. “SIPAHALIMA” MENJADI WARISAN BUDAYA | BeritaSimalungun
Home » , , , » “SIPAHALIMA” MENJADI WARISAN BUDAYA

“SIPAHALIMA” MENJADI WARISAN BUDAYA

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 2 November 2016 | 09:45


BeritaSimalungun.com-Perayaan SIPAHALIMA (Ugamo Malim) ditetapkan Pemerintah RI (melalui Kementerian Pendidikan & Kebudayaan) sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Indonesia 2016, bersama 149 karya budaya lain dari 34 provinsi di Indonesia.

Penyerahan sertifikat penetapan WBTB itu dilaksanakan di Jakarta, Kamis (27 Oktober). Karya budaya lain dari Sumatera Utara yang ditetapkan sebagai WTB adalah ERPANGIR KU LAU, NI ‘OWORU, dan DAYOK BINATUR (Harian KOMPAS, 28/10/2016).

SIPAHALIMA secara garis besar adalah perayaan syukur bumi dan panen. Ia menjadi salah satu urutan dari urutan upacara kehidupan sosial - pertanian dalam kebudayaan asli Batak. Tapi, sejauh ini, yang melaksanakan perayaan Sipahalima secara rutin dan besar adalah komunitas Parmalim yang berpusat di Hutatinggi, Kec. Laguboti, Kab. Toba Samosir. Upacara perayaan ini biasa dilaksanakan sekitar bulan Juli.

Dengan demikian, tahun 2016 ini Parmalim Hutatinggi dua kali mendapat penghargaan dari Pemerintah RI. Agustus lalu, Parmalim Hutatinggi juga mendapat “Anugerah Kebudayaan dan Penghargaan Maestro Seni Tradisi 2016” untuk kategori Komunitas.

Anugerah Kebudayaan diberikan berdasarkan usulan, seleksi juri, dan klarifikasi yang dilaksanakan Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya, Dirjen Kebudayaan, Kemendikbud. Sementara penetapan WBTB berdasarkan usulan dari provinsi-provinsi di Indonesia.

Seperti dikatakan Mendikbud Muhadjir Effendy, penetapan warisan budaya, khususnya warisan budaya tak benda ibarat “enksiklopedi” budaya sebuah bangsa. Dari enksiklopedi ini kita bisa belajar tentang budaya-budaya asli negeri kita, yang sedihnya, justru banyak terancam punah. Termasuk budaya asli orang Batak.

Semoga kita orang Batak sudi menoleh ke dalam ensiklopedi itu. Selamat, dan terimakasih untuk saudara-saudara kami dari komunitas Parmalim yang berpusat di Hutatinggi. Juga kepada Pemprov Sumut yang mengusulkan Sipahalima sebagai warisan budaya. Horas! Horas! Horas! (Nestor Rico Tambun)
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.