. Dituding One Man Show, Ini Jawaban Ahok | BeritaSimalungun
Home » , » Dituding One Man Show, Ini Jawaban Ahok

Dituding One Man Show, Ini Jawaban Ahok

Written By Beritasimalungun on Saturday, 28 January 2017 | 07:33

Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta no urut 2 Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat menjawab pertanyaan dalamDebat Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta di Hotel Bidakara, Jakarta, 27 Januari 2017. (BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao)

BeritaSimalungun.com, Jakarta - Calon gubernur petahana DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok membantah tudingan rivalnya Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni, bahwa dalam kepemimpinannya pemerintah provinsi menerapkan kebijakan main pecat dan intimidatif yang membuat jajaran birokrasi selalu ketakutan.

Dalam debat kedua calon gubernur di Gedung Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (27/1/2017) malam, pasangan calon nomor urut 1 itu juga menggambarkan birokrasi Ahok sebagai "one man show" atau dominasi satu orang saja.

Ahok menjelaskan panjang lebar bahwa ketegasan dalam mengelola aparat birokrasi semata-mata berpegang pada sistem meritokrasi -- yang kerjanya bagus diapresiasi, yang jelek kena sanksi.

Meski demikian, pendekatan manusiawi juga tetap dilakukan terhadap aparatur pemerintah provinsi sampai yang pangkatnya paling rendah.

"Banyak sekali orang selalu berpikir kami ini one-man show, kerja bukan tim. Kami ini bukan Superman, kita ngurusin 72.000 pegawai," kata Ahok.

Jika kerja individual, tidak mungkin sungai-sungai di Jakarta menjadi bersih, sampah diurus, dan layanan satu pintu dinas-dinas pemerintah provinsi bisa berjalan lancar, jelasnya.

Banyak pegawai pemprov yang kinerjanya baik dan jujur dipromosikan ke eselon II sehingga penghasilan mereka naik pesat dengan cara yang halal, tambahnya.

"Apa yang kami lakukan ini sesuai dengan undang-undang aparatur sipil negara sebetulnya. Kami melakukan seleksi. Yang tidak senang tentu ada, orang-orang yang kinerjanya tidak memenuhi syarat," ujarnya.

Pemprov DKI memang terkadang menambahkan indikator untuk menilai kinerja seseorang di luar indikator yang sudah ada. Ahok mencontohkan tentang tata air, dengan indikator mengeruk sungai sampai bersih.

"Lalu apa beda indikator yang kami buat? Bukan hanya dievaluasi per tahun, tapi per bulan. Berapa lama genangan air di sebuah wilayah?"

"Jadi kami tidak peduli Anda mau keruk atau bersihkan. Kalau genangannya itu lama, lebih dari sehari, maka Anda gagal," papar Ahok.

Mantan bupati Belitung Timur itu juga menolak anggapan bahwa dia terlalu keras terhadap anak buahnya dan tidak pernah merangkul.

"Mungkin banyak orang nggak pernah tahu, hampir semua pernikahan yang dilakukan oleh pegawai-pegawai rendah di DKI, saya hadir Sabtu-Minggu," kata Ahok.

"Bagaimana mungkin Jakarta bisa bersih, kalau pegawai-pegawai tidak bekerja dengan hati? Bukan karena takut, tapi mereka merasa ini Jakarta kami bersama."


Heru Andriyanto/HA
BeritaSatu TV
Share this article :

Post a comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.