ST/3229/XII/KEP/2019 tertanggal 6 Desember 2019. Telegram ini ditandatangani oleh As SDM Kapolri Irjen Eko Indra Heri.

Irjen Pol Martuani Sormin diangkat menjadi Kapolda Sumut menggantikan Irjen Agus Andrianto.

Irjen  Pol Drs Martuani Sormin Siregar, MSi merupakan Pria kelahiran Lobu Sonak, Lumban Sormin, Pangaribuan, Tapanuli Utara, Sumatra Utara.

Martuani Sormin Siregar lulusan Akpol 1987 ini adalah seorang perwira tinggi Polri yang sejak 26 April 2019 menjabat sebagai Asisten Operasi Kapolri. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Papua.(BS-Lee)

Maruli Wagner Damanik

Written By Beritasimalungun on Thursday, 5 December 2019 | 17:59

St Maruli Wagner Damanik. Dok BS
Oleh : J R Sinaga

Beritasimalungun-Ada notifikasi baru di beranda Facebook ku. Ketika aku cek, namanya Wagner Damanik. Pernah ketemu? Gak.. apalagi kenal beliau.

Namun, sering aku membaca tulisan makkela Rikanson Jutamardi Purba perihal keinginan beliau menjadi "parhorja" / pelayan bagi masyarakat Simalungun.

Tombol "terima pertemanan" aku klik. Sesaat kemudian, ada pesan masuk di messenger.."Terimakasih Lae" bunyinya.

Mimpi apa aku, disapa seorang Jenderal bintang dua dipundak itu. Suatu kehormatan bagiku.

Entah apa yang merasukimu pak mau menyapa aku, yang sudah 3 tahun ini menanggalkan status sebagai warga Simalungun. 

Aku pun berteman dengan beliau, dan setiap status yang di-update, pasti aku baca. Berusaha memahami ide yang beliau ingin tanamkan di Simalungun.

Hasilnya? Luar biasa..

Tidak, tulisan ini tidak di bayar. Apalagi disuruh untuk menuliskan tentang beliau. Lagian, gak ada untungnya bagi beliau, karena aku bukanlah bang Birgaldo Sinaga.

Apa yang dibutuhkan Simalungun, ada pada diri pak Wagner. Ide nya cemerlang, dua opini beliau di harian Sinar Indonesia Baru telah menjelaskannya secara gamblang.

Mudah bergaul dimana dan kepada siapa saja. Kaum milenial, nyambung. Ke Lapo tuak, ikut nimbrung. Gagasan yang beliau tawarkan bukan bisnis, melainkan penguatan karakter agar mampu terlepas dari pola pikir inferior yang selama ini membelenggu.

Kok Inferior?

Simalungun itu punya segalanya untuk maju, namun kenyataannya?

Pariwisata, oke. Perkebunan, luas. Pertanian? Subur ! Tetapi rakyatnya merasa "kemampuan" mereka masih sebatas ini. Padahal potensi SDM dan SDA yang dimiliki luar biasa besar.

Bukan salah pak JR ketika Menpar kala itu menyebut bahwa Parapat adalah kabupaten Toba. Melainkan kelalaian kita dalam memperkenalkan "hasimalungunonta" kepada publik.

Untung ada Jeka Saragih, yang begitu bangganya memperkenalkan Simalungun sebelum bertanding diajang One Pride MMA,.dan sebahagian orang lagi tentunya.

Tapi itu diluar, bagaimana dengan kabupatennya sendiri? Ini yang perlu dibenahi.

Besarnya potensi SDM dan SDA Kab. Simalungun belum mampu dimaksimalkan oleh stakeholder terkait. Menggenjot SDA tanpa memperhatikan kualitas SDM, sama saja menghancurkan masa depan. Fokus pada SDM mengabaikan SDA, apa gunanya?

Kedua potensi itu harus dimanfaatkan secara seimbang, sehingga benar-benar berdampak bagi semua.

Sia-sia jembatan dibangun, tapi SDM perihal pengelolaan pertanian, anggaran, dan pemasaran tidak dibangun secara serempak. Meski lebih sia-sia lagi, kalau pelatihan terus dilakukan, tapi abai terhadap infrastruktur.

Lalu, kenapa harus pak Wagner Damanik?

Selain Ide yang cemerlang, beliau berani mengambil langkah beresiko, yakni majunlewat jalur independen.

Apa Untungnya?

