}); 2013 | BeritaSimalungun

Berita Terkini

INDEKS BERITA

Helikopter Milik Bupati Simalungun JR Saragih Jatuh di Sekitar RS Efarina Etaham Karo

Written By GKPS JAMBI on Monday, 30 December 2013 | 15:54

  • Ini Identitas Korban Heli Jatuh di Karo

    Risna Nur Rahayu - Okezone
    Foto Helikopter yang jatuh di Karo beredar di BBM (Ist) Foto Helikopter yang jatuh di Karo beredar di BBM (Ist)

    JAKARTA - Satu orang tewas dan empat orang terluka dalam peristiwa jatuhnya helikopter bernomor lambung PK-DAL tepat di depan RSU Efarina Etaham Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara sekira pukul 10.40 WIB.

    Helikopter mengangkut dua kru pesawat dan tiga karyawan rumah sakit tersebut. Berikut identitas para korban menurut Kapolres Karo, AKBP Albert TB Sianipar, Senin (30/12/2013):

    1. Budi Indra (35), pilot, warga Jakarta (luka)
    2. Yahya Sembiring (53), karyawan, alamat kompleks RS Efarina Etaham (luka)
    3. Nila Munthe (35), karyawan, alamat Desa Raya Kecamatan Berastagi (luka)
    4. Simanjorang (50), karyawan, alamat kompleks RS Efarina Etaham (luka)
    5. Arif (39), teknisi, warga Jakarta (tewas).

    Sempat beredar kabar bahwa salah satu korban adalah Bupati Simalungun JR Saragih yang juga menjabat sebagai Presiden Komisaris RSU Efarina Etaham. Namun dibantah oleh Pemkab, karena saat ini politikus Partai Demokrat itu sedang menghadiri acara Natal di Gereja HKBP Nomensen Siantar. (ris) .

  • Ini Kronologi Helikopter Jatuh di Depan RS Efarina Karo
    Senin, 30 Desember 2013 14:20 wib
    Taufik Budi - Okezone

    JAKARTA - Helikopter yang jatuh di depan Rumah Sakit Efarina Etaham, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, baru lepas landas dari helipad. Diduga akibat kendala teknis, helikopter itu jatuh sekira pukul 10.40 WIB.

    “Tadi baru saja lepas landas dari helipad di atas gedung rumah sakit,” kata Kapolres Karo, AKBP Albert TB Sianipar, kepada Okezone, Senin (30/12/2013).

    Setelah lepas landas, helikopter dengan nomor lambung PK-DAL itu tiba-tiba hanya terbang memutar-mutar selama beberapa saat. Helikopter yang dipiloti Budi Indra itu pun akhirnya jatuh menimpa trafo dan tiang listrik sebelum membentur badan jalan.

    “Sempat muter-muter saja tadi tapi tidak lama terus jatuh tepat di tengah jalan atau sekira 15 meter dari gedung rumah sakit,” tambahnya.

    Dia mengaku belum mengetahui tujuan pasti helikopter yang mengangkut lima orang itu. Diduga, helikopter milik RS Efarina Etaham itu hendak menuju Polonia, Medan, atau Simalungun.

    “Kita belum mengetahui pasti tujuannya entah ke Polonia atau Simalungun,” tegasnya.

    Kecelakaan itu mengakibatkan satu orang tewas yang diketahui seorang teknisi bernama Arif. Sementara pilot dan tiga penumpang yang merupakan karyawan rumah sakit menderita luka.

    “Semua korban telah dievakuasi dan bangkai helikopter yang semula di tengah jalan juga sudah dipinggirkan,” tutupnya.
    (tbn)

  •  Bupati Simalungun Sering Gunakan Heli yang Jatuh di Karo
    Senin, 30 Desember 2013 14:05 wib
    Risna Nur Rahayu - Okezone
    Foto Helikopter yang jatuh di Karo beredar di BBM (Ist) Foto Helikopter yang jatuh di Karo beredar di BBM (Ist)

    JAKARTA - Helikopter bernomor lambung PK-DAL yang jatuh di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, milik RS Efarina Etaham, namun kerap digunakan Bupati Simalungun JR Saragih untuk kunjungan kerja.

