}); Ephorus HKBP Jenguk Korban Ledakan Bom Samarinda | BeritaSimalungun
Home » , , , » Ephorus HKBP Jenguk Korban Ledakan Bom Samarinda

Ephorus HKBP Jenguk Korban Ledakan Bom Samarinda

Written By Beritasimalungun on Friday, 18 November 2016 | 11:58

fb_img_1479180135190
Ephorus HKBP Jenguk Korban Ledakan Bom Samarinda.IST
BeritaSimalungun.com, Samarinda-Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Pdt Dr Darwin Lumbantobing bersama istri dan rombongan melayat ke rumah duka Intan Olivia Banjarnahor, Selasa (15/11/2016). 
Intan Olivia Banjarnahor seorang balita dua tahun lima bulan yang menjadi korban ledakan bom  di pelataran Gereja Oikumene Sangkotek, Samarinda, Minggu (13/11/2016) lalu.
Kedatangan pimpinan HKBP dan rombongan guna mendoakan sekaligus memberi penguatan kepada keluarga para korban. Sehari sebelumnya, Ephorus menjenguk korban lainnya yakni Triniti Hutahaean (3 tahun) di Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie-Samarinda,  Alvaro Sinaga (4 tahun) dan Abel Sihotang (2 tahun) di Rumah Sakit Moeis. Darwin mengatakan, pimpinan HKBP itu sangat prihatinan HKBP atas peristiwa duka tersebut sekaligus mendoakan para korban.
Ketika melihat utusan gereja hadir dan mendoakannya, Triniti Hutahaean mendapat semangat batu. Ia dengan begitu tulusnya langsung ikut berdoa. Pihak keluarganya juga merasa dikuatkan kembali.
Bersama rombongan ikut juga Praeses Distrik Kalimantan Timur Selatan Pdt. Dr. Ir. Fritz Sihombing, Sekretaris KRP HKBP, Para Pelayan penuh waktu HKBP Ressort Merak yang dipimpin Pdt. A. Simamora, pelayan purnawaktu HKBP Distrik Kaltimsel, para penatua, jemaat, Tim Dokter/Medis, dan utusan Polisi dan TNI.
Diberitakan sebelumnya, pelaku ledakan Bom molotov di gereja Oikumene Sangkotek, Samarinda dua orang. Salah satu pelaku sudah diketahui identitasnya. Namanya Juhanda. Ia mengenakan kaos bertuliskan “Jihad Is Life Style”. Ia diringkus warga saat berusaha kabur dengan menceburkan diri ke sungai Mahakam. Sedangkan seorang lagi masih dalam pengejaran polisi.
Di media sosial, mengemuka rasa empati dari para netizen. Bahkan tak sedikit yang mengecam tindakan keji pelaku yang tega melukai anak-anak. (SD)
Share this article :

Post a Comment