}); 2020 | BeritaSimalungun

BERITA TERBARU

MENU BERITA

Ayo Sensus Penduduk 2020

Sensus Penduduk 2020 Online

MATRA-Media Lintas Sumatera (BETA)

MATRA-Media Lintas Sumatera (BETA)
KLIK Benner Untuk Penampakannya
INDEKS BERITA

Paripurna Hak Angket, DPRD Berhentikan Hefriansyah

Written By Beritasimalungun on Friday, 28 February 2020 | 19:12

Paripurna Pansus Hak Angket DPRD Siantar, Fraksi PAN Keadilan Indonesia Tidak Hadir.

Pematangsiantar, BS-Hasil rapat penyampaian pendapat akhir fraksi terhadap pelaksanaan tugas Panitia Khusus (pansus) Hak Angket DPRD Siantar memutuskan untuk mengusulkan pemberhentian walikota dari masa jabatannya Pematangsiantar, Jumat (28/02/2020).

Pengusulan pemberhentian jabatan walikota itu dilakukan dengan voting terbuka karena adanya beda pendapat dalam pandangan akhir fraksi.


Baca Juga: Paripurna Pansus Hak Angket DPRD Siantar, Fraksi PAN Keadilan Indonesia Tidak Hadir


Dilakukan voting terbuka oleh DPRD mengenai pergeseran anggaran tahun 2018 sebesar 46 miliar yang akan dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dari 27 jumlah anggota dewan yang hadir ,25 orang yang setuju ,2 orang yang mengatakan tidak setuju.

Sementara anggota DPRD juga melakukan voting tertutup mengenai usulan pemberhentian walikota dan hasilnya diputuskan mengusulkan pemberhentian walikota Siantar. Dari hasil voting tertutup, 22 orang mengatakan setuju sementara 5 orang memilih menggunakan hak menyampaikan pendapat.(Didi J)

Paripurna Pansus Hak Angket DPRD Siantar, Fraksi PAN Keadilan Indonesia Tidak Hadir

Paripurna Pansus Hak Angket DPRD Siantar, Fraksi PAN Keadilan Indonesia Tidak Hadir
Permatangsiantar, BS-Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan Akhir Fraksi DPRD Siantar atas laporan hasil pelaksanaan tugas Panitia Khusus (pansus) Hak Angket DPRD tidak dihadiri oleh Fraksi PAN Keadilan Indonesia, Jumat (28/02/2020).

Dari 7 Fraksi yang ada di DPRD Siantar, hanya Fraksi PAN Keadilan Indonesia yang tidak hadir memberikan pandangan dan anggota dewan yang bernaung dalam fraksi tersebut hanya Alex Panjaitan yang datang mengikuti rapat paripurna.

Nurlela Sikumbang dan Boy Iskandar Warongan tidak kelihatan berada di ruang rapat paripurna DPRD Siantar. Anggota dewan lain yang terlihat tidak hadir  adalah Imanuel Lingga dari Fraksi PDI Perjuangan.(Didi J)

Artis Simalungun Sarudin Saragih (Tiga Zaman) Tutup Usia

Rio Sinaga (GWA RHS)
Beritasimalungun, Jakarta-Artis Simalungun tiga zaman Sarudin Saragih Simarmata tutup usia, Jumat (28/2/2020). Rio Sinaga mengirimkan sebuah Foto Jenazah Sarudin Saragih di Rumah Duka di Jakarta di Group WA RHS. 

Sejumlah Lagu Simalungun Ciptaan Sarudin Saragih seperti "Suratan Ou", Simalungun Lagu Hasusuran, Sirang Padan. Selamat Jalan Seniman Legenda Simalungun.

"Selamat jalan ma hubamu (kepadamu) senior nami artis legenda Simalungun Sarudin Saragih Simarmata. Artis Senior yang sudah banyak berkarya di belantika kesenian Simalungun. Masyarakat Simalungun kehilangan sosok sepertimu. Karya karyamu akan selalu kami kenang. Trimakasih atas perjuanganmu senior, tenanglah bersama bapa di Surga. Kiranya keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ujar Triadil Saragih.

Mengenang Sarudin Saragih

Bagi masyarakat Simalungun, nama Sarudin Saragih  sudah tidak asing lagi. Baik sebagai penyanyi, maupun sebagai pencipta lagu. Lebih dari 28 album sudah dihasilkannya.
Sarudin Saragih Tutup Usia Jumat 28 Feb 2020. (Foto Robby Saragih FB)
Rata-rata di setiap album, 6 di antaranya adalah lagu ciptaannya. Bayangkan, berapa ratus lagu yang telah disumbangkannya untuk memperkaya khasanah permusikan Simalungun ?

Bersama dua rekannya yang lain Kaman Tondang dan Benyamin Girsang, mereka sepakat membentuk satu grup bernama Trio Spansel.

Artinya 3 putra Simalungun yang berasal dari Pantai Selatan, tepatnya dari kampung Bage Kecamatan Silima Kuta. Tahun 1975 sekitar bulan Oktober, Trio ini berhasil menembus dunia rekaman.

Waktu itu masih dalam bentuk pita kaset. Tidak seperti masa sekarang, rekaman lagu-lagu Simalungun pada masa itu hanya beberapa, masih bisa dihitung dengan jari. Jelas, tidak banyak pilihan lain. Trio Spansel memang boleh dikatakan cukup berjaya di masa itu.

Sebagai putra sulung dari Esten William Saragih Simarmata (+) dan Rontinim br. Purba (+), Sarudin Saragih diberi kepercayaan untuk mengasuh lima orang adik-adiknya. 

Suasana kehidupan di kampung kurang mendukung untuk mewujudkan cita-cita luhur orangtua sehingga dengan berbagai pertimbangan, Sarudin remaja dianjurkan segera menikah. 

Karena tidak ingin mengecewakan orangtuanya, lelaki kelahiran Sibolga 5 Januari 1951 ini resmi menikah saat usianya menginjak tahun ke-25 walau dengan berat hati, terutama di saat karirnya sedang menanjak, ia ingin melewati hari-harinya dengan bebas, tidak terikat dengan segala macam urusan.

Setelah menikah dan tinggal di Kota Medan, Sarudin Saragih memboyong adik-adiknya dan hidup serumah dengan mereka. 

Maksudnya untuk lebih memudahkan pengawasan terhadap mereka yang masih tahap belajar. Meskipun berasal dari desa kecil, Sarudin Saragih ingin adik-adiknya bisa lebih maju, setidaknya bisa melampaui pendidikan STM seperti dirinya.

Bagi anak-anak muda zaman sekarang ini pasti muncul pertanyaan, kenapa Sarudin memilih pendidikan di jalur teknik, sedangkan bakat yang mengental dalam dirinya adalah menyanyi dan mencipta lagu ? Kenapa tidak masuk ke jurusan musik saja supaya lebih pas ? Alasannya cukup masuk di akal.