    "Dapat kami sampaikan, helikoter tersebut bukan milik pribadi bapak (JR Saragih) tapi milik rumah sakit (RS Efarina Etaham). Hanya saja, beliau pemilik rumah sakit," ujar Kadis Kominfo Pemkab Simalungun, Akmal saat dikonfirmasi Okezone, Senin (30/12/2013).

    Disinggung sudah berapa lama helikopter itu dioperasikan, Akmal tidak mengetahui secara pasti. "Pengoperasiannya kapan saya kurang tahu karena memang bukan aset pemerintah, tapi memang bapak sering menggunakan heli tersebut untuk meninjau wilayah-wilayah di Simalungun," terangnya.

    JR Saragih, sambungnya, menyampaikan duka mendalam atas peristiwa itu. Dia kini fokus untuk menangani korban. "Beliau menyatakan sangat berduka. Beliau masih fokus menangani para korban," tutupnya.

    Seperti diberitakan, satu orang tewas dan empat luka dalam kecelakaan tersebut. Korban tewas merupakan teknisi heli yang merupakan warga Jakarta, sementara pilot dan tiga karyawan rumah sakit yang jadi penumpang, terluka. (ris)

  • Helikopter Jatuh di Karo Timpa Trafo dan Tiang Listrik
    Senin, 30 Desember 2013 13:17 wib
    Taufik Budi - Okezone
    Ilustrasi (Foto: Dok Okezone) Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)

    JAKARTA - Helikopter yang jatuh di depan Rumah Sakit Efarina Etaham, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menimpa sejumlah trafo dan tiang listrik. Akibatnya, daerah tersebut saat ini sedang dalam pemadaman listrik.

    “Tadi helikopter jatuh menimpa trafo dan ting-tiang listrik, makanya saat ini listrik daerah sini kita lakukan pemadaman,” kata Kapolres Karo, AKBP Albert TB Sianipar, kepada Okezone, Senin (30/12/2013).

    Menurutnya, helikopter dengan nomor lambung PK-DAL itu ditumpangi oleh lima orang yang terdiri pilot, teknisi, dan tiga karyawan rumah sakit. Seorang tewas dala kejadian itu diketahui bernama Arif, teknisi. Semua korban telah dievakuasi. “Semua korban telah dievakuasi tadi termasuk korban tewas,” pungkasnya.(tbn)

  • Sebelum Jatuh, Helikopter di Karo Tersangkut Kabel Listrik
    Senin, 30 Desember 2013 12:51 wib
    Akbar Dongoran - Okezone
    Bangkai Helikopter yang jatuh di depan RSU EFarina Etaham (Foto: Ist) Bangkai Helikopter yang jatuh di depan RSU EFarina Etaham (Foto: Ist)

    MEDAN - Spekulasi merebak pasca jatuhnya helikopter nahas di depan RSU EFarina Etaham, Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Senin (30/12/2013) sekira pukul 10.00 WIB.

    Ada kabar yang menyebutkan helikopter jatuh karena kerusakan mesin. Namun ada pula kabar yang menyebutkan jika helikopter terjatuh akibat menabrak kabel listrik.

    “Cuaca bagus kok di sini, angin enggak kencang, abu Vulkanik pun enggak terasa. Tapi di bagian mesin helikopter ada bekas terbakar. Kemungkinan kerusakan mesin sewaktu mau mendarat di rumah sakit itu,” kata Terah Bukit (26), salah seorang warga yang berada di lokasi, Senin (30/12/2013).

    Sementara itu di lokasi jatuhnya helikopter tersebut, terlihat jika bangkai helikopter terlilit kabel listrik. Spekulasi helikopter terjatuh akibat lilitan kabel pun muncul. Termasuk dari Wakil Ketua DPRD Karo, Ferianta Purba.

    “Informasi yang saya dapat, sebelum menghempas ke tanah helikopter tersangkut kabel listrik di depan rumah sakit. Apakah itu penyebab pastinya saya juga belum tahu. Kalau soal kerusakan atau kelalaian kan selalu ada, tapi kita tunggu hasil investigasi polisi lah,” tuturnya.

    Kondisi bangkai helikopter yang terlilit kabel, membuat evakuasi sempat terhambat. Apalagi lokasi jatuhnya helikopter telah dipenuhi warga yang hendak melihat proses evakuasi.