Jalur ini memang berat, butuh kerja ekstra untuk bisa mengamankan suara. Tetapi, cost politik lewat jalur ini, bisa saja jauh lebih murah daripada jalur lain, ditengah "kentalnya" aroma politik transaksional bangsa ini.

Yakinlah, tidak ada yang murni ingin menjadi bupati, sekaligus menjadi panti sosial, menghamburkan dana ratusan juta hingga miliaran rupiah, hanya demi gelar semata.

Bill Gates yang uangnya berjibun itu pun, hanya fokus pada panti sosial lain. Kalau dia mau, dan menyatakan ingin berbagi dengan menjadi Presiden Amerika, tandingan uang sama Donald Trump, pastilah pak Trump kalah telak.

Jadi, dengan dana politik yang kecil, gaji beliau nantinya jika terpilih sebagai bupati, cukuplah menutupinya. Jadi, bisa fokus kerja, kerja dan kerja. Makanya pak, segera tentukan wakil.

Lalu, apalagi kelebihan Wagner Damanik?

Aku belum pernah ketemu, belum tahu juga jejak nyatanya. Semua yang kutuliskan, berdasarkan hasil pengamatan terhadap ide yang beliau tuangkan, dan langkah berani yang beliau ambil.

Satu lagi, semoga beliau gak cerita susah. Kalau mau jadi motivator, lebih pas Mario Teguh.

Semangat dan terus berjuang pak Irjen. Maruli Wagner Damanik. Ini era industri 4.0. Bukan yang besar mengalahkan yang kecil,.bukan yang banyak modal yang sudah pasti menang. Tetapi siapa yang cepat, dia yang akan memenangkan pertandingan.

Sejauh ini, menyuarakan cita-cita anda dan kita untuk Simalungun yang lebih baik, adalah kewajiban kita semua. Salam Habonaron do Bona.(***)

Begitu Dapat Izin DPP PDIP, Junimart Laporkan Rocky Gerung ke Polisi

Junimart Girsang
Jakarta, BS-Anggota DPR asal PDI Perjuangan (PDIP) Junimart Girsang berencana mengajukan laporan ke Kepolisian terhadap Rocky Gerung (RG) atas dugaan penghinaan simbol-simbol negara. Eksekusi pelaporan itu hanya menunggu izin dan perintah akhir dari DPP PDIP.

Pelaporan itu bermula ketika keduanya menjadi narasumber dalam salah satu acara talkshow politik di stasiun televisi swasta nasional. Di acara itu, dengan gayanya seperti biasa, Rocky menuding bahwa tak ada yang memahami Pancasila termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

Hal itupun mengundang protes langsung dari Junimart. Di jagat media sosial, muncul tagar RockyGerungMenghinaPresiden.

Ketika ditanya Beritasatu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (4/12/2019), Junimart mengaku dirinya sangat kecewa dengan sikap dan pernyataan dari Rocky Gerung (RG). 

Baginya, yang bersangkutan betul-betul secara sengaja sudah menghina simbol-simbol negara. Yakni Presiden RI dalam hal ini Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Bahwa dia mengatakan presiden tidak mengerti tentang Pancasila. Oleh karena itu saya menyampaikan dalam forum yang sama saya akan mengajukan laporan ke kepolisian," kata Junimart.

"Anda cuma gertak sambal saja?" tanya Beritasatu.

Junimart langsung membantah. Dirinya mengaku sudah berkomunikasi dengan DPP PDIP, partai tempat dirinya bernaung.

"Tinggal DPP memutuskan apakah memang harus kita proses atau bagaimana. Tetapi saya memberikan masukan bahwa RG ini harus diberikan suatu pelajaran dalam etika. Bagaimana mungkin RG yang dosen itu bisa mendidik mahasiswa bila sikap dan perilakunya tak mendukung?" kata Junimart.

Dan menurut Junimart, RG melakukannya secara sengaja. Sebab dirinya sudah membuka peluang kepada RG melakukan klarifikasi. Tapi Rocky malah tak mau.