Pada masa itu orang beranggapan bahwa laki-laki harus menguasai teknik. Teknik, identik dengan alat-alat berat. Lagipula seusai pendidikan ini bisa langsung bekerja. Sebab umumnya perusahaan lebih sering menawarkan lapangan kerja dari lulusan STM.

Sedangkan pendidikan musik, biasanya hanya untuk kelas-kelas tertentu yang masa depannya sudah terjamin. Musik dianggap hanya kesenangan belaka, menghibur diri tanpa dibebani sumber pemasukan untuk hidup keluarga. Sekolah di bidang musik dianggap buang-buang waktu dan dana.

Selain biaya sekolahnya relatif mahal, harga peralatannya pun tidak dapat dijangkau semua orang. Jangankan membeli alat-alat musik, untuk biaya hidup sehari-hari saja sudah bersyukur bisa terpenuhi. Jadi bagi Sarudin Saragih, hobi dan pendidikan biarlah tetap di jalur masing-masing.

Yang jelas, seniman yang sejak tahun 1995 menetap di Tangerang Provinsi Banten ini sudah mengabadikan namanya lewat Trio Spansel sebanyak lima album (1975-1980), Elny Grup sebanyak sembilan album (1981), duet dengan Hotmaria Sitopu dalam Simalungun Jaya sebanyak dua album (1986-1988), Kasimka Group satu album, duet dengan Plorida br. Manik, duet dengan Dewita br. Purba, Sepuluh Karya Terbaik dan Solo Millenieum 2001.

Beberapa lagu ciptaannya yang masih bisa disebutnya luar kepala antara lain : Panosalan, Lina, Na Tading Maetek, Bani Rondang ni Bulan Tula, Rokkap do Sukkunon, Anggo Anak Paranak on, Ulang Ham Tarudu, Na Sora Marsikkolah, Rap Hu Tiga Raya, Sirang Padan, Bani Borngin, Sabar Ma Ham, Ulang Urahtu Manggila, Marsapata, Sirang Do Hape Use, Ulang be Pusok Uhurmu, Ise be Hasomanhu, Parborit Pinangindo, Alani Judi, Aha Do Nani, dll.   

Pada umumnya, Sarudin Saragih menciptakan lagu berdasarkan pengalaman hidup. Apa yang dirasakan ketika itu, selalu diungkapkan lewat syair-syair lagu. 

Tidak ada ukuran baginya berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencipta satu lagu. Bila sedang mood, 15 menit sudah jadi. Tapi kalau tidak, setahun pun belum tentu ada. Kalau dipaksa sebenarnya bisa juga, namun hasilnya kurang memuaskan.

Seperti kata pepatah, buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Artinya seniman yang sudah memiliki beberapa cucu ini telah mewariskan bakat seni kepada 3 dari 6 orang anaknya. 

Sayang sekali bapak dari Hendrawan Chandra, Herni Chandrana, Abdi Chandra, Ade Chandra, Ernita Chandrana, Sahala Rohma Chandra, tidak menjelaskan sejauh mana bakat nyanyi itu berperan dalam kehidupannya.

“Sebenarnya saya kecewa....”, katanya suatu hari. “Seniman Simalungun kurang mendapat perhatian dari Pemkab Simalungun sendiri. 

Buktinya, para seniman Simalungun yang di masa mudanya telah banyak berbuat untuk seni Simalungun, tidak ada jaminan hidup di masa depan. Seperti saya misalnya, terpaksa harus ngamen demi mencukupi kehidupan sehari-hari.

Seandainya dulu saya diberi kesempatan menjadi pegawai di lingkungan Pemkab Simalungun, mungkin saya bisa mengabdikan diri di bidang seni dan budaya. 

"Tapi sudahlah, semua sudah berlalu, saya cuma bisa berharap pemerintah memberi prioritas kepada seniman Simalungun untuk berperan aktif di event-event besar seperti Rondang Bintang, Pesta Danau Toba, dll," ujar Sarudin Saragih itu.


"Juga kepada masyarakat etnis Simalungun, berilah dukungan kepada seni dan seniman Simalungun. Anggo lang hita pamajuhon Simalungun on, ise bei?,” kata suami dari Heppy Sorta br Manurung ini menutup pembicaraan, seperti ditulis Corry Aritonang April 2012 silam(Asenk Lee Saragih)

Satpol PP Janji Akan Tindak Warung Kopi Penyedia "Perempuan" di Pematangsiantar

Written By Beritasimalungun on Thursday, 27 February 2020 | 15:54

Kantor Sat Pol PP Siantar di Jalan MH Sitorus No 7 Pematangsiantar.(Didik J)
Pematangsiantar, BS-Setelah diberitakan Beritasimalungun.com ,Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasar Pol PP) Kota Pematangsiantar berjanji akan menertibkan warung kopi yang menyediakan perempuan.

Kasatpol PP ,Robet Samosir melalui Kepala Bidang Ketetraman dan Ketertiban Umum (Kabid Trantib), Mangaraja Nababan saat ditemui Jurnalis Beritasimalungun.com diruang kerjanya  di Kantor Sat Pol PP Siantar di Jalan MH Sitorus No 7 Pematangsiantar, Kamis, (27/02/2020) mengatakan bawah Satpol PP selalu menindak lajuti semua laporan  masyarakat mengenai ketentraman dan ketertiban umum.
"Mengenai kedai kopi yang ada di Jalan Ahmad Yani, kita sudah tertibkan tahun lalu. Saya sendiri yang turun langsung menutup paksa. Saya mengucapakan terima kasih kepada masyarakat karena mau melaporkan hal-hal yang dianggap dapat menimbulkan keresahan dan ketertiban umum. Pasti kita tindaklanjuti, kita akan turun dalam waktu dekat karena alasan kita cukup jelas, ada laporan masyarakat," ujarnya.

Nababan juga menghimbau kepada masyarakat agar ketika mendapati ada sesuatu yang dianggap menyalahi agar tidak bertindak sendiri ,sebaiknya dilaporkan agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. (Didi J)

Kelurahan Pardamean Adakan Acara Pardamean Menyapa

Kelurahan Pardamean Adakan Acara Pardamean Menyapa
Pematangsiantar, BS-Guna meningkatkan sodaliritas antar warga dan warga dengan pemerintah kelurahan, Kelurahan Pardemean, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Pematangsiantar adakan acara Pardamean Menyapa pada Jumat, (28/2/2020) mulai pukul 07.00 wib sampai 11.30 wib yang mengambil tempat di Jalan Pisang Kelurahan Pardamean.

Edo Putra Munthe SSTP, Lurah Kelurahan Pardemean saat ditemui Jurnalis Beritasimalungun.com  saat meninjau persiapan pelaksanaan kegiatan Pardamean menyapa mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan inisiasi dari warga kelurahan Pardamean dan dananya juga berasal dari swadaya masyarakat.