    Sejauh ini 1 orang dipastikan tewas dalam bencana jatuhnya helikopter tersebut. Selain itu, 4 orang korban juga dinyatakan krisis, dan tengah dirawat intensif di RSU EFarina Etaham. (kem).
    (Dikutipdari: www.okezone.com)

Tiga Rumah Warga Desa Ujung Mariah, Bage Simalungun Diterjang Banjir Bandang

 
Tiga rumah warga Desa Ujung Mariah, Kelurahan Bage, Kecamatan Pamatang Silimakuta, Kabupaten Simalungun reot diterjang banjir bandang, Minggu (29/12/2013) malam. Korban adalah milik R Saragih/ br L Sipakkar, J Girsang/ br Munthe dan rumah milik L Saragih/ br Purba. Foto-foto Rodo Timbul Saragih Manihuruk, Reporter Radio Mora Sumut FM.


Tiga rumah warga Desa Ujung Mariah, Kelurahan Bage, Kecamatan Pamatang Silimakuta, Kabupaten Simalungun reot diterjang banjir bandang, Minggu (29/12/2013) malam. Korban adalah milik R Saragih/ br L Sipakkar, J Girsang/ br Munthe dan rumah milik L Saragih/ br Purba. Foto-foto Rodo Timbul Saragih Manihuruk, Reporter Radio Mora Sumut FM.
 Bage, BS

Tiga rumah warga Desa Ujung Mariah, Kelurahan Bage, Kecamatan Pamatang Silimakuta, Kabupaten Simalungun reot diterjang banjir bandang, Minggu (29/12/2013) malam. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut, namun sejumlah makam ikut tergusur oleh banjir bandang akibat hujan yang mengguyur desa selama satu hari.

Rodo Timbul Saragih Manihuruk, Reporter Radio Mora Sumut FM kepada BS, Senin (30/12/2013) mengatakan, rumah wargayang reot akibat banjir bandang itu adalah milik R Saragih/ br L Sipakkar, J Girsang/ br Munthe dan rumah milik L Saragih/ br Purba.

Hingga Senin siang Pemerintah Setempat belum memberikan bantuan kepada korban bajir bandang tersebut. Hujan yang mengguyur daerah itu selama sepekan, dikwatirkan berdampak buruk akibat labilnya struktur tanah yang rawan longsor.

Selain banjir bandang, sejumlah titik jalan lintas Tongging menuju Bage juga longsor. Jalan tertutup material longsor hingga ke badan jalan. Belum ada perhatian Pemkab Simalungun terhadap kejadian tersebut.

Sejumlah kenderaan dari arah Tongging menuju Desa Bage, baluhut, Soping, Hutaimbaru, Nagori Purba terpaksa melakukan perjalanan dari Simpang Bage menuju Bage dan arah lintas Desa Ujung Mariah tersebut. (Asenk Lee Saragih).

Diduga Helikopter Bupati Simalungun Jatuh di Depan RSU Efarina Etaham Brastagi Kabupaten Karo

Medan - Sebuah helikopter jatuh di depan Rumah Sakit Umum (RSU) Efarina Etaham, Jalan Jamin Ginting, Brastagi, Kabupaten Karo, Sumut. Proses evakuasi saat ini sedang berlangsung. Lokasi jatuhnya heli kini dikerumuni warga.

"Proses evakuasi masih berlangsung. Jalan di depan lokasi ditutup," kata Yunus, salah seorang warga di lokasi, Senin (30/12/2013).

Di lokasi kejadian, warga kini berkerumun. Mereka merapat ke lokasi bencana, setelah mendengar ada helikopter jatuh. "Ratusan orang ini di sini," kata Yunus.
Belum dipastikan apa penyebab kecelakaan tersebut. 
**********

Karo - Sebuah helikopter terjatuh di depan Rumah Sakit Efarina Etaham, Jl Jamin Ginting, Brastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Heli bermuatan 5 orang itu terjatuh sesaat akan lepas landas.

Kapolres Karo AKBP Alberd TB Sianipar menyebutkan, heli jatuh Senin (30/12/2013) sekitar pukul 10.40 WIB. Heli berisi 2 pilot dan 3 karyawan RS Efarina Etaham.

"Di dalam ada 5 orang terdiri dari 2 pilot, 2 manajer pelaksana dan 1 kasir rumah sakit," ujar AKBP Alberd Tb Sianipar kepada detikcom.

Hingga kini belum diketahui identitas korban. Hanya saya keterangan dari pihak RS Efarina, pilot tewas.