"Bagi saya ini penghinaan kepada kepala negara dan simbol-simbol negara. Ingat bukan simbol ya. Kalau simbol kan nanti dibilang bendera, lagu kebangsaan, bahasa, Pancasila. Kalau saya bilang simbol-simbol. Kalau presiden ke luar negeri, orang tahunya beliau itu Indonesia. Jadi simbol negara. Itu harus dipahami," ungkapnya.(BS-SP)

Airlangga Hartarto Terpilih Aklamasi, Hingga Didorong Capres Golkar 2024

Ketua umum Partai Golkar Airlangga Hartarto memberikan pidato politiknya dalam pembukaan Munas ke X Partai Golkar di Jakarta, Selasa 3 Desember 2019. ( Foto: Suara Pembaruan / Joanito De Saojoao )
Jakarta, BS-Musyawarah Nasional (Munas) Golkar kali ini tergolong senyap tanpa riuh politik dalam perebutan Ketua Umum. Bahkan terpilihnya kembali Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar periode 2019-2024 dengan cara aklamasi dalam Munas Golkar di Hotel Ritz Chalton, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2019), menunjukkan kedewasaan politik Golkar sudah mumpuni.

Penetapan Airlangga dilakukan setelah seluruh penggurus daerah memberikan pemandangan umum terhadap Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Airlangga periode 2014-2019.

Dalam pandangan umum, semua penggurus daerah yang merupakan pemilik suara mengusulkan hanya Airlangga sebagai Calon Ketua Umum. Dalam pandangan umum, semua penggurus daerah meneriman LPJ dari Airlangga dan tidak mengusulkan nama lain di luar Airlangga.

Atas hasil itu, Aziz Syamsuddin selaku pemimpin sidang meminta persetujuan kepada seluruh peserta Munas untuk menentapkan Airlangga sebagai Ketum. Seluruh peserta Munas pun menyatakan setuju.

"Apakah ada calon lain selain pak Airlangga?" tanya Aziz.
"Tidak," jawab seluruh peserta Munas.

Dengan jawaban itu, Aziz lalu mengetok palu penetapan Airlangga sebagai Ketum untuk kedua kalinya. Rapat penetapan dihadiri tokoh senior PG seperti Aburizal Bakrie, Akbar Tanjung, Agung Laksono.

Tidak Ada Rekonsiliasi

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menegaskan tidak ada lagi rekonsiliasi antara dirinya dan kubu Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo atau Bamsoet. Pasalnya, semua kubu termasuk dirinya dan Bamsoet sudah bersatu menjadi pengurus Partai Golkar.

"Tidak ada rekonsiliasi, kan sama sama pengurus partai," ujar Airlangga di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2019).

Menurut Airlangga, sudah tidak ada persoalan lagi antara dirinya dan Bamsoet. Sebagai pengurus dan kader partai Golkar, maka semuanya mempunyai kewajiban untuk menjaga soliditas partai dan membesarkan partai Golkar.

"Sekarang kan sama-sama pengurus. Kalau sama-sama pengurus kan tidak ada persoalan," tegas Airlangga.

Sementara pendukung Airlangga, Dedi Mulyadi meyakini Airlangga bakal mengakomodir semua pihak jika kembali terpilih menjadi Ketum Golkar. Menurut Dedi, Airlangga adalah sosok akomodatif.

"Pak Airlangga kan selama ini akomodatif. Jangankan urusan AKD (alat kelengkapan dewan), Pak Bamsoet jadi Ketua MPR saja, dia rekomendasikan," tutur Dedy.

Dedy mengakui bahwa Munas adalah forum rekonsiliasi di mana semua perbedaan pendapat disatukan. Namun terkait komposisi kepengurusan, kata dia, merupakan hak prerogatif Ketum terpilih nantinya, termasuk susun AKD.

"Ya kita serahkan sepenuhnya pada para pemegang mandat, terutama ketua umum yang menyusun komposisi. Ketua umum kan orang yang rekonsiliatif, saya katakan ini kan pemimpin rekonsiliatif," pungkas Dedy.

Airlangga Capres 2024

Salah satu Organisasi Massa (Ormas) pendiri Partai Golkar (PG) Kosgoro 1957 mengusulkan Ketua Umum (Ketum) petahana PG Airlangga Hartarto sebagai Calon Presiden (Capres) 2024. Airlangga layak menjadi Capres dengan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki.

"Dengan kemampuan yang banyak disingung, beliau (Airlangga, Red) pada waktu pemilihan presiden (Pilpres) kita usung dari PG," kata Ketua Umum Kosgoro 1957 Agung Laksono dalam pemandangan umum Munas X PG di Hotel Ritz Chalton, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/12/2019).

Ia menegaskan Kosgoro tidak meragukan lagi kepemimpinan dan kemampuan Airlangga. Dalam 1,8 tahun memimpin PG, Airlangga berhasil mengembalikan kejayaannya dengan tetap menjadi pemenang nomor dua di dalam pemilihan legislatif.

