}); Polisi Duga Pembunuh Diparum Nainggolan Sekeluarga di Bekasi Lebih dari Satu Orang | BeritaSimalungun
Home » , , » Polisi Duga Pembunuh Diparum Nainggolan Sekeluarga di Bekasi Lebih dari Satu Orang

Polisi Duga Pembunuh Diparum Nainggolan Sekeluarga di Bekasi Lebih dari Satu Orang

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 14 November 2018 | 20:13

Rabu (14/11/2018), sekitar pukul 08.25 WIB, peti jenazah yang semula sudah ditutup kembali dibuka untuk dilihat keluarga dari pihak perempuan dan kerabat korban yang datang ke Rumah Duka Gereja Oikumene Lahai Roi, Pasar Rebo, Cijantung, Jakarta Timur. Detik.com
Bekasi, BS- Kapolres Bekasi Kota Kombes Indarto menduga pembunuh keluarga Diperum Nainggolan di Bekasi, Jawa Barat, lebih dari satu orang. Indarto berharap tim bisa menangkap pelaku dalam waktu dekat.

“Saya mohon doa restu mudah-mudahan tim sudah temukan titik terang. Mudah-mudahan dalam dekat, kami bisa ungkap pelakunya. Ya itulah (lebih dari satu orang)," kata Indarto di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (14/11/2018).

Sementara jenazah korban pembunuhan se keluarga yakni Diperum Nainggolan (38), Maya Boru Ambarita, Sarah Boru Nainggolan (9), dan Arya Nainggolan (7) diberangkatkan dari Jakarta menuju kampung kelahirannya di Huta (Dusun) Hariara Tolu, Desa Parsaoran I, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Rabu (14/11/2018). 

Suasana duka menyelimuti keluarga besar korban pembunuhan sekeluarga di Bekasi. Empat jenazah itu akan dimakamkan di Samosir, Sumatera Utara. Jenazah korban pembunuhan keluarga di Bekasi akan dimakamkan di Samosir, Sumatera Utara. Isak tangis pun mewarnai prosesi adat sebelum jenazah diberangkatkan. 

Pantauan detikcom, Rabu (14/11/2018), sekitar pukul 08.25 WIB, peti jenazah yang semula sudah ditutup kembali dibuka untuk dilihat keluarga dari pihak perempuan dan kerabat korban yang datang ke Rumah Duka Gereja Oikumene Lahai Roi, Pasar Rebo, Cijantung, Jakarta Timur.

Keluarga dan kerabat mengelilingi keempat peti jenazah. Salah seorang keluarga dari pihak perempuan, Krisman Damanik, menjelaskan setelah ini akan dilanjutkan dengan ibadah dan acara adat. "Setelah ini, pukul 09.00 WIB akan ada acara adat terlebih dahulu," kata Damanik.

Kemudian, 4 jenazah keluarga Diperum Nainggolan akan diterbangkan dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Kualanamu. Jenazah keluarga Diperum akan dimakamkan di Samosir. “Pukul 12.00 WIB akan diterbangkan dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Kualanamu," jelas Damanik.

Menurut Damanik, keluarga memilih membawa 4 jenazah bersamaan menuju Bandara Kualanamu karena pesawat di Bandara Kualanamu bisa langsung membawa seluruh jenazah sekaligus. 

"Kalau dari Bandara Silangit, pesawatnya hanya bisa mengangkut 3 jenazah maksimal, dan harus menunggu pesawat lainnya, tapi Bandara Kualanamu bisa membawa seluruh jenazah sekaligus," tutur Damanik.

Sekeluarga yang diduga menjadi korban pembunuhan ini, masih misteri. Polisi juga sudah mengumpulkan sejumlah keterangan saksi-saksi. 

Diperum Nainggolan, Maya Boru Ambarita, Sarah Boru Nainggolan (9), dan Arya Nainggolan (7) ditemukan tewas di kontrakannya di Jalan Bojong Nangka 2 RT 002 RW 07 Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa (13/11/2018) sekitar pukul 06.30 WIB. Diperum Nainggolan dan Maya diduga tewas digorok. Sedangkan dua buah hatinya diduga dibekap dan dicekik oleh pembunuh sadis itu.

Secara terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan 12 saksi sudah diperiksa terkait kasus tersebut. Saksi tersebut terdiri dari keluarga korban hingga tetangga di sekitar lokasi kejadian.

“Setelah itu mengembang ke saksi-saksi, siapa yang mendengar dan melihat. Dua saksi sudah kami BAP, 10 saksi yang belum, tapi sudah kami interview, ini jadi barbuk penyidik," ujarnya.

Sejumlah barang bukti juga disita polisi dari lokasi kejadian. Keterangan saksi dan barang bukti itu masih diteliti. “Baju korban. Semua ada yang kaitannya kami jadikan barbuk," ujarnya.

Polisi belum memastikan motif pembunuhan. Sejauh ini dugaan yang muncul menyebutkan pembunuhan itu terjadi karena dendam pelaku kepada korban.

“Untuk sementara, dugaan motif bisa juga karena dendam. Namun, untuk kepastiannya, kita biarkan para penyidik bekerja dulu mengungkap kasus ini," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo.

Dugaan Polisi 

Pelaku pembunuhan satu keluarga Diperum Nainggolan di Bekasi, Jawa Barat, masih belum terungkap. Lalu apakah ada orang-orang yang dicurigai terlibat dalam kasus tersebut?

"Ya kalau dugaan banyak," kata Kapolres Bekasi Kombes Indarto kepada detikcom, Rabu (14/11/2018). Indarto mengatakan belum ada pelaku yang diamankan terkait kasus pembunuhan satu keluarga tersebut. Tim gabungan masih melakukan penyelidikan. “Belum ada (yang diamankan)," ujar dia.

“Setelah itu mengembang ke saksi-saksi Siapa yang mendengar dan melihat. Dua saksi sudah kita BAP 10 saksi yang belum. Tapo sudah kita interview ini jadi barbuk penyidik," ujarnya.

Polisi Kumpulkan Petunjuk

Pembunuh keluarga Diperum Nainggolan di Bekasi, Jawa Barat, masih diselidiki polisi. Semua petunjuk dan keterangan saksi dikumpulkan.

"Kita masih evaluasi, kita belum menunjuk atau kita belum mengatakan si A pelakunya, belum (sampai situ). Masih mengumpulkan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Rabu (14/11/2018).

Argo mengatakan pihaknya juga belum bisa memastikan jumlah pelaku pembunuhan Nainggolan. Selain itu, hubungan antara pelaku dan korban masih didalami. 

“Kita belum bisa memastikan itu. Ya itu bagian dari metode induktif yang akan kita lakukan. Artinya bahwa tersangka ini jumlahnya berapa. Kita belum bisa memprediksi, belum ada keterangan-keterangan atau petunjuk," ujarnya. (BS)

Sumber: Detik.com

Share this article :

Post a Comment