"Nama korban belum kita ketahui, tapi informasi dari mereka, 1 pilot heli tewas," ujar Sianipar.Saat ini seluruh korban baik luka maupun tewas berada di RS tersebut.(

Khairul Ikhwan - detikNews)
(http://news.detik.com/read/2013/12/30/113941/2453819/10/helikopter-jatuh-di-depan-rsu-efarina-etaham-berastagi-kabupaten-karo?topnews)

Menguak Tabir Limbah Ternak Babi PT AN di Simalungun

Written By GKPS JAMBI on Monday, 23 December 2013 | 15:02


Dokumentasi ini tanpa rekayasa. Inilah yang terjadi di Danau Toba nya bagian dari Kabupaten Simalungun jika ingin meningkatkan pariwisata di simalungun; tutup atau relokasi perusahaan ini. Perusahaan ternak babi ini sudah melanggar undang undang yang dibuat pemerintah, beberapa kali anggota dewan turun bahkan Bupati Simalungun, tapi pulang dari sana "down" semua .

Banyak demonstrasi tapi tidak bergerak dari jalur hukum, akhirnya UUD. Nah sekarang kami sudah membuktikan secara hukum, mari orang yang peduli Simalungun. Selamatkan Simalungun, ternak ini tidak layak disini, tutup saja, atau solusi lain relokasi ketempat lain jauh dari lokasi wisata (berkas pengaduannya ada di (www.forumhijau.com).

Ratusan elemen2 yg peduli lingkungan hidup dan parawisata DANAU TOBA pada NATAL LINGKUNGAN HIDUP yg dipadu seni dan budaya pd hari Sabtu, tgl 7 Desember 2013 yg lalu di Pantai Bebas Parapat dan Tuktuk di Pulau Samosir menyatakan komitmen bersama utk memelihara dan melawan pencemar dan perusak Danau Toba, dgn melepas balon ke udara sbgi simbol ikrar bersama. Kegiatan al : menabur benih ikan yg sesuai dengan habitat Danau Toba (al : Ihan Batak, Ikan Mujahir, Ikan Mas), melakukan penanaman pohon utk pemulihan kembali Kawasan Danau Toba yg sudah gersang. Menyajikan kuliner yg kas dari Kawasan Danau Toba yg halal utk semua orang (dikelola dan dikemas orang Jerman yg menikah dengan orang Batak) . Salam Keutuhan CiptaanNYA.
 

Istri Pemilik PT AN Digugat Keluarga Mendiang Susanto Liem

Written By GKPS JAMBI on Thursday, 28 November 2013 | 15:08

Pencemaran Oleh PT Allegrindo Tak Akan Usai

JAKARTA-BS

Pencemaran limbah PT Allegrindo Nusantara tak akan usai karena keluarga sedang sibuk gugat menggugat. Sungguh tragis saudara dari almarhum Susanto Liem lagi sibuk menjarah seluruh harta peninggalan beliau termasuk PT Allegrindo Nusantara sedangkan istri almarhum harus menanggung persoalan utang masih membelit keluarga mantan pemilik Grup Domba Mas, Susanto Liem.

Sejumlah perusahaan itu kini tengah berusaha mengeksekusi harta keluarganya untuk melunasi utang yang nilainya mencapai miliaran rupiah. Hanya saja, eksekusi harta keluarga ini tidak berjalan mulus. Tiny Tantono, istri mendiang Susanto Liem dan ketiga anaknya, malah melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat ke sejumlah perusahaan yang ingin mengeksekusi aset mereka.

Mereka menyeret Pacific Harbor Advisors Pte Ltd sebagai tergugat I, Lim Asia Multi Strategy Fund Inc tergugat II, Credit Suisse tergugat III dan PT Batanghari Sawit Lestari tergugat IV.

Tiny cs juga menyertakan PT Cemerlang Abadi, PT Darmali Jaya Lestari, dan Siti Pertiwi Henny Singgih sebagai turut tergugat dalam perkara ini. "Para tergugat berbuat melawan hukum karena akan mengeksekusi aset klien kami," kata Andi Simangungsong, pengacara Tiny cs, kepada KONTAN, Rabu (27/11).

Eksekusi ini berawal dari keterlibatan Tiny yang ikut menandatangani lembar persetujuan istri atau spousal consent atas kepemilikan harta bersama selama perkawinan, pada Agustus 2007. Lembar persetujuan istri ini untuk tujuan penjaminan utang Batanghari Sawit yang dilakukan Susanto Liem.

