. Akademisi: Sumut Harus Terapkan PSBB untuk Menekan Kasus COVID-19 | BeritaSimalungun
Home » , , » Akademisi: Sumut Harus Terapkan PSBB untuk Menekan Kasus COVID-19

Akademisi: Sumut Harus Terapkan PSBB untuk Menekan Kasus COVID-19

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 14 October 2020 | 07:23

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Sumatera Utara Prof Dr Erika Revida Saragih, MS. (ANTARA/HO)

Medan, BS-
Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara Prof Dr Erika Revida Saragih, MS, menyatakan pemerintah daerah di Sumut harus menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) agar penyebaran COVID-19 menurun.

"Karena selama ini pasien COVID-19 di Sumut semakin bertambah banyak dan sangat mengkhawatirkan, hal tersebut perlu menjadi perhatian bagi pemerintah," ujar Erika, di Medan baru-baru ini.

Ia menyatakan razia disiplin Protokol Kesehatan harus tetap dilakukan secara kontinyu setiap hari sampai muncul kesadaran masyarakat dan mematuhi penggunaan masker dengan baik.

"Hal itu dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 yang hingga kini masih mewabah di masyarakat," ujarnya.

Di sisi lain, pemerintah maupun Satgas Penangananan COVID -19 di Provinsi Sumut harus menerapkan sanksi tegas kepada warga yang tidak menjalankan Protokol Kesehatan, yakni tidak menggunakan masker.

Sebab, warga yang tidak memakai masker, mudah terpapar Virus Corona yang sangat berbahaya dan dapat mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

"Jadi, warga yang tidak menjalankan Protokol Kesehatan itu, harus dikenakan denda berupa uang dan sanksi sosial menjalani push up, serta membersihkan jalan/parit yang kotor," ujarnya.

Guru Besar Fisip menambahkan untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 itu,, masyarakat harus tetap memakai masker dimanapun berada, rajin mencuci tangan menggunakan sabun, dan tetap menjaga jarak.

"Kemudian masyarakat juga harus menghindari tempat-tempat kerumunan, yakni plaza, cafe, dan kegiatan lainnya yang banyak berkumpul massa, hal itu untuk mencegah penularan Virus Corona," katanya.

Sementara itu, jumlah pasien terkonfirmasi (positif) COVID-19 di Sumut hingga 8 Oktober 2020 sudah mencapai 11.064 orang.

"Jumlah pasien positif COVID-19 itu naik lagi setelah ada penambahan 99 pasien terpapar COVID-19 hari ini," ujar Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut, dr Aris Yudhariansyah di Medan, Kamis (8/10/2020).(*)
#satgascovid19
#ingatpesanibu. 

Sumber: ANTARA
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.