. Dodi Larisman Tambunan dan Adiknya Dayat Tambunan, Dua Kakak Beradik Gepeng Asal Tarutung Ini Kena Tikam di Kota Jambi | BeritaSimalungun
Home » » Dodi Larisman Tambunan dan Adiknya Dayat Tambunan, Dua Kakak Beradik Gepeng Asal Tarutung Ini Kena Tikam di Kota Jambi

Dodi Larisman Tambunan dan Adiknya Dayat Tambunan, Dua Kakak Beradik Gepeng Asal Tarutung Ini Kena Tikam di Kota Jambi

Written By Beritasimalungun on Friday, 19 June 2015 | 10:40

Dodi dan Dayat, dua kakak beradik asal Tarutung Sumatera Utara yang jadi gelandnagan di Jambi
Dodi dan Dayat, dua kakak beradik asal Tarutung Sumatera Utara yang jadi gelandangan di Jambi.

BERITASIMALUNGUN.COM, Jambi-Seorang anak gelandangan berusia 14 tahun bernama Dodi Larisman Tambunan terkena tikaman pada bagian dada dan muka, pada Kamis 18 Juni 2015, dini hari. Dodi bersama adiknya Dayat Tambunan merupakan gelandangan yang biasa mangkal di kawasan WTC dan Ramayana Kota Jambi.


Malam itu, kata dia, dirinya ditikam oleh Amir, orang yang dikenalnya sebagai gelandangan pula. “Saya jaga malam, lihat ada orang yang mau mencuri toko, saya kenal pencuri itu, lalu saya teriak. Tapi saya malah ditikam oleh Amir itu. Untunglah pisaunya tumpul,” kata Dodi di Kantor Camat Pasar dengan tubuh kumal dan kucel.

Dia diantar oleh warga sekitar pasar ke kantor camat karena terlihat berdarah di bagian muka.
“Dia habis kena tikam, tapi untunglah pisaunya tumpul, meski berdarah, tapi tidak dalam, cuma kelihatan bekas lecetnya,” kata warga sekitar kepada Masurai.com.

Camat Pasar Jambi Mustari Affandi mengatakan, untuk sementara dua kakak beradik itu terpaksa dititipkan di Dinas Sosial Kota Jambi, karena tidak diketahui alamat pastinya di Kota Jambi. “Keterangannya berubah-ubah. Pertama dia bilang ada kakaknya bekerja di parkiran Rumah Sakit Siloam, Di Jambi tidak ada keluarga lain. Jadi terpaksa kami titipkan di Dinas Sosial Kota Jambi,” kata Mustari.

Kepada Masurai.com, Dodi dan Dayat mengaku berasal dari Tarutung, Sumatera Utara. Kedua orang tuanya telah wafat. Di Jambi dia sudah empat bulan menggelandang. Selain jaga parkir di depan Ramayana, Jambi. Dia juga diminta jaga malam sebuah toko di kawasna itu.

“Saya ada kakak, dia kerja di Siloam, menumpang pula tinggal dengan kakak angkatnya di kawasan enambelas. Jadi kami tidak bisa tinggal sama dia,” kata Dodi.

Saat digelandang petugas ke Dinas Sosial, tangis Dodi dan Dayat yang berusia 12 tahun pecah, dia meronta-ronta, ketika petugas memasukkan mereka ke ruang tahanan di kantor tersebut.
“Aku tidak mau dipenjara, aku takut..Aku mau pulang,” katanya Dayat yang tidak kalah kumal dari abanganya.

Namun petugas dengan terpaksa harus menahan Dodi dan Dayat hingga pagi hari untuk didata lebih lanjut dan diambil tindakan atas dua anak gelandangan itu. (Sumber: Masurai.com)
Share this article :

Post a Comment

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.