Sepeninggal Susanto pada 15 Oktober 2009, Pacific Harbor, Lim Asia, dan Credit Suisse meminta Tinty membayar utang Batanghari Sawit (anak usaha Grup Domba Mas) lantaran ada jaminan perorangan (personal guarantee) dari mendiang Susanto Liem dan disetujui Tiny.

Tiny menolak permintaan itu. Alasannya, spousal consent cacat hukum. Lagi pula, Pengadilan Tinggi Singapura menyatakan Tiny terbukti tak bersedia memberi persetujuan ke Susanto sebagai penjamin utang Batanghari Sawit.

Maka, Tinty menuntut akta personal guarantee yang diteken 30 September 2007 itu batal demi hukum. Ia juga menuntut ganti rugi Rp 8 miliar. Fredrik J Pinakunary, kuasa hukum Lim Asia, menolak berkomentar atas gugatan keluarga Susanto Liem.
(Dikutip Dari Harian Kontan Hal 21, Kamis 28 November 2013).

LSM FORHIDOS Adukan PT Alegrindo Nusantara ke BLH Sumatera Utara

Written By GKPS JAMBI on Thursday, 14 November 2013 | 10:53



Peternakan Babi PI AN di Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun. Foto Asenk Lee Saragih

Foto: Aliran Sungai Silali, Desa Urung Pane, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun ke Danau Toba di Desa Desa Salbe Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Sumut. Foto Istimewa.


Peternakan Babi PI AN di Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun. 




Cemari Danau Toba

BERITA SIMALUNGUN-Aktivis lingkungan atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Hijau Dolog Sipiso-piso FORHIDOS melaporkan  PT Alegrindo Nusantara (PT AN) Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sumatera Utara di Medan, Kamis (14/11/2013). PT AN bergerak dibidang peternakan babi di Desa Urung Pane, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun.

PT Allegrindo Nusantara diduga kuat membuang kotoran ternak babi dalam bentuk limbah cair 1200 ton setiap hari. Kotoran tersebut berasal dari 40.000 lebih ekor ternak, kemudian dengan tenaga 2 unit sumur bor limbah dibuang ke Danau Toba, Desa Salbe melalui Sungai Silali ke Danau Toba.

Ketua LSM FORHIDOS, Dorialam Girsang SKom mengatakan, PT. Alegrindo Nusantara telah melakukan pencemaran di Daerah Kawasan Danau Toba–Sumatera Utara.

Alasan pengaduan LSM FORHIDOS bahwa kawasan Danau Toba merupakan salah satu kawasan strategis nasional dengan sudut kepentingan lingkungan hidup, sebagaimana tertuang pada PP (Peraturan Pemerintah) No. 26 Tahun 2008.

Kemudian berdasarkan informasi masyarakat yang berdomisili pada salah satu daerah tangkapan air di Danau Toba tepatnya Masayarakat Kecamatan Purba-Kabupaten Simalungun mengatakan bahwa PT AN ini diduga telah membuang sisa pemakaian usaha atau bagian dari limbah yang tidak terproses secara baik pada bagian Instalasi Pengolahan Air Limbah.

Sehingga mengakibatkan air sungai di bawahnya ikut tercemar dan berdampak pada pencemaran sungai dan rusaknya ekosistem Danau Toba. Berdasarkan Informasi masyarakat tersebut maka LSM. FORHIDOS telah melakukan Investigasi lapangan dengan melihat kondisi disekitar Lingkungan Sungai Silali yang berada di Kecamatan Purba dan Kecamatan Dolog Pardamean – Kabupaten Simalungun.

Dimana sungai ini merupakan satu sungai yang berlokasi di sekitar usaha peternakan milik PT Alllegrindo Nusantara serta membawa sample air sungai ke laboratorium dengan hasil BOD 5 hari dan COD melanggar batas PP RI NO 82 tahun 2001.

Selanjutnya, bahwa aesuai dengan Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2012 Tentang jenis rencana usaha dan atau kegiatan yang wajib memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup, usaha atau kegiatan ini perlu ditinjau ulang dari terkait Ijin lingkungannya, karena usaha ini berbatasan langsung dengan kawasan lindung.

