. October 2021 | BeritaSimalungun

BERITA TERBARU

MENU BERITA

Segera Hadir Dengan Wajah Baru BERITASIMALUNGUN.ID

Segera Hadir Dengan Wajah Baru BERITASIMALUNGUN.ID
KLIK Benner Melihat Versi BETA

MATRA-Media Lintas Sumatera

MATRA-Media Lintas Sumatera
KLIK Benner Untuk Penampakannya
INDEKS BERITA

Retreat Namaposo GKPS Jambi, Memperkuat Komitmen Pelayanan dan Pelestarian Budaya Simalungun

Written By Beritasimalungun on Monday, 25 October 2021 | 10:38

Para anggota Namaposo (Pemuda) GKPS Jambi tampak penuh keakraban ketika acara api unggun pada Retreat Namaposo (Pemuda) GKPS Jambi di  Pelita Community, Desa Tangkit, Kecamatan Sungaigelam, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi, Sabtu-Minggu (16-17/10/2021). (Foto Foto: PGKPSJbi).

Jambi, BS – Semilir angin sepoi terasa dingin menerpa tubuh di malam sunyi yang hanya diterangi sinar rembulan ketika mengikuti retreat Namaposo (pemuda) Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Jambi di tempat rekreasi Pelita Community, Tangkit, Kecamatan Sungaigelam, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi, Sabtu (16/10/2021) malam. Hati pun terasa tenang dan nyaman di tengah suasana malam yang hanya diiringi paduan suara jangrik yang saling bersahutan.  

Suasana malam minggu tersebut benar-benar  dinikmati para anggota Pemuda GKPS Jambi yang melakukan retreat di tempat rekreasi tersebut. Mereka bercengkerama dan bersenda gurau melepas lelah setelah seharian lelah mengikuti hari pertama reatreat. 

Retreat bertajuk “Kebersamaan Namaposo GKPS Jambi” yang berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (16-17/10/2021) benar-benar membawa suasan hati para anggota PGKPS Jambi penuh suka cita, lepas dari kungkungan pandemi Covid-19 yang hampir dua tahun melanda negeri ini. 

Kendati hanya diikuti 44 orang dari 120 orang anggota PGKPS Jambi terkait pembatasan peserta di tengah Covid-19, mereka mengikuti kegiatan penuh semangat mulai keberangkatan dari Gereja GKPS Jambi di Kota Jambi hingga lokasi retreat. 

Ketua Namaposo (Pemuda) GKPS Jambi, Nyevin Purba, SPd didampingi Wakil Ketua Pemuda GKPS Jambi, Haryanto Purba, SP pada kesempatan tersebut mengatakan, mereka menggelar retreat tersebut untuk menjalin kebersamaan, peningkatan komitmen pelayanan dan pelestarian budaya Simalungun yang sempat tersendat akibat pandemi Covid-19.

Menurut Nyepin Purba, kebersamaan sangat dibutuhkan demi kelancaran kegiatan suatu organisasi, baik organisasi social maupun keagamaan. Namun akibat pandemi yang melanda dunia, Tanah Air dan daerah, kebersamaan tersebut sempat sulit dijalin. Pembatasan kegiatan masyarakat membuat pertemuan-pertemuan sangat dibatasi demi memutus rantai penularan Covid-19.

Kondisi tersebut juga sangat dirasakan Pemuda  (Namaposo) Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Jambi, Kota Jambi. Akibat pembatasan kegiatan sosial kemasyarakatan selama pandemi berbagai kegiatan pelayanan Pemuda GKPS Jambi nyaris terhenti. Kegiatan kerohanian dan sosial, khususnya kesenian, olah raga dan pelayanan (diakonia) tidak bisa dilaksanakan PGKPS Jambi selama pandemi. Hal tersebut membuat keakraban dan upaya menyatukan perbedaan di antara PGKPS Jambi kurang bisa dilakukan secara intensif.

Peluang PGKPS Jambi merajut kembali kebersamaan terbuka kembali menyusul melandainya kasus Covid- 19 di Jambi. Kasus Covid-19 di Jambi yang turun drastis dari angka ratusan ke angka puluhan sejak awal Oktober lalu membuat PGKPS Jambi bisa menggelar retreat (penyegaran) sekaligus menjalin keakraban.

Retreat Namaposo (Pemuda) GKPS Jambi di  Pelita Community, Desa Tangkit, Kecamatan Sungaigelam, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi, Sabtu-Minggu (16-17/10/2021).

Sabtu Ceria

Retreat Pemuda GKPS Jambi tersebut diawali dengan kegiatan pelepasan di Gereja GKPS Jambi, Sabtu (16/10/2021) pukul 11.30 WIB. Pelepasan dilakukan Pendeta GKPS Resort Jambi, Pdt R Tondang, STh, Sekretaris Jemaat GKPS Jambi, St JH Karo-Karo, SP, Pembimbing Pemuda GKPS Jambi), St R E Purba, SE dan beberapa orang anggota Majelis Jemaat GKPS Jambi. 

Suasana kebersamaan sudah tampak pada saat keberangkatan ini. Para peserta bernyanyi bersama untuk menghilangkan rasa bosan selama di perjalanan. Begitu juga dengan kelakar dari beberapa peserta yang menambah keseruan selama perjalanan menuju penginapan.

Setiba di lokasi, langsung dilakukan pembagian kelompok kamar agar peserta bisa istirahat sejenak dan bersiap-siap untuk kegiatan selanjutnya. Hari sudah siang dan perut pun mulai lapar para peserta segera menuju ruang makan untuk makan siang bersama. Setelah makan siang, para peserta kembali ke kamar dan bersiap-siap untuk mengikuti ibadah pembuka yang dilaksanakan di ruang aula. Acara kebersamaan Pemuda GKPS Jambi ini dibuka dengan ibadah yang dipimpin Pendeta GKPS di Resort Jambi, Pdt F D Malau, STh.

