Home » , , , , , , » Dr Junimart Girsang SH M Hum Diminta Membantu

Dr Junimart Girsang SH M Hum Diminta Membantu

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 30 November 2016 | 12:46

Pembukaan Jalan Haranggaol-Nagori-Sihalpe, Minggu 26 Juni 2016. Akibat proyek ini, aliran listrik ke Desa Hutaimbaru, Nagoripurba, Gaol, Binangara, Sihalpe, Nagori padam sejak 11 Agustus 2016 lalu hingga kini. Foto Asenk Lee Saragih.

Sejak Pembukaan Jalan Haranggaol-Nagori-Sihalpe, Aliran Listrik di Enam Nagori Padam Hingga Kini

BeritaSimalungun.com, Hutaimbaru-Sejak pembukaan akses jalan lingkar Danau Toba di Kabupaten Simalungun tepatnya di Haranggaol-Nagori-Sihalpe oleh Pemerintah Kabupaten Simalungun bekerjasama dengan TNI awal Agustus 2016 lalu, aliran listrik untuk enam Desa (Nagori) putus.

Putusnya aliran listrik itu akibat dampak proyek pembukaan jalan tersebut yang merobohkan sejumlah tiang listrik yang mengaliri arus listrik ke Nagori (desa) Hutaimbaru, Nagoripurba, Gaol, Binangara, Sihalpe, Nagori dari Haranggaol Horisan.

Ternyata hingga 30 November 2016 aliran listrik ke enam desa itu masih mati. Bahkan perbaikan sarana tiang listrik dan jaringan masih terbengkalai, karena alasan kondisi jalan bagus lebih dulu baru dibangun jaringan tiang permanen. Ternyata hingga kini pembukaan jalan itu belum juga selasai.

“Di desa ini sejak bulan Agustus arus PLN dipadamkan sampai detik ini karena ada alasan mereka memperbaiki jalan. Masyarakat disana bingung semua karena yang mengerjakan jalan dari Haranggaol ke Desa –Nagori-Sihalpe tersebut adalah Tentara Manunggal. Ada masyarakat mempertanyakan kapan dibagusin PLNnya. Siap dulu jalannya baru didirikan lagi tiang PLN nya. Golap Ma Hutakin. Kenapa diam ya anak rantau berasal dari desa yang enam ini. Maaf bukan provokator. Timbul Saragih sedang mengincar yang tidak bisa dibayar,” ujar Rodo Timbul Saragih, warga asal Desa Hutaimbaru yang kini berdomisili di Pematangsiantar.

Hal senada juga diutarakan Lamhot Saragih Manihuruk, warga Desa Hutaimbaru. Menurutnya, sejak  11 Agustus 2016 lalu, aliran listrik ke enam desa diputus akibat perbaikan jalan. Namun hingga kini listrik juga masih padam. Bahkan anak keduanya yang lahir Agustus lalu, hingga kini belum bisa menikmati manfaat aliran listrik tersebut.

Dia juga mengatakan, banyak alat-alat elektronik dan pelaratan rumah tangga rusak akibat padamnya listrik tersebut. Warga ke enam desa itu meminta perhatian Pemerintah khususnya Anggota DPR RI Dapil Sumut III, Dr Junimart Girsang SH Mhum bisa membantu ribuan warga enam desa tersebut.

“Listrik mati sejak 11 Agustus 2016 lalu. Makana si Ucok lang iboto dope sonaha rumang ni lampu PLN on. Halani golap malam in. Ipaima ma tanggal 12 pagi ase berangkat Bersalin hu Bage! Heheee......belakangan on rohoma par PLN managih bayaran. Hapeni lampuna pe mate do. Habis kita gok. Hahahaaaaaaaaaa,” sebut Lamhot Saragih.

Menurut Lamhot P Saragih Manihuruk, warga sekampunya dan lima kampung lain hanya diam membisu menerima keadaan. Tak ada yang berani bersuara, khususnya kepala desa. “Songon hanami par huta-huta on berkutik pe lang....!!Unga sonin dokahni mate lampu, Siiiip Sude....!hheeeeee,” sebut Lamhot Saragih.

Ribuan warga dari enam desa (Hutaimbaru, Nagoripurba, Gaol, Binangara, Sihalpe, Nagori) meminta PLN Sumut atau Pemkab Simalungun untuk membangun kembali jaringan listrik yang rusak akibat pembukaan jalan dari Haranggaol-Nagori-Sihalpe.


Anggota DPR RI Dapil Sumut III, Dr Junimart Girsang SH M Hum juga diminta untuk memperhatikan keluhan ribuan warga desa (Hutaimbaru, Nagoripurba, Gaol, Binangara, Sihalpe, Nagori) soal aliran listrik yang sudah lama padam tersebut. Karena enam desa itu merupakan basis massa Dr Junimart Girsang SH M Hum saat Pemilu lalu. (Asenk Lee Saragih)
Share this article :

Post a Comment