"Kosgoro tidak ragu karena beliau (Airlangga, Red) pantas untuk kita tetapkan kita pilih sebagai ketum 2019-2024 mendatang," ujar mantan Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat ini.

Terhadap laporan pertanggungjawaban (LPJ) Airlangga, Kosgoro menerima sepenuhnya. Kosgoro memandang Airlangga telah berhasil membuat Munas x berlangsung sejak dan berada dalam semangat persatuan.

"Setelah kita dengan dengan cermat dan seksama, sebagai LPJ yang disampaikan jelas betapa beratnya situasi yang dihadapi tapi membawa kesejahterana bagi PG. Untuk itu segenap jajaran Kosgoro, baik pusat maupun daerah dengan ini kami menerima sepenuhnya LPJ dari Airlangga," tutur Agung yang juga Ketua Dewan Pakar PG.

Dukungan Airlangga sebagai Capres 2024 juga disampaikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I (propinsi) Bali bersama para pengurus DPD II (kabupaten/kota) se-Bali. Mereka menilai Airlangga berhasil memimpin PG. Karena itu, layak untuk dipilih kembali masa jabatan 2019-2024 dan menjadi Capres 2024.

"Kami seluruh DPD I dan II Bali mencalonkan menjadi Bapak Airlangga sebaga Capres 2024," kata Plt Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Bali Gde Sumarjaya Linggih dalam pemandangan umum di Munas Golkar.(*-SP)

Mahasiswa Muslim Universitas Jambi Ikut Bersihkan Lingkungan Gereja Jelang Natal

Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Jambi (Unja) ikut melakukan gotong royong bersama Pemuda Gereja Kristen Protestan Simalungun (P-GKPS) Tanah Kanaan Jambi. Gotong royong tersebut dilakukan di Lingkungan GKPS Tanah Kanaan Kota Jambi, Lorong Penerangan, Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi, Kamis (5/12/2019). (Foto Chandra Eko Purba SH)
Jambi, BS-Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Jambi (Unja) ikut melakukan gotong royong bersama Pemuda Gereja Kristen Protestan Simalungun (P-GKPS) Tanah Kanaan Jambi. Gotong royong tersebut dilakukan di Lingkungan GKPS Tanah Kanaan Kota Jambi, Lorong Penerangan, Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi, Kamis (5/12/2019).  

Kegiatan gotong royong yang diikuti Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Jambi ini dalam rangka menyambut Perayaan Natal Desember 2019. Mahasiswa Unja ini juga dengan agama yang berbeda.

“Terima kasih kepada saudara kami yang tanpa memandang latar belakang untuk memberikan edukasi terhadap toleransi umat beragama. Kami bangga dengan keadaan ini. Mereka adalah Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Jambi dan menjalin kegiatan untuk memperlihatkan tingginya Toleransi umat beragama di antara kami,” ujar Ketua PGKPS Tanah Kanaan Jambi, Chandra Eko S Purba SH.
Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Jambi (Unja) ikut melakukan gotong royong bersama Pemuda Gereja Kristen Protestan Simalungun (P-GKPS) Tanah Kanaan Jambi. Gotong royong tersebut dilakukan di Lingkungan GKPS Tanah Kanaan Kota Jambi, Lorong Penerangan, Kecamatan Alam Barajo Kota Jambi, Kamis (5/12/2019). (Foto Chandra Eko Purba SH)
Kata Chandra Purba, Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan Universitas Jambi hadir dengan tanpa memandang kami sebagai beda agama, tetapi memandang kami sebagai mahluk social. Dan kami merasa cair dalam melaksanakan kegiatan bersih-bersih gereja GKPS Tanah Kanaan Jambi. 

“Ini bukan sekedar program, tapi ini salah satu cara merajut kasih diantara umat beragama, dimana sekarang ini ada pengkotak-kotakan antar umat beragama. Tetapi kami tidak ikut di dalamnya, kami generasi muda yang memiliki toleransi yang tinggi dalam menyikapi persoalan sekarang ini,” kata Chandra Eko S Purba.