Edo juga memaparkan keseluruhan rangkaian acara yang dimulai dari gerak jalan santai yang mengambil rute jalan pisang,jalan apokat,jalan Farel Pasaribu,jalan Jambu dan finish kembali ke Jalan pisang dan peserta akan mendapat hadiah utama berupa sepeda gunung sumbangan dari Istri Walikota Pematangsiantar, Syahputri Hutabarat.

Selain sepeda ada lagi hadiah menarik seperti jam dinding,kompor gas ,paket sembako dan lain lain dimana semua itu bisa didapat melalui penarikan undian lucky draw.

Setelah melaksanakan gerak jalan santai bersama warga , dilanjutkan dengan acara senam dan sarapan bubur dan dihibur oleh artis lokal.

Pardamean Menyapa direncanakan dihadiri oleh Walikota Siantar, Camat  dan Tokoh Masyarakat. (Didi J)

Pemancing "Strike" Patin Besar di Haranggaol

Oktoberson Saragih memposting gambar saat pemancing itu strike ikan Patin Danau Toba Haranggaol. Kini memancing di Haranggaol merupakan wisata hobi bagi para wisatawan lokal.(FB)
Haranggaol, BS-Kini para pemancing mania terus mengincar "strike" ikan patin liar di Danau Toba, Haranggaol, Kabupaten Simalungun. Keberadaan Ikan Patin liar di Danau Toba, Haranggaol membuat para pemancing mania terus mencari spot-spot baru tempat ikan patin berkumpul.

Seperti yang dialami pemancing mania dari Saribudolok, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun. Rabu 26 Februari strike 4 ekor patin masing-maisng ukuran 12 Kg saat memancing dari atas Keramba Jaring Apung (KJA) milik Oktoberson Saragih Simarmata.

Oktoberson Saragih memposting gambar saat pemancing itu strike ikan Patin Danau Toba Haranggaol. Kini memancing di Haranggaol merupakan wisata hobi bagi para wisatawan lokal. (Asenk Lee)
 






Penggerebekan Narkoba Hebohkan Warga Kebun Sayur

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 26 February 2020 | 18:59

Tersangka (baju hijau) saat diamankan. (Foto Didik J)
Pematangsiantar, BS-Penggerebekan Narkoba oleh Tim Sat Narkotika Polres Simalungun membuat heboh warga kelurahan Kebun Sayur kecamatan Siantar Timur Kota Pematangsiantar, Rabu (26/02/2020).

Penggerebekan dilakukan disebuah rumah dijalan Pattimura Kelurahan Kebun Sayur atas pengembangan kasus atas tertangkapnya tersangka pertama di Jalan Asahan Kabupaten Simalungun dan mengaku bahwa narkotika jenis sabu dia peroleh dari seorang lelaki yang beralamat di Jalan Pattimura.

Dari informasi yang dapat di himpun oleh Jurnalis Beritasimalungun.com bahwa rumah yang digeledah oleh petugas milik marga Gultom,dan yang dicari petugas berinisial  Z, dimana Z ditangkap sebulan yang lalu tetapi selang beberapa hari  Z dilepas.  Saat rumah digeledah Z tidak ditemukan.

Kehadiran Petugas dengan membawa tersangka pertama ke lokasi penggeledahan sekitar pukul 16.00 wib menarik perhatian warga sekitar dan masyarakat  yang melintas juga memberhentikan kendaraannya ingin menyaksikan penggeledahan yang disaksikan oleh Sunardi,Lurah kelurahan Kebun Sayur. Arus lalu-lintas dijalan Pattimura sempat mengalami kemacetan.(Didi J)

Hati Seorang Ayah

Hati Seorang Ayah. (Foto Pdt Defri Judika Purba)
Oleh: Pdt Defri Judika Purba

Beritasimalungun-Saya duduk di warung kopi "Mak Uci" bersama jemaat usai ibadah minggu di GKPS Talun Kahombu. Warung kopi "Mak Uci" ini persis di depan tangga gereja Talun Kahombu, Simalungun. 

Warung yang menyediakan kebutuhan sehari-hari masyarakat di Desa Talun Kahombu. Ada beras, gula, minyak dll. Warung ini juga menjadi tujuan masyarakat Desa Tinggi Seribu untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka. 

Saya sering memperhatikan bungkusan di warung "Mak Uci" ini. Bungkusan tersebut berisi pesanan atau titipan belanja masyarakat Desa Tinggi Seribu.

Saya sendiri pasti selalu ke warung ini setiap melayani ke GKPS Talun Kahombu. Minum teh manis ditambah kerupuk merupakan makanan dan minuman favoritku di warung "Mak Uci" ini. 

Ketika teh manis di meja sudah habis, "Mak Uci" sering menawarkan air putih hangat. Mak Uci sudah mengerti dengan baik istilah, pembeli adalah raja.

Nah, ketika kami sedang minum teh manis dan roti ketawa, datanglah seorang jemaat ke warung kopi. Melihat jemaat tersebut, spontan saya tersenyum dan menyapa beliau. Saya mengucapkan selamat hari minggu dan mengajak minum bersama. Beliau pun duduk persis hadapanku.

Basa-basi sebentar beliau pun menceritakan informasi yang membuat saya tersentak kaget. Beliau menginformasikan, bahwa pergumulannya selama ini sudah dijawab Tuhan. 

Anaknya yang hilang selama tujuh belas tahun telah ditemukan dan pulang ke rumah mereka. Mendengarnya saya seperti mendengar petir di siang bolong. Percaya dan tidak percaya.

Ceritanya Seperti Ini

Beliau memiliki seorang anak yang tidak pernah pulang selama tujuh belas tahun. Pergi merantau saat usianya dua puluh enam tahun. 

Awalnya pergi merantau ke rumah saudaranya di daerah Pekanbaru. Ada dua saudara laki-lakinya disana. Suatu ketika saudaranya meninggal dunia disambar petir. 

Selang beberapa lama, ada usaha dari keluarga dan teman-temannya untuk menjodohkannya dengan istri saudaranya tersebut. Dia tidak setuju dan memilih untuk pergi.

Mulai saat itulah tidak ada kabar darinya. Usaha Keluarga yang mencari pun ibarat mencari jarum di tumpukan jerami. Sia-sia.

Tentu saja kondisi ini membuat keluarga secara khusus orangtua bergumul hebat. Mereka merasa gamang dengan keberadaan anak mereka. Kalau masih hidup, dimana posisinya, kalau sudah mati dimana kuburnya. Sungguh satu kondisi yang tidak menyenangkan.

Pernah ketika seksi wanita Talun Kahombu mengadakan PA di rumah mereka, rasa gamang dan kosong terlihat benar di wajah mereka (Inang). 

Ketika saya bertanya kenapa, Inang tersebut tidak dapat menyembunyikan isi hatinya. Hatinya masih bertanya -tanya akan apa maksud Tuhan dalam hidup mereka. Ditinggal mati dan ditinggal hidup, sungguh satu kehidupan yang penuh misteri.

