}); 2015 | BeritaSimalungun

Berita Terkini

INDEKS BERITA

Pembacaan Putusan Gugatan JR Saragih Jangan Buat Gaduh

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 23 December 2015 | 05:24

Polisi Jaga Ketat Sidang Pembacaan Putusan Gugatan JR Saragih
Petugas Sabhara Polresta Medan tampak berjaga di depan gedung PT TUN untuk mengawal jalannya sidang gugatan calon Bupati Simalungun JR Saragih, Rabu (16/12/2015).Tribun Medan / Array
Polisi Jaga Ketat Sidang

BERITASIMALUNGUN.COM, Medan-Gugatan hukum calon Bupati Simalungun, JR Saragih terhadap Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Simalungun rencananya bakal diputus di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Medan, Rabu (23/12/2015) pagi. 

Hal itu sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan majelis hakim PT TUN Medan, Asmin Simanjorang.

Menjelang pembacaan putusan dimaksud, dikabarkan massa pendukung JR Saragih di PT TUN Medan akan bertambah dua kali lipat. Sementara ini, jumlah massa JR Saragih sekitar 150 orang.

"Untuk pengamanan besok, pastinya akan kita kawal ketat seperti hari-hari sebelumnya. Dalam pengamanan kali ini, tentu bakal ada penambahan pasukan," kata Kapolsekta Percut Seituan, Komisaris Lesman Zendrato.

Ia mengungkapkan, penambahan pasukan ini diperlukan guna menjaga kondusifitas jelang pembacaan putusan. Kata Lesman, pihaknya akan berkordinasi dengan Polresta Medan.

"Penambahan pasukan itu perlu. Apalagi besok kan terakhir," katanya. Sebagaimana diketahui sebelumnya, calon Bupati Simalungun JR Saragih melalui penasehat hukumnya Hinca Panjaitan meyakini bahwa hakim akan memenangkan gugatan yang mereka ajukan. 

Hinca yang menjabat sebagai Sekretaris Jendral Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Demokrat ini menyebut keyakinannya didasari atas keterangan saksi ahli dan bukti-bukti. (Tribunmedan.com) 

Pohon Natal di Gereja Tangerang Jadi Perbincangan Dunia

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 22 December 2015 | 21:41

Pohon Natal di Gereja Tangerang Jadi Perbincangan Dunia

Pohon Natal setinggi delapan meter di Gereja Katolik Santo Laurensius, Alam Sutra, Tangsel, terbuat dari kaleng minuman bekas, jadi pemberitaan media internasional
Pohon Natal di Gereja Tangerang Jadi Perbincangan Dunia
Pohon Natal setinggi delapan meter di Gereja Katolik Santo Laurensius, Alam Sutra, Tangsel, terbuat dari kaleng minuman bekas, jadi pemberitaan media internasional (Foto-foto: AP/ Tatan Syuflanamade)
Pohon Natal di Gereja Tangerang Jadi Perbincangan Dunia
Pohon Natal setinggi delapan meter di Gereja Katolik Santo Laurensius, Alam Sutra, Tangsel, terbuat dari kaleng minuman bekas, jadi pemberitaan media internasional
3 / 3

Foto-foto pohon Natal yang terbuat dari 10.000 kaleng minuman ringan itu ditampilkan dalam ukuran besar oleh berbagai media luar negeri. Portland Press Herald, misalnya, menampilkan foto yang dibuat Tatan Syaufianmade dari kantor berita AP tersebut  dengan judul ‘Recycled’ Christmas tree grows in Indonesia.


ABC News dari Australia, menampilkan foto yang sama,  dengan judul Image of Asia: Christmas Tree in Indonesia, Made of Cans. Sedangkan The Wall Street Journal menampilkan foto itu sebagai Photos of the Day pada 18 Desember. Seattle Times juga melansir ulang foto dan keterangan yang sama dari The Associated Press.


Menyiratkan kekaguman akan penggunaan botol minuman bekas, Metro.co.uk, bahkan membuat komentar sebagai berikut: Mengapa tidak ada orang yang sebelumnya terpikir untuk melakukannya?
 
Komentar ini mungkin sedikit berlebihan karena ide untuk membuat barang bekas sebagai bahan pohon Natal bukan kali ini saja. Namun, komentar ini jelas menunjukkan apresiasi yang mendalam.



Kaleng minuman ringan itu dikumpulkan oleh panitia dari anggota jemaat. Sebagaimana terlihat dari akun Facebook gereja tersebut, para anggota ikut terlibat membuat pohon Natal setinggi delapan meter, mulai dari mengumpulkan kaleng minuman hingga merangkainya. Natal yang dirayakan pada 25 Desember di gereja itu, mengambil tema, "Keluargaku Penuh Syukur."


Bukan kali ini saja gereja Santo Laurensius menggunakan bahan-bahan daur ulang untuk dijadikan pohon Natal. Tahun lalu, mereka melakukan hal yang sama, tetapi bahannya bukan dari kaleng minuman bekas, melainkan limbah kain perca.

Menurut Rudi  Hariyanto, Panitia Natal 2014 Wilayah VII Gereja Santo Laurensius Tangerang, tahun lalu mereka memanfaatkan limbah kain perca dari pabrik konveksi yang ada di sekitar wilayah mereka.

"Awalnya ingin membuat sesuatu yang beda dan memberikan nilai tambah," kata dia, lewat video yang dapat dlihat di youtube.

Menurut dia, kain perca sisa pabrik konveksi berukuran kecil dan biasanya dibuang. Padahal itu mengandung bahan unorganik dan bisa menimbulkan polusi.

"Jadi panitia memanfaatkannya menjadi bunga-bunga yang cantik, alami sesuai dengan alamnya."

Awalnya mereka sepakat membuat gerakan kebersamaan untuk memanfaatkan kain perca sisa. Terkumpul 20.000 kain perca. Mulai bulan Oktober, gerakan itu pun bergulir. Tanpa diduga, animo anggota jemaat bahkan masyarakat sekitarnya sangat besar.

Mereka ingin berpartisipasi. Mereka bahkan meminta diadakan pelatihan untuk menghias kain perca. "Tanpa terasa, gerakan ini memberi pengaruh yang luar biasa. Tidak hanya di lingkungan gereja, umat nonKatolik pun tertarik. 

Selain untuk dekorasi, kami berencana akan menjual hasil karya berupa rangkaian bunga, lingkaran Natal, hiasan tas, dan taplak meja. Hasil semua ini didonasikan untuk pembangunan gereja di Gading Serpong," kata Rudi Hariyanto.

Kini gereja tersebut kembali membuat gerakan perubahan melalui kaleng minuman ringan. (Penulis: Eben E. Siadari) (Foto-foto diambil dari akun facebook Gereja Santo Laurensius).

