BS

BS
Media Online Berbasis Suara Rakyat yang Disajikan Dalam Bingkai Jurnalis

Jalan Provinsi Lintasan Parapat-Siantar di Harangan Ganjang Pondok Bulu Longsor

Jalan Siantar-Parapat Terancam Putus
Kendaraan yang 
melintas  di Jalan Siantar–Parapat KM 37 Pondok Bulu harus eksra 
hati–hati akibat longsor. (FOTO: JETRO SIRAIT)Kendaraan yang melintas di Jalan Siantar–Parapat KM 37 Pondok Bulu harus eksra hati–hati akibat longsor. (FOTO: JETRO SIRAIT)SIMALUNGUN– Jalan Siantar-Parapat terancam putus. Tepat di Harangan Ganjang, Nagori Pondok Bulu Km 37, terdapat longsor yang nyaris mengenai badan jalan. Kondisi ini terjadi sejak hujan mengguyur Kecamatan Dolok Panribuan dan Kecamatan Girsang Sipanganbolon sekitarnya, 3 hari berturut-turut.

Pantauan METRO pada Minggu ( 1/4), kedalaman longsor mencapai 50 meter dan hampir memakan bahu jalan. Akibatnya longsor itu, kendaraan yang melintas harus ekstra hati–hati karena setiap kendaraan harus menunggu kendaraan yang di depannya lewat.

Menurut A Samosir, warga Pondok Bulu, sudah dua minggu kerusakan terdapat pada bahu jalan. Di mana pondasi penahan amblas ke jurang, namun karena hujan turun setiap hari maka air mengikis bekas longsoran hingga mencapai badan jalan.

“Jika dibiarkan, maka sangat berbahaya karena lama–lama kikisan air akan mencapai seluruh jalan. Apalagi di lokasi itu curah hujan sangat tinggidan merupakan daerah rawan longsor,” ujarnya.

Sementara A Sitio, seorang supir mopen Ajibata–Siantar mengaku sangat khawatir dengan kondisi jalan tersebut.

Dia meminta pihak terkait segera memperbaikinya. “Setiap hari saya lewat dari situ, kemarin masih bisa berpapasan dua kendaraan, sekarang kita harus menunggu kendaraan yang di depan lewat, karena jalan sudah makin sempit akibat longsor. Kami berharap segera diperbaiki,” harapnya.

Hal yang sama disampaikan Sekretaris Nagori Pondok. Dia meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum untuk segera memperbaikinya agar tidak terjadi kecelakaan dan kerusakan yang lebih parah. “Kami mohon segera diperbaiki, jangan sampai memakan korban,” pintanya.

Kabel Jatuh Di tempat terpisah, tepatnya di Aek Nauli, kabel jaringan tegangan rendah jatuh dari pegangan tiang listrik sampai menyentuh semak–semak dan satu km dari tempat tersebut di KM 20 Nagori Sibaganding, kabel telanjang jaringan tengangan menengah ( JTM) 1.500 volt sudah bergesekan dengan ranting pohon dan kadang mengeluarkan percikan api.

I br Silalahi, warga yang berada dekat dengan tiang listrik mengaku sudah melaporkannya kepada pihak PLN Ranting Parapat. Namun hingga saat ini belum diperbaiki. “Kami sudah sering melaporkan ke PLN. Akan tetapi jangankan diperbaiki, mereka lihat pun ke sini belum pernah,” ungkapnya.

Pihak PLN Ranting Parapat yang konfirmasi via telepon berjanji akan segera memperbaiki dan meninjau lokasi tersebut. “Kami akan segera ke sana besok paling lama. Mohon maklum karena ini hari Minggu petugas lapangan sedang libur,” kata petugas jaga. (rait)(metrosiantar.com)
Share this article :

Post Comment

 
Contact Facebook: GROUP FB BERITA SIMALUNGUN
Copyright © 2011. BERITA SIMALUNGUN - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger