. Jokowi Marah Dicatut, PDIP: Jokowi Tunjukkan Penegasan Tak Ingin Dipermainkan | BeritaSimalungun
Home » » Jokowi Marah Dicatut, PDIP: Jokowi Tunjukkan Penegasan Tak Ingin Dipermainkan

Jokowi Marah Dicatut, PDIP: Jokowi Tunjukkan Penegasan Tak Ingin Dipermainkan

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 8 December 2015 | 21:35

Jokowi Marah Dicatut, PDIP: Jokowi Tunjukkan Penegasan Tak Ingin Dipermainkan
Presiden Jokowi saat memberi pernyataan mengenai kasus 'Papa Minta Saham', Senin (7/12/2015). Foto: Biro Pers Kepresidenan.

Jakarta - Presiden Joko Widodo marah karena namanya dicatut dalam dugaan kasus 'papa minta saham'. Jokowi menegaskan dirinya tidak keberatan bila dianggap presiden keras kepala, namun meminta tidak mencatut nama untuk meminta sesuatu.

Reaksi keras Jokowi ditanggapi wajar oleh elite PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno. Menurutnya Jokowi berhak merespons keras terhadap penyimpangan yang membawa namanya sebagai kepala negara.

"Itu kan hak Pak Jokowi untuk marah," ujar Hendrawan di sela paripurna, Nusantara II, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (8/12/2015).

Hendrawan mengatakan, pernyataan Jokowi jangan dipersepsikan langsung dengan laporan ke pihak penegak hukum. Ia menyebut pernyataan Jokowi hanya sebagai penegasan agar kepala negara harus dihormati.

"Jangan ditafsirkan seperti itu. Negara bahaya kalau pakai like dislike. Jangan karena presiden marah, semua institusi langsung demam. Jokowi hanya menunjukan kalimat sebelumnya kan betul harus dihormati jangan sampai dipermainkan," sebut Hendrawan.

Terkait perkara kasus 'papa minta saham' yang menyeret Ketua DPR Setya Novanto, Hendrawan menyebut sikap partainya masih sama yaitu konsisten menjalankan persidangan sesuai aturan.

"Tetap konsisten, lakukan sesuatu undang-undang yang berlaku. PDIP ingin proses perkara SN dilakukan secara bermartabat," katanya. (Detik.com)
Share this article :

Post a Comment

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.