Home » , » Tujuh Anak Disambar Petir di Simalungun, Satu Meninggal Dunia

Tujuh Anak Disambar Petir di Simalungun, Satu Meninggal Dunia

Written By Beritasimalungun on Monday, 22 February 2016 | 07:37

http://bataktoday.com/wp-content/uploads/ktz/asia-dirawat_edited-30xcqfssfkm5wkefgbe2oa.jpg
Salah satu korban sambaran petir, Asia Tara Dipa Damanik (12), mendapat perawatan di RS Tentara Pematangsiantar, Minggu (21/2/2016). (bataktoday)
BERITASIMALUNGUN.COM, Siantar-Asyik bermain di pekarangan, 7 dari 13 orang anak di kompleks perumahan PTPN 4 Bah Jambi Kabupaten Simalungun disambar petir, Sabtu (20/2/2016) sekitar pukul 16.00 WIB. Akibatnya, 1 dari 7 orang anak tersebut meninggal dunia, sementara 2 orang harus mendapat perawatan medis, sedang 4 mengalami luka ringan.

Asia Tara Dipa Damanik (12) salah satu korban yang mendapat perawatan di RS Tentara Pematangsiantar, saat dikunjungi BatakToday, Minggu (21/2/2016) mengatakan, petir menyambar saat ia dan dan para sahabatnya sedang bermain pasir di halaman komplek perumahan PTPN 4 Bah Jambi.

“Kami sedang bermain pasir om, tiba-tiba kami disambar petir. setelah petir menyambar, saya gak tau lagi apa yang terjadi,”  kata Asia dengan suara terbata-bata.

Sementara itu Rani (34), ibunda Asian menjelaskan, saat petir menyambar, terdapat 13 orang anak yang sedang bermain di halaman komplek, namun yang kena sambaran 7 orang, 1 meninggal dunia, dua dirawat medis, dan 4 luka ringan.

Korban meninggal dunia, Della (12), mengalami luka gosong di bagian perut, dada dan punggung, sudah dikebumikan Minggu (21/2/2016).

Rani menambahkan, setelah disambar petir, Dela, Asia dan Safitri  langsung jatuh pingsan, sementara 4 lainnya hanya mengalami getaran. Setelah melihat terkapar pingsan, masyarakat sekitar langsung menolong dan membawa mereka ke puskesmas Laras. Della meninggal, Safitri dirawat di puskesmas Laras, dan Asia dibawa ke RS Tentara Pematangsiantar.

“Saat itu kami sangat cemas terhadap keadaan Asia, karena sempat tak sadarkan diri. Dia hanya terbaring tak sadarkan diri diatas tempat tidur rumah sakit sekitar 7 jam. Baru sekitar pukul 12 malam kecemasan kami mulai berkurang karena Asia mulai sadar,” terang Rani.

Warga perumahan PTPN 4 Bah Jambi tampak datang silih berganti menjenguk Asia di RS Tentara, seraya menyemangati keluarga Asia. (Bataktoday.com)


Share this article :

Post a Comment