“Bahwa Sesuai dengan Hasil RDP Komisi VII DPRRI di Jakarta dengan Kementerian Lingkungan Hidup, yang dihadiri oleh LSM Forhidos, bahwa KLH menyetujui perlunya diadakan penegakan hukum di kawasan danau toba, dan membuat gerakan nasional penyelamatan danau toba,”kata Dorialam Girsang SKom.

Sementara Aldiani Saragih, seorang aktivis peduli lingkungan  mengatakan, BLH cuma bisa NATO ( No Action Talk Only ). “Kalau serius bu Hidayati langsung panggil penyidiknya (PPNS) segera tangkap pemilik PT Allegrindo Nusantara yakni : Sugiharto, Emilly Pow dan Ferry T. Majukan kepengadilan itu baru paten. Segeralah bertindak bu Hidayati sebelum rakyat bertindak,”ujar Aldiani Saragih dalam akun FBnya.
 


Berikut Kutipan Laporan LSM FORHIDOS


N0. : 001/FORHIDOS/SK/2210/2013
Hal : Laporan Pengaduan Pencemaran Lingkungan Hidup
Lampiran : - 1 Berkas

Kepada Yth : Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sumatera Utara di Medan
Perkenankan kami LSM. FORHIDOS sebagai organisasi yang bergerak di Bidang Lingkungan Hidup datang kehadapan Ibu Kepala BLH (Badan Lingkungan Hidup) Propinsi Sumatera Utara untuk menyampaikan Laporan Pengaduan “Dugaan Pencemaran Lingkungan Hidup” sebagaimana yang dimaksud dalam Undang - Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta aturan dan peraturan lainnya yang berlaku di Negara Republik Indonesia.

Berdasarkan Data dan Hasil Investigasi yang ada pada LSM. FORHIDOS maka kami perlu menyampaikan kepada Ibu Kepala BLH (Badan Lingkungan Hidup) Propinsi

Sumatera Utara sebagai berikut :

I. Nama Pelaku dan Tempat Kejadian Pencemaran :
Nama Perusahaan : PT. Alegrindo Nusantara. (inisial PT.AN)
Tempat Kejadian Pencemaran : Daerah Kawasan Danau Toba – Sumatera Utara.

II. Alasan Dugaan Pelanggaran Pencemaran :
1. Bahwa kawasan Danau Toba merupakan salah satu kawasan strategis nasional dengan sudut kepentingan lingkungan hidup, sebagaimana tertuang pada PP (Peraturan Pemerintah) No. 26 Tahun 2008.

2. Bahwa berdasarkan informasi masyarakat yang berdomisili pada salah satu daerah tangkapan air di Danau Toba tepatnya Masayarakat Kecamatan Purba - Kabupaten Simalungun mengatakan bahwa PT AN ini diduga telah membuang sisa pemakaian usaha atau bagian dari limbah yang tidak terproses secara baik pada bagian Instalasi Pengolahan Air Limbah, yang mengakibatkan air sungai di bawahnya ikut tercemar dan berdampak pada pencemaran sungai dan rusaknya ekosistem Danau Toba.

3. Berdasarkan Informasi masyarakat tersebut maka LSM. FORHIDOS telah melakukan Investigasi lapangan dengan melihat kondisi disekitar Lingkungan Sungai Silali yang berada di Kecamatan Purba dan Kecamatan Dolog Pardamean – Kabupaten Simalungun , dimana sungai ini merupakan satu sungai yang berlokasi di sekitar usaha peternakan milik PT Alllegrindo Nusantara serta membawa sample air sungai ke laboratorium dengan hasil BOD 5 hari dan COD melanggar batas PP RI NO 82 tahun 2001.

4. Bahwa Sesuai dengan Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2012 Tentang jenis rencana usaha dan atau kegiatan yang wajib memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup, Usaha atau kegiatan ini perlu ditinjau ulang dari terkait Ijin lingkungannya, karena usaha ini berbatasan langsung dengan kawasan lindung.

5. Bahwa Sesuai dengan Hasil RDP Komisi VII DPRRI di Jakarta dengan Kementerian Lingkungan Hidup, yang dihadiri oleh LSM Forhidos, bahwa KLH menyetujui perlunya diadakan penegakan hukum di kawasan danau toba, dan membuat gerakan nasional penyelamatan danau toba.

