. Ada Dugaan Penyimpangan, Penggunaan Dana Desa di Kecamatan Raya Kahean Simalungun Segera Diaudit | BeritaSimalungun
Home » , , , » Ada Dugaan Penyimpangan, Penggunaan Dana Desa di Kecamatan Raya Kahean Simalungun Segera Diaudit

Ada Dugaan Penyimpangan, Penggunaan Dana Desa di Kecamatan Raya Kahean Simalungun Segera Diaudit

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 7 September 2021 | 18:48


Raya Kahean, BS
-Diduga ada temuan penyimpangan penggunaan Dana Desa (DD) di Kecamatan Raya Kahean, Kabupaten Simalungun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumatera Utara, Inspektorat dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara diminta untuk melakukan audit.

Erick Saragih, Tokoh Pemuda di Kecamatan Raya Kahean, Kabupaten Simalungun kepada wartawan, Selasa (7/9/2021) mengatakan, ada temuan penyimpangan penggunaan dana desa disejumlah pembangunan di sejumlah nagori (desa) di Kecamatan Raya Kahean.

“Warga meminta BPKP, BPK RI dan Inspektorat memonitoring dan mengaudit semua penggunaan dana desa pada setiap nagori (desa) di wilayah Kecamatan Raya Kahean  Kabupaten Simalungun, sejak tahun 2020 hingga tahun 2021. Agar penggunaan anggaran itu transparan dan sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku,” kata Erick Saragih.

“Kita juga minta  instansi tersebut menurunkan timnya ke seluruh nagori se-Kecamatan Raya Kahean  untuk memonitoring dan mengaudit pembangunan fisik, maupun non fisik yang dananya bersumber dari dana desa. Itu sangat perlu, demi kemajuan desa. Ada sejumlah kejanggalan pembangunan fisik yang dananya bersumber dari dana desa,” ujar Erick Saragih.

Menurut Erick Saragih, penggunaan dana desa di daerah Simalungun, khususnya Raya Kahean itu kerap menimbulkan kesenjangan sosial antara masyarakat desa. Hal itu terjadi karena sistem informasi di wilayah itu tidak sesuai di lapangan dengan laporan pertanggungjawaban, begitu juga dengan kualitas dan sistem pengerjaannya.

“Kalau di Simalungun itu, sumber dana desa ada dua yaitu dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Jadi, yang paling sering disorot warga itu adalah dana desa dari pemda, serta pengalokasian anggaran dana desa untuk pemberdayaan dan lokasi pembangunan. Karena dalam penetapan titik pembangunan kerap dilakukan tidak berdasarkan musyawarah masyarakat desa," urainya.

Selain itu,  dana desa sudah bergulir 10 tahun lebih, tapi keadaan dusun di Kecamatan Raya Kahean  masih ada yang tertinggal dan kehidupan masyarakatnya pun masih banyak berada di tingkat pra sejahtera.

“Kenapa sudah 10 tahun lebih dana desa bergulir, tapi masih ada yang seperti itu. Tentu hal ini menjadi tanda tanya besar bagi kita semua. Padahal, dana sudah tersedia selama 10 tahun lebih. Untuk itulah agar BPKP, BPK dan Inspektorat agar  memonitoring dan mengaudit semua kegiatan fisik dan non fisik yang bersumber dari dana desa, khususnya di Kecamatan Raya Kahean,” tegas Erick Saragih.

Dia menilai, bahwa masih ada terjadi persekongkolan  dalam penggunaan dana desa di Kecamatan Raya Kahean. Diantaranya soal harga material yang kerap tidak sesuai dengan harga yang dibeli dengan laporan pertanggungjawaban. Dan menimbulkan   kesenjangan sosial di antara masyarakat desa, tapi masyarakat enggan untuk  melaporkan.

“Di sini kami tidak menerangkan secara jelas nama-nama nagorinya (desa) atau dusunnya. Kami hanya ingin instansi terkait memonitoring dan mengaudit secara jujur semua penggunaan dana desa di setiap nagori se-Kecamatan Raya Kahean. Jika hal itu benar-benar dilakukan secara jujur dan transparan, semua pasti akan diketahui. Untuk itu agar  dimonitoring dan diaudit secara benar,” katanya. (BS-A G/AS)
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.