“Jayalah mahasiswa, jayalah Pemuda GKPS Tanah Kanaan Jambi. Kita saudara, kita satu rumah dalam Indonesia. Biarpun kita berbeda-beda tapi kita tetap satu. Salam damai dari kami pemuda gereja,” ujar Chandra Eko Purba.(Asenk Lee Saragih)
 

Lamser Girsang: "Jodoh Tergantung Tulang"

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 4 December 2019 | 13:37

Foto Kolase Youtube
Beritasimalungun-Dipenghujung tahun 2019, Lamser Girsang, musisi legendaris Simalungun mengeluarkan singel terbaru lagu Pop Simalungun berjudul "Jodoh Tergantung Tulang". Lagu ini telah diposting di Youtube akun Lamser Girsang pada Rabu 3 Desember 2019. (Asenk Lee)

Simak Videonya Dibawah Ini

Ocha, Atlet Wushu Simalungun Bertarung di SEA Games

Rosalina boru Simanjuntak (tengah) foto bersama Menteri Pemuda dan Olahraga serta Ketua Wushu Indonesia. (Foto: Tagar/Ist)
Rosalina boru Simanjuntak alias Ocha, gadis kelahiran Oktober 1996 asal Kabupaten Simalungun, siap mengharumkan nama Indonesia di SEA Games 2019. 

Pematangraya-Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, patut berbangga hati. Seorang atlet wanita cantik cabang olahraga wushu bertarung di Southeast Asian Games (SEA Games) 2019 di Filipina. 

Dia adalah Rosalina boru Simanjuntak. Gadis kelahiran Oktober 1996 asal Janggar Leto, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun, itu siap mengharumkan nama Indonesia di ajang pesta olahraga Asia Tenggara yang digelar dua kali setahun.

SEA Games ke-30 di negara dengan ibu kota Manila tersebut resmi dibuka hari ini, Sabtu 30 November hingga Rabu 11 Desember 2019. Menurunkan kekuatan 837 atletnya, Indonesia kembali berjuang untuk menjadi juara umum setelah terakhir kali menjuarai di tahun 2011.

Ocha, sapaan akrabnya bercerita, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan wakilnya Musa Rajekshah, turut menghantar saat acara pelepasan atlet asal Sumatera Utara yang akan terbang ke Filipina di Century Hotel Senayan, Jakarta, Rabu 27 November 2019.

Melalui pesan aplikasi WhatsApp kepada Tagar, wanita buah cinta pasangan Parulian Simanjuntak dan Elvrida boru Sihombing itu menyampaikan terima kasih atas dukungan gubernur dan rombongannya. Terlebih ia meminta dukungan doa pada warga Indonesia terutama warga Kabupaten Simalungun.

"Terpilih sebagai salah satu atlet yang membela Indonesia, aku bertekad akan berjuang memberikan yang terbaik dan doakan saya bisa membawa pulang medali emas," tulisnya, Sabtu 30 November 2019 pagi.

Sebelum berangkat ke Filipina para atlet pelatnas wushu sudah digembleng latihan.

Dikatakannya, terpilihnya ia bertarung di Filipina tak sekadar keberuntungan dan hasil kerja kerasnya sendiri. "Dukungan orangtua dan doa-doa warga Kabupaten Simalungun aku bisa seperti ini, Bang," katanya lagi.

Wushu, katanya, dia kenal sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Maria Goretti, Kota Pematangsiantar. Di SEA Games nanti, Ocha bertanding pada kelas 48 Kg putri.

"Persiapan sudah 100 persen sekarang. Di mana sebelum berangkat ke Filipina para atlet pelatnas wushu sudah digembleng latihan selama kurang lebih dua bulan di China sejak September hingga Oktober 2019," terangnya.

Ocha juga berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun memperhatikan atlet asal Kabupaten Simalungun. Agar para atlet tetap semangat membawa nama baik Kabupaten Simalungun.

Sebelum mengikuti SEA Games, Ocha telah banyak meraih prestasi diantaranya, medali emas PON Jawa Barat XIX 2016, medali emas kejuaraan Moscow Wushu Star 2018 di Rusia, serta menyumbang medali emas untuk Indonesia pada ASEAN University Games ke -XIX di Naypyidaw, Myanmar, pada tahun 2018.

Ocha merupakan anak ke empat dari lima bersaudara. Sebelum lulus dari SMP Negeri 1 Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun, ia menempuh pendidikan dari SD 091288 Sibaganding, Kabupaten Simalungun.

Ia kemudian melanjutkan ke SMK Maria Goretti, Kota Pematangsiantar dan saat ini Ocha menempuh pendidikan di Fakultas Olahraga Universitas Negeri Medan (Unimed).(BS-Tagar.Id)

Potret Jalan Lintas Haranggaol Kini

Potret jalan Lintas Haranggaol Kini. Foto Rikson Saragih
Haranggaol, BS-Pembangunan jalan lintas Simpang Haranggaol-Haranggaol, Kabupaten Simalungun kini sudah ada kemajuan. jalan sudah tampak diaspal dan diperlebar. 