Di lain kesempatan, ketika saya bercerita dengan mereka -bapak-, beliau tetap percaya bahwa anaknya masih hidup. Ketika saya bertanya, darimana dapat keyakinan seperti itu, beliau menjawab: " hati kecil saya sebagai ayah masih percaya dia hidup. 

Waktu kecil saya memang sering memanggil dia dengan sebutan "leong", seperti layang-layang putus dari benangnya, tapi sekali lagi saya percaya, anak saya masih hidup".

Mendengarnya saya takjub akan keyakinan beliau. Bagi saya ini bukan perkara mudah. Kehilangan anak selama satu minggu saja sudah luar biasa menggerus pengharapan dan iman, apalagi sampai tujuh belas tahun? 

Hanya cinta dan iman di hati orangtua kepada anaknya-lah yang tetap bisa menumbuhkan pengharapan dan iman tersebut. Iman dan pengharapan yang tidak lekang dimakan waktu.

Awal tahun 2020 ini merupakan tahun yang mengisi kembali iman dan pengharapan mereka. Bertahun-tahun, hidup mereka nyaris kosong dengan pengharapan yang hampir sirna. 

Ibarat sinar mentari yang terbenam di sore hari, sinarnya tidak redup dan gelap melainkan berwarna-warni berhias awan tipis yang beriring lembut. 

Allah yang mereka imani dan percayai, telah mengisi kembali hari-hari kosong dengan sebuah pekerjaan-Nya yang begitu mengherankan. Hidup mereka kembali bergairah dan semangat.

Bagaimana cerita anak mereka bisa pulang? Sangat sederhana. Suatu ketika anak mereka ini sedang lewat naik sepeda motor. Tiba-tiba ada yang mengenalinya dan mengejarnya. 

Setelah dapat, diberitahukan orang tuanya di kampung sedang sakit. Mendengarnya, anak mereka pun memutuskan untuk pulang.

Perjalanan pulang ini sebenarnya bertentangan dengan niat pribadinya yang tidak akan mau pulang, kalau belum berhasil. Apa daya, kadang kehidupan yang terjadi tidak seperti yang diharapkan.

Saat ini, anak yang hilang tersebut sudah kembali lagi ke perantauannya di daerah Siak, Pekanbaru. Hanya satu minggu di kampung halaman. 

Masih ada pekerjaan yang terbengkalai. Ketika saya bertanya, sudah adakah nomor hape yang bisa dihubungi, keluarga berkata sudah ada.

Okh ya, saya akan mengakhiri tulisan sederhana ini dengan beberapa testimoni tentang beliau:

1.Setiap musim durian beliau selalu rajin memberi kepada kami. Bukan hanya sekali, tapi berkali-kali. Kadang durian masih ada di rumah, sudah diberikan lagi. Durian yang diberi pun selalu yang terbaik. Saya sudah tahu dimana beliau menitip durian di ladangnya, ketika kami tidak berjumpa.

2.Beliau diam-diam selalu membayar minuman kami di warung kopi "Mak Uci". Tidak ada pemberitahuan sama sekali. Ketika saya tanya karena sudah terlalu sering, beliau berkata: "Tidak apa-apa pendeta, hidup ini sederhana saja. Kalau masih ada kesempatan untuk berbagi, itulah kebahagiaan itu". Mendengarnya, saya diam seribu bahasa.

3.Remiel dan Anggita selalu diberi duit jajan. Tidak banyak dari sisi jumlah, tapi nilainya bagiku sangat luar biasa.

Semoga Allah sumber segala kekayaan, kemuliaan dan kuasa akan terus mengisi hidup mereka yang pernah kosong. Dan bukan hanya mereka, tetapi hidup kita juga.(Bahapal Raya, 26 Februari 2020).

Gawat Parkir di PN Simalungun Tak Aman

Gawat Parkir di PN Simalungun Tak Aman. (Foto Didik J)
Simalungun, BS- Hati-hati untuk memarkirkan kendaraan di halaman Pengadilan Negeri Simalungun jalan Asahan KM 04 Kabupaten Simalungun.

Sepeda motor millik  Romantis Sipayung, seorang wartawan surat kabar yang bertugas di unit PN Simalungun  hilang saat diparkirkan di tempat parkir PN Simalungun pada Selasa (25/02/2020).

Menurut keterangan Romantis bahwa dirinya tiba di PN Simalungun pukul 13.00 WIB untuk melakukan tugas peliputan, sepeda motor merek Honda Beat warna biru putih dengan nopol BK 2630 WAH diparkirkan disebelah kiri pintu masuk halaman PN Simalungun.               

Seperti biasa,  Romantis mengikuti beberapa sidang yang digelar di PN Simalungun hingga pukul 17.00 WIB.

Saat hendak pulang, Romantis tidak menemukan sepeda motornya ditempat parkir dan langsung melakukan pencarian di sekitar PN Simalungun tetapi sepeda motornya tetap tidak ditemukan wartawan yang mudah senyum ini pun menanyain petugas security PN Simalungun tetapi security tersebut tidak melihat orang yang mencurigakan membawa kabur sepeda motornya dan CCTV di lokasi juga saat dibuka tidak jelas terlihat.

Yakin sepeda motornya hilang dan haripun mulai gelap, Romantis memilih pulang dan melaporkan kehilangan ke Polsek Bangun. (Didi J)

Lewat Palapa Trio, "Patunggung Simalungun" Bangkitkan Kembali Lagu Lawas Simalungun

Palapa Trio (Rudi Purba-Patik Naibaho-Hotman Samosir).Kolase Youtube
Jambi, BS-Lewat Palapa Trio (Rudi Purba-Patik Naibaho-Hotman Samosir) Organisasi Seni Budaya “PATUNGGUNG SIMALUNGUN” yang diketuai Elisben Purba membangkitkan kembali lagu-lagu lawas Simalungun. Salah satunya adalah Lagu BOKKORINIM, Ciptaan Daruman Haloho (Haranggaol).

Lagu ini Dicover ulang oleh PALAPA TRIO dengan arasemen lagu kekinian. “Lagu Bokkorinim Ciptaan  Daruman Haloho di Cover oleh Palapa Trio untuk mengangkat kembali lagu ini ke publik, plestarian lagu Simalungun,” tulis Chanel Youtube Patunggung Simlaungun.

Lagu kedua yang berjudul “Pandogosan” yang dibawakan Palapa Trio adalah Ciptaan Ketua Umum Patunggung Simalungun Elisben Purba di Produseri oleh Patunggung Simalungun.

Dua lagu Simalungun yang dinyanyikan Palapa Trio yang kini sudah tersedia di Youtube ini Musik Keyboard: Pardo Sitopu, Gitar: Panda Parulian Saragih. Palapa Trio Cp: Rudi Purba : +6281384066685.