Rasa lelah selama perjalanan dari Kota Jambi menuju tempat retreat di tengah kawasan kebun karet dan sawit tersebut tidak membuat para Pemuda GKPS Jambi Lelah. Mereka tetap serius dan semangat mengikuti ibadah. Rasa lelah  selama perjalanan itu pun semakin hilang dengan adanya games indoor (permainan dalam ruangan) yang dilakukan setelah ibadah pembuka. Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok.

Seluruh peserta mengikuti berbagai games dengan penuh tawa dan semangat. Suara-suara teriakan dari peserta semakin menambah keseruan dalam games tersebut. Setelah games selesai, seluruh peserta diberikan waktu untuk istirahat sampai waktunya makan malam tiba. Waktu sudah menunjukkan pukul 19.00 WIB. Seluruh peserta segera menuju ruang makan untuk makan malam.

Permaninan yang mampu menjalin keakraban pada Retreat Namaposo (Pemuda) GKPS Jambi di  Pelita Community, Desa Tangkit, Kecamatan Sungaigelam, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi, Sabtu-Minggu (16-17/10/2021). 

Diskusi

Setelah makan malam, dilanjutkan dengan kegiatan small group (kelompok kecil). Kegiatan ini dibagi menjadi beberapa kelompok kecil dan melakukan sharing (berbagi informasi) Para peserta diminta memperkenalkan diri terlebih dahulu. Kemudian berdiskusi mengenai acara kebersamaan yang sudah berlangsung. Pemuda GKPS Jambi diharapkan bisa meningkatkan kebersamaan pemuda dan komitmen/peran pelayanan setelah mengikuti diskusi tersebut.

Hasil diskusi salah satu kelompok Pemuda GKPS Jambi pada kesempatan tersebut menyimpulkan keakraban PGKPS Jambi sangat penting, permainan menyenangkan. Kemudian perjalanan dari Kota Jambi ke lokasi reatret menggunakan truk juga mengesankan. Selain itu, lokasi retreat cukup nyaman dan retreat membuat para anggota PGKS Jambi semakin mengenal satu sama lain.

Acara kebersamaan yang mereka pikirkan sebelumnya pun di luar ekspektasi. Mereka mengira bahwa acara ini akan terasa sepi. Ternyata dengan 44 orang pun sudah seramai dan semeriah ini. Terkhusus untuk yang baru bergabung menjadi anggota PGKPS Jambi, mereka mendapatkan teman baru dan pengalaman baru dalam acara kebersamaan ini.

Mereka berharap, dengan adanya kegiatan ini, PGKPS Jambi bisa semakin kompak satu sama lain. Sementara itu, mengenai komitmen dan peran yang diinginkan dalam Seksi Namaposo GKPS Jambi ini, beberapa orang mengatakan mereka siap bergabung untuk melayani di Seksi Namaposo GKPS Jambi. Baik itu dalam pelayanan gereja maupun ibadah di rumah-rumah, seperti memawa genda (votum), doding (nyanyian) dan pemusik.

Retreat Pemuda GKPS Jambi tersebut semakin afdol (terasa bermakna) ketika dilakukan acara api unggun. Setelah acara sharing session selesai, peserta menuju lapangan untuk mengikuti kegiatan malam api unggun. Dalam acara ini, setiap kelompok diminta untuk menampilkan talenta-talenta yang mereka miliki, seperti bernyanyi dan bermain musik. Berbagai lagu pujian yang dinyanyikan oleh seluruh peserta membuat suasana malam tersebut penuh sukacita.

Malam semakin larut dan api unggun pun mulai padam, seluruh peserta menuju kamar masing-masing untuk istirahat. Ada juga beberapa pemuda yang memanfaatkan waktu tersebut untuk “malam mingguan” di tengah angin sepoi-sepoi dan malam yang terasa dingin.

Pengurus dan Pembimbing Pemuda GKPS Jambi, St Rahmat Purba, SE (kiri) memberikan (manurduk) dayok nabinatur (ayam masakan khas Simalungun) hasil karya pemuda Pemuda GKPS Jambi kepada keluarga Pdt FD Malau, STh/Br Munthe (kanan) ketika Retreat Namaposo (Pemuda) GKPS Jambi di  Pelita Community, Desa Tangkit, Kecamatan Sungaigelam, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi, Sabtu-Minggu (16-17/10/2021). 

Minggu Ceria

Tak terasa malam pun berlalu di lokasi retreat. Pukul 05.00 WIB terdengar suara sang coordinator retreat di lapangan membangunkan para peserta untuk melakukan saat teduh. Setelah saat teduh, peserta mempersiapkan diri dan memakai pakaian bagusnya untuk mengikuti ibadah Minggu yang dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB. Sebelum ibadah, tak lupa sarapan agar pada saat ibadah punya energi dan bisa fokus untuk mendengarkan firman Tuhan.

Ibadah Retreat PGKPS Jambi siang itu dibawakan oleh Pdt F D Malau, S.Th. Firman Tuhan yang menjadi khotbah dalam ibadah Minggu, sekaligus subtema acara kebersamaan ini terambil dari 1 Korintus 12:12: Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus”.

Dalam renungannya, pemuda/pemudi diingatkan agar bisa saling mengenal, menerima, menghargai, dan mengakui orang lain. Seperti subtema yaitu menjadi satu tubuh di dalam Kristus, demikian pula hendaknya pemuda selalu bersama dan bahagia, semakin kompak, bersama-sama tumbuh di dalam kasih Tuhan dan mau melayani Tuhan di tengah-tengah gereja dan di manapun mereka berada.

Lestarikan Budaya

Berbeda dari acara kebersamaan tahun-tahun sebelumnya, kegiatan Retreat PGKPS Jambi kali ini melaksanakan kegiatan menarik, yakni belajar membuat makanan khas Simalungun, dayok binatur (ayam yang dimasak dan disajikan dengan susunan teratur) dan nitak siang-siang (kue berbahan tepung beras yang diolah sedemikian rupa tanpa dimasak dan aman dikonsumsi. Kegiatan belajar membuat kuliner tradisional Simalungun tersebut bertujuan agar anak-anak muda Simalungun yang lahir di perantauan, khususnya di Jambi tidak lupa budaya daerahnya.

Setelah ibadah Minggu, seluruh peserta menuju ruang dapur/makan untuk mengikuti praktik membuat makanan khas Simalungun. Materi pembuatan dayok binatur dan nitak ini disampaikan oleh mantan Wakil Ketua GKPS Resort Jambi St R Saragih, S.Sos. Sebelum melaksanakan praktek pembuatan dayon nabinatur dan nitak siang-siang, St R Saragih terlebih dahuli menjelaskan makna dan filosopi dayok nabinatur dan nitak siang-siang.

Dikatakan, dayok nabinatur dan dayok nabinatur termasuk makanan adat Simalungun yang hingga kini masih tetap dilestarikan. Dayok nabinatur saat ini disajikan dalam pesta-pesta keluarga, perkawinan, memasuki rumah baru, pangapohon (penghiburan),memberangkatkan anak merantau, pesta-pesta gereja gereja.

Dayok nabinatur disajikan sebagai lambang hidup dengan terarur sesuai kebeneran firman Tuhan dan nilai-nilai kebaikan budaya Simalungun. Kemudian nitak memiliki makna hidup alami dan sehat disertai dengan hati yang tukus ikhlas

Pembuatan nitak dilakukan oleh peserta perempuan. Nitak merupakan makanan khas Simalungun  dengan bahan dasar tepung beras. Nitak makanan unik karena hampir semua bahan yang digunakan adalah bahan mentah. Bahan yang digunakan yaitu tepung beras, gula merah, lada hitam, kencur, kelapa parut, dan garam.

Semuanya dicampur menjadi satu sehingga menghasilkan rasa manis, gurih, dan hangat. Makanan ini biasanya disajikan saat acara pesta pernikahan, memasuki rumah baru, dan acara adat lainnya. Untuk acara pernikahan, sehari setelah pesta hal pertama yang dilakukan pengantin wanita adalah membuat nitak, untuk diberikan kepada mertuanya (keluarga pengantin pria).

Materi kedua yaitu pembuatan dayok binatur, yang dilakukan oleh peserta laki-laki Dayok binatur merupakan makanan khas Simalungun yang berbahan dasar ayam kampung yang dimasak dengan ciri khas yang berbeda-beda di tiap daerah di Simalungun. Ayam yang Bumbu-bumbu yang digunakan adalah jeruk nipis, lada, serai, jahe, kencur, kemiri, bawang merah, cabai rawit, mentega, dan garam.

Hal unik dari makanan ini adalah saat penyajiannya. Potongan ayam yang telah dimasak tersebut disusun/diatur sedemikian rupa, sesuai bagian dayok binatur. Kuliner ini disuguhkan saat acara-acara syukur (pernikahan, ulang tahun, dan sebagainya). Dayok binatur memiliki makna yang sangat baik. Ketika seseorang diberikan dayok binatur, maka ada doa, harapan, berkat, wujud terima kasih, dan agar orang tersebut memiliki keteraturan dalam hidup.

Semua anggota PGKPS Jambi, baik perempuan dan laki-laki yang mengikuti retreat sangat antusias membuat nitak dan dayok binatur ini. Semuanya saling bekerja sama untuk menghasilkan nitak dan dayok binatur yang lezat.

“Panggi (paman), nitaknya sudah jadi. Sudah bisa dapat jodoh belum?”, ujar salah satu gadis Simalungun kepada pemateri. Semua peserta pun tertawa mendengarnya. Siapa sangka, ternyata pria-pria tampan dan wanita-wanita cantik Simalungun yang lahir dan besar di tanah rantau ini bisa membuat makanan daerahnya dengan hasil yang cukup memuaskan. Luar biasa.

Para pemudi Namaposo (Pemudi) GKPS Jambi antusias manduda (menumbuk) pada praktek membuat nitak (kuliner Simalungun) mengisi kegiatan Retreat Namaposo (Pemuda) GKPS Jambi di  Pelita Community, Desa Tangkit, Kecamatan Sungaigelam, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi, Sabtu-Minggu (16-17/10/2021).

Belajar memang menguras energi, apalagi belajar memasak, Untuk mengisi energi sebelum melakukan kegiatan selanjutnya, seluruh peserta makan siang bersama, sambal menikmati nitak dan dayok binatur yang telah mereka buat. Acara dilanjutkan dengan games outdoor. Seluruh peserta menuju lapangan untuk mengikuti games.

Walaupun cuaca sempat hujan, tidak menjadi halangan bagi pemuda GKPS Jambi untuk bersama-sama mengikuti dan menikmati games. Tampak keceriaan dan kehebohan selama games berlangsung. Games outdoor ini tak kalah seru dengan games indoor yang dilakukan di hari Sabtu. Banyak kejadian lucu dan tak terduga. Alhasil, tawa riuh berkumandang di sepanjang games ini. Tak terasa hari pun sudah sore, saatnya kembali ke rumah masing-masing. Acara kebersamaan ini ditutup dengan ibadah singkat yang dipimpin oleh St. R. E Purba, S.E.

