Home » , , , , » Bangunan GKPS “Kandang Domba” itu Kini Bernilai Rp 1 Miliar

Bangunan GKPS “Kandang Domba” itu Kini Bernilai Rp 1 Miliar

Written By Beritasimalungun on Monday, 1 February 2016 | 09:25


Bangunan GKPS “Kandang Domba” itu Kini Bernilai Rp 1 Miliar.IST
BERITASIMALUNGUN.COM, Pematangsiantar-Pembangunan gereja secara swadaya jemaat sudah menjadi tradisi di lingkungan Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS). Ada satu gereja yang menarik untuk disimak soal pembangunan gereja, yakni GKPS Dame, Resort Siantar V Distrik I di Jalan  Rodahaim  Saragih Pematangsiantar.

Sejak perayaan Natal tahun 2015 lalu, sebuah keniscayaan gedung gereja yang cukup mewah dibangun hanya dengan 2 (dua) bulan saja. Dulunya gereja GKPS Dame ini hanya sebuah gereja pinggiran di Kota Siantar, tempatnya pun di lokasi tempat pembuangan sampah yang dinamakan tempat pembuangan akhir  (TPA) Tanjung Pinggir dan jemaat gereja inipun adalah para pemulung.

Tapi sejak Desember 2015 lalu jemaat sudah mereka Natal di gereja yang cukup bagus dan megah. Nilainya lebih kurang Rp 1 Miliar lebih. Percaya atau tidak, anda dapat melihatnya di GKPS Dame Resort Siantar V Distrik I Jalan Rodahaim Saragih Pematangsiantar.

“Nilai gereja ini mencapai Rp. 1 Miliar lebih, dan arsiteknya adalah kumpulan para Arsitek Indonesia,”kata St Masralam Silalahi, Pengantar Jemaat GKPS Dame Resort Siantar V Distrik I.

Menurut Marsalam, dulunya GKPS Dame hanya sebuah pos pekabaran injil, karena tempatnya yang tidak layak. Namun bertambahnya jemaat pada 1 Februari 2009 resmilah menjadi satu Jemaat (Gereja).

Melihat gereja GKPS Dame tidak layak lagi, pada 5 Oktober 2015, Wesly Silalahi dan keluarga memberikan sumbangannya, untuk membangun gereja GKPS Dame.

“Melihat gereja GKPS Dame tidak layak, karena berdinding rumbia dan tampak kumuh. Wesly Silalahi langsung mengulurkan tangannya, membangun gereja kami ini. Ini Mujizat bagi Jemaat kami. Karena hanya dua bulan gereja ini dibangun,”jelas Marsalam. Bahwa doanya telah diterima Tuhan, membangun gereja yang bagus dan permanen.

Gereja Kandang Domba

Ceritanya yang menarik dari gereja GKPS Dame, gereja GKPS Dame ini sempat dijuluki gereja kandang Domba, karena berdindingkan tepas dan tempatnya juga terpencil dipinggiran Kota Pematangsiantar.

Belum lagi jalan ketempat ini sangat becek dan berlumpur. Banyak rumputan liar disekitarnya. GKPS Dame ini juga berdekatan dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), atau tempat pembuangan sampah yang ada di kota Siantar.

Menurut Marsalam, Dulu Pdt Belman Purba Ephorus GKPS bilang, inilah gereja Kandang Domba, agar kita (jemaat) tetap semangat beribadah karena TuhanYesus juga  lahir di kandang Domba. 

Demikian juga ungkapan yang sama dikatakan Pdt Ruslan Munthe Prases GKPS ketika itu mengunjungi gereja ini, juga mengatakan GKPS Dame adalah sebuah gereja Kandang Domba, agar jemaat jangan patah semangat, harus tetap tegar dan terus berdoa, kelak gereja ini akan besar dan megah.

“Ternyata ungkapan para pendeta itu benar, gereja Kandang Domba telah berubah menjadi gereja yang megah, kalau kita terus berdoa dan memohon kepada tuhan,” ungkap St Marsalam Silalahi menceritakan bagaimana status gereja GKPS Dame dulunya. Dan Marsalam menambahkan bahwa gereja ini belum sepenuhnya terbangun karena masih ada beberapa bagian yang harus di finising (pengecatan).

Wesly Silalahi dan Doa Jemaat

Wesly Silalahi bersama istrinya Liswaty Br Sinaga dan ketiga anaknya saat meninjau persiapan Natal di GKPS Dame Desember 2015.IST
Sementara itu, sebanyak 85 orang pemulung yang tergabung dalam pemulung Tanjung Pinggir merayakan Natal bersama keluarga besar Wesly Silalahi, SH, M.Kn  di GKPS Dame Resort Siantar V Distrik I di Jalan Rodahaim Saragih Pematangsiantar Desember 2015 lalu.

“Kami merayakan natal bersama bapak Wesly Silalahi dan keluarga di gereja GKPS Dame ini. Ada 85 pemulung yang ikut bernatal, dan 30 kepala keluarga anggota jemaat gereja,” kata St Masralam Silalahi di dampingi, St Jin Freddy Saragih Sekretaris Jemaat GKPS Dame, St. Sudiman purba, Romma Saragih Bendahara Pembangunan GKPS Dame, Kamis (24/12/2015) llau di GKPS Dame.

Natal saat itu Natal yang cukup bersejarah buat Jemaat GKPS Dame. Karena jemaat dapat merayakan Natal di gereja yang cukup besar dan bagus. “Ini semua berkat sumbangsih bapak Wesly Silalahi dan keluarga. Kami mengucap syukur pada Tuhan telah mengirimkan seorang pelaku firman Tuhan, yaitu Wesly Silalahi,  yang mau membangun gereja Tuhan buat kami para pemulung,” jelas Masralam Silalahi.

Kata Masralam, sebelumnya kami bernatal dan bergereja ditempat yang cukup kecil, dan nampak tidak layak sebagai gereja, karena berdinding tepas dan kumuh. Tapi sejak Desember 2015, pihaknya dapat bersukacita, merayakan Natal digereja yang besar dan megah.
GKPS Dame Kini.
“Bersukacitalah kami bersama di gereja kita ini (GKPS Dame) yang baru, tak bisa kami ungkapkan dengan kata-kata, semua sudah anugrah dan berkat Tuhan, Doa kami Wesly Silalahi dan keluarga semakin diberkati Tuhan,”ujar Masralam mendoakan agar Wesly Silalahi menjadi walikota Siantar tahun 2016-2021.

GKPS Dame dibangun diatas tanah 2 rante. Gereja nantinya dapat menampung ribuan jemaat, semua pembangunan sumbangan dari Wesly Silalahi yang saat ini menjadi calonkan walikota Pematangsiantar.

Terlihat Wesly Silalahi bersama istrinya Liswaty Br Sinaga dan ketiga anaknya saat meninjau persiapan Natal di GKPS Dame. Gereja GKPS Dame yang baru dibangun dengan coran semen dan batu bata yang cukup kuat, dan seluruh ruas bangunan (tulang bangunan) dibangun memakai kerangka baja. (Berbagai Sumber/Asenk Lee Saragih)
Share this article :

Post a Comment