Anies Baswedan: Jangan Buat Ibu Lahirkan Calon Koruptor

Anies Baswedan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, saat memberikan pesan hari ibu di depan gedung KPK. (Foto: Febriana DH)

BERITASIMALUNGUN.COM, Jakarta-Bertepatan dengan Peringatan Hari Ibu, Selasa (22/12), Anies Baswedan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama para kepala sekolah dari berbagai daerah di Indonesia sebagai perwakilan dari percontohan sekolah berintegritas.

Setelah mempresentasikan alat ukur terbaru dari Kementerian yang dipimpinnya mengenai penilaian integritas sekolah di depan Ketua Umum KPK, Agus Rahardjo, Anies memberikan pandangannya mengenai wajah pendidikan di Indonesia saat ini.

“Yang sekarang terjadi, potretnya masih banyak sekolah yang berada di kuadran bawah, artinya, hal buruk (tindak korupsi) yang akan diurus kantor ini (KPK) masih akan jalan terus karena masih sangat banyak sekolah dengan integritas rendah. Kita ingin mulai tahun depan anak-anak kita integritasnya tinggi, minimal saat Ujian Nasional (UN). Namun, agar hal ini terwujud, harus sesegera mungkin pentingnya integritas sekolah ini disosialisasikan dan dibiasakan,” kata Anies kepada satuharapan.com di depan gedung KPK.

Program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan saat ini sedang berfokus pada tingkat integritas sekolah karena dipandang sangat penting dan krusial dalam menentukan masa depan generasi penerus bangsa.

Anies melihat bahwa dinas pendidikan, guru, dan kepala sekolah masih banyak yang berlaku curang dengan membagikan kunci-kunci jawaban ketika berlangsungnya UN sehingga murid-murid mendapatkan nilai yang tinggi. “Ini yang harus dihentikan, selama ini yang selalu dikejar oleh sekolah adalah prestasi akademik dengan menghalalkan segala cara,” Anies menambahkan.

“Data dari alat ukur integritas tersebut nantinya akan kita tunjukkan ke setiap kota dan sekolah di Indonesia. Jadi, pada akhirnya semua orang tua akan mengetahui dengan jelas nilai integritas sekolah, sehingga mereka akan hanya mendorong anaknya bersekolah di sekolah yang memiliki nilai integritas baik dan tinggi. Hal ini sekaligus merupakan sanksi sosial bagi sekolah yang tidak menggubris penilaian integritas ini. Ke depan, sanksi yang sah akan ada bagi sekolah-sekolah nakal, karena sampai saat ini belum ada sanksi yang membuat jera dalam hal ini. Kami masih terus menguji dan menggodok hal ini agar segera paten dan bermanfaat bagi pendidikan di Indonesia ke depannya,” ujar Anies.

Selain memberikan pandangan mengenai wajah pendidikan Indonesia, Anies juga memberikan pesan Hari Ibu.

“Rahim ibumu bukanlah tempat pernah bersarangnya calon koruptor. Hari Ibu harus digunakan para ibu dalam mengingatkan anak-anaknya,” kata Anies.

“Jangan kau korupsi, karena kalau kau korupsi maka rahim ibumu jadi tempat lewatnya calon koruptor. Jangan buat ibumu sebagai orang yang melahirkan koruptor. Ini harus menjadi pesan Hari Ibu yang begitu kuat di tengah-tengah masyarakat saat ini, bahwa ibu tidak ingin melahirkan seorang koruptor,” pesan Anies Baswedan menutup pembicaraan. (Sumber: SatuHarapan.com)

Tahun 2015, 47 Kasus Kekerasan Dialami Jurnalis

ILUSTRASI
BERITASIMALUNGUN.COM, Jakarta-Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers menyatakan sebanyak 47 kasus kekerasan yang dialami jurnalis selama tahun 2015.

"Banyak yang tidak terpublikasi," kata Direktur Eksekutif LBH Pers, Nawawi Bahrudin, dalam konferensi pers catatan akhir tahun kebebasan pers dan kebebasan berekspresi di Jakarta, pada hari Selasa (22/12).

Dalam catatan LBH Pers, aktor yang melakukan kekerasan terhadap jurnalis didominasi oleh aparat polisi sebanyak sembilan kasus kekerasan fisik dan delapan kasus kekerasan non-fisik.

"Hal ini karena polisi memiliki banyak persinggungan dengan awak jurnalis, terutama terkait dengan tugasnya yang berada di tengah masyarakat," katanya.

Dia juga menambahkan, tindak kekerasan terhadap jurnalis sepanjang 2015 juga dilakukan oleh petugas keamanan, massa, pejabat pemerintah, aparat pemerintah, orang tak dikenal, pengusaha, legislator, politisi, wiraswasta, asisten artis, panitia acara dan dokter.

Untuk sebaran daerah tindak kekerasan terhadap pers meliputi Papua, Maluku Utara, Maluku, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Barat, Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Jambi, Riau dan Jakarta.

"Untuk kasus terbanyak berada di Jakarta dengan delapan kasus kekerasan," katanya.

Hal ini ironis, karena Jakarta sebagai Ibu Kota Negara menjadi contoh bagi daerah-daerah lainnya. "Kalau di Jakarta saja terjadi, apalagi di daerah yang jauh dari pengawasan," katanya.

Kepala Peneliti dan Divisi Jaringan LBH Pers itu mengatakan pola ancaman terhadap kebebasan pers kini bertambah. Tidak hanya intimidasi terhadap para jurnalis, namun juga kepada para narasumber.

Ia mencontohkan kasus Emerson Yuntho yang dilaporkan oleh Romli Atmasasmita ke kepolisian. Emerson mengnggap Romli kurang mendukung gerakan anti-korupsi.

Selain itu, UU ITE juga menjadi penghalang bagi kebebasan pers dan kebebasan berekspresi. Hal ini mengingat terdapat pasal karet yaitu pasal 27 ayat 3 terkait pencemaran nama baik. 

"Apabila kasus ini terus-menerus terjadi, maka tidak menutup kemungkinan akan ada chilling effect, keadaaan dimana masyarakat tidak mau atau enggan berkomentar karena takut terkena kriminalisasi, sehingga kebebasan pers akan semakin buram," katanya.


Oleh karena itu, beragai pihak diharapkan untuk menggunakan UU Pers bila bermasalah dengan pers, sehingga hak masyarakat untuk mendapatkan publikasi tidak akan mendapatkan kendala. (Ant)

Sambangi Istana, PGI dan KWI Apresiasi Kepemimpinan Jokowi

PGI dan KWI usai bertemu Presiden Jokowi, di Istana Merdeka Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, hari Selasa (22/12). (Foto: Martahan Lumban Gaol)
BERITASIMALUNGUN.COM, Jakarta-Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia mengapresiasi kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang telah berjalan selama 14 bulan. Mereka melihat banyak hal positif dari kepemimpinan Presiden Jokowi yang dapat menjadi teladan masyarakat.

