Home » , » JR Saragih Dilantik, PDIP Simalungun Gugat Mendagri

JR Saragih Dilantik, PDIP Simalungun Gugat Mendagri

Written By Beritasimalungun on Thursday, 14 April 2016 | 22:50

Mahadarma Saragih.IST

BERITASIMALUNGUN.COM-Ketua DPC PDI-P Kabupaten Simalungun, Mahadarma Saragih di Kompleks Griya, Jalan Asahan, Simalungun, Selasa (12/4/2016) menegaskan, pihaknya tengah melakukan penelusuran atas terbitnya SK Direktur Jenderal Otonomi Daerah Drs Anselmustan MPd, yang menerbitkan Surat Keputusan JR Saragih sebagai Bupati Simalungun untuk periode kedua.

Mahadarma menegaskan, bila JR Saragih dilantik pihaknya akan melakukan upaya hukum dengan menggugat Mendagri Tjahjo Kumolo. 

"Dengan terbitnya SK tersebut jadi polemik. Kita masih melacak mana SK sebenarnya. Yang telah beredar itu, kan, masih petikan. Kalau benar dikeluarkan, itu sudah pasti jadi masalah,"katanya kepada wartawan.

Dikatakan, masalah yang terjadi di Simalungun sudah dikoordinasikan dengan pengurus DPP PDIP. Bahkan, telah disampaikan kepada Ketua Umum Mengawati Soekarnoputri di Jakarta. Dalam Rakernas PDIP yang diselenggarakan belum lama ini, menjadi pembahasan di internal partai. 

 "Karena telah menjadi polemik, maka kita terus menyelidiki soal benar atau tidaknya SK tersebut. Artinya, SK itu masih misterius,"sebutnya.

Parahnya, kata Mahadarma, dirinya telah melihat adanya indikasi pimpinan SKPD di Pemkab tidak menunjukkan loyalitasnya kepada Pj Bupati Simalungun, Binsar Situmorang. Saat ini, Bupati Simalungun Binsar Situmorang, bukan JR Saragih.

"Kita berharap para pimpinan SKPD loyal terhadap Pj Bupati, bukan justru kepada JR Saragih, agar Simalungun tidak menjadi seperti macam tak ada bupatinya," katanya.

Mahadarma menyebutkan, pihaknya telah melihat para kepala SKPD selalu mengikuti JR Saragih di mana-mana bukan Pj Bupati Binsar Situmorang. "Kita minta para PNS apalagi Kepala SKPD tidak berpolitik. Mereka, kan fungsinya melayani masyarakat, bukan JR Saragih. Jangan pula ikut-ikutan berpolitik, sehingga mengabaikan tugas melayani kepentingan masyarakat,"ujarnya.

Pengamatan awak media selama JR Saragih tidak lagi Bupati Simalungun sejak Oktober 2015 lalu, para Kepala SKPD selalu berjalan kesana kemari mendampingi JR Saragih. Bukan mendampingi Pj Bupati Binsar Situmorang. Bahkan, disebut JR Saragih masih ikut mencampuri tata kelola keuangan di Pemkab itu.

Parahnya lagi, sejak April ini, tampak para pimpinan SKPD sibuk seakan ikut memersiapkan pelantikan JR Saragih, Senin (11/4), meski gagal. Bahkan, sering terucap dari mulut mereka itu, bila JR sudah dilantik, karut marut tentang keuangan di Pemkab segera teratasi.


Selasa (12/4), sejumlah pimpinan SKPD terlihat seakan tak bersemangat. Barangkali karena JR Saragih tidak jadi dilantik Senin sebagai bupati Simalungun untuk periode kedua. 

Saat disapa, spontan beberapa di antara kepala SKPD itu melontarkan, 'lemas bah, tak jadi dilantik'. Memang, di antara mereka itu tak menyebut, JR Saragih belum jadi dilantik. Tapi, sudah pasti arahnya ke sana. (LS/(Sumber: harianandalas.com
Share this article :

Post a Comment