. Ephorus HKBP Kecam Donald Trump | BeritaSimalungun
Home » , , » Ephorus HKBP Kecam Donald Trump

Ephorus HKBP Kecam Donald Trump

Written By Beritasimalungun on Thursday, 17 December 2015 | 06:36

Anak-anak Sekolah Minggu HKBP Syaloom Aur Duri menyambut kehadiran Ephorus HKBP, Pdt Willem TP Simarmata MA (tengah) dan rombongan pendeta HKBP Jambi di gereja tersebut, Minggu (27/4/2014). (Foto : Warna/Rds)
BERITASIMALUNGUN.COM, Medan-Ephorus atau pemimpin tertinggi Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), Pendeta WTP Simarmata, mengecam keras seruan yang dilontarkan kandidat calon presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump, untuk melarang umat Muslim masuk ke Amerika Serikat.

Pendeta WTP Simarmata mengatakan gagasan anti-Muslim itu sangat berbahaya dan menunjukkan sikap arogan dan diskriminatif. Ia juga mengatakan Trump tidak akan terpilih jadi presiden AS karena pandangan berbahayanya itu.

Simarmata mengungkapkan seruan itu dalam kapasitasnya sebagai Presiden (atau moderator) Dewan Gereja-gereja Asia (Christian Conferencew of Asia, CCA), dalam sebuah wawancara dengan koran Sumatera Utara, Sinar Indonesia Baru (SIB) yang kemudian disiarkan oleh situs resmi gereja itu hari ini (16/12).

"Jadi saya sebagai Presiden Gereja-gereja di Asia menyesalkan dan mengecam keras sikap seorang bakal calon Presiden AS  Donald Trump yang melarang umat muslim ke AS," kata  Simarmata, seusai berkhotbah di sebuah komunitas Batak di Medan pada hari Sabtu (12/12).

Simarmata mengatakan, sebagai presiden CCA dirinya akan menyurati Trump melalui kedubes RI di AS dan melalui kedubes AS di Indonesia, untuk menyampaikan kecaman.

Simarmata menegaskan bahwa seorang calon tokoh global seperti Trump tidak semestinya memiliki pola pikir yang arogan dan diskriminatif. Pandangannya itu ia nilai berbahaya.

Simarmata mengingatkan bahwa AS merupakan negara yang dibangun para pendatang dari berbagai bangsa, ras dan agama. Latar belakang demikian lah yang membuat AS menjadi negara besar.

"Dia lupa kalau Amerika itu dibangun dengan para pendatang. Dari berbagai suku bangsa, agama, dan ras, sehingga Amerika itu besar seperti yang ada sekarang," kata Simarmata.

Ia mengimbau agar warga Sumatera Utara, khususnya umat HKBP, mengesampingkan sikap Trump. Trump, di mata dia, telah gagal menghargai perbedaan dan mempererat persaudaraan, atau menciptakan suasana yang damai.

"Saya yakin dia tidak akan terpilih karena dia memiliki pola pikir yang seperti itu. Sekali lagi saya sangat keras mengecam itu," kata dia.

Dewan Gereja-gereja Asia adalah kumpulan gereja-gereja Kristen Protestan dan Ortodoks di Asia dan sejumlah gereja di Pasifik yang karena berbagai pertimbangan merasa lebih dekat dengan Asia. 

Nama resminya dalam bahasa Inggris adalah Christian Conference of Asia (CCA). CCA didirikan di Parapat, Sumatera Utara, dengan nama East Asia Christian Conference atas inisiatif gereja-gereja, Dewan Gereja-gereja nasional, dan Dewan Kristen nasional dari berbagai negara dalam pertemuan pertama mereka pada 17-25 Maret 1957. Organisasi ini diresmikan pada Sidang Rayanya yang pertama di Kuala Lumpur, 14-24 Mei 1959.

Pada tahun 1971 lembaga ini mengalami perubahan besar mengingat perubahan-perubahan yang terjadi di kawasan Asia. Akibatnya, pada Sidang Raya 1973 di Singapura, namanya diubah menjadi Christian Conference of Asia dan anggaran dasarnya pun disesuaikan.

Sedangkan HKBP merupakan gereja protestan terbesar di Indonesia dan organisasi keagamaan terbesar ketiga setelah Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah.

Gereja yang resmi berdiri pada Senin, 7 Oktober 1861 ini memiliki anggota jemaat sekitar 4,5 juta di seluruh Indonesia. HKBP juga mempunyai beberapa gereja di luar negeri, seperti di Singapura, Kuala Lumpur, Los Angeles, New York, dan di negara bagian Colorado.

Berdasarkan data  2012, HKBP mempunyai 1.519 pendeta, 175 calon pendeta, 428 guru jemaat, 36 calon guru jemaat, 408 bibelvrouw, 43 calon bibelvrouw, 284 diakones, 29 calon diakones. Keseluruhan pelayan dan calon pelayan berjumlah 2.922 orang.

Berkantor pusat di Pearaja, Kabupaten Tapanuli Utara, sekitar 1 km dari pusat kota, Tarutung, pemimpin tertingginya adalah Ephorus. Gereja ini menjadi salah satu anggota dari Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), anggota Dewan Gereja-gereja Asia (CCA), dan anggota Dewan Gereja-gereja se-Dunia (DGD). Sebagai gereja yang berasaskan ajaran Lutheran, HKBP juga menjadi anggota dari Federasi Lutheran se-Dunia (Lutheran World Federation) yang berpusat di Jenewa, Swis. (Satuharapan.com/Eben E. Siadari)
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.