. Bersama Poktan Sayur “Doa Ibu”, RHS: “Karena Itu Hoax, Sikat Kalau Ada yang Katakan Bansos Itu dari Paslon Tertentu” | BeritaSimalungun
Home » , » Bersama Poktan Sayur “Doa Ibu”, RHS: “Karena Itu Hoax, Sikat Kalau Ada yang Katakan Bansos Itu dari Paslon Tertentu”

Bersama Poktan Sayur “Doa Ibu”, RHS: “Karena Itu Hoax, Sikat Kalau Ada yang Katakan Bansos Itu dari Paslon Tertentu”

Written By Beritasimalungun on Thursday, 12 November 2020 | 07:55


Pematang Bandar, BS
– Calon Bupati Kabupaten Simalungun nomor urut 1, Radiapoh Hasiholan Sinaga (RHS) ke Nagori Purbatua Ganda, Kecamatan Pematang Bandar, Rabu (11/11/2020). Di nagori itu, RHS bertemu dan gelar acara ramah tamah dengan Kelompok Tani (Poktan) Sayur “Doa Ibu” yang dipimpin Fadli Wibowo.

Pada pertemuan singkat tersebut, Radiapoh Sinaga – yang berlatarbelakang pendidikan hukum tersebut – menyampaikan edukasi agar masyarakat Kabupaten Simalungun dapat memahami tentang penerimaan bantuan sosial yang diterima selama ini.

“Saya ingin memberitahukan kepada bapak ibu, jika ada oknum yang menyampaikan bahwa bantuan sosial yang diterima masyarakat saat ini, apakah itu yang nama Program Keluarga Harapan (PKH), Sembako, BST, BLT dan lainnya, karena perjuangan salah satu pasangan calon, itu tidak benar. Itu hoax, karena semua bantuan sosial tersebut, memang program pemerintah,” kata Radiapoh Sinaga.

Bahkan, dengan tegas Radiapoh Sinaga memberikan pemahaman kepada masyarakat tidak merasa takut diintimidasi, jika tidak memenangkan salah satu pasangan calon, maka seluruh jenis bantuan yang selama ini diterima, akan dicabut.

“Tidak ada yang bisa mencabut nama Bapak Ibu dari daftar yang sudah pernah sebagai penerima bantuan, apalagi dengan cara tidak manusiawi. Kalau ada oknum yanng melakukan itu, laporkan ke penegak hukum. Akan kita sikat, karena itu berita hoax. Oknumnya sudah melakukan tindakan pencideraan hak berdemokrasi yang menggembirakan rakyat,” katanya.

Kepada wartawan, usai pertemuan dengan Poktan Sayur “Doa Ibu”, Radiapoh Sinaga menyampaikan kepada wartawan, bahwa da 10 program bantuan yang disalurkan Pemerintah untuk membantu rakyat yang terpapar pandemi Covid-19, yakni; Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Nontunai (BPNT), Sembako, Bantuan Sosial Tunai (BST), Kartu Prakerja, Bantuan Langsung Tunai (BLT), Dana Desa, Banpres Produktif untuk Modal Kerja, Subsidi Gaji dan Diskon Listrik.

“Sebagia calon Bupati, saya punya kewajiban untuk memberikan pengertian dan pemahaman kepada para calon pemilih di Pilkada Kabupaten Simalungun, bahwa tidak benar jika ada oknum yang mengklaim bantuan pemerintah, menjadi bagian dari perjuangan salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Simalungun,” kata Radiapoh Sinaga kepada wartawan.

Radiapoh Sinaga juga menyempatkan diri untuk berbagi pengalaman dalam mengelola usaha di bidang pertanian holtikultura. Kepada Poktan Sayur “Doa Ibu”, diminta Radiapoh Sinaga, agar benar-benar menekuni bagaimana tata kelola tanaman holtikultura, agar berbagai masalah dapat teratasi untuk mencapai hasil yang berkualitas dengan kuantitas terjaga, sehingga produksinya mampu bersaing dan sangat dinanti-nanti para pedagang dan konsumennya.

Pada kesempatan itu, Radiapoh Sinaga menyerahkan secara simbolis bibit tanaman pertanian holtikultara yang diterima Ketua Poktan Sayur “Doa Ibu”, Fadli Wibowo. 

Kemudian sebagai kenangan-kenangan yang dapat dibawa Radiapoh Sinaga, Poktan Sayur “Doa Ibu” menyerahkan bingkisan sayur-mayur. Dengan wajah gembira, Radiapoh Sinaga mengangkat dua plastik besar di tangan kiri-kanannya, yang berisikan berbagai macam sayur mayur segar.

Usai acara tersebut, seluruh keluarga besar Poktan Sayur “Doa Ibu” menyampaikan kebulatan tekad untuk memenangkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Simalungun nomor urut 1, Radiapoh Hasiholan Sinaga – H Zonny Waldi (RHS-ZW) pada Pilkada yang akan diselenggarakan 9 Desember 2020.(Didik S)
Share this article :

Post a comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Pantau Simalungun

Pantau Simalungun
KLIK Benner Untuk Beritanya

Febri Saragih dan Keluarga

Febri Saragih dan Keluarga
KLIK Benner Untuk Beritanya

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.