}); Simpang Sabu di Celana Dalam, Wanita Ini Diamankan Petugas Bandara | BeritaSimalungun
Home » , , » Simpang Sabu di Celana Dalam, Wanita Ini Diamankan Petugas Bandara

Simpang Sabu di Celana Dalam, Wanita Ini Diamankan Petugas Bandara

Written By Beritasimalungun on Thursday, 10 November 2016 | 11:06

BeritaSimalungun.com, Medan-Petugas Airport Kuala namu Internasional (KNIA) Deli Serdang meringkus seorang wanita bernama Muliana warga Medan Marelan, Selasa (8/11/2016).

 Petugas Bandara KNIA melihat Muliana turun dari pesawat Air Asia No Flight QZ 103 dari Malaysia. Petugas pun curiga dengan tingkah yang munculkan keanehan. 

Berdasarkan pemeriksaan X-Ray, dari pakaian celana dalam Muliana, petugas melihat ada benda aneh di dalam pembalut. Petugas Bea Cukai langsung melakukan pemeriksaan badan. Petugas juga menggunakan anjing pelacak untuk mengendus Muliana. 

Setelah memastikan wanita ini membawa barang haram, ia langsung digelandang ke ruang pemeriksaan. Benar saja, saat digeledah petugas menemukan pil ekstasi dan sabu dalam jumlah banyak. 

Sebagian barang bukti narkoba itu juga ditemukan dalam tas yang dibawanya. Setelah dihitung, Muliana terbukti menyelundupkan 390 butir pil ekstasi, 190 butir pil happy five dan 15 gram sabu. 

“Barang-barang ini disembunyikan pelaku di dalam pembalut yang dipakainya. Sebagian juga ada yang disimpan di dalam tas,” terang Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Kualanamu, Zaky Firmansyah melalui pers rilisnya, Selasa (8/11/2016). 

Disebutkannya, wanita ini ditangkap pihaknya pada Senin malam lalu (31/10/2016) sekira pukul 22.30 WIB. Untuk pengembangan dan proses lebih lanjut, akhirnya Muliana diserahkan ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut. “Dia kurir, atas perbuatannya bisa terancam hukuman mati,” tambahnya. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan, narkoba itu milik B warga negara Malaysia. Muliana hanya ditugaskan menjemput barang haram tersebut dari Malaysia untuk diserahkan kepada seorang bandar narkoba di Medan Marelan berinisial DL. Bandar narkoba DL sejak beberapa waktu sebelumnya telah dikejar polisi. (Net)
Share this article :

Post a Comment