. Soal LGBT, Romo Magnis: Hormati Orientasi Seksual Orang | BeritaSimalungun
Home » , , » Soal LGBT, Romo Magnis: Hormati Orientasi Seksual Orang

Soal LGBT, Romo Magnis: Hormati Orientasi Seksual Orang

Written By Beritasimalungun on Saturday, 20 February 2016 | 12:47


Budayawan dan tokoh Katolik Franz Magnis-Suseno. (Foto: Dok. satuharapan.com/Dedy Istanto)


BERITASIMALUNGUN.COM, Jakarta-Rohaniawan, Franz Magnis Suseno, mengatakan orientasi seksual adalah sesuatu yang ditemukan manusia saat menjadi dewasa. Menurutnya, hal tersebut harus dihormati, tidak boleh ada diskriminasi yang lahir karena perbedaan alamiah.

"Kebanyakan orang secara otomatis memiliki ketertarikan pada lawan jenis tetapi ada juga orang yang mungkin lima persen atau lebih secara alami tertarik pada sejenis," kata sosok yang akrab disapa Romo Magnis itu menyikapi masalah lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT), seperti dikutip Antara, hari Rabu (17/2).

"Itu tentu berbeda dari yang lain tetapi harus diterima sebagai fakta. Kita tidak bisa mengubah hal alamiah dari seseorang. Kita tidak berhak mendiskriminasikan orang karena perbedaaan alamiah," dia menambahkan.

Menurutnya, tidak ada penularan dalam orientasi seksual yang merupakan masalah pribadi setiap individu.  LGBT adalah bagian dari masyarakat yang harus dihormati dan tidak boleh didiskriminasi.

Dia juga mengatakan identitas seksual tidak terus dibawa oleh seseorang dalam kehidupan profesional atau saat berkomunikasi dengan orang lain. "Kita tidak mungkin terus menerus membawa identitas seksual kita atau kalau ketemu orang bertanya orientasi seksnya gimana," kata Romo Magnis.

Meskipun demikian, dia dengan tegas menolak pengesahan perkawinan sejenis. Menurutnya, perkawinan adalah persatuan yang menghasilkan keturunan. Romo Magnis juga menegaskan, orientasi seksual merupakan urusan pribadi dan bukan negara.

"Kepentingan itu tidak ada dalam hal persatuan antara dua laki-laki atau dua perempuan. Perkawinan homo seks itu tidak masuk akal sama sekali. Tetapi apa yang dilakukan dua orang atas kemauan sendiri dalam privasi bukan urusan negara dan orang lain," tuturnya. (Sumber: SATUHARAPAN.COM )
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.