Terpujilah Tuhan, karena atas penyertaan-Nya acara kebersamaan ini boleh berjalan dengan baik dan menjadikan Namaposo GKPS Jambi satu di dalam kasih-Nya. Semoga dengan adanya acara ini, dapat membawa rasa persaudaran, semakin saling mengenal dan mengasihi di antara sesama pemuda GKPS Jambi, selalu bersama dalam situasi apapun, serta semakin banyak yang ingin melakukan pelayanan di tengah-tengah gereja. Semangat, bersyukur, dan bahagia selalu. Tuhan memberkati. *** 

Penulis : Ruth Sandra 

Editor : Radesman Saragih


Bupati Simalungun RHS: FKUB Garda Terdepan Menjaga, Merawat Kebhinekaan di Kabupaten Simalungun

Written By Beritasimalungun on Sunday, 24 October 2021 | 08:34

Bupati Simalungun RHS: FKUB Garda Terdepan Menjaga, Merawat Kebhinekaan di Kabupaten Simalungun.

Simalungun, BS-Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang mejemuk dengan beragam agama seperti di Kabupaten Simalungun, untuk itu kerukunan antara umat beragama harus dibina secara baik dan terus menerus meskipun ada perbedaan, namun diharapkan perbedaan tersebut menjadi keindahan, ibarat lukisan yang indah bukan karena warna putih tapi harus ada warna lain. Oleh karena itu keberhasilan kebersamaan merupakan nilai luhur dalam kebhinekaan di Kabupaten Simalungun.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga SH MH dalam sambutannya, ketika menghadiri kegiatan Dialog Kerukunan Ummat Beragama yang dilaksanakan oleh Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB) Kabupaten Simalungun, bertempat di Gedung MUI Simalungun, Sumut, Sabtu (23/10/2021).
 
Dikatakan, kegiatan dialog kerukunan ummat beragama, diharapkan menjadi wadah buat antar ummat beragama di Kabupaten Simalungun supaya toleransi, harmanosasi antar ummat di Kabupaten Simalungun tetap terjaga. 

“Kita berharap FKUB menjadi garda terdepan untuk menjaga, merawat kebhinekaan  yang ada di Kabupaten Simalungun, supaya harmonisasi antar umat beragama di Simalungun ini tetap terjaga dengan baik,”kata Bupati. 

“Seperti di Palangkaraya Bogor misalnya, ada beberapa titik saya lihat dimana Mesjid, Gereja, Kelenteng, ketika ada perayaan suatu agama, agama muslim misalnya, langsung ada di depan rumah ibadah lain menyampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri buat saudara kami, demikian juga di perkantoran-perkantoran pemerintah. Itu saya lihat suatu perekat bagaimana hubungan secara psikologis tetap bisa terjalin dengan baik. Saya kira kedepan hal seperti ini dapat kita lakukan di Kabupaten Simalungun,”papar Bupati. 

Untuk menjaga agar tetap terawat kerukunan antara umat beragama di Kabupaten Simalungun, Bupati mengatakan pemerintah harus respon dan mengapresiasi dan memberikan dukungan semua program-program FKUB termasuk juga bagaimana mensinergitaskan seluruh elemen-elemen di Kabupaten Simalungun. “Dialog-dialog seperti ini juga merupakan jembatan untuk merawat keharmonisan itu,”ujarnya.

Untuk mendukung kegiatan-kegiatan FKUB, menurut Bupati pemerintah akan mengalokasi anggaran di tahun 2022. “FKUB inilah yang bisa menjaga keberagaman ini supaya tetap awet dan terjadi keharmonisan beragama di Kabupaten Simalungun,”katanya.

Kegiatan Dialog Kerukunan Ummat Beragama tersebut mengusung tema “Peran moderasi beragama dalam mewujudkan kerukunan ummat beragama di tanoh Habonaron Do Bona tahun 2021”. Menghadirkan nara sumber dari UIN Sumatera Utara Prof Dr H Syahrin Harahap MA dan dari Polres Simalungun serta pemerhati mederasi beragama. 

Sebelumnya, Pandapotan Damanik selaku panitia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti sebanyak 50 peserta berasal dari BKAG, tokoh agama Islam, Kristen Protestan, Katholik, Buddah dan Hindu. “Mari kita jadikan kegiatan ini menjadi pilar kerukunan dan kedamaian antara ummat beragama diatas pondasi Habonaron Do Bona di Kabupaten Simalungun,”ajaknya.

Sementara itu, Ketua DPRD Simalungun Timbul Jaya Sibarani SH MH dalam sambutannya antara lain menyampaikan bahwa pihaknya sangat menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan FKUB Simalungun.

“Kedepan kerukunan ini, selain kerukukan internal diantara ummat, yang perlu dibina, kerukunan antara ummat beragama, kemudian kerukunan ummat dengan pemerintah. Dengan demikian semua program-program pembangunan bisa berlangsung dengan baik,”ucapnya.

Tampak dalam kesempatan tersebut antara lain, Kapolres Simalungun diwakili Waka Polres Kompol Efianto SH MH, Danrem 022/PT diwakili Ka.Bintal Lettu Inf Irwansyah, Kajari diwakili Ade Jaya Ismanto, mewakili Ketua PN, Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan dan Kesra Akmal H Siregar, Kabag Kesra Daniel Silalahi, Camat Siantar Elyanto Purba, Kakan Kemenag Sakoanda Siregar, Ketua MUI Abdul Halim Lubis dan Ketua FKUB Pastor Angola Pk Purba OFM CAP. Kegiatan tersebut berlangsung dengan menerapkan protocol kesehatan.(DiskominfoSimalungun)






Lewat Hiburan Marsombuh Sihol, Harungguan Sinaga Se-Jabodetabek Menguatkan Anggota Dimasa Pandemi Covid-19

Written By Beritasimalungun on Thursday, 21 October 2021 | 21:39

Foto bersama DPP HSBP dengan Pengurus HSBP Wilayah Jabodetabek serta sebagian Pengurus-pengurus cabang dan panitia pada Acara “MARSOMBUH SIHOL & PATAPPEI SIHILAP” di Gedung Cut Nyak Dien dalam kawasan Buperta Cibubur, Rabu (20/10/2021).

