Home » , , » Para Sinodestan Diharapkan Memilih Pucuk Pimpinan HKBP yang Prodeo et Patria

Para Sinodestan Diharapkan Memilih Pucuk Pimpinan HKBP yang Prodeo et Patria

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 14 September 2016 | 08:23

Sinode Godang ke-63 HKBP 


BeritaSimalungun.com, Tarutung-HKBP sejak Selasa (13/9/2016) melaksanakan Sinode Godang ke-63 di Seminarium HKBP Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara. Sehubungan dengan itu, diperkirakan lebih kurang 3000 warga HKBP akan hadir di Kota Tarutung sekitarnya, di antaranya 1584 peserta Sinode yang terdiri dari Majelis Pekerja Sinode (MPS), Praeses, Pendeta Ressort, Sintua utusan Ressort, utusan pemuda, utusan perempuan, ketua-ketua Lembaga dan Yayasan HKBP serta lainnya.

Agenda dalam Sinode Godang ini adalah membicarakan program dan hal-hal yang strategis untuk HKBP di masa mendatang dan memilih Ephorus, Sekretaris Jenderal, Kepala Departemen Koinonia, Kepala Departemen Marturia, Kepala Departemen Diakonia dan 30 Praeses.

Menyikapi Sinode Godang ini, kelompok masyarakat pencinta HKBP meminta kepada para Sinodestan agar sungguh-sungguh memikirkan dan merumuskan rencana pelayanan strategis HKBP ke depan, dan dalam hal memilih Ephorus dan pimpinan lainnya diharapkan sesuai hati nurani dan janji tohonan ketika ditahbiskan menjadi Pendeta, Sintua dan jabatan lainnya di HKBP.

"Tohonan itu sama dengan mandat dari Surgawi, amanah dari Tuhan untuk melaksanakan tugas-tugas pelayanan di HKBP yang diembankan kepada dirinya. Kalau tohonan sudah diterima, maka dalam melaksanakan tugasnya harus sesuai dengan amanah Tuhan, termasuk dalam memilih Ephorus HKBP dan pimpinan lainnya. Semua yang punya hak pilih sudah mendapat tohonan dari Tuhan," ucap Ir Washington Pane MSc salah seorang dari kelompok masyarakat pencinta HKBP kepada wartawan, Minggu (11/9).

Romein Manalu ST (Mantan Ketua Kemah Pemuda Kebangsaan) mengatakan, Tuhan bekerja lewat Sinodestan agar HKBP menjadi berkat bagi warga HKBP dan berkat bagi dunia. Untuk itu, ada enam pokok yang disampaikan kelompok ini kepada para Sinodestan melalui tulisan ini yakni: (1) Sinode diharapakan berlangsung dengan aman, lancar, tertib dan damai. (2) Sinode dapat menghasilkan pokok-pokok pikiran tentang rencana starategis (Renstra) HKBP ke depan. 

(3) Mengajak warga HKBP mendoakan Sinode berlangsug dengan damai. (4) Meminta agar Sinode berlangsung tanpa ada intervensi dari siapapun, termasuk dari pihak luar. (5) Diharapkan para sinodestan memberi hak suara, khususnya dalam memilih Ephorus dengan hati nurani yang sesuai dengan janji tohonan, serta mengedepankan pimpinan/suara Tuhan. (6) Meminta kepada semua pihak untuk tidak melibatkan kekuatan dari unsur-unsur organisasi dan juga tidak mengerahkan massa yang tidak ada hubungannya dengan sinode.

"Kami berharap agar sinodestan memilih pemimpin yang sungguh-sungguh mencintai HKBP, memilih pemimpin yang memiliki pengalaman hidup langsung bersama warga HKBP, sehingga sungguh-sungguh mengenal warga HKBP. Memilih pemimpin yang memiliki pengalaman pastoral yang mampu mengetahui situasi/keadaan jemaatnya sampai ke pelosok-pelosok. Memilih pemimpin yang dikenal dan dicintai jemaat HKBP dan mencintai HKBP," tegas Romein Manalu ST.

"Hasil Sinode Godang ini harus bisa membuat maju HKBP ke depan," tambah Romein Manalu ST.

Diharapkan setelah berakhir, para Sinodestan dapat hidup berdampingan dan berbaur serta berdamai, sehingga tidak ada kelompok yang kalah dan kelompok yang menang. Karena yang menang adalah HKBP. Ephorus yang terpilih kiranya menjadi Pemimpin HKBP yang "Prodeo Et Patria" untuk Tuhan dan Negara.

Lebih lanjut Ir Washington Pane MSc mengatakan, pimpinan ke depan agar menjaga dan meningkatkan pembangunan yang sudah dilaksanakan pimpinan sebelumnya Ompui Ephorus HKBP Pdt Willem TP Simarmata MA, baik itu pembangunan mental, spiritual seperti Kampanye Gerakan Anti Narkoba, Revitalisasi Rumah Sakit HKBP Balige yang dipimpin oleh Trimedya Panjaitan SH MH, HKBP Cup, Kid Soccer, festival-festival dari mulai tingkat Sekolah Minggu hingga tingkat keluarga. Pembangunan monumental di HKBP seperti Gedung Raja Pontas, TABOR, Asrama Putri HKBP dan melanjutkan pembangunan Gedung Sopo Marpingkir yang telah dimulai pimpinan sebelumnya.

Dalam hal penggajian, ada baiknya dipertimbangkan menggunakan sistem sentralisasi berdasarkan golongan, sehingga ke manapun ditempatkan, pendeta atau pelayan HKBP tersebut tidak ada yang menolak.

Sementara itu, Victor Silaen SE mengatakan, para sinodestan harus mengenal lebih dahulu karakter Calon Ephorus HKBP itu seperti apa. Harus melihat track record calon yang akan dipilih, jangan mau ikut sana-ikut sini. 

Ephorus mendatang harus bisa menjelaskan berapa sebenarnya asset yang dimiliki HKBP dan harus diaudit. Karena banyak sektor HKBP yang bisa dikembangkan untuk menghasilkan pemasukan tapi tidak dilakukan. Misalnya, Mess HKBP bisa ditingkatkan menjadi hotel dan sudah saatnya HKBP memiliki hotel yang pendapatannya meningkatkan kesejahteraan para pelayan.

Ephorus terpilih nanti diharapkan dapat melanjutkan prestasi pelayanan Ephorus sebelumnya. Harus dipikirkan pola pelayanan dan pemimpin yang bebas dari masalah, sehingga di akhir kepemimpinannya tidak meninggalkan masalah. HKBP adalah yang berjemaat besar dan memiliki kelebihan dan loyal. Jangan karena pemilihan Ephorus, jemaat jadi acuh dan terkotak-kotak, bahkan jadi cenderung meninggalkan HKBP.

"Lewat Sinode ini, marilah para pemimpin yang terpilih memikirkan bagaimana mengembalikan jemaat HKBP yang sudah banyak pergi. Jangan karena suksesi jemaat HKBP makin banyak yang meninggalkan HKBP," terangnya.

Sementara St J P Situmorang dan Jadi Pane SPd mengharapkan sebelum sesi pemilihan Pimpinan HKBP, para sinodestan melakukan Doa Puasa. Karena lewat doa itu diyakini akan menunjukkan para sinodestan memilih pemimpin yang sesuai dengan kehendak dan pilihan Allah. Harus Tuhan yang memilih Pemimpin Gereja, makanya sebelum pemilihan, harus dilakukan Doa Puasa agar Tuhan menunjukkan jalan lewat hati dan pikiran para sinodestan.(SIB)
Share this article :

Post a Comment