. Lahan Warisan Tajok Sinaga Diserobot PT SMA di Ujung Padang Simalungun | BeritaSimalungun
Home » , , , » Lahan Warisan Tajok Sinaga Diserobot PT SMA di Ujung Padang Simalungun

Lahan Warisan Tajok Sinaga Diserobot PT SMA di Ujung Padang Simalungun

Written By Beritasimalungun on Thursday, 12 January 2017 | 06:33

Warga Ujung Padang Simalungun Demo BPN Simalungun.
BeritaSimalungun.com, Ujung Padang-Ratusan warga Nagori (Desa) Dusun Ulu, Kecamatan Ujung Padang, Kabupaten Simalungun resah akibat penyerebotan lahan warisan (keturunan) dari almarhum Cinta Sinaga (Tajok Sinaga) yang terletak di Pargodangan Bendo, Nagori Dusun Ulu, Kecamatan Ujung Padang, Simalungun oleh PT PT SMA melalui perpanjangan HGU (Hak Guna Usaha) yang diterbitkan BPN Pusat.

Dampak dari penyerobotan lahan itu, ratusan warga Dusun Ulu melakukan unjuk rasa (demo) di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Simalungun yang terletak di Jalan Sangnaualuh, Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Siantar, Jumat (6/1/2017).

Warga menggelar aksi demo, karena merasa lahan warisan (keturunan) dari almarhum Cinta Sinaga (Tajok Sinaga) yang terletak di Pargodangan Bendo, Nagori Dusun Ulu, Kecamatan Ujung Padang, “diserobot” oleh PT SMA melalui perpanjangan HGU (Hak Guna Usaha) yang diterbitkan BPN Pusat, setelah direkomendasikan BPN Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Adapun lahan yang dipersengketakan warga itu seluas 164,73 hektar.

Pada aksi demo itu, warga turut didampingi dua anggota DPRD Simalungun, Sulaiman Sinaga dan Bernhard Damanik. Selain anggota dewan, warga juga didampingi oleh kuasa hukum mereka, Dahrin Sinaga SH.

Untuk menampung aspirasi pengunjuk-rasa, Kepala BPN Simalungun, Hiskia Simarmata menggelar pertemuan dengan perwakilan warga dan dua anggota DPRD Simalungun. 

Pada pertemuan itu, Dahrin Sinaga meminta BPN, agar memblokir penerbitan perpanjangan HGU nomor 1 tertanggal 27 Juli 1986 atas nama PT SMA. Karena lahan seluas 164,73 hektar, dinilai milik almarhum Cinta Sinaga.

Anggota DPRD Simalungun dari Partai Demokrat, Sulaiman Sinaga pada pertemuan itu menyampaikan, kalau dirinya ada melihat kejanggalan dalam penerbitan sertifikat HGU kepada PT SMA. Sebab, sertifikat HGU itu diterbitkan BPN Pusat diatas lahan sengketa. 

Kemudian, Sulaiman juga menyebutkan, seharusnya HGU yang diterbitkan, keberadaan lahannya berada di luar Kabupaten Simalungun. Yakni, di Kabupaten Asahan dan Kabupaten Batubara. “HGU yang didapatkan PT SMA, seharusnya berlaku diluar (Kabupaten) Simalungun,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan Bernhard Damanik, anggota DPRD Simalungun lainnya dari Partai Nasdem. “Kalau ada HGU-nya di wilayah Asahan dan Batubara, silahkan itu dikelolah. Tapi jangan ikut yang di Simalungun,” tandas Bernhard Damanik.

Dijelaskan Bernhard, dirinya sebagai wakil rakyat, mengaku sudah berulang kali meminta, supaya tidak diterbitkan kembali rekomendasi terhadap HGU di Nagori Dusun Ulu. Lalu, lahan dikembalikan kepada ahli waris almarhum Cinta Sinaga. Apalagi, lahan itu sangat dibutuhkan masyarakat.

Lalu, anggota dewan ini juga mengingatkan BPN, agar menangguhkan pemecahan surat terhadap lahan yang ada disana. Karena diduga ada manipulasi. Sehingga terindikasi, terjadi perbuatan pidana, bila terjadi pemecahan surat. 

Sementara itu, menyikapi tuntutan dan aspirasi warga, Kepala BPN Simalungun, Hiskia Simarmata mengatakan, dirinya tidak memiliki wewenang untuk membatalkan surat keputusan yang diterbitkan BPN pusat. 

Sedangkan terkait pemecahan surat, ia memastikan, pihaknya belum ada menerbitkan surat pemecahan lahan. Selanjutnya Simarmata berjanji, bahwa dalam waktu dekat ini, ia akan memfasilitasi pertemuan dengan BPN Provinsi Sumut. (SN)
Share this article :

Post a comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.