“Hari ini penuh sukacita, PGI dan KWI diterima oleh Presidden Jokowi jelang akhir tahun. Kami mengapresiasi kepemimpinan Presiden Jokowi yang telah berjalan lebih dari setahun. 

Kami melihat banyak hal positif yang dilakukan Presiden Jokowi, terutama keteladanan beliau dalam kepemimpinan yang melayani masyarakat dan kesederahanaan beliau juga,” ucap Ketua Umum PGI, Henriette Tabita Hutabarat Lebang, dalam jumpa pers usai pertemuan dengan Presiden Jokowi, di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, hari Selasa (22/12).

Henriette menyatakan PGI akan terus mendukung kepemimpinan Presiden Jokowi, yang membawa jargon ‘Revolusi Mental’. Sebab, menurut dia, untuk membawa masyarakat Indonesia yang lebih maju dan hidup dalam terang dibutuhkan perubahan gaya hidup serta pola pikir, hal itu bisa diwujudkan dengan melakukan ‘Revolusi Mental’.


“Ini selaras dengan kehidupan umat Kristen, berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah, apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna (Roma 12;2),” katanya.

Romo Magnis Lapor Jokowi, Masih Banyak Orang Takut Beribadah

Franz Magnis Suseno usai acara Pemberian Tanda Kehormatan kepada 46 orang dari berbagai latar belakang, di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (13/8). (Foto: Dok. satuharapan.com/Martahan Lumban Gaol)
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, menjamu sejumlah budayawan dan cendikiawan untuk makan siang bersama di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, hari Selasa (22/12). Belasan budayawan yang terlihat hadir seperti Romo Franz Magnis Suseno, Butet Kertaredjasa, dan Sys NS. Selain makan siang bersama, mereka juga menyampaikan beberapa masukan kepada Presiden Jokowi.

Romo Magnis menyinggung masalah jaminan perlindungan terhadap umat beragama di luar agama yang diakui di Indonesia. Dia mengatakan, banyak masyarakat Indonesia yang masih takut menjalankan kehidupan beragamanya, negara belum menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk dan beribadah menurut agama dan kepercayaannya masing-masing.

"Mereka yang di luar agama-agama yang diakui, ada yang betul-betul tidak dilindungi, jadi obyek kekerasan. Diharapkan tiap orang bisa beragama tanpa merasa takut," kata Romo Magnis dalam jamuan makan siang bersama Presiden Jokowi di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, hari Selasa (22/12).

Romo Magnis lebih lanjut menyinggung pentingnya negera berperang melawan korupsi. Menurut dia, perang melawan korupsi merupakan suatu hal yang sulit. Dia pun meminta Presiden Jokowi tetap berkomitmen memerangi korupsi.

Budayawan yang hadir antara lain Butet Kartarejasa, Sys NS, Franz Magnis Suseno, Nasirun, Nyoman Nuarta, Sindhunata, dan Muhammad Sobary. Jokowi didampingi Kepala Kantor Staf Presiden, Teten Masduki dan anggota Tim Komunikasi Presiden, Sukardi Rinakit.

Akhir-akhir ini Presiden Jokowi kerap mengundang sejumlah kalangan ke Istana untuk makan bersama, termasuk para pelawak hari Rabu (16/12) malam pekan lalu dan keesokan harinya para komik stand-up komedian.

PGI: Natal di NTT Peluang Jokowi Hadiri Pergumulan Rakyat

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. (Foto: Martahan Lumban Gaol)
Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) menilai kesediaan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, menghadiri perayaan Natal bersama tingkat nasional di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), hari Senin (28/12) mendatang, merupakan bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah kehidupan masyarakat dalam berbagai pergumulan khusus.

PGI pun mengapresiasi langkah tersebut. "Ini akan menjadi suatu kesempatan di mana Bapak Presiden hadir di tengah kehidupan masyarakat dengan pergumulan-pergumulan yang khusus. Kita tahu baru saja terjadi bencana alam di Alor dan berbagai masalah yang dihadapi masyarakat di NTT, khususnya di bidang pendidikan dan ekonomi," ucap Ketua Umum PGI, Henriette Tabita Hutabarat Lebang, dalam jumpa pers usai pertemuan dengan Presiden Jokowi, di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, hari Selasa (22/12).

Dia pun yakin, kehadiran Presiden Jokowi di Kota Kupang Provinsi NTT nanti akan memberikan makna mendalam bagi masyarakat. Selain itu, kedekatan Presiden Jokowi dengan rakyat NTT juga akan menghadirkan solusi terbaik bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Kehadiran Bapak Presiden pasti akan sangat berarti bagi masyarakat di NTT," katanya.

Sebab, kata Henriette, tema Natal bersama tingkat nasional yang akan diselenggarakan PGI bersama Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) tahun 2015 ini adalah "Hidup Bersama Sebagai Keluarga Allah." Tema itu terinspirasi oleh makna yang terkandung pada Kitab Kejadian 9:16, yakni Allah membarui perjanjianNya, sebuah perjanjian keselamatan dengan seluruh ciptaanNya, dan segenap keluarga Allah.

"Peristiwa Natal mengingatkan kita kembali untuk hidup sebagai keluarga Allah yang dituntun oleh pelangi kasih. Penyelamatan Allah adalah untuk seluruh ciptaan dan tandanya adalah pelangi sebagai simbol bahwa ada harapan," tuturnya. (Sumber: Martahan Lumban Gaol/SATUHARAPAN.COM) 

SELAMAT HARI IBU

Ibunda St Jannerson Girsang. Kejuangan, ketabahan, kesabaran, kejujuran, kasih sayang itulah yang kuingat di wajah ibuku. 

Selamat Hari Ibu!

Mother, How Are You Today

Mother, how are you today?
Here is a note from your daughter.
With me everything is ok.
Mother, how are you today?

Mother, don't worry, I'm fine.
Promise to see you this summer.
This time there will be no delay.
Mother, how are you today?

I found the man of my dreams.
Next time you will get to know him.
Many things happened while I was away.
Mother, how are you today?
St Jannerson Girsang & Istri.
BERITASIMALUNGUN.COM-"Kalau seorang suami ingin dikasihi anak-anak, sayangilah ibunya (istri)" demikian pendapat seorang ahli.

Agak terlambat saya menyapa ibu-ibu yang merayakan hari Ibu, 22 Desember 2015. Baru saja tiba dari Pematangsiantar bersama istri, untuk sebuah urusan, sejak kemaren pagi!.

Membaca komentar-komentar anak-anak tentang ibunya di Hari Ibu, sebagai seorang suami, kadang muncul rasa iri.

Betapa tidak, kita capek mencari sesuap nasi untuk mereka, tetapi yang diingat dan tumpahan kasih sayang adalah ibunya. Anak-anak lebih memiliki hubungan emosional dengan ibunya.