“Ayo Berkarya bersama. Salam Patunggung Simalungun. Etah...etah...etah... Hobaskon!!”. (Asenk Lee Saragih)

Pasar Dwikora Parluasan,Bukti Pemko Siantar Tak Mampu Menata Kota

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 25 February 2020 | 17:09

Pasar Dwikora Parluasan,Bukti Pemko Siantar Tak Mampu Menata Kota.(Foto Didik J)
Pematangsiantar, BS- Pasar Tradisional Dwikora Parluasan, Kota Pematangsiantar, Sumut sudah lama seperti tidak terurus. Kondisinya becek macet, sembraut dan bau adalah gambaran sehari -hari yang ditemui bila berkunjung ke pasar tradisional yang menjadi ikon buruk kinerja Pemko Siantar.

Hal ini diungkapkan oleh  Esron Simanjuntak (43) ketika menemui Jurnalis Beritasimalungun.com di jalan Musyawarah kelurahan Sukadame Pematangsiantar, Selasa (25-02-2020).

Esron yang berprofesi sebagai akademisi di kabupaten Tobasa  ini mengatakan bahwa sudah lama pasar dwikora seperti tak terurus, sangat menyedihkan ,padahal pasar dwikora merupakan salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD ) di kota Siantar.

"Saya anak siantar,besar di siantar melihat tidak ada keseriusan Pemko Siantar untuk membenahi pasar parlu ini,becek dan bau sekali belum lagi macet ,parkir yang tidak teratur ini membuat masyarakat yang berjualan dan pembeli akan mudah terserang penyakit,keadaan seperti ini sudah berlangsung lama ,walikota sudah silih berganti tetapi para walikota tersebut sepertinya tidak punya ide bagaimana membangun pasar yang bersih," katanya.

Masih menurut Esron,sudah selayaknya pemko Siantar melalui Perusahaan Daerah Pasar Horas Jaya (PD PHJ) melakukan studi banding atau mengunjungi pasar pasar tradisional  yang sudah maju ,seperti,pasar Gede Hardjonegoro pasar Rejosari di Solo,Jawa Tengah, semuanya tertata rapi dan bersih.

Sementara  Kinoy (39) seorang pedagang dipasar dwikora mengeluhkan sepinya pembeli akibat keadaan pasar yang becek,pembeli lebih memilih belanja di luar pasar karena diluar juga banyak pedagang yang berjualan dibahu jalan, dan tidak ditertibkan.

Kinoy juga berharap kepada para calon walikota Siantar yang nanti terpilih di Pilkada serentak agar memperhatikan nasib pedagang pasar Dwikora.(Didi J)

Lagu “Parhobas Simalungun” Antarkan WD-BISA Menuju Bupati Simalungun

WD-Kolase Youtube

Menuju "Simalungun Unggul", WD BISA!!, KITA BISA!!
Video Youtube KLIK Chanel Berita Simalungun


Pematangraya, BS-Jelang Pilkada Serentak September 2020 mendatang, Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Simalungun Jalur Independen St. Irjenpol (P) Drs.Maruli Wagner Damanik M.AP-H Abidinsyah Saragih, meluncurkan lagu “Parhobas Simalungun”.

Lagu Ciptaan Jan RI dengan Arr Musik oleh Juniapoh Sinaga ini telah dipostingan di media social (FB) akun Wagner Damanik pada 22 Februari 2020 lalu dan telah ditonton belasan ribu dan telah dibagikan puluhan kali. 

Lagu “Parhobas Simalungun” dilantunkan oleh Penyanyi Simalungun Intan Br Saragih Feat Dolly Sumbayak (Vokalis Marsal Band). Lagu propaganda ini mempublikasikan Paslon WD-BISA Menuju Simalungun 1 dengan Slogan #Gerbang Simalungun (Gerakan Membangun Simalungung ) dan tagline “Datang Memberi, BUKAN Mengambil”. (Asenk Lee Saragih)

Dilema Partua Maujana Simalungun Provinsi Jambi

Deklarasi 9 Oktober 2016.
Jambi, BS-Nasib PMS Provinsi Jambi, Muncul Saat Deklarasi 9 Oktober 2016. Sesudah Itu Tidur Nyeyak Hingga Selasa 25 Februari 2020. "DILEMA ORANG SIMALUNGUN DI JAMBI". (Lee)

Disdukcapil Pematangsiantar Terbitkan KIA

Written By Beritasimalungun on Monday, 24 February 2020 | 20:03

Disdukcapil Pematangsiantar Terbitkan KIA.
Pematangsiantar, BS-Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Pematangsiantar menerbitkan 9000 Kartu Identitas Anak (KIA). Kepala Bidang Pelayanan Penduduk, Roma Sijabat mengatakan kepada Jurnalist Beritasimalungun.com di ruang kerjanya, Senin (24/02/2020) mengatakan bahwa Disdukcapil sudah mengeluarkan 9000 KIA dan sudah diserahkan kepada anak yang bersangkutan ,dimana KIA itu berfungsi sebagai pengganti Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagi penduduk yang berusia dibawah 17 tahun.

KIA terbagi dua kategori,0 sampai 5 tahun dan 5 tahun sampai 17 tahun tetapi saat ini Disdukcapil Siantar yang beralamat  dijalan Melathon Siregar kecamatan Siantar Marihat , ini masih menerbitkan untuk anak tingkat sekolah dasar.

Adapun yang menjadi syarat bagi warga negara Indonesia yang belum mendapat KIA adalah sebagai berikut 1.foto copi kutipan akta kelahiran dan menunjukkan akta kelahiran asli.
2.KK asli orang tua atau wali.
3.Pas Photo anak berwarna ukuran 2x3 sebanyak 2 lembar.

Lanjut Roma,secara umum KIA memiliki kegunaan setara dengan KTP, sebagai mana diatue dalam Permendagri Nomor 2 Tahun 2016, penerbitan KIA dapat melindungi pemenuhan hak anak ,menjamin akses sarana umum,hingga mencegah perdagangan anak.KIA juga dapat menjadi bukti indentitas diri saat keadaan dibutuhkan untuk identifikasi saat  mengalami  musibah.(Didi J )

PAC PDI Perjuangan Siantar Timur Adakan Musran

Written By Beritasimalungun on Sunday, 23 February 2020 | 20:43

Pimpinan Anak Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan ) kecamatan Siantar Timur kota Pematangsiantar mengadakan musyawarah ranting ( musran) untuk memilih ketua ranting dan anak ranting PDI Perjuangan, Minggu (23/02/2020).(Didik J/BS)
Pematangsiantar, BS-Pimpinan Anak Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan ) kecamatan Siantar Timur kota Pematangsiantar mengadakan musyawarah ranting ( musran) untuk memilih ketua ranting dan anak ranting PDI Perjuangan, Minggu (23/02/2020).

Kegiatan yang bertujuan untuk memilih kepengurusan  tingkat kelurahan dan tingkat RW ini dilaksanakan di Jalan Narumonda Bawah, Kelurahan Tomuan Pematangsiantar  dihadiri oleh Pengurus PAC Siantar Timur, Astronot Nainggolan sebagai Korwil Siantar Timur, Dewi Utari  dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Pematangsiantar, Pengurus Ranting (PR) dan Pengurus Anak Ranting (PAR).

