Home » , » Begini Progres Pembangunan Rumah Dinas Bupati Simalungun

Begini Progres Pembangunan Rumah Dinas Bupati Simalungun

Written By Beritasimalungun on Saturday, 11 February 2017 | 00:40

Begini Progres Pembangunan Rumah Dinas Bupati Simalungun.IST



Peletakan batu pertama pembanguna Rumdis Bupati Simalungun, Senin 29 Agustus 2016 oleh Ephorus dan Sekjen GKPS. IST


BeritaSimalungun.com, Raya-Progres pembangunan rumah dinas Bupati Simalungun JR Saragih hingga kini belum rampung. Dana pembangunan rumah dinas itu memakan anggaran Rp 8,7 miliar pada P-APBD TA 2016 yang pekerjaannya mendahului pengesahan P-APBD 2016.

Bupati Simalungun Jopinus Ramli (JR) Saragih mendorong perbaikan dan peningkatan pelayanan publik lewat kunjungannya ke lapangan (masyarakat) wajar dan pantas diapresiasi. 

Namun, hal itu bukan hal yang baru, karena itu bagian dari tanggungjawabnya sebagai Kepala Daerah dalam rangka mewujudkan visi-misi yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2017.

Devisi Monitoring Hukum dan Kebijakan Publik dari Center for Research of Public Budgeting (Cerpub), Sanjay Tampubolon kepada wartawan, Jumat (10/2/2017) menjelaskan, sektor peningkatan pelayanan publik di tengah masyarakat harus sejalan dengan pengelolaan keuangan daerah. Sebab, tanpa keuangan yang cukup, mustahil pelayanan yang baik dan berkuwalitas dapat diwujudkan.

“Pengelolaan keuangan Pemkab Simalungun dalam lima tahun terakhir hingga 2016, terdapat sejumlah program kegiatan yang anggarannya tidak ditampung di APBD. 

Padahal, dalam pembahasan KUA-PPAS hingga RAPBD, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan bangganya menjelaskan rencana kerja meski hasilnya jauh dari yang diharapkan,” katanya.

Dia mencontohkan, dalam P-APBD TA 2016, sebanyak  Rp 86 miliar ditampung anggaran hutang proyek 2014 dan 2015. Kondisi tersebut membuktikan ada sesuatu yang tidak beres dalam pengelolaan keuangan yang daerah yang semestinya disikapi serius oleh Bupati Simalungun JR Saragih.

“Penjelasan itu amat penting dilakukan sebagai bagian dari akuntabilitas. Jika tidak, kunjungan kerja ke lapangan yang akhir-akhir ini gencar dilakukan akan dianggap masyarakat hanya safari politik dalam rangka menuju Sumut Baru,” sebutnya.

Kata Sanjay, bicara soal penggelolaan keuangan Pemkab Simalunghun, untuk tahun 2015 saja misalnya, total rencana pendapat dianggarkan sebesar Rp 2,1 triliun, realisasi Rp 1,9 Triliun atau (88,99%). Dari Rp1,9 triliun, PAD hanya Rp. 111 miliar dari yang disepakati sebesar Rp 166 miliar, atau hanya (67,15%). Sedangkan untuk belanja, Pemkab Simalungun dinilai terkesan boros. Dari pendapatan Rp 1,9 triliun, dibelanjakan sebanyak Rp 1,8 triliun.

Seperti diberikatakan sebelumnya, Bupati Simalungun JR Saragih saat peletakan batu pertama pembangunan Rumah Dinas Bupati pada Senin (29/8/2016) lalu mengatakan, sejak dirinya menjadi Bupati di bulan Oktober 2010, hingga saat ini masih bertempat tinggal di mess Pemkab Simalungun di Pamatang Raya.


“Selama ini saya tinggal di mess, dan rumah ini dibangun oleh Pemkab Simalungun bukan untuk kepentingan saya, dan bukan rumah pribadi saya, tapi rumah masyarakat Simalungun,” ujarnya. (BS-1) 
Share this article :

Post a Comment