Kini, setelah anak-anak besarpun, ketika saya menemui mereka di tempat perantauan, kalau saya datang sendirian atau mamanya menyusul anak-anak pasti bertanya: "Mama kok nggak ikut Pak?" Mereka tidak comfortable kalau hanya ketemu papanya.

Kalau mereka sampai di rumah saya, anak-anak selalu bertanya. "Mana Mama".

Kalau sudah ketemu ibunya, peluk dan cium cipika cipiki yang cukup lama.

Kalau saya cuma disalam aja dan cium sedikit! Lalu lari ke ibunya dan bercerita lebih lama dengan ibunya.

Bernard, anak kami satu-satunya yang tinggal di rumah, pulang kerja selalu bertanya: "Mama di mana Pak?".

Ibunyalah yang mempersiapkan makan malam, dan bontot ke tempat kerjanya.

Yang membuat iri, ibunyalah yang sering meminta sesuatu darinya, dibanding bapaknya, dan kepada ibunyalah Bernard lebih banyak memberi! .

Oh kasihannya jadi Bapak!

Saya sadar!. Ibunya lebih banyak memperhatikan anak-anak, waktunya lebih lama bersama anak-anak. Dari mereka bayi, hingga sekarang. Ibunya lebih banyak berkomunikasi "kasih sayang".

Kalau bapaknya banyak memberi kebutuhan fisik, hanya sedikit kelembutan dan kasih sayang dibanding ibunya.

Mungkin bukan materi yang membuat anak-anak mengasihi ibunya. Tetapi kasih sayang ibu--harta yang tak ternilai harganya. Mereka lebih respon sayangnya kepada ibunya. (Saya tidak tau apakah semua suami merasa seperti itu).

Saya, sama dengan mereka!. Saya memiliki hubungan yang lebih hangat secara pribadi dengan ibu saya.

Bagaimana memperoleh kasih sayang anak-anak dalam situasi seperti yang saya alami?

"Kalau ingin dikasihi anak-anak, sayangilah ibunya" demikian pendapat seorang ahli.

Benar sekali!. Kalau saya marah kepada istri saya, anak-anak lebih membela ibunya.

Hanya dengan mengasihi istri, seorang suami akan disayangi anak-anaknya.

Lantas?
Semoga Hari Ibu 2015, kembali mengingatkan para suami! "Kalau ingin dikasihi anak-anak, sayangilah istrimu".  Selamat Hari Ibu bagi semua ibu-ibu. (St Jannerson Girsang)

Dua Wanita Tangguh Dari Desa Hutaimbaru-Simalungun

SELAMAT HARI IBU 22 DES 2015. ASENK LEE SARAGIH.
BERITASIMALUNGUN.COM-Dua sosok wanita asal Desa Hutaimbaru, Kecamatan Pamatang Silimakuta, Kabupaten Simalungun ini (R Forman Haloho dan Anta Br Damanik) merupakan wanita tangguh yang pernah saya lihat lahir batin hingga kini. Perjuangan keduanya dalam mencari nafkah membantu suami mereka St Moradim Efraim Manihuruk (Alm) dan St Berlin Manihuruk adalah bukti nyata dalam kehidupan mereka.(Baca: Potret Desa Hutaimbaru)

Keduanya tinggal serumah di desa pinggir danau toba dengan rumah papan. Perjuangan R Forman Br Haloho untuk menyekolahkan anaknya hingga ke perguruan tinggi sungguh luar biasa. Kini anaknya du sudah bergelar doktor (Dr St Bonarsius Manihuruk dan Dr Amin Sar Manihuruk). Sementara anaknya yang lain sudah bertitel sarjana. (Baca: “Saya Tidak Mau Mati di Rumah Kontrakan!!” )

R Forman Br Haloho sungguh sosok wanita yang mengedepankan pendidikan dan gizi bagi anak-anaknya, dan itupun kami rasakan saat kami hidup dalam satu rumah saat SD. Pendidikan baginya suatu yang harus diutamakan. Selain itu gizi pada anak-anak juga hal yang sangat penting baginya.(Baca Juga: Sejarah Lahirnya Kuria GKPS Hutaimbaru )

Minum susu dan makan sayur dan ikan serta tahu tempe tidak lupa baginya untuk diberikan kepada anak-anaknya. Makanan yang berpitamin asli dari desa itu sungguh wajib baginya untyuk dikonsumsi.

Perjuangan selaku Veteran, R Forman Br Haloho sungguh menjadi penyemangat hidup hingga kini. Sifat pantang mengeluh dan tetap optimis dan rajin beribadah, adalah nilai-nilai yang turun kepada keturunannya hingga kini. Hingga akhir hayatnya ( 6 Feb 2005), R Forman Br Haloho meninggalkan kesan hidup yang patut ditorehkan dalam sejarah perjalanan hidup keturunannya.

Sementara Ibunda Anta Br Damanik, pahit getirnya hidup sudah menjadi hal biasa baginya. Melahirkan 9 anak ( 8 laki-laki 1 perempaun) sudah merupakan perjuangan yang luar biasa. Dari 9 anaknya (St Radesman Saragih Manihuruk, Dormantuah Manihuruk, St Fujidearman Manihuruk, Pindariana Br manihuruk, Sy Rosenman Manihuruk, Sy Lamhot P Manihuruk, Okto Tako Budi Jaya Manihuruk, Rodo Timbul HJ Manihuruk dan Maroloh Hasiholan Manihuruk),  Puji Tuhan 3 meraih gelar sarjana yakni St Radesman Saragih Manihuruk S Sos, Pindaraiana Br Manihuruk, Okto Tako Budi Jaya Manihuruk.

Tinggal bersama dengan mertua sejak menikah, adalah pengorbanan hati dan batin dalam menjalani hidupnya. Melawan kemiskinan sudah menjadi kewajibannya untuk bisa bertahan hidup. Syukur dan Puji Tuhan anak-anaknya mengerti akan kondisi orangtua, sehingga berjibaku di perantauan.

Kini diusia yang sudah menjalani 73 tahun, Ibunda Anta Br Damanik masih sehat Walafiat. Bahkan Cucunya Tanty Yosefin Findy sudah wisuda Sarjana Pendidikan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. (Baca Juga: Selamat Wisuda UPI Tanty Yosefin Findy Br Manihuruk )

Cucunya sudah ada yang sarjana, dan itu merupakan kebanggaan yang tak ternilai harganya bagi Anta Br Damanik dan St Berlin Manihuruk. Semoga Anak dan Cucunya Semua Bisa Jumpa Dalam waktu yang tepat dalam keadaan Sukacita. SELAMAT HARI IBU, INANG R Forman Br Haloho (Alm) DAN IBUNDA ANTA BR DAMANIK. (Asenk Lee Saragih) 

Pelantikan Pimpinan KPK di Istana Negara


Ketua KPK terpilih Agus Rahardjo (dari kiri-kanan), Wakil Ketua KPK Laode Muhammad, Basaria Panjaitan, Saut Situmorang serta Alexander Marwata mengucapkan sumpah jabatan dihadapan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, 21 Desember 2015.
Foto-foto Beritasatu.com

(Baca Juga: Hebat, Dua Orang Batak (Basaria Panjaitan dan Thony Saut Situmorang) Terpilih Jadi Pimpinan KPK)

Ketua KPK terpilih Agus Rahardjo mengucapkan sumpah jabatan dihadapan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, 21 Desember 2015.