Jakarta, BS-Ditengah pandemi Covid-19 ini, sudah hampir setahun, kegiatan terhenti, sehingga anggota kumpulan juga haus akan hiburan. Namun lewat “Hiburan Marsombuh Sihol”, Perkumpulan Harungguan Sinaga Boru Panogolan (HSBP) Se-Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) mampu menghadapi dampak dari pandemi tersebut.

Bertepatan dengan hari libur Nasional pada Rabu 20 Oktober 2021, HSBP Se-Jabodetabek mengadakan acara besar dengan judul “MARSOMBUH SIHOL & PATAPPEI SIHILAP” di Gedung Cut Nyak Dien dalam kawasan Buperta Cibubur.

Tampak dari judu “Marsombuh Sihol” (melepas rindu-red), acara temu kangen sekaligus pelantikan Pengurus HSBP Se Jabodetabek Masa Bakti 2021-2026.

Tema acara yang tertulis dalam bentang spanduk di langit-langit acara, adalah “Hasadaon Na Marsanina, Boru, Panogolan, Patubuhkon Malas Ni Uhur” yang berarti kesatuan yang bersaudara menumbuhkan sukacita. Sementara Subtema berbunyi “Mangarahkon Haganup Anggota HSBP Ase Totap Marmalas Ni Uhur Agepe Mandompakhon Pandemi Covid- 19” yang artinya mengajak semua anggota HSBP agar tetap dalam suka cita walau sedang menghadapi pandemic Covid-19.

"Salut. Paling berani. Kumpulan marga yang pertama sekali mengadakan acara besar,” demikian Hotri Saragih pemain keyboard grup musik Simalungun De'Rapstar berkomentar dalam bahasa daerah Simalungun. HSBP kali pertama mengadakan acara besar dimasa pandemi diantara perkumpulan-perkumpulan marga Simalungun di Jabodetabek.

Dari tema dan subtema acara yang menyinggung tentang Covid-19, tampak bahwa ini bukan sekedar bersukaria. Bukan sekedar berkumpul untuk melepas rindu dan pelantikan pengurus.

“Tujuan kita bukan sekedar bertemu dan manortor. Dengan bertemu satu sama lain, membuat kita jadi lebih saling mengetahui keadaan antara satu sama lain. Dan karena itu, menjadi lebih saling memperhatikan. Apalagi pertemuan diadakan dalam acara “Marsombuh Sihol” yang riang gembira manortor bersama. Setiap kita akan menjadi semakin tegar dalam menghadapi kesulitan akibat pandemi ini. Itu harapan kita,” ujar Ketua Pengurus HSBP Wilayah Jabodetabek, St. Ir. Rijen Lamri Sinaga dalam rapat panitia terakhir pada hari Minggu, 17 Oktober 2021  yang diadakan di gedung kantor Sardo Group, terletak di perempatan jalan Salemba – Pramuka Jakarta.

"Untuk itu kita meminta kepada ketua panitia sanina Sintua Bagus Sinaga mengadakan aksi sosial kepada anggota yang sangat terdampak pandemic Covid-19 di cabang-cabang HSBP,” kata Rijen Lamri di sela-sela rapat, kepada yang menyediakan tempat rapat, St. Rudi Jaksin Sinaga yang adalah salah satu anggota Dewan Paratas Nabolon atau Dewan Penasehat HSBP.
Ketua Umum HSBP Bishop Prof. Dr. Poltak Sinaga, M.Si. memberi kata sambutan.

Patunggung Simalungun

Acara “MARSOMBUH SIHOL & PATAPPEI SIHILAP” Pengurus Wilayah HSBP Se Jabodetabek yang dilaksanakan di Gedung Cut Nyak Dien dalam kawasan Buperta Cibubur ini dihadiri pengurus HSBP Pusat di Pematangsiantar.

Pengurus HSBP Pusat yang hadir yakni Ketua Umum HSBP Bishop Prof. Dr. Poltak Sinaga, M.Si didampingi Ketua DPP HSBP Sarolim Sinaga beserta istri serta Sekretaris Umum HSBP St. Drs. Karmidin C Sinaga beserta istri.

Mereka datang untuk melakukan “Patappei Sihilap” (melantik) kepada 15 orang Pengurus HSBP Wilayah Jabodetabek. Sebanyak 15 pengurus itu adalah Ir. Rijen Lamri Sinaga menjabat sebagai Ketua, dr. Friens Pardearan Sinaga menjabat Wakil Ketua 1, Ir. Sonang Paruhuran Sinaga menjabat Wakil Ketua 2, Eston Sinaga menjabat Sekretaris.

Kemudian Gorga Sinaga menjabat Wakil Sekretaris, Ir. Jhon Hardman Sinaga menjabat Bendahara, Bagus Sinaga menjabat Wakil Bendahara, Rotuahman Sinaga sebagai Kordinator Bidang Adat dan Budaya dengan 3 orang anggota masing-masing Sarifuddin Sinaga, Jan Luberson Sinaga serta Ramauli Sinaga, Ir. Josri Onie Martuahalam Sinaga sebagai Kordinator Bidang Seni & Pemuda.

Sedangkan Sudirman Sinaga sebagai Kordinator Bidang Organisasi dan Keanggotaan dengan satu orang anggota Juniar Sinaga. Julvanal Dharmayanto Sinaga sebagai Kordinator Bidang Humas, Publikasi dan Multimedia, serta Wanmasdin Sinaga sebagai Kordinator Bidang Kewirausahaan.

Mengawali rangkaian prosesi “Patappei Sihilap”, Benjamin Sinaga, pembawa acara khusus sesi “Patappei Sihilap” dari pihak panitia, mengajak semua hadirin untuk mendengarkan lagu berjudul “Patunggung Simalungun” yang dibawakan sangat baik oleh Sitalasari Trio. Selanjutnya Benjamin Sinaga menyerahkan acara kepada Jansius Sinaga sebagai pembawa acara dari pihak DPP.

Wakil Ketua Panitia Pelaksana, Jason Sinaga menyampaikan bahwa lagu “Patunggung Simalungun” tersebut sengaja dipilih untuk dinyanyikan mengawali prosesi “Patappei Sihilap” untuk lebih menggugah rasa persatuan dihati semua yang hadir. Sehingga baik yang di “Patappei Sihilap” maupun seluruh undangan terdorong untuk  ikut berperan melancarkan jalannya prosesi.

Acara “MARSOMBUH SIHOL & PATAPPEI SIHILAP” Pengurus Wilayah HSBP Se Jabodetabek juga direkam di Channel YouTube HSBP Jabodetabek. 

Sebelum menyerahkan jalannya prosesi “Patappei Sihilap” kepada “Panatang Atur” atau pemandu acara prosesi yakni Sekretaris Umum HSBP Drs. Karmidin Sinaga, Jansius Sinaga memperkenalkan 3 orang Dewan Paratas Na Bolon atau Dewan Penasehat HSBP yang ikut menyaksikan jalannya acara “Patappei Sihilap”. 

Mereka adalah Marthin Sinaga sebagai ketua beserta 2 orang anggota Dewan Paratas Na Bolon yakni Robert Sinaga dan Rudi Jaksin Sinaga yang masing-masing hadir didampingi istri.

Prosesi “Patappei Sihilap” diawali dengan acara “Maranggir” (membasuh badan dengan jeruk purut, tradisi Adat Simalungun) yang karena situasi, hanya diwakili oleh Ir. Rijen Lamri Sinaga beserta istri selaku Ketua HSBP Wilayah Jabodetabek. 

Prosesi “Maranggir” dilakukan dengan mengusapkan air yang diciduk dari mangkuk putih, ke wajah dan rambut. Setelah itu, keduanya meminum air dari mangkuk yang berbeda. Sebagaimana dikatakan dalam kesempatan yang sama oleh “Panatang Atur”, semua disesuaikan dengan situasi dalam pandemi Covid-19.

Namun dalam kesempatan itu juga Sekretaris Umum HSBP, Karmidin C Sinaga mengatakan bahwa prosesi “Patappei Sihilap” yang dilaksanakan tersebut sudah berdasarkan kajian pada sejarah “Patappei Sihilap” di masa lalu di Simalungun.

Usai “Maranggir”, selanjutnya Ketua Umum Poltak Sinaga memasangkan perangkat pakaian adat Simalungun kepada Ketua Wilayah Rijen Lamri Sinaga, yakni berupa “Hiou” yang dililitkan ke pinggang, “Hadang-hadangan” yang diselempangkan di bahu kanan. Kemudian pisau yang diselipkan di balik lilitan “Hiou” di depan perut, serta ikat pinggang yang terbuat dari perak. 

Demikian juga kepada istri, yang dilakukan oleh istri dari “Panatang Atur” dibantu istri dari Ketua Dewan Paratas Na Bolon Marthin Sinaga. Semua yang dikenakan tersebut dijelaskan maknanya satu persatu oleh “Panatang Atur”.

Setelah prosesi yang diwakili oleh pasangan Ketua Wilayah tersebut, acara dilanjutkan dengan “Patappei Sihilap”, yakni menyelipkan “Sihilap” ke “Gotong” dan “Bulang” dari setiap yang dilantik. 

Gotong adalah nama pakaian adat penutup kepala pria khas Simalungun yang terbuat dari batik. Sementara “Sihilap” adalah serangkaian tumbuhan antara lain beberapa lembar daun “Silanjuyang” ( sebagian mengatakan sihanjuang) serta bunga-bungaan. Salah satunya bunga pohon pinang serta bunga tumbuhan lain yang kurang jelas terlihat jenisnya. Namun semua disebut jenisnya termasuk penjelasan maknanya oleh “Panatang Atur”.

Usai menaruh “Sihilap”, dilanjutkan dengan “Mamirpiri”, yakni memercikkan air menggunakan serangkaian dedaunan, ke atas kepala yang di “Patappei Sihilap”. Ini dilakukan oleh Ketua DPP Sarolim Sinaga. 

Di belakangnya menyusul sang istri “Mamborastengeri”, yakni menaruh sejumput beras ke atas kepala yang di “Patappei Sihilap”. Pelaksanaan prosesi itu disaksikan dengan seksama oleh para Dewan Paratas Na Bolon yang berjalan mengiringi dari belakang mereka.

Usai “Patappei Sihilap” kepada pengurus wilayah, acara dilanjutkan dengan prosesi “Patappei Sihilap” yang dilakukan oleh  pengurus wilayah yang baru di “Patappei Sihilap”, kepada 15 pengurus cabang HSBP di wilayah Jabodetabek.

Juga kepada pengurus Namaposo Harungguan Sinaga Boru Panogolan disingkat NHSBP yang adalah perkumpulan dari para pemuda di lingkungan HSBP. Kelima belas cabang HSBP Jabodetabek itu adalah Cabang Ciledug, Cabang Depok, Cabang Bekasi, Cabang Cikarang, Cabang Tangerang, Cabang Pasar Kemis, Cabang Jakarta Barat, Cabang Jakarta Timur 1, Cabang Jakarta Timur 2, Cabang Jakarta Timur 3, Cabang Harapan Indah Bekasi, Cabang Pasar Rebo – Cimanggis, Cabang Duri Kosambi Cipondoh, serta Cabang Pamulang Ciputat Kebayoran.

