Home » , , , » Gara-gara Balapan Liar, Bentrokan Massal Terjadi di Simalungun

Gara-gara Balapan Liar, Bentrokan Massal Terjadi di Simalungun

Written By Berita Simalungun on Tuesday, 25 April 2017 | 18:39

ILUSTRASI
BeritaSimalungun.com. Raya- Bentrokan massal terjadi antara warga Desa Nagori Bawang dengan Nagori Cingkes, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (23/4/2017) malam.

Pertikaian warga dua desa yang menggunakan berbagai jenis senjata tajam, tombak, senapan angin dan batu tersebut mengakibatkan beberapa orang warga mengalami luka-luka.

"Motif dari pertikaian warga dari dua desa ini sebenarnya gara-gara maraknya balapan liar pengendara sepeda motor," ujar Kepala Desa Nagori Cingkes, H Tarigan, (24/4/2017).

Dia mengatakan, kejadian bentrokan itu juga mengakibatkan sebuah warung dan tiga sepeda motor milik masyarakat sekitar, dibakar.

"Tidak ada korban tewas dalam bentrokan tersebut. Lebih dari 20 orang warga yang diduga terlibat bentrokan diamankan polisi," katanya.

Informasi yang diperoleh SP, gesekan antara Desa Nagori Bawang dengan Nagori Cingkes bermula dari seorang wanita diserempet dua pengendara sepedamotor yang dicurigai warga Nagori Cingkes.

Korban kemudian melaporkan kejadian itu kepada keluarganya yang tinggal di Desa Nagori Bawang. Kedua pemuda yang menyerempet itu kemudian dipukuli sampai babak belur.

Merasa tidak terima, kedua orang itu melaporkan kejadian kekerasan yang dialaminya kepada masyarakat tempat tinggalnya. Setelah itu, masyarakat berkumpul kemudian berencana mencari pelaku penganiayaan.

Kemudian, kedua belah pihak bertemu dan saling menyerang. Situasi semakin memanas ketika sebuah warung dan tiga kendaraan juga ikut dibakar.

Bupati Simalungun, JR Saragih yang mendapatkan laporan kejadian bentrokan langsung turun ke lokasi kejadian.

"Kita sangat menyesalkan kejadian ini, sebab warga desa begitu mudah tersulut. Seharusnya, kejadian ini dapat diselesaikan dengan cara musyawarah," ujarnya.

Dia mengharapkan, bentrokan antardua desa itu maupun masyarakat desa lainnya, tidak terjadi lagi untuk ke depannya. Sebab, pertikaian itu justru merugikan masyarakat itu sendiri.

"Korban yang terluka sebaiknya dibawa ke rumah sakit. Saya juga meminta aparat kepolisian untuk menindak pelaku yang meresahkan, termasuk pengendara sepeda motor yang balap-balapan," katanya.

Kasat Intel Polres Simalungun, AKP Romanus Sihotang menyampaikan, polisi sudah mengantisipasi pertikaian antardesa. Sehingga, bentrokan itu tidak merenggut korban jiwa.


"Sebelum kejadian itu, kami sudah meminta kepada masyarakat untuk tidak tersulut emosi. Kami menduga, ada pihak yang memprovokasi masyarakat," sebutnya. (SP)
Share this article :

Post a Comment