III. Dasar Hukum Laporan Pengaduan LSM. FORHIDOS

1. Undang Undang Nomor 32 Tahun 2009, Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

2. Undang Undang Nomor 14 Tahun 2008, Tentang Keterbukaan Informasi Publik ;

3. Undang Undang Nomor 28 Tahun 1999, Tentang Penyelenggaran Negara yang Bersih dan bebas KKN;

4. Undang Undang Nomor 26 Tahun 2007, Tentang Penataan Ruang ;

5. Undang Undang Nomor 7 Tahun 2004, Tentang Sumber daya Air ;

6. PP (Peraturan Pemerintah) No. 26 Tahun 2008, Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional ;
7. PP (Peraturan Pemerintah) No. 82 Tahun 2001, Tentang Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air;

8. PP (Peraturan Pemerintah) No. 27 Tahun 1999, Tentang Analisis Dampak Lingkungan;

9. Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 111 Tahun 2003, Tentang Cara Perizinan Serta pedoman Kajian Pembuangan Air Limbah ke Air atau Sumber Air;

10. Akte Pendirian dan ADRT LSM. FORHIDOS (Forum Hijau Dolog Sipiso-piso).
Berkenan dengan point-point yang kami sampaikan diatas, maka kami berharap agar Badan Lingkungan Hidup Sumatera Utara dengan segala kewenangan yang ada dapat menindaklanjuti pengaduan ini.

Perlu kami ingatkan bahwa air merupakan salah satu sumber daya alam yang memiliki fungsi sangat penting bagi kehidupan dan perikehidupan manusi, serta untuk kesejahteraan umum, sehingga merupakan modal dasar dan faktor utama pembangunan. Demikian laporan Pengaduan LSM. FORHIDOS ini kami sampaikan, atas perhatian serta tindaklanjut yang diberikan oelh Badan Lingkungan Hidup Sumatera Utara, kami ucapkan Terima kasih.

Lembaga Swadaya Masyarakat FORHIDOS
Ketua Sekretaris

( Dorialam Girsang, SKom) (Hanson Munthe, ST)

Tembusan, kepada Yth :
1. Menteri Lingkungan Hidup RI, di – Jakarta.-
2. Ketua DPR RI, di – Jakarta.-
3. Gubernur Provinsi Sumatera Utara, di – Medan.-
4. Ketua DPRD Sumatera Utara, di – Medan.-
5. Bupati kabupaten Simalungun, di – P.Raya.
6. Ketua DPRD Kabupaten Simalungun, di – P.Raya.
7. Kepala BLH Kabupaten Simalungun, di – P.raya.-
8. Dewan Penasehat/Pembina LSM. FORHIDOS, Seperlunya.-
9. Koalisi LSM Pendukung Peduli Lingkungan Hidup, Seperlunya.-
10. Arsip

Setelah melalui berbagai pertimbangan, dan memperhatikan Undang Undang NO 32 Tahun 2009, dan sesuai dengan Badan Hukum yang tertuang dalam Akta Notaris FORHIDOS, maka setelah lengkap barang bukti dan administrasi lainnya, FORHIDOS mengajukan kasus lingkungan hidup di sekitar simalungun, danau toba, ke BLH Provinsi Sumut, dengan tembusan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan pejabat terkait lainnya hari ini tanggal 7 November 2013.

An. BPH FORHIDOS
Ketua, Dorialam Girsang, SKom
Sekretaris Hanson Munthe, ST.
Bendahara, Alvian E Munthe, SKom. (Asenk Lee Saragih)


BURSA BALON BUPATI SIMALUNGUN

BURSA BALON BUPATI SIMALUNGUN
SIAPA BUPATI SELANJUTNYA

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Doakan St RK Purba Diberikan Kesembuhan

Doakan St RK Purba Diberikan Kesembuhan
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Andaliman, Rempah Batak Yang Mendunia

Andaliman, Rempah Batak Yang Mendunia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Selamat Datang Mahasiswa Baru Asal Simalungun

Selamat Datang Mahasiswa Baru Asal Simalungun
Buatlah Bangga Orang Tuamu


MIRACLE "TINUKTUK" SAMBAL REMPAH KHAS SIMALUNGUN

MIRACLE "TINUKTUK" SAMBAL REMPAH KHAS SIMALUNGUN
PESAN: MIRACLE'TINUKTUK WA: 081269275555

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih
TMII Jakarta Sabtu 4 November 2017.KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Berita Lainnya

.

.
.