Walau acara tampak cukup formil, namun semua yang hadir tampak mengikuti rangkaian prosesi “Patappei Sihilap” tahap demi tahap dengan tekun hingga selesai melewati jam makan siang normal.
Padahal acara sudah dibuka sejak pukul 09. 00 WIB yang diawali dengan acara kebaktian dipimpin 3 orang pendeta Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) yakni Pdt. Hamonangan Sinaga, Pdt Raja Sinaga serta Pdt Paran Leo Girsang.
Penyerahan Pataka HSBP oleh Ketua Umum HSBP Bishop Prof. Dr. Poltak Sinaga, M.Si kepada Ketua HSBP Wilayah Jabodetabek Ir. Rijen Lamri Sinaga.

Marsombuh Sihol

Acara “Marsombuh Sihol” atau temu kangen yang menjadi judul besar acara, dilaksanakan usai prosesi “Patappei Sihilap”. Sesi ini diisi dengan acara manortor saling sambut antar cabang. Dimana kelompok yang datang membawa siluah atau oleh-oleh berupa nampan berisi lembaran-lembarang uang. 

Disambut kemudian berperan sebagai penyambut kelompok lainnya. Demikian terus hingga semua kelompok menerima dan memberi sambutan dengan menari.

Di sela-sela acara, Bupati Simalungun Radiapo Hasiholan Sinaga atau lebih dikenal dengan panggilan RHS, hadir menyapa semua peserta melalui aplikasi zoom. Selain menyapa semua yang hadir, dalam sambutannya Bupati RHS menyatakan kalau dirinya bisa menjabat, termasuk karena dukungan HSBP dan beliau berterima kasih. 

Dalam sambutannya, RHS yang saat itu berada di Parapat, Kabupaten Simalungun dalam rangka rapat terbatas terkait KJA (Keramba Jaring Apung), mengajak kader-kader dan putra putri terbaik di HSBP untuk datang ke Simalungun dan bersama-sama membantu membantu “Tanoh Habonaron do Bona Simalungun”.

Secara berseloroh, dalam kesempatan itu Bupati RHS mengatakan, kalau bisa periode depan tetap marga Sinaga pemegang tongkat kepemimpinan di Simalungun. Dan sebelum undur diri, Bupati RHS menjanjikan tanda suka cita senilai Rp 20 juta darinya untuk kesuksesan acara.

Selain Bupati Simalungun, walau hanya melalui rekaman video, Direktur Utama Badan Pengembangan Otorita Danau Toba  disingkat BPODT, Jimmy Bernando Simanjuntak juga turut menyampaikan sambutan. 

Dalam sambutannya Jimmy mengajak hadirin mensukseskan apa yang disampaikan oleh Ketua Umum HSBP Prof Dr. Poltak Sinaga sebelumnya kepada hadirin, yakni pagelaran budaya dan adat Simalungun di Open Stage Parapat pada tanggal 22 Juli 2022 mendatang.

Turut hadir dalam acara tersebut, beberapa yang mewakili perkumpulan-perkumpulan marga Simalungun, antara lain Harungguan Saragih Sumbayak, Harungguan Saragih Garinggin serta perkumpulan marga Purba Pakpak.

Disela-sela saling sambut tersebut, Pembawa Acara dari NHSBP, Daniel Lihoudo Purba bersama Asima boru Sinaga beberapa kali tampil untuk memandu pemutaran undian doorproze dengan komputer yang dilakukan oleh tim multimedia.

Entah karena menunggu pengundian doorprize utama berupa sebuah kulkas 2 pintu yang dipajang panitia di depan sejak pertengahan acara Marsombuh Sihol, atau hanya karena hujan yang turun mengguyur Buperta Cibubur pada sore hari itu, acara yang dijadwalkan berakhir pada Pukul 17.00 WIB, tetap ramai hingga ditutup dengan doa oleh Ketua Wilayah Rijen Lamri pada pukul 19.00 WIB.

Selain pengundian doorprize, dalam acara yang berlangsung jauh melampaui rencana itu, acara “Marsombuh Sihol” juga diisi dengan pengumuman 3 peserta berpenampilan terbaik yang dinilai dari foto canded yang diambil oleh tim multimedia selama acara berlangsung. 

Selain itu, di tengah acara juga diumumkan pemenang Lomba Kreasi Budaya yang sudah dilangsungkan sejak beberapa minggu sebelumnya. Yaitu berupa lomba perolehan like terbanyak atas postingan video di media sosial facebook berisikan penampilan seni bersyarat pencantuman hashtag atau tagar #LombaKreasiBudayaHSBP. 

Berturut-turut pemenangnya adalah Rosenta Purba dari HSBP Cabang Depok, Darma Sinaga dari HSBP Cabang Cikarang serta Masriana Simarmata dari HSBP Cabang Cikarang juga. Beberapa orang yang mencoba mengikuti lomba, tidak dihitung sebagai peserta karena tidak menyertakan tagar yang ditetapkan panitia.

Walau ada kesan pesta dilihat dari judul acara, yakni Marsombuh Sihol, namun pelaksanaan tetap sesuai aturan. 

“Acara kita laksanakan mengikuti aturan yang berlaku. Yang boleh ikut serta ke gedung, hanya yang sudah mendapat 2 kali vaksin, memakai masker dan menjaga jarak. Serta sepanjang acara berlangsung, gedung hanya terisi sebanyak 400 orang atau 50 persen dari kapasitas gedung,” kata Ketua Panitia Bagus Sinaga.