"Memberitakan yang baik-baik dulu ahh. Tahap pengaspalan jelang akhir tahun ini sudah clear. Semoga berlanjut sampai ke Simpang Salbe di tahun 2020. Ekonomi rakyat pesisir pantai akan tergerak dibidang wisata yang memanfaatkan bukit-bukit dengan  panorama Danau Toba yang indah," tulis Rikson Saragih. 

"Dinanti akka pengusaha asal kampung juga warga setempat dengan munculnya yang lagi trend BIS = Bukit Indah Silumbak BILA=Bukit Indah Liang Atas dan seterusnya. Thanks buat Pemerintah Cq PUPR dan Kontraktor Putra Daerah. #Sore dari sopo KJA #Hujan berkat sudah reda," Rikson saragih menambahkan. (BS-Asenk Lee)

Memilih Pemimpin Masa Kini

Irjenpol (P) Drs. M. Wagner Damanik, M.AP
Oleh: Irjenpol (P) Drs. M. Wagner Damanik, M.AP

Beritasimalungun-Perkembangan teknologi yang sangat besar telah berdampak pada terciptanya era keempat manusia yang disebut era digital (Chris Skinner, Manusia Digital : xiv), dimana kita semua saling terhubung satu sama lain dalam waktu nyata (real time). 

Hal ini bersesuaian dengan Laporan Survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) 2018 yang menyatakan bahwa dari 264 juta penduduk Indonesia di 2018, sebanyak 170 juta orang atau 65 persen telah menggunakan dan terhubung ke internet, serta membentuk suatu komunitas dalam dunia maya. 

Era digital tidak hanya menghubungkan manusia tetapi juga benda-benda di sekitar. Hal ini dibuktikan dengan munculnya Internet of Things, dimana suatu obyek dapat difungsikan dari jarak jauh tanpa perlu interaksi manusia ke manusia ataupun manusia ke perangkat komputer.

Berdasarkan penjelasan di atas, digitalisasi menjadi sangat penting dalam menciptakan pelayanan yang transparan dan efisien. Kondisi ini menuntut kehadiran seorang pemimpin yang adaptif dan kreatif terhadap perubahan. 

Sejalan dengan itu, Lemhannas RI melihat bahwa sistem sosial baik nasional, regional maupun global ke depan akan semakin terbuka, kompleks, dan penuh dengan ketidakpastian (uncertainty), sehingga dibutuhkan peran pemimpin yang tidak hanya berpikir reaktif tetapi juga antisipatif dan proaktif terhadap setiap masalah yang ada (Lemhanas RI 2009, Indeks Kepemimpinan Nasional Indonesia : iii).

#Pemimpin yang Kreatif dan Adaptif

Tidak bisa dipungkiri bahwa perkembangan teknologi internet akan semakin dashyat dalam waktu dekat. Perkembangan ini akan jauh lebih bermanfaat apabila dikelola oleh orang yang selalu berpikir kreatif dan adaptif. 

Hal ini telah terbukti dengan munculnya berbagai inovasi yang mampu meningkatkan produktivitas manusia sebagaimana yang telah dilakukan Jack Ma (Alibaba) dan Nadiem Makarim (Gojek). 

Jack Ma, pemilik sekaligus pendiri Alibaba telah membantu jutaan orang untuk bisa berbisnis dengan lebih mudah di Cina, juga ratusan ribu orang di Benua Afrika yang sebelumnya tidak pernah bersentuhan dengan bank, sekarang sudah memiliki rekening di smartphonenya yang bisa bertransaksi. 

Sama halnya dengan Nadiem Makarim, pendiri Gojek yang tidak hanya memberikan kemudahan transportasi, namun juga membuka peluang kerja bagi banyak masyarakat.

Kedua tokoh ini merupakan contoh pemimpin kreatif dan adaptif yang mampu menciptakan gagasan-gagasan baru di era perubahan yang begitu cepat. 

Pemimpin yang merasa benar dengan kacamatanya yang lama harus segera berubah, karena kini saatnya mendayagunakan teknologi informasi dan akal manusia untuk menghasilkan kinerja terbaik dengan prinsip : lebih murah, lebih cepat dan lebih baik (“cheaper, faster and better”). 

Teknologi digital telah mampu membuka peluang kolaborasi, menciptakan transparansi dan mempermudah komunikasi antara masyarakat dengan pemimpinnya (connected society) guna meningkatkan efisiensi dan mendongkrak kinerja. 

