. Kapolsek Panei Tongah 'Jual-Beli' Hukum Teraniaya Dijadikan Jadi Tersangka | BeritaSimalungun
Home » » Kapolsek Panei Tongah 'Jual-Beli' Hukum Teraniaya Dijadikan Jadi Tersangka

Kapolsek Panei Tongah 'Jual-Beli' Hukum Teraniaya Dijadikan Jadi Tersangka

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 14 October 2014 | 20:03

Menampilkan IMG-20141009-01065.jpg
Luhut Turnip saat menunjukkan surat pernyataan, Kamis (9/10/2014) pukul 12.10wib


BERITASIMALUNGUN.COM, Pematangsiantar-Nasib sial dirasakan Luhut Turnip (25) warga Simantin III Nagori Simantin Panei Dame Kecamatan Panei Kabupaten Simalungun. Kini dirinya sudah merasakan pesakitan akibat bogeman Boy O.E Sinaga anak dari Toke Hasil Tani malah menjadi status tersangka dijatuhi oleh Polsek Panei Tongah. Padahal dia sebagai korban penganiayaan.

Kejadian berawal dari perlakuan pemukulan membabi buta maupun penganiayaan yang dirasakan Luhut karena alasan sepele, anehnya pemukulan tanpa perlawanan ini seraya sudah direncanakan.

Luhut Turnip dijumpai disalah satu warung kopi bilangan kota Siantar, Kamis (9/10/2014) pukul 12.05wib terlihat linglung akan penegakan supremasi hukum yang diperankan Polsek Panei Tongah seraya diperjual belikan.

"Minggu (2/r3) silam anggota Toke Hasil Tani Bapak Sepakat Sinaga ingin mengirimkan cabai dalam karung dari simpang simantin menuju pematangsiantar menggunakan angkutan Putra Gok kebetulan saya mandornya" ungkapnya

"Karena sebelumnya ada permasalahan kurang sesuai ongkos kirim, saya menolak dengan tegas pengiriman barang melalui Putra Gok" jelasnya

"Tetapi berkelang satu hari, Senin (3/3) sekitar pukul 20.30wib Boy Oscar Exaudi Sinaga menelepon  saya untuk ketemu, sesampainya  didepan warung Pak. Agri Malau disitu Boy langsung mencecar saya dengan beberapa pertanyaan, tetapi saya jawab hal itu tak perlu dibahas lagi" tuturnya

"Tidak terima akan jawapan saya Boy terlihat seperti kesetanan langsung melayangkan pukulan keras kebagian pelipis dan muka saya, sampai saya langsung terjungkal dan terkapar di jalan aspal hitam" kisahnya

"Tanpa perlawanan dalam keadaan terkapar Boy semakin menjadi jadi memberikan pukulan keras kebagian kepala saya sampai saya mengalami luka luar" tambahnya

"Tidak terima akan perbuatan penganiayaan dan pemukulan yang saya alami, saya langsung mendatangi Kantor Polsek Panei Tongah, sesampainya di Polsek hari yang sama sekitar pukul 21.30Wib dengan kondisi berlumuran darah saya melakukan pengaduan dengan nomor STPL : STPL/22/III/2014/ P. Tongah dengan pelapor Luhut Turnip dan Terlapor Boy O.E Sinaga" singkatnya

Proses hukum yang sempat terbengkalai malah terlihat tidak adanya kelanjutan dilakukan Polsek Panei Tongah membuat kecurigaan kembalinya dilanjutkan proses perkara karena adanya permintaan maupun permainan pemberian uang pulus puluhan juta maupun ratusan juta rupiah dari orang tua terlapor inisial 'SS' untuk membalikkan fakta akan perkara.

Kamis, (9/10) pukul 14.00wib dilakukanya pelimpahan berkas dari Polsek Panei Tongah ke pihak Kejaksaan Simalungun di jalan Asahan. Anehnya pukul 19.00wib  Luhut Turnip langsung dia arak ke LP jalan Ashan Batu Lapan.

Kapolsek Panei Tongah, AKP. Ramli Manurung tidak bersedia memberikan komentar melalui selular, Kamis (9/10) pukul 12.340wib  dikonfirmasi melalui pesan singkat terlihat sungkan bak tutup mulut tanpa bahasa hanya menanyakan identitas awak koran ini " Siapa ini Pak" cuplikan pesan singkat sang Kapolsek.

Julius Butar Butar selaku Jaksa Penuntut Umum terkesan menutupi proses hukum bahkan kuat dugaan sudah mendapatkan upeti dari orang tua Boy O.E Sinaga tidak bersedia memberikan informasi  melalui hubungan selular maupun pesan singkat, Minggu (12/10) pukul 14.07wib. (LN/SyamP)



Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.