. Kapolri: Nakhoda dan Syahbandar Bakal Jadi Tersangka | BeritaSimalungun
Home » , , » Kapolri: Nakhoda dan Syahbandar Bakal Jadi Tersangka

Kapolri: Nakhoda dan Syahbandar Bakal Jadi Tersangka

Written By Beritasimalungun on Friday, 22 June 2018 | 08:53

Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Posko SAR Gabungan di Tigaras, Simalungun, Kamis (21/6/2018).IST
BeritaSimalungun, Tigaras-“Ada 2 kegiatan besar yang dilakukan saat ini. Yang pertama adalah Search and Rescue, mencari dan menemukan para korban atas inseden yang terjadi. Kepala Basarnas sebagai Lidik dalam rangka pencarian dan penyelamatan,” terang Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dihadapan para awak media, usai menggelar rapat koordinasi di Posko SAR Gabungan di Tigaras, Simalungun, Kamis (21/6/2018).

Dijelaskan Tito, Polri mendukung dalam kegiatan interview adanya pengutipan masuk ke Pelabuhan Rp 1.000 dan di kapal harus membayar Rp15.000.

“Supaya kita dapat pastikan jumlah penumpang. Jumlah data yang 184 orang itu tidak relieble. Karena berdasarkan 1 sumber, yaitu baru pengaduan, bisa saja yang diadukan itu masih belum di kapal, padahal masih jalan, itu bisa terjadi. Untuk itu Polri dukung penuh untuk mendapatkan data itu,”tambah Tito.

Menurut Tito, pihaknya akan melakukan langkah penyelidikan. Kalau ditemukan peristiwa pidana, maka akan dilakukan penyidikan untuk menentukan tersangkanya.

“Penyelidikan kita awal, melihat ada terjadi kelalaian. Pasal 360 KUHP, barang siapa karena lalainya hingga mengakibatkan orang lain meninggal dunia dapat dipidana karena lalainya. Kalau sengaja 338 KUHP bisa juga, tapi ini kita lihat lebih banyak karena lalai, karena ada faktor cuaca yang menentukan saat itu,”katanya.

Dari informasi yang sudah dikumpulkan, lanjut Kapolri, pihaknya sudah mendapatkan data bahwa Nakhoda sudah sering membawa penumpang yang melebihi muatan.

“Kapal ini kalau tidak salah Grossnya 17 Ton, mampu menampung lebih kurang 60-an orang saja, idealnya. Tapi bisa sampai kadang kadang dia mengangkat 150 orang, begitu biasanya tidak ada masalah, namun ketika ada angin timbul masalah,”kata Tito.

Tito memastikan pihaknya melakukan penyelidikan. Jika karena lalai mengakibatkan orang lain meninggal dunia, maka yang pertama tersangka adalah nahkoda.

“Apalagi manifest tidak ada, life jacket tidak ada. Kebetulan nahkodanya adalah pemiliknya,”tambahnya.

“Yang mengawasinya ini supaya itu taat aturan siapa? Sudah jelas diatur untuk Kapal dengan berat di bawah Gross 5 GT, izin dan pengawasannya oleh Dinas Kabupaten. Kemudian untuk Gross 5-30 GT, itu izin dan pengawasannya adalah Dinas Perhubungan Provinsi. Dan Gross 30 GT ke atas oleh Kementrian Perhubungan Pusat. Di sini 17 GT, itu kewenangan dan kelayakan dari Dinas Perhubungan. Selain nahkoda, maka pengawasnya dari Dinas Perhubungan Kabupaten dan Dinas Provinsi akan kita dengar keterangannya nanti,”pungkas Tito.(BS)

Sumber: MetroSiantar.com
Share this article :

Post a comment

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

Mengucapkan

Mengucapkan
Selamat Natal 25 Desember 2020

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.