Menurut hasil penelitian yang dikemukakan di CEO Forum Kompas ke 10, teknologi digital bahkan mempu menghasilkan efisiensi lebih dari 30 persen (Kompas, Jumat, 29.11.2019, hal 18). Ini tentu hasil yang sangat menjanjikan.

Tantangan besar pemimpin masa kini adalah keberanian dan kesungguhan untuk memaksimalkan digitalisasi terhadap aspek yang berkaitan dengan tugasnya terutama dalam hal pelayanan masyarakat. 

Ini memang tidak mudah, akan tetapi sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pelayanan masyarakat secara signifikan. Bisa kita bayangkan betapa efisiennya apabila seorang warga yang mengurus KTP atau administrasi lainnya cukup melalui smartphone miliknya. 

Pengurusan berbagai perizinan, dokumen usaha atau lainnya bisa selesai tanpa harus bertatap muka dengan pejabat terkait. Betapa besar keuntungan ekonomi yang bisa didapat apabila pemerintah mengaplikasikan e-government khususnya dalam pelayanan publik, sehingga terwujud efisiensi tenaga, waktu dan biaya.

Digitalisasi pelayanan ini membutuhkan keseriusan pemimpin dalam mempersiapkan SDM guna menjalankan program tersebut, seperti halnya penyiapan data meliputi administrasi kependudukan, potensi sumberdaya alam, demografi, geospasial, mata pencaharian penduduk, dan layanan masyarakat lainnya. 

Sistem digitalisasi ini akan mampu meminimalisasi timbulnya pungli/korupsi karena tidak lagi melakukan pembayaran dengan ‘uang tunai’ namun semuanya telah terekam dalam jejak digitalisasi berupa bank transfer.

#Pemimpin Reaktif, Antisipatif dan Proaktif (RAP)

Ketiga unsur RAP harus ada dalam diri seorang pemimpin pada saat yang bersamaan. Reaktif mengharuskan kecekatan dan kemampuan seorang pemimpin untuk dapat memberikan solusi atas permasalahan yang tiba-tiba terjadi pada masyarakat dalam waktu yang cepat dan tepat, oleh karena itu seorang pemimpin harus benar-benar menguasasi berbagai permasalahan yang ada. 

Kecepatan dan ketepatan dalam bereaksi sangat diperlukan untuk menghindari kerugian yang besar pada masyarakat. Antisipatif berarti seorang pemimpin harus mampu membaca berbagai potensi permasalahan yang bisa muncul tiba-tiba di depan. 

Atas berbagai kemungkinan persoalan yang muncul tersebut, maka seorang pemimpin sudah harus mempersiapkan tindakan antisipasi untuk mengatasinya. Sedangkan proaktif berarti seorang pemimpin harus mampu membuat terobosan (breakthrough) berdasarkan prinsip-prinsip serta nilai-nilai yang berlaku guna mengakselerasi pembangunan di daerahnya. 

Dengan demikian maka pemimpin juga harus mampu membuat keputusan secara bijak dan bertanggung jawab dengan  tetap mengedepankan kepentingan masyarakat.

Kemampuan untuk memetakan permasalahan tentu juga tidak kalah pentingnya. Berbagai masalah yang terjadi saat ini maupun yang masih akan terjadi dalam beberapa tahun ke depan antara lain : pemberantasan kemiskinan dan pengangguran, minimnya pembangunan infrastruktur, birokrasi pemerintahan yang tidak efektif, masih terjadi pungli/korupsi dan jual beli jabatan, mutu pendidikan yang masih rendah, pelayanan kesehatan serta pemberdayaan UMKM dan ekonomi kreatif yang belum optimal. Pemimpin harus bisa menerapkan RAP dalam setiap permasalahan tersebut dengan tepat dan cepat, sehingga kesejahteraan meningkat dan masyarakat memiliki daya saing.

Jabatan seorang pemimpin hendaklah bukan hasil dari usaha yang dilandasi oleh semangat “trial and error” apalagi bila pencapaiannya disertai dengan “dirty games” seperti “money politik” (vote buying), politik identitas, politik kartel (ideologi, gagasan, dan visi-misi bukan lagi menjadi tolak ukur namun yang utama adalah kepentingan), pembohongan publik dan lain sebagainya. 

