. 1.800 Nakes Simalungun Belum Terima Insentif Sejak Januari 2021 | BeritaSimalungun
Home » , , » 1.800 Nakes Simalungun Belum Terima Insentif Sejak Januari 2021

1.800 Nakes Simalungun Belum Terima Insentif Sejak Januari 2021

Written By Beritasimalungun on Thursday, 22 July 2021 | 06:28

dr Rudi Pangaribuan.

Pamatangraya, BS
-Sebanyak 1.800 tenaga kesehatan (nakes) yang menangani Covid-19, di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, belum ada yang menerima insentif sejak Januari 2021 lalu.

"Mungkin, mereka (nakes) lebih memilih mengabdi untuk nusa dan bangsa. Sampai sekarang, belum ada diverifikasi usulan insentif nakes mulai awal tahun 2021," kata Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Simalungun, dr Rudi Pangaribuan, Rabu (21/7/2021).

Menurutnya, tahun lalu ada 2 pilihan sumber dana untuk insentif nakes yaitu dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) atau dari APBD. Pemerintah Kabupaten Simalungun lebih memilih anggaran untuk insentif nakes berasal dari Kemenkes.

"Jadi, tidak ada ditampung di APBD untuk insentif nakes karena kita tidak mengambil pilihan itu. Kita ambil pilihan dari Kementerian. Artinya, insentif nakes tidak boleh duplikasi (ganda)," ujar Rudi.

Proses pencairan insentif dari Kemenkes melalui beberapa tahapan. Para nakes di 46 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) seluruh Kabupaten Simalungun harus terlebih dahulu merespon aplikasi Inakes Kementerian Kesehatan.

Menurut Rudi, pada aplikasi Inakes itu, para nakes melalui Puskesmas yang bersangkutan diminta mengupload data, dokumen, jumlah kasus Covid-19, perhitungan uang berdasarkan jumlah hari kerja, SPT (surat pemberitahuan) dan pertanggungjawaban mutlak dari Kepala Puskesmas.

"Begitu data masuk ke aplikasi, Dinas Kesehatan melakukan verifikasi dan dari situ hitungan uangnya (insentif), lalu diteruskan ke Kemenkes. Kalau dia (nakes) tidak memasukkan data ke aplikasi, insentif tidak bisa diambil," urai Rudi.

Ia menilai para nakes maupun operator insentif di seluruh Puskesmas di Kabupaten Simalungun, selama ini kurang merespon aplikasi Inakes Kemenkes untuk pencairan insentif. Padahal, selalu rutin diingatkan.

"Setiap bulan kami rapat koordinasi mengingatkan supaya direspon aplikasi Inakes. Tapi, sampai sekarang belum ada kita verifikasi usulan insentif nakes. Mudah-mudahan lewat pemberitaan media, nakes makin tergugah mengisi aplikasi Inakes," pungkasnya.

Ia pun sangat menyayangkan jika nakes tidak mengambil insentif dari Kemenkes. Padahal, cukup banyak penanganan kasus Covid-19 di Simalungun.

Peran Kepala Puskesmas dan operator insentif, katanya sangat dibutuhkan untuk mengisi aplikasi Inakes. Dinas Kesehatan disebut hanya melakukan verifikasi. Sementara pencairan insentif dari kementerian melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk diteruskan ke rekening masing-masing Nakes.(SIB) 
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.