Wakil Ketua KPK Laode Muhammad, Basaria Panjaitan, Saut Situmorang serta Alexander Marwata mengucapkan sumpah jabatan dihadapan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, 21 Desember 2015.


Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi wakil presiden Jusuf Kalla (kanan), menyalami Ketua KPK Agus Rahardjo (kiri) usai pengucapan sumpah jabatan di Istana Negara, Jakarta, 21 Desember 2015.


Ketua KPK terpilih Agus Rahardjo (tengah), Wakil Ketua KPK Laode Muhammad (kiri), Basaria Panjaitan (dua kanan), Saut Situmorang (kanan) serta Alexander Marwata (dua kiri) berfoto bersama usai mengikuti upacara pengucapan sumpah jabatan dihadapan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, 21 Desember 2015.


Komisioner KPK baru bersama Panitia Seleksi KPK berfoto bersama usai upacara pengucapan sumpah jabatan dihadapan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, 21 Desember 2015.Foto-foto Beritasatu.com

Nomor Ini 081231125444 Diduga Milik Tim Sukses JRS-AS

Written By Beritasimalungun on Sunday, 20 December 2015 | 21:58

Bersaksi di Sidang Gugatan JR Saragih, Anggota Panwaslih Simalungun Diteror
JR Saragih saat menaiki mobil tua pascamendaftar ke KPU Simalungun, Senin (27/7/2015). 

Anggota Panwaslih Simalungun Diteror Karena Bersaksi di Sidang Gugatan JR Saragih 

BERITASIMALUNGUN.COM, Pematangsiantar-Anggota Panwaslih Simalungun Choir Nasution diintimidasi karena bersaksi dalam sidang perkara gugatan JR Saragih-Amran Sinaga di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Medan, Jumat (18/12/2015).

Sumber tribun-medan.com di Polres Simalungun menunjukkan pesan teror dari nomor 081231125444 yang masuk ke ponsel Choir.

"Halal sudah darahmu buat kami, berani sekali kamu jadi saksi. Nyawamu Taruhannya dan Keluargamu. Ingat itu,". Penelusuran tribun-medan.com, nomor misterius ini sudah sering mengirimkan pesan ke beberapa orang, termasuk kepada tribun-medan.com.

Terakhir kali, tribun-medan.com menerima pesan ajakan untuk memilih JR Saragih-Amran Sinaga.


"Mari bersama JR-Amran, kita bangun Simalungun yang lebih mantab lagi, jangan lupa ajak sahabat, teman, keluarga untuk memilih, memenangkan No 4, Pasti Lebih Mantap."

Choir Nasution memberikan kesaksian di PT TUN Medan, Jumat (18/12/2015) siang. Dalam keterangannya, saksi Kholim menyebut penerbitan SK No 79 itu berdasarkan Pasal 88 Ayat (1). Dijelaskan saksi, bahwa pertimbangan pembatalan calon Bupati Simalungun lantaran wakilnya Amran Sinaga terjerat kasus hukum.

"Landasan hukum kami adalah pasal 88 ayat (1). Kami merekomendasikan (kepada KPUD Simalungun) pelanggaran administrasi yang dilakukan Amran Sinaga," katanya.

Karena dianggap melakukan pelanggaran administrasi, Panwaslu Simalungun kemudian merekomendasikan sanksi terhadap pasangan calon JR Saragih dan Amran Sinaga. (Sumber: Tribun-medan.com)

Mantan Menteri Hukum dan HAM Berikan Mimpi Indah Buan Calon Bupati JR Saragih

Written By Beritasimalungun on Friday, 18 December 2015 | 23:21

Mantan Menteri Hukum dan HAM Bela Calon Bupati JR Saragih
Dari kanan ke kiri, Sekretaris Jenderal DPP Demokrat, Hinca Panjaitan, Mantan Menteri Hukum dan HAM RI, Amir Syamsudin, dan Waraka (paling kiri), tim kuasa hukum JR Saragih, Jumat (18/12/2015). Tribun Medan/ Array Anarcho
BERITASIMALUNGUN.COM, Medan-Mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia, Amir Syamsudin datang ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) Medan untuk membela calon Bupati Simalungun, JR Saragih yang sebelumnya dicoret sebagai calon oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Simalungun.

Selain Amir, Sekretaris Jendral Dewan Pimpinan Pusat (Sekjend DPP) Demokrat, Hinca Panjaitan juga turut mengikuti sidang lanjutan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi terkait gugatan sengketa pemilukada Simalungun.

Di dalam persidangan, Amir yang tampak mengenakan setelan jas abu-abu berulangkali mencecar Koordinator Divisi Penindakan dan Pelanggaran Pengawas Pemilihan Umum Simalungun, M Kholim Nasution yang dihadirkan sebagai saksi.

Dalam sidang tersebut, Amir mempertanyakan soal penerbitan surat keputusan No79 yang membatalkan pencalonan JR Saragih.


Dalam keterangannya, saksi Kholim menyebut penerbitan SK No 79 itu berdasarkan Pasal 88 Ayat (1). Dijelaskan saksi, bahwa pertimbangan pembatalan calon Bupati Simalungun lantaran wakilnya Amran Sinaga terjerat kasus hukum.

"Landasan hukum kami adalah pasal 88 ayat (1) pak. Kami merekomendasikan (kepada KPUD Simalungun) pelanggaran administrasi yang dilakukan Amran Sinaga," katanya, Jumat (18/12/2015) siang.

Karena dianggap melakukan pelanggaran administrasi, pihak Panwaslu Simalungun kemudian merekomendasikan sanksi terhadap pasangan calon JR Saragih dan Amran Sinaga. Mendengar hal itu, Amir Syamsudin tampak tidak puas.

Ia mengatakan, dalam hal ini, KPUD Simalungun tidak bisa secara serta merta memberikan sanksi kepada kedua pasangan calon. Karena, kata Amir, yang terjerat kasus hukum adalah Amran Sinaga.


Sedangkan JR Saragih sama sekali tidak tersangkut kasus hukum. Sehingga pembatalan pencalonan JR Saragih sebagai calon Bupati Simalungun tidak tepat. (Sumber: Tribunmedan.com)

NATAL, BERTEMU TUHAN DALAM KELUARGA

NATAL ASM GKPS JAMBI, SABTU 12 DES 2015. OLIVER-EZER-MOSES-SANDRA-TRIONEL. FT ASENK LEE SARAGIH

Menarik statusnya Mas Triyono Sigit, Natal setahun lalu!. "Bertemu Tuhan dalam Keluarga". Dilengkapi dengan foto dua putranya dan istri dengan wajah berseri-seri, penuh kedamaian.
Ungkapan dan makna terdalam Perayaan Natal yang kadang terlupakan.

Banyak orang aktif dalam kepanitiaan, sibuk Natal kemana-mana. Senang mempersiapkan segala sesuatunya.

Merasa asyik kalau sudah bernyanyi bersama, jadi MC, Ketua Panitia dan lain-lain. Setiap penampilan wah. Baju baru, sepatu baru. Hanya ingin bertemu Tuhan di keramaian.

Saking sibuk dan asyiknya, lupa membeli pakaian, menyiapkan keperluan anak-anak, lupa keluarga. Lupa berdoa untuk anak-anak dan anggota keluarga.

Saking banyaknya sumbangan Natal di sana sini, sampai lupa kebutuhan utama keluarga--baju baru anak-anak, sepatu baru anak-anak.

Kebersamaan dalam keluarga hilang: lupa makan bersama keluarga, bercengkerama tentang Natal, makna Natal yang terutama: kehadiran Tuhan di rumah.

Kembali ke rumah, tengah malam. Capek, lupa makan, kadang kantong kosong, saking asyiknya menyumbang di Pesta Natal. Gampang tersinggung.

Kalaupun cerita di rumah, tak jauh dari soal kekecewaan: kecewa karena ada panitia yang tidak bekerja, kecewa karena tidak mendapat sanjungan dll.

Ketika anak-anak menuntut sesuatu untuk dibeli, langsung emosi.
"Kalian tidak mengerti aku. Tau nggak saya dari awal bulan sudah sibuk. Sumbanganku juga banyak. Minta duit lagi. Dari mana saya ambil?. Ngerti dong".

Semua merengut, semua kecewa.

Ingat!. Natal untuk apa dan untuk siapa? .Natal itu membawa rasa damai di rumah tangga!

Natal artinya: Kehadiran Tuhan di tengah-tengah keluarga. Damai sejahtera, Suka Cita, perngharapan hadir di rumah kita, di keluarga kita.

Terima kasih Mas Sigit. Sudah mengingatkan.

Artikel ini kutulis di blog pribadi, 10 Desember 2014, dengan sedikit modifikasi. (Oleh: Jannerson Girsang)

SIDANG KODE ETIK PROFESI POLRI POLRES SIMALUNGUN, MEMUTUSKAN BRIPTU YL DAN BRIPDA TAS PTDH

SIDANG KODE ETIK PROFESI POLRI POLRES SIMALUNGUN, MEMUTUSKAN BRIPTU YL DAN BRIPDA TAS PTDH.
BERITASIMALUNGUN.COM-Sidang Komisi Kode Etik Polri Polres Simalungun dilaksanakan hari Jumat (18/12-2015) terhadap dua orang personil Polres Simalungun BRIPTU YL dan BRIPDA TAS di ruang Aula ANDAR SIAHAAN Polres Simalungun, yang dipimpin oleh Ketua Komisi Wakapolres Simalungun KOMPOL PAULUS H. SINAGA, S.IK didampingi Wakil Ketua Komisi Kabag Sumda Polres Simalungun KOMPOL J. GIRSANG, SIP dan Anggota Komisi Kabag Ren Polres Simalungun KOMPOL MULIONO. 

Kasi Propam Polres Simalungun IPDA ALWAN selaku penuntut dan sebagai Pendamping para terperiksa Kasubbag Hukum Polres Simalungun IPTU S. SINAGA, SH. Pelaksanaan Sidang KKEP kali ini merupakan sidang lanjutan (ketiga) dengan agenda pembacaan putusan, memutuskan BRIPTU YL dan BRIPDA TAS dipecat.

BRIPTU YL dan BRIPDA TAS ini disidangkan terkait kasus pelanggaran Kode Etik Profesi Polri yakni Meninggalkan tugasnya secara tidak sah dalam waktu lebih dari 30 (tiga puluh) hari kerja secara berturut-turut. 

SIDANG KODE ETIK PROFESI POLRI POLRES SIMALUNGUN, MEMUTUSKAN BRIPTU YL DAN BRIPDA TAS PTDH
Sebelum pelaksanaan sidang putusan ini, telah terlebih dahulu dilakukan Wanjak yang diikuti para pejabat utama Polres Simalungun dan para Perwira serta seluruh personil Polres Simalungun untuk dimintakan pendapat serta saran mengenai putusan yang akan dijatuhkan kepada personil yang melakukan pelanggaran Kode Etik Kepolisian ini. 

Terhadap terperiksa BRIPDA TAS, sidang dilaksanakan secara In Absensia.

Kapolres Simalungun AKBP YOFIE GIRIANTO PUTRO, S.IK melalui Kasubbag Humas Polres Simalungun AKP MT. ARITONANG, SH menjelaskan bahwa putusan yang dijatuhkan ini sudah berdasarkan pertimbangan yang matang serta melalui tahapan sebagaimana mestinya, dimana tindakan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) ini dilaksanakan sesuai dengan hasil keputusan Sidang Komisi Kode Etik Polri yang dilaksanakan.
SIDANG KODE ETIK PROFESI POLRI POLRES SIMALUNGUN, MEMUTUSKAN BRIPTU YL DAN BRIPDA TAS PTDH.
Kasubbag Humas Polres Simalungun juga menambahkan bahwa Polres Simalungun yang dipimpin oleh Kapolres Simalungun AKBP YOFIE GIRIANTO PUTRO, S.IK didampingi Wakapolres Simalungun KOMPOL PAULUS H. SINAGA, S.IK, akan bersikap tegas dalam hal penindakan disiplin dan dalam menjatuhkan hukuman terhadap para personil yang melakukan pelanggaran Kode Etik Kepolisian tidak akan main-main!! 

Ditekankan kepada seluruh personil Polres Simalungun lainnya, agar tidak melakukan pelanggaran Disiplin ataupun Kode Etik, seperti halnya yang telah dilakukan oleh oknum “YL dan TAS” dengan tidak masuk dinas. (Humas/bagops)

Jokowi Apresiasi Moda Transportasi Alternatif dan Inovatif

GoJek Jakarta.IST
Moda transportasi alternatif dan inovatif baik roda dua maupun roda empat hadir karena dibutuhkan rakyat. Jangan karena aturan yang tidak mengikuti perkembangan teknologi rakyat jadi menderita. 

Aturan itu kita yang bikin, jangan sampai mengekang inovasi. Lagipula ada aplikasi digital karya anak-anak muda yang kreatif. Kita benahi yang seperti ini. 

Sambil secara paralel mempercepat perbaikan transportasi massal. Yang penting ditata, perlu aturan transisi, supaya keselamatan dan keamaan tetap terjamin. (Sumber: FB Presiden Joko Widodo)

Yulianus Ditangkap karena Tulisan Pornografi pada Foto Jokowi dan Nikita Mirzani

IST

BERITASIMALUNGUN.COM, Jakarta-Pemilik akun Facebook @ypaonganan, Yulianus Paonganan, ditangkap polisi karena dugaan menyebarkan tulisan berunsur pornografi pada foto Presiden Joko Widodo dan artis Nikita Mirzani.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Agus Rianto mengatakan, penyidik menyimpulkan ada unsur pidana yang terdapat pada tulisan #papadoyanl***e di foto tersebut.

Selain tulisan di foto itu, sejak 12 Desember 2015, Yulianus telah lebih dari 200 kali menulis kata dalam tagar tersebut.

Menurut Agus, tindakan itu memenuhi unsur sebagaimana diatur dalam Pasal 4 ayat (1) huruf a dan e Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Tersangka juga dijerat Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik.

"Dari sisi UU Pornografi, yang bersangkutan diduga memproduksi, membuat, dan menyebarkan konten pornografi. Sementara itu, dari sisi UU ITE, dia telah mendistribusikan informasi elektronik yang memuat ketidaksusilaan," kata Agus di Kompleks Mabes Polri, Kamis (17/12/2015) pagi.

Agus menyebutkan, penjemputan paksa tersangka di Jalan Rambutan (bukan Kampung Rambutan seperti disebut sebelumnya), Pejaten, Jakarta Selatan, Kamis subuh, itu berdasarkan laporan yang dilakukan oleh dua orang.

"Pelapornya bukan Pak Jokowi, melainkan ada dua orang yang tidak dapat kami sebutkan," ujar Agus.

Atas perbuatannya, Yulianus yang berprofesi sebagai pemimpin redaksi sebuah majalah tersebut terancam hukuman penjara minimal enam tahun atau maksimal 12 tahun serta denda minimal Rp 250 juta atau Rp 6 miliar. 

Bareskrim Polri Tangkap Pemilik Akun @ypaonganan



Tim penyidik dari Subdirektorat Cyber Crime Bareskrim Polri menjemput paksa pemilik akun Facebook @ypaonganan, Kamis (17/12/2015) subuh.

"Betul, tadi pagi-pagi sekali, jam 05.45 WIB, dia kami jemput paksa dari daerah Jalan Rambutan," ujar Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen (Pol) Bambang Waskito kepada Kompas.com, Kamis.

Bambang belum mau mengungkap secara detail alasan penjemputan paksa tersebut. Dia hanya mengatakan bahwa laki-laki pemilik akun tersebut melanggar Undang-Undang Pornografi dan Transaksi Informasi Elektronik.

"Dia menyebar tulisan porno melalui media sosial Facebook," kata Bambang.

Bambang juga memastikan bahwa seiring dengan penjemputan paksa tersebut, pemilik akun itu telah ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini, ia masih diperiksa intensif di ruang penyidik.

Akun tersebut sempat menghebohkan linimasa setelah mengunggah foto Presiden Joko Widodo duduk bersama artis Nikita Mirzani. Di dalam foto itu terdapat tulisan #papadoyanl***e.

Meski demikian, Bambang tidak menjelaskan apakah foto dan tulisan dalam pesan di akun tersebut terkait dengan penyebaran tulisan yang mengandung pornografi. (KOMPAS.com)

Undangan Terbuka Pagelaran Budaya Simalungun Oleh DPK Himapsi Unimed


BERITASIMALUNGUN.COM-"Mari Saksikan Pagelaran Budaya Simalungun Oleh Dpk Himapsi Unimed dimana akan Menampilkan, Budaya budaya Simalungun yang sudah Sangat Jarang kita Liat,seperti "Martondur", Taur2 Simbandar,Taur2 Bah Tonang(Sapna Sitopu) Dihar Simalungun, Tangis2(Sapna Sitopu)Tor tor Usihan, Urdo-Urdo (Sapna Sitopu) Tor tor Martonun,serma dengan2,Ija Juma tidahan, dll Dan dihibur Oleh Artis Papan Atas Simalungun Ocha Mamamia .

Minggu,20 Desember 2015 di GKPS Bangun Tobing..(Bangun purba Masuk dalam). (Triadil Saragih)

Jokowi: Mengurus Negara Memang Perlu Keseriusan Tanpa Kehilangan Rasa Humor dan Jenaka

BERITASIMALUNGUN.COM, Jakarta-"Berada di antara komedian menyegarkan. Cerdas, ide-idenya kreatif, memahami dan peduli masalah-masalah kemasyarakatan. 

Saya mendapat banyak masukan mengenai dunia hiburan, seni dan budaya. Terima kasih kepada komedian yang sudah hadir dalam jamuan makan bersama. Mengurus negara memang perlu keseriusan tanpa kehilangan rasa humor dan jenaka," ujar Presiden Jokowi di akun FBnya, Kamis (17/12/2015). (Lee)
Presiden Jokowi Menjamu makan malam Komedian Nasional di Istana, Kamis 17 Des 2015 Malam. Foto FB Presiden Joko Widodo.
Presiden Jokowi Menjamu makan malam Komedian Nasional di Istana, Kamis 17 Des 2015 Malam. Foto FB Presiden Joko Widodo.
Presiden Jokowi Menjamu makan malam Komedian Nasional di Istana, Kamis 17 Des 2015 Malam. Foto FB Presiden Joko Widodo.

Presiden Jokowi Menjamu makan malam Komedian Nasional di Istana, Kamis 17 Des 2015 Malam. Foto FB Presiden Joko Widodo.

Presiden Jokowi Menjamu makan malam Komedian Nasional di Istana, Kamis 17 Des 2015 Malam. Foto FB Presiden Joko Widodo.

Presiden Jokowi Menjamu makan malam Komedian Nasional di Istana, Kamis 17 Des 2015 Malam. Foto FB Presiden Joko Widodo.

Hebat, Dua Orang Batak (Basaria Panjaitan dan Thony Saut Situmorang) Terpilih Jadi Pimpinan KPK

Anggota Komisi III DPR Anggap Wajar Capim KPK Basaria Jadi Favorit
Basaria Panjaitan

Profil Singkat 5 Pimpinan KPK Terpilih



BERITASIMALUNGUN.COM, Jakarta-Dua Orang Batak (Basaria Panjaitan dan Thony Saut Situmorang) terpilih jadi Pimpinan KPK setelah Komisi III DPR memilih lima orang jadi pimpinan KPK, Kamis 917/12/2015). Basaria Panjaitan dan Thony Saut Situmorang menyingkirkan 32 orang Batak dari 194 bursa Capim KPK yang pasuk kepada Pansel KPK.