Lemhanas RI dalam Buku Indeks Kepemimpinan Nasional Indonesia (IKNI) menyebutkan 4 kategori cita susila (moralitas) dan akuntabilitas (tanggung jawab) sebagai “key variables” yaitu :

a). Moralitas dan akuntabilitas yang bersifat sipil atau individual, yaitu seorang pemimpin harus memenuhi syarat yaitu bertaqwa kepada Tuhan YME, memiliki etika personal yang baik (track record), dapat dipercaya (berintegritas), cerdas (berpendidikan tinggi) dan memiliki keluarga yang harmonis.

b). Moralitas dan akuntabilitas yang bersifat sosial kemasyarakatan, yaitu harus professional atas dasar keahlian, sehingga mampu membangun simpatik dan dapat diterima oleh masyarakat yang dipimpinnya. Pemimpin juga harus dapat membangun soliditas dan solidaritas serta menumbuhkan harapan baru untuk kemajuan yang lebih baik.

c). Moralitas dan akuntabilitas yang bersifat institusional atau kelembagaan, yaitu selalu taat pada konstitusi dan perundang-undangan yang berlaku, prinsip NKRI, Bhinneka Tunggal Ika dan nilai-nilai demokrasi. 

Juga harus menjunjung tinggi supremasi hukum dan HAM, memiliki rekam jejak yang positif, serta mampu berpikir transformasional guna menginspirasi dan menstimulasi subsistem kepemimpinan yang mendukungnya.

d). Moralitas dan akuntabilitas yang bersifat global, yaitu memiliki wawasan regional dan global dengan semangat membangun kepemimpinan bersama. Tentu juga harus memiliki karakter negarawan yang karya dan kepribadiannya dihormati oleh negara lain.

Tahun 2020 akan diselenggarakan Pilkada guna memilih Gubernur, Bupati dan Walikota di 270 daerah. Mari kita belajar dari pengalaman Pilkada yang sudah beberapa kali dilaksanakan, apakah masyarakat sudah mendapatkan apa yang menjadi harapannya. Yang pasti ketika salah menentukan pilihan, maka harus siap menerima segala konsekuensinya selama lima tahun ke depan. 

Oleh karena itu masyarakat harus lebih cerdas dalam memilih pemimpinnya, sehingga terlahir pemimpin yang mampu mensejahterakan dan mengakselarasi pembangunan di daerahnya. 

Pemilih harus mengedepankan kemampuan pemimpin dari aspek moralitas dan akuntabilitas secara objektif, menjauhkan hal-hal yang bersifat subjektifitas-emosional dan primordialistik yang cenderung banyak terjadi saat ini atas dasar aspek popularitas semata, atau dikotomi Tua-Muda, Jawa-non Jawa, TNI-non TNI, Pria-Wanita, Muslim-non Muslim dan sebagainya yang jauh dari semangat Bhinneka Tunggal Ika. 

Pemimpin yang dipilih haruslah mereka yang mempunyai kemampuan untuk memberi yang terbaik kepada masyarakat, bukan sebaliknya mengambil dari masyarakat untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya. Semoga saja. (BS-Penulis adalah Pengamat Kebijakan Publik.)

Berita Lainnya

.

.
.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Ikan Bawal Seberat 9 KG Dapat (Tabu-tabu) di Danau Toba Hutaimbaru Simalungun

Ikan Bawal Seberat 9 KG Dapat (Tabu-tabu) di Danau Toba Hutaimbaru Simalungun
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Sapu Bersih Rencana Gubsu Soal Wisata Halal Syariah di Kawasan Danau Toba

Sapu Bersih Rencana Gubsu Soal Wisata Halal Syariah di Kawasan Danau Toba
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Andaliman, Rempah Batak Yang Mendunia

Andaliman, Rempah Batak Yang Mendunia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

St Adriani Heriaty Sinaga SH MH (Srikandi Simalungun) Itu Purna Bakti

St Adriani Heriaty Sinaga SH MH (Srikandi Simalungun) Itu Purna Bakti
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya


MIRACLE "TINUKTUK" SAMBAL REMPAH KHAS SIMALUNGUN

MIRACLE "TINUKTUK" SAMBAL REMPAH KHAS SIMALUNGUN
PESAN: MIRACLE'TINUKTUK WA: 081269275555

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih
TMII Jakarta Sabtu 4 November 2017.KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

WAGNER DAMANIK MENUJU BUPATI SIMALUNGUN

RUANG IKLAN

RUANG IKLAN
Kirim Bahan IKLAN Ke Email: beritasimalungun@gmail.com