. Uniknya Angkutan Umum di Simalungun, Penumpang Seharga Sayur Kol | BeritaSimalungun
Home » , , , , » Uniknya Angkutan Umum di Simalungun, Penumpang Seharga Sayur Kol

Uniknya Angkutan Umum di Simalungun, Penumpang Seharga Sayur Kol

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 26 June 2019 | 20:55

Pada Kamis 20 Juni 2019 sekira Pukul 10.30 WIB, Saya melintas naik bus di jalan lintas Saribudolok-Sirpang Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun. Dari dalam bus yang saya tumpangi, melihat sejumlah anak sekolah naik di atas Angkutan Desa dengan mengabaikan keselamatan.Foto Asenk Lee Saragih
Beritasimalungun-Tradisi angkutan umum di Kabupaten Simalungun memang unik dari daerah lain di Indonesia. Sudah puluhan tahun, tradisi penumpang angkutan umum naik di atas mobil dengan mengabaikan keselamatan jiwa sudah jadi keseharian. Bahkan Polisi Lalulintas (Polres Simalungun) sengaja menutup mata terhadap tradisi mengancam keselamatan penumpang ini.

Pada Kamis 20 Juni 2019 sekira Pukul 10.30 WIB, Saya melintas naik bus di jalan lintas Saribudolok-Sirpang Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun. Dari dalam bus yang saya tumpangi, melihat sejumlah anak sekolah naik di atas Angkutan Desa dengan mengabaikan keselamatan.

“Naik di atas angkutan desa sudah biasa di sini bang. Bahkan polisipun tak melarangnya. Supir angkutan desa bahkan menyuruh anak sekolah itu naik ke atas mobil sehingga bisa penumpang dewasa masuk. Ini tradisi unik yang berbahaya di Kabupaten Simalungun selama puluhan tahun,” ujar Sarudin, warga Hinalang, Simalungun kepada Penulis, Kamis (20/6/2019). 

Tak hanya di lintasan jalan Provinsi Pematangsiantar-Saribudolok-Kabanjahe, Karo, penumpang yang mayoritas laki-laki usia remaja naik di atas mobil dengan mengabaikan keselamatan.

Hal serupa juga terjadi pada angkutan Pematangsiantar-Tigaras, Kabupaten Simalungun. Dengan kondisi jalan yang rusak sepanjang Simpang Raya-Tigaras, ternyata tak membuat penumpang laki-laki remaja takut naik di atas angkutan desa. 

Pada Sabtu 22 Juni 2019 Pukul 15.30 WIB, Saya secara kasat mata melihat penumpang angkutan desa naik di atas mobil. Bahkan sopir angkutan desa itu menyuruh penumpang remaja laki-laki naik ke atas mobil meski mereka tetap bayar ongkos penuh.

“Kalau ada remaja pria, pasti sopir menyuruhnya naik ke atas mobil. Sehingga penumpang lain yang dewasa bida duduk di dalam mobil. Ini sudah tradisi negative di Simalungun ini, bahkan Polisipun tak melarangnya. Penumpang naik di atas mobil sudah tradisi di Simalungun, meski membahayakan penumpang,” ujar R Purba Sigumonrong, warga Sipoldas, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun kepada Penulis saat menunggu 1 jam mobil angkutan menuju Sipoldas di Simpang Raya, Sabtu (22/6/2019). 

Seorang supir angkutan desa Jurusan Tigaras menawarkan saya untuk naik di atas Mobil menuju Sipoldas, kampong mertua Saya. “Maaf bang, saya tak berani naik di atas, bahaya bagi saya,” ujar Saya kepada supir itu.

Setelah menunggu 1 jam lebih, R Purba menyuruh seorang Pemuda marga Bakkara dari Desa Sipoldas bersedia mengantarkan saya ke Sipoldas. Dalam waktu perjalanan 15 menit, saya tiba di Sipoldas. 

Kemudian, Saya juga melihat banyak mobil angkutan desa yang melintas di Sipoldas hingga Pematangsiantar mengangkut sayur kol di atas mobil. Angkuatan desa banyak dimanfaatkan warga membawa hasil panen pertaniannya dengan menggunakan angkutan desa dan diletakkan di atas mobil. Tradisi Angkutan Umum di Simalungun, Memang Nyawa Penumpang Seharga Sayur Kol.(Asenk Lee Saragih)

Pada Kamis 20 Juni 2019 sekira Pukul 10.30 WIB, Saya melintas naik bus di jalan lintas Saribudolok-Sirpang Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun. Dari dalam bus yang saya tumpangi, melihat sejumlah anak sekolah naik di atas Angkutan Desa dengan mengabaikan keselamatan.Foto Asenk Lee Saragih

Pada Kamis 20 Juni 2019 sekira Pukul 10.30 WIB, Saya melintas naik bus di jalan lintas Saribudolok-Sirpang Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun. Dari dalam bus yang saya tumpangi, melihat sejumlah anak sekolah naik di atas Angkutan Desa dengan mengabaikan keselamatan.Foto Asenk Lee Saragih
 
Pada Sabtu 22 Juni 2019 Pukul 15.30 WIB, Saya secara kasat mata melihat penumpang angkutan desa naik di atas mobil. Bahkan sopir angkutan desa itu menyuruh penumpang remaja laki-laki naik ke atas mobil meski mereka tetap bayar ongkos penuh. Foto Asenk Lee Saragih

Pada Sabtu 22 Juni 2019 Pukul 15.30 WIB, Saya secara kasat mata melihat penumpang angkutan desa naik di atas mobil. Bahkan sopir angkutan desa itu menyuruh penumpang remaja laki-laki naik ke atas mobil meski mereka tetap bayar ongkos penuh. Foto Asenk Lee Saragih

Angkutan Desa CAS (Citra Anak Simalungun) Jurusan Pematangsiantar-Tigaras saat parkir bermuatan sayur kol di Parluasan Pematangsiantar, Minggu 23 Juni 2019. Foto Asenk Lee Saragih

Angkutan Desa CAS (Citra Anak Simalungun) Jurusan Pematangsiantar-Tigaras saat parkir bermuatan sayur kol di Parluasan Pematangsiantar, Minggu 23 Juni 2019. Foto Asenk Lee Saragih
Share this article :

Post a comment

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

Mengucapkan

Mengucapkan
Selamat Natal 25 Desember 2020

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.