Tak ada pejabat internal atau pimpinan lama yang masuk dalam daftar. Bagaimana profil mereka? (Baca: Karier Basaria Panjaitan)

Lewat voting yang diikuti oleh anggota Komisi III, Kamis (17/12/2015) malam, terpilih lima nama yang bakal menduduki kursi pimpinan KPK. Mereka mendapat perolehan suara terbanyak. (Baca Juga: 32 Orang Batak Masuk Seleksi Capim KPK)

Berikut nama dan profil singkat para pimpinan KPK terpilih di DPR:
Indriyanto: Pimpinan KPK Baru Cerminan Para Pakar Berbeda Bidang
PIMPINAN KPK TERPILIH 17 DES 2015.

1. Agus Rahardjo (59 tahun)

Pendidikan terakhir:
S2 Manajemen dari Arthur D. Little Management Education Institute, AS

Pekerjaan terakhir:
Kepala Lembaga Kebijakan Barang dan Jasa Pemerintah

Catatan:
- Dipertanyakan panitia seleksi soal kepemilikan tanah di banyak tempat.
- Tidak memperbarui Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara sejak 2012.

2. Alexander Marwata (48 tahun)

Pendidikan terakhir:
D-IV dari STAN Jakarta

Pekerjaan terakhir:
Hakim adhoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi

Catatan:
- Pernah menjadi auditor ahli BPKP (1989-2011)
- 10 kali dissenting opinion dalam perkara korupsi termasuk menyatakan mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah tidak terbukti korupsi.

3. Inspektur Jenderal (Pol.) Basaria Panjaitan (58 tahun)

Pendidikan terakhir:
Magister Hukum Ekonomi UI

Pekerjaan terakhir:
Staf Ahli Kapolri Bidang Sosial Politik

Catatan:
- Polwan pertama berpangkat inspektur jenderal
- Pernah menjadi penyidik utama di Bareskrim Polri (2008)


4. Laode Muhammad Syarif (50 tahun)

Pendidikan terakhir
Doktor hukum lingkungan hidup internasional dari Universitas of Sydney

Pekerjaan terakhir:
- Dosen Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin Makassar
- Senior Adviser Partnership for Governance Reform in Indonesia.

Catatan:
- Kerap memerikan pelatihan pada proyek antikorupsi Indonesia yang didanai USAID.

5. Thony Saut Situmorang (56 tahun)

Pendidikan terakhir:
Doktor Manajemen SDM dari Universitas Persada Indonesia

Pekerjaan terakhir:
- Staf Ahli Kepala BIN
- Dosen Kajian Strategik Intelijen Pascasarjana UI

Catatan:
- Menjabat sebagai Direktur PT Indonesia Cipta Investama.


Anggota Komisi III DPR Anggap Wajar Capim KPK Basaria Jadi Favorit

Calon Pimpinan KPK Basaria Panjaitan jadi favorit anggota-anggota Komisi III dalam voting penentuan Pimpinan KPK malam ini. Kenapa mayoritas anggota Komisi III memilih calon berlatar belakang Kepolisian itu?


"Wajar," kata anggota Komisi III dari PPP Arsul Sani usai penentuan Pimpinan KPK di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (17/12/2015).

Arsul menilai, Basaria jadi favorit karena mayoritas anggota menginginkan ada unsur penegak hukum dalam pimpinan KPK. Arsul sendiri mengaku memilih Basaria.

"Sebagian berpendapat keberadaan unsur penegak hukum dalam Pimpinan KPK harus ada. Sebagian lagi termasuk saya mengatakan itu tidak wajib tapi sunnah. Konsekuensinya harus memilih, saya termasuk memilih Ibu Basaria. Terus terang saja," tuturnya.

Meski demikian, Arsul melanjutkan, ada juga pilihannya yang gagal terpilih menjadi Pimpinan KPK.

Soal komposisi keseluruhan lima Pimpinan KPK terpilih, Arsul menilai itu sudah ideal, meliputi unsur penindakan, pencegahan dan manajemen. Nantinya, Pimpinan KPK terpilih juga bakal mengikuti sistem yang sudah ada di KPK.

"KPK sudah terbentuk sistem dan mekanisme kerja. Siapapun yang terpilih harus tunduk dengan SOP yang ada di lembaga itu," kata dia. 


Indriyanto: Pimpinan KPK Baru Cerminan Para Pakar Berbeda Bidang


Jakarta - Plt Pimpinan KPK Indriyanto Seno Adji telah menyelesaikan masa tugasnya setelah 5 pimpinan KPK baru terpilih. Indriyanto pun memberi selamat kepada para pimpinan baru tersebut.

"Saya ucapkan selamat kepada pimpinan baru dan kami yakini dapat menjaga integritas dan kharismatik kelembagaan KPK sebagai penegak hukum yang dipercaya publik," kata Indriyanto melalui pesan singkatnya kepada wartawan, Jumat (18/12/2015).

Indriyanto menyebut sosok kelima pimpinan KPK yang baru merupakan cermin para ahli di bidangnya masing-masing. Hal itu dianggap akan memberi warna baru di tubuh lembaga antirasuah tersebut.

"Pimpinan ini terdiri dari para ekspertis di bidang yang berbeda. Dengan demikian tentunya mencerminkan representasi bidang kelembagaan," ucapnya.

Pada Kamis (17/12) malam, Komisi III DPR akhirnya memilih 5 pimpinan yaitu Irjen Basaria Panjaitan, Alexander Marwata, Agus Rahardjo, Saut Situmorang, dan Laode M Syarif. Pemilihan Ketua KPK dilakukan dengan sistem voting.  (Sumber: Detik.com)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Ikan Bawal Seberat 9 KG Dapat (Tabu-tabu) di Danau Toba Hutaimbaru Simalungun

Ikan Bawal Seberat 9 KG Dapat (Tabu-tabu) di Danau Toba Hutaimbaru Simalungun
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Sapu Bersih Rencana Gubsu Soal Wisata Halal Syariah di Kawasan Danau Toba

Sapu Bersih Rencana Gubsu Soal Wisata Halal Syariah di Kawasan Danau Toba
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Andaliman, Rempah Batak Yang Mendunia

Andaliman, Rempah Batak Yang Mendunia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

St Adriani Heriaty Sinaga SH MH (Srikandi Simalungun) Itu Purna Bakti

St Adriani Heriaty Sinaga SH MH (Srikandi Simalungun) Itu Purna Bakti
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya


MIRACLE "TINUKTUK" SAMBAL REMPAH KHAS SIMALUNGUN

MIRACLE "TINUKTUK" SAMBAL REMPAH KHAS SIMALUNGUN
PESAN: MIRACLE'TINUKTUK WA: 081269275555

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih
TMII Jakarta Sabtu 4 November 2017.KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Berita Lainnya

.

.
.