Sementra Ketua HSBP Wilayah Jabodetabek St. Ir. Rijen Lamri Sinaga mengatakan, meski  sebagian pihak menganggap terlalu memaksakan membuat acara besar saat ini, mengingat pandemi covid-19 masih berlangsung, namun bagi HSBP Wilayah Jabodetabek, ini sangat diperlukan.

“Ini memberi wewenang yang sah kepada pengurus di wilayah serta pengurus di cabang-cabang untuk segera berkarya memberi penguatan kepada setiap anggota dalam melewati pandemi yang sudah berlangsung hampir 2 tahun ini,” kata St. Ir. Rijen Lamri Sinaga yang juga salah satu pendiri Yayasan Pendidikan Marsiurupan yang telah memberikan bantuan kepada ratusan pelajar di Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun dalam bentuk bimbingan belajar untuk masuk universitas. 
(Relis dari Julvanal Sinaga/ Editor Asenk Lee Saragih)

Galeri Foto Acara “MARSOMBUH SIHOL & PATAPPEI SIHILAP” Pengurus Wilayah HSBP Se Jabodetabek.

Ketua HDBP Wilayah Jabodetabek Ir. Rijen Lamri Sinaga beserta istri usai menerima pataka HSBP dari Ketua Umum HSBP Prof. Dr. Poltak Sinaga, M.Si.

Ketua Umum HSBP Bishop Prof. Dr. Poltak Sinaga, M.Si didampingi Ketua DPP HSBP Sarolim Sinaga dan Sekretaris Umum HSBP St. Drs. Karmidin C Sinaga saat patappei sihilap kepada Pengurus HSBP Wilayah Jabodetabek.

Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga sesaat sebelum memberi kata sambutan melalui aplikasi zoom.

Ketua Umum HSBP Bishop Prof. Dr. Poltak Sinaga, M.Si. patappei sihilap pepada Pengurus HSBP Wilayah Jabodetabek.

Ketua DPP HSBP Sarolim Sinaga mamirpiri istri salah satu Pengurus HSBP Wilayah Jabodetabek.

Patappei sihilap oleh Ketua HSBP Wilayah Jabodetabek Ir. Rijen Lamri Sinaga kepada para Pengurus Cabang HSBP Wilayah Jabodetabek.

Patappei sihilap oleh Ketua HSBP Wilayah Jabodetabek Ir. Rijen Lamri Sinaga kepada para Pengurus Cabang HSBP Wilayah Jabodetabek.

Patappei sihilap oleh Ketua HSBP Wilayah Jabodetabek Ir. Rijen Lamri Sinaga kepada para Pengurus Cabang HSBP Wilayah Jabodetabek.

Perwakilan perkumpulan marga-marga Simalungun memberi kata sambutan. 

Suasana Marsombuh Sihol.

Suasana Marsombuh Sihol.

(Ki-ka) Humas HSBP Wilayah Jabodetabek Julvanal Sinaga, Ketua DPP HSBP Sarolim Sinaga, Ketua Umum HSBP Bishop Prof. Dr. Poltak Sinaga, M.Si., Ketua HSBP Cabang Bekasi Ir. Robin Hasiholan Sinaga, Ketua HSBP Wilayah Jabodetabek Ir. Rijen Lamri Sinaga, Ketua Panitia Bagus Sinaga, AMd.


Liputan Khusus Lomba Mancing Gembira Seksi Bapa GKPS Jambi Tahun 2021


Si "Elvi" dan Anggur Merah” Pun Ikut Ke Pemancingan

Jambi, BS-Kami minta kepada Sekretaris Panitia Pelaksana (Panpel) Pesta Bapa GKPS Jambi 2021 Sy R Saragih untuk menyumbangkan sebuah lagu Simalungun “Elvi” untuk menghibur para mancing mania. Waktu dan tempat kami persilahkan. Lagu Elvi Ciptaan Damma Silalahi yang cukup popular itu, nada dan syairnya melandai mulus dengan bermodalkan musik karaoke youtube dengan speaker active milik Namaposo GKPS Jambi.

Begitulah cara Ketua Panitia Panpel Pesta Bapa GKPS Jambi 2021 Ok Purba SP membuat suasana meriah lomba mancing gembira Seksi Bapa GKPS Jambi bersama keluarga di Kolam R&R Paal 6 Kotabaru, Kota Jambi, Rabu (20/10/2021) pagi jelang siang. 

Jiwa entertain Ketua Panitia Panpel Pesta Bapa GKPS Jambi 2021 Ok Purba SP untuk membuat suasana “hidup” para mancing mania, sehingga tidak saja fokus melihat pelampung, namun juga menikmati alunan lagu-lagu merdu yang dibawakan para anggota Seksi Bapa GKPS Jambi.    

Operator musik karaoke youtube dengan speaker active dikendalikan oleh Wakil Ketua Pelaksana (Panpel) Pesta Bapa GKPS Jambi 2021, Juli Hendrik Sinaga. Meski dengan iringan musik karaoke youtube, tembang penghibur pertama dibawakan oleh Juli Hendrik Sinaga.

Alunan lagupun silih berganti. Sy Asi Damanik SE yang strike dua ekor lele pada mancing mania itu juga menyumbangkan tembang Simalungun BBM (Bosur-Bosur Mangidah). Suasana lomba mancing tampak meriah dengan penuh kekeluargaan.

Bahkan Sintua Emeritus seperti St P Purba bersama Istri tercinta Br Munthe bersama anak, menantu dan cucu hadir menyaksikan lomba mancing gembira seksi bapa tersebut. Keluarga juga masih sempat menikmati sajian ikan mas, lele, patin bakar yang dipanggang oleh St JB Sitopu, Bp Angga Damanik, Bp Aris Saragih, Nando Girsang dan Bp JH