Acara dibuka dengan upacara nasional menyanyikan lagu Indonesia Raya , dan hening cipta yang dipimpin oleh korwil.

Dalam sambutannya Astronot Nainggolan mengatakan bahwa kepada peserta musran agar dalam berorganisasi itu kekeluargaan  santai,jangan tegang tetapi serius.

Astronot juga mengajak semua kader agar tahun 2024 nanti PDI Perjuangan mencetak hattrick, kemenangan ketiga kali berturut-turut.

Sementara Ketua PAC PDI Perjuangan Siantar Timur, Marlon Sidabutar dalam sambutannya mengajak peserta musran untuk fokus bermusyawarah karena musran adalah wewenang ranting dan anak ranting tidak nv intervensi dari PAC atau yang lain.(Didi J)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Aula Paroki St. Stefanus Martir

 Sekdakab Simalungun Mixnon A Simamora, SIP, M.Si serta didampingi para Kepala OPD Pemkab Simalungun menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Aula Paroki Santo Stefanus Martir di Hapoltakan, Pamatang Raya, Simalungun, Minggu (23/02/2020).(Humas)
Pematangraya, BS-Bupati Simalungun Dr. JR. Saragih, SH, MM yang diwakili oleh Sekdakab Simalungun Mixnon A Simamora, SIP, M.Si serta didampingi para Kepala OPD Pemkab Simalungun menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Aula Paroki Santo Stefanus Martir di Hapoltakan, Pamatang Raya, Simalungun, Minggu (23/02/2020).

Perayaan Misa pesta peletakan batu pertama pembangunan Aula Paroki St. Stefanus Martir ini dihadiri oleh 850 KK jemaat Katolik Paroki St. Stefanus Martir, Keuskupan Agung Medan.

Panitia Umum Pembangunan Aula Paroki St. Stefanus Martir, Harmedin Saragih, S.Pd, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa organisasi yang baik didukung oleh sarana yang baik. Aula yang akan dibangun ini memiliki luas 34 x 24 meter dengan biaya sebesar 3 miliar.

"Melalui kebersamaan kita, mari kita bersama berdoa dan berpartisipasi untuk terlaksananya pembangunan Aula ini untuk Tuhan" ujarnya.

Dalam khotbahnya, Pastor Selestinus Manalu, OFMCap menyampaikan perkembangan Gereja Katolik di Pamatang Raya bertumbuh dengan sangat cepat. Menurutnya, kebersamaan dan semangat gotong royong dari jemaat yang telah membangun sarana yang ada di Paroki ini.

"Perkembangan ini merupakan muzijat yang harus kita syukuri. Sarana yang sudah ada ini hendaknya semakin meningkatkan keimanan kita kepada Tuhan," ujarnya.

Secara khusus, dirinya juga mengajak jemaat untuk menjauhkan diri dari pikiran negatif kepada sesama.

"Jangan membenci, tapi tegurlah sesamamu dengan kasih. Mari kita bersama berdoa didalam kesatuan dan keyakinan, pembangunan Aula dapat berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan dan buka hati serta pikiran untuk hidup saling mengasihi tanpa memandang perbedaan," tambahnya.

Bupati Simalungun Dr. JR. Saragih, SH, MM dalam sambutannya yang disampaikan oleh Sekdakab Simalungun Mixnon A Simamora, SIP, M.Si mengatakan bahwa Pemkab Simalungun sangat mengapresiasi umat Katolik yang telah mendukung program Pemerintah dalam membangun Ibukota Kabupaten.

Sekda juga menambahkan, bahwa Bupati Simalungun sangat mendukung terhadap kegiatan keagamaan. Umat juga harus bahu membahu bekerja bersama mendukung program Gereja demi kebaikan umat.

"Umat Katolik harus tetap memiliki semangat baru dengan kesatuan dan kebersamaan turut serta membangun Kabupaten Simalungun jadi lebih baik," tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Bupati Simalungun, Sekda serta para kepala kepala OPD memberikan bantuan secara pribadi sebesar Rp 10 juta untuk Panitia Pesta peletakan batu pertama pembangunan Aula Paroki St. Stefanus Martir.(Rodo T Saragih/Rel)
















Sekdakab Simalungun Mixnon A Simamora, SIP, M.Si

Peresmian GKPS Persiapan Simpang Rambutan Jalan Lintas Timur Jambi

Pos Pekabaran Injil (Pos PI) Simpang Rambutan GKPS Resort Jambi yang terletak di Desa Suban, Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Jalintim Sumatera) Provinsi Jambi diresmikan menjadi GKPS Persiapan Simpang Rambutan dalam ibadah, Minggu 23 Februari 2020. Sebelumnya Pos PI Simpang Rambutan diresmikan Minggu 9 Juni 2019.
Jambi, BS-Pos Pekabaran Injil (Pos PI) Simpang Rambutan GKPS Resort Jambi yang terletak di Desa Suban, Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Jalintim Sumatera) Provinsi Jambi diresmikan menjadi GKPS Persiapan Simpang Rambutan dalam ibadah, Minggu 23 Februari 2020. Sebelumnya Pos PI Simpang Rambutan diresmikan Minggu 9 Juni 2019.

Peresmian GKPS Persiapan Simpang Rambutan, Resort Jambi sejalan dengan hasil keputusan Rapat Pengurus GKPS Resort Jambi dan Pengurus serta Majelis Pos PI Simpang Rambutan yang dilaksanakan Minggu 2 Februari 2020 lalu.

Pimpinan Harian Majelis Jemaat (PHMJ) GKPS Persiapan Simpang Rambutan Periode 2020-2025 yakni Ketua (Pengantar Jemaat) St Hakta Duduk Purba, Wakil Pengantar Jemaat St Jekson Purba, Sekretaris Jemaat St Letnan Damanik dan Bendahara Sy Nudelin Purba.(Foto Heri Nainggolan) 

Selanjutnya oleh Sekretaris GKPS Resort Jambi St Meslan Saragih SH, membacakan Surat Keputusan (SK) GKPS Resort Jambi Tentang Pengangkatan dan Penetapan Pimpinan Harian Majelis Jemaat (PHMJ) GKPS Persiapan Simpang Rambutan Periode 2020-2025 yakni Ketua (Pengantar Jemaat) St Hakta Duduk Purba, Wakil Pengantar Jemaat St Jekson Purba, Sekretaris Jemaat St Letnan Damanik dan Bendahara Sy Nudelin Purba. 

Pelantikan dilakukan oleh Pendeta GKPS Resort Jambi Pdt Riando Tondang STh, dihadiri Pdt Franky Doris Malau STh, St Drs GM Saragih MSi (Wakil Ketua Pengurus GKPS Resort Jambi) dan beberapa Majelis dan Jemaat GKPS Se Resort Jambi dan 29 orang Pemuda GKPS Se Resort Jambi. Ibadah juga dihadiri St Awal JD Damanik SE MM (Perutusan Sinode Bolon & Anggota Majelis Gereja). 

Selain pelantikan PHMJ GKPS Persiapan Simpang Rambutan Periode 2020-2025, juga dilaksanakan Pelantikan Pengurus Seksi-Seksi (Sekolah Minggu, Pemuda, Wanita, Seksi Bapa), Pengangkatan Syamas dan Pengangkatan Sintua. (Asenk Lee Saragih) 

Selamat Jalan Pdt. A.C. Damanik, S.Th

Jambi-Tumpuan Damanik Boru Panogolan (TDBP) Se Kota Jambi Berdukacita. Mertua laki-laki dari dr Kristian Armento Hasibuan atau Ayahanda Maria Br Damanik Pdt. A.C. Damanik, S.Th (Op. Evran Doli) 71 tahun berpulang di Medan, Minggu 23 Februari 2020 pagi. 

"Telah meninggal dunia yang kami kasihi Mertua, Orang Tua, Opung, Pdt. A.C. Damanik, S.Th (Op. Evran Doli) 71 tahun di Medan. Jenazah dibawa ke rumah duka di Tebingtinggi, Sumatera Utara," tulis Kristian Armento Hasibuan di akun sosial media.

Segenap Tumpuan Damanik Boru Panogolan (TDBP) Se Kota Jambi Turut berdukacita, semoga keluarga besar yang ditinggal tegar, tabah dan dikuatkan. Selamat Jalan Ompung.....(Asenk Lee)
Selamat Jalan Pdt. A.C. Damanik, S.Th. (FB)

Sukacita Bersama di Pesta Bona Taon Sigalingging/ Garingging Se Kota Jambi 2020

Ketua Parsadaan Pomparan Raja Sigalingging, Boru, Bere & Ibebere (PPRS) Se- Kota Jambi dan sekitarnya I Robinson Sigalingging/ Br Sinaga dan Pengurus Lainnya saat Manortor Pada Pesta Bona Taon PPRS Se Kota Jambi di Gedung Budi Mulia Mayang Jambi, Sabtu  (22/2/2020). Foto Asenk Lee Saragih.
Jambi, BS-Pesta Partangiangan (syukuran) awal tahun 2020 (Bona Taon) Parsadaan Pomparan Raja Sigalingging, Boru, Bere & Ibebere (PPRS) Se- Kota Jambi dan sekitarnya di Gedung Budi Mulia Mayang Jambi, Sabtu (22/2/2020) berjalan penuh sukacita dan penuh kekeluargaan. Rasa sukacita kegembiraan tampak pada kegiatan tradisi orang Batak di perantauan itu.

Sekitar 300 jiwa dari 133 kepala keluarga (KK) PPRS) Se- Kota Jambi dan sekitarnya menikmati suasana pesta silaturahmi ini. Acara diawali dengan kebaktian yang dibawakan Pdt Daniel Budiman Aritonang STh dari Pendeta Resort Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Anugerah Terpadu Kota Jambi. Sementara Votum oleh St St B Gurning, Doa Syafaat Ap Anjel Sigalingging.

Dalam kotbahnya Pdt Daniel Budiman Aritonang STh mengajak kumpulan marga kerabat Sigalingging Boru, Bere Ibebere Se Kota Jambi untuk mengedepankan kasih dalam hidupnya.

Dia juga mengajak agar seluruh anggota kumpulan Marga Sigalingging, Boru, Bere Ibebere si Kota Jambi untuk saling member baik dalam sukacita maupun dukacita. Sebab makna kasih itu adalah memberi.
Ketua Panitia Parsadaan Pomparan Raja Sigalingging, Boru, Bere & Ibebere (PPRS) Se- Kota Jambi dan sekitarnya St Andi M Garingging/ Br Purba mengatakan, hendaknya kumpulan marga ini selalu saling peduli satu dengan yang lain.

Dirinya juga berharap acara Pesta Bona Taon sebagai ajang silaturahmi untuk lebih mempererat kekeluargaan anggota kumpulan. Kemudian anggota kumpulan agar dapat saling berbagi dibidang sosial sehingga Parsadaan Pomparan Raja Sigalingging, Boru, Bere & Ibebere (PPRS) Se- Kota Jambi dan sekitarnya saling terjadi hubungan emosional satu dengan yang lain, terlebih dalam hal dukacita.

Sementara Ketua Parsadaan Pomparan Raja Sigalingging, Boru, Bere & Ibebere (PPRS) Se- Kota Jambi dan sekitarnya I Robinson Sigalingging/ Br Sinaga dampingi Pengurus lainnya mengatakan, pesta bona tahun itu merupakan bagian dari tradisi orang Batak di Perantauan. Tradisi ini sebagai ajang silaturahmi antara anggota kumpulan marga untuk saling penduli dalam sukacita dan dukacita.

Disebutkan, bahwa perkembangan jumlah anggota kumpulan sungguh pesat. Yang dahulunya pesta hanya dilaksanakan di rumah dan gedung yang lebih kecil, kini sudah di gedung yang besar. 
Pdt Daniel Budiman Aritonang STh.
I Robinson Sigalingging juga mengatakan, bahwa Pesta Bon Taon Tahun 2020 ini sudah ada kemajuan, yakni Pemuda (Naposo)  Parsadaan Pomparan Raja Sigalingging, Boru, Bere & Ibebere (PPRS) Se- Kota Jambi dan sekitarnya sudah tampil dalam menortor. 

Dia juga memberikan dukungan kepada kaum kaula muda untuk membuat kegiatan yang sejalan dengan Vis-Misi Parsadaan Pomparan Raja Sigalingging, Boru, Bere & Ibebere (PPRS) Se- Kota Jambi dan sekitarnya. 

Salah satu Penasehat Parsadaan Pomparan Raja Sigalingging, Boru, Bere & Ibebere (PPRS) Se- Kota Jambi dan sekitarnya Ap Enjel  Sigalingging/Br Purba meminta agar kumpulan marga itu dapat membangun kebersamaan dalam keadaan bersuka cita maupun berduka cita. 

Dia juga mengucapkan terimaksih kepada seluruh Pengurus dan Komisaris Parsadaan Pomparan Raja Sigalingging, Boru, Bere & Ibebere (PPRS) Se- Kota Jambi dan sekitarnya yang menjalankan “punguan” dengan baik. 

Ap Enjel Sigalinggung juga menekankan kepada para Pemuda Parsadaan Pomparan Raja Sigalingging, Boru, Bere & Ibebere (PPRS) Se- Kota Jambi dan sekitarnya agar bisa berbuat untuk “Punguan” atau membantu orang tua kelak. 
Ketua Parsadaan Pomparan Raja Sigalingging, Boru, Bere & Ibebere (PPRS) Se- Kota Jambi dan sekitarnya I Robinson Sigalingging/ Br Sinaga.
Acara pesta ini dipandu oleh protokol St Josen Sitopu. Usai makan bersama dilanjutkan dengan acara tor-tor (tarian) dalam penggalangan dana untuk kas kumpulan. Suasana pesta tambah meriah dengan lantunan tembang-tembang Batak oleh PN-Trio (Jay Sihombing, Martogi Simbolon, Goxen Purba). 

Pada acara syukuran itu terkumpul dana dari hasil penjualan kupon, iuran dan hasil tor-tor (Panasehat, Panitia, Sigalingging, Boru, Bere-Ibebere) sebanyak Rp 32 Juta. 

Jumlah KK Parsadaan Pomparan Raja Sigalingging, Boru, Bere & Ibebere (PPRS) Se- Kota Jambi dan sekitarnya sebanyak 130 KK dengan rincian (Haha Anggi) Marga Sigalingging  sebanyak 44 KK, Boru 35 KK, Bere 31 KK dan Ibebere 20 KK tambah anggota baru Sabtu (22/2/2020) sebanyak 3 KK.

Tradisi Budaya

Pesta “bona taon” atau biasa disebut pesta awal tahun merupakan acara rutin setiap awal tahun yang diselenggarakan perkumpulan marga suku Batak atau perkumpulan warga (suku Batak) di perantauan. Pesta Bona Taon ini adalah pesta sukacita dan penuh kegembiraan kepada seluruh anggota kumpulan yang juga merupakan tradisi Adat Budaya Batak.

Acara pesta “Bona Taon” diawali dengan ibadah singkat dilanjutkan makan siang bersama. Kemudian laporan pertanggung jawaban panitia pesta dan tentu saja pengurus perkumpulan marga berkaitan program kerja serta kondisi keuangan yang sudah berjalan dalam setahun penuh.
Ketua Panitia Parsadaan Pomparan Raja Sigalingging, Boru, Bere & Ibebere (PPRS) Se- Kota Jambi dan sekitarnya St Andi M Garingging/ Br Purba.
Sedangkan acara paling ditunggu-tunggu adalah “manortor” menari bersama yang diatur secara berkelompok dan bergiliran. Tentunya “manortor” ini diiringi musik yang membuat suasana semarak dan meriah sambil mengumpulkan uang melalui sawer-menyawer. Adapun uang yang terkumpul akan digunakan untuk membiayai pesta sekaligus mengisi kas keuangan kumpulan marga.

Pesta Bona Taon ini adalah tradisi tahunan yang memang rutin dilaksanakan di awal tahun oleh komunitas Marga Batak. Tidak heran bila sepanjang bulan Januari-Februari-Maret bahkan hingga April ratusan perkumpulan Marga Suku Batak di Jambi secara khusus saat weekend (Jumat-Minggu), gedung-gedung pertemuan biasanya akan ramai dengan acara pesta Bona Taon.

Bahkan pada momen Pesta Bona Taon ini, Perkumpulan Artis Batak Jambi (PABJ) menangug karena banyak menerima job untuk memeriahkan acara dengan ragam lagu-lagu Batak, Nasional yang berirama gembira.

Susunan Pengurus

Susunan Pengurus 2019 – 2022 Parsadaan Pomparan Raja Sigalingging, Boru, Bere & Ibebere (PPRS) Se- Kota Jambi dan Sekitarnya. Ketua Penasehat : Op. Natan Gajah Sigalingging/Br Manalu. Anggota: 1.A.Godman Sigalingging/Br Manalu, 2.St M Saragih,SH/Br Purba, 3.A.Enjel  Sigalingging/ Br Purba.

Paniroi: 1.Op Welbi Naibaho/ Br Sigalingging, 2. St Josen Sitopu (Op Jeremi)/ Br Simarmata.

Ketua  PPRS Se Kota Jambi: 1. I Robinson Sigalingging SPd/ Br Sinaga (Ap Juan), Wakil 1. Iramsen Saragih Garingging SH/ Br Purba (Ap Tivani), 2. Syamsudin Sigalingging / Br Sinaga (Ap Mahasih). Sekretaris PPRS Se Kota Jambi: TP Napitupulu SSTP, MH/ Br Sigalingging, 2.P Simanjuntak/ Br Sigalingging, Bendahara: St B Gurning/ Br Garingging (Op Samuel). 

Komisaris-Komisari PPRS Se Kota Jambi

Komisaris dalam Kota Jambi: 1. Ap Tasya Ambarita/ Br Naibaho, 2. Ap Anggi Purba/ Br Sinaga (+), 3. St Josen Sitopu (Op Jeremi/ Br Simarmata, 4. Ap Ricky Malau/ Br Sigalingging, 5. Ny Manurung Boru Galingging (Mama Monang), 6. Ap Andre Sigalingging/ Br Sihombing.

Komisaris PPRS di luar Kota Jambi yang meliputi Lintas Timur Tanjabar, Muarasabak, Muarojambi, Muarabulian, Tembesi, 1. Ap Riksan Manik Kecumak/ Br Marbun, 2. Ap Rawasti Sigalingging/ Br Hasibuan.  (Asenk Lee Saragih)

Gallery Foto Pesta Bona Taon Parsadaan Pomparan Raja Sigalingging, Boru, Bere dan Ibebere (PPRS) Se- Kota Jambi dan Sekitarnya. (Foto-Foto Asenk Lee Saragih dan Ezer Twopama Manihuruk) 














PN-Trio (Jay Sihombing, Martogi Simbolon, Goxen Purba).



PN-Trio (Jay Sihombing, Martogi Simbolon, Goxen Purba).

PN-Trio (Jay Sihombing, Martogi Simbolon, Goxen Purba).







































Enjel Br Purba.
































Perkenanlan Anggota Baru.




Berita Lainnya

.

.
.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Ikan Bawal Seberat 9 KG Dapat (Tabu-tabu) di Danau Toba Hutaimbaru Simalungun

Ikan Bawal Seberat 9 KG Dapat (Tabu-tabu) di Danau Toba Hutaimbaru Simalungun
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Sapu Bersih Rencana Gubsu Soal Wisata Halal Syariah di Kawasan Danau Toba

Sapu Bersih Rencana Gubsu Soal Wisata Halal Syariah di Kawasan Danau Toba
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Andaliman, Rempah Batak Yang Mendunia

Andaliman, Rempah Batak Yang Mendunia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

St Adriani Heriaty Sinaga SH MH (Srikandi Simalungun) Itu Purna Bakti

St Adriani Heriaty Sinaga SH MH (Srikandi Simalungun) Itu Purna Bakti
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya


MIRACLE "TINUKTUK" SAMBAL REMPAH KHAS SIMALUNGUN

MIRACLE "TINUKTUK" SAMBAL REMPAH KHAS SIMALUNGUN
PESAN: MIRACLE'TINUKTUK WA: 081269275555

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih
TMII Jakarta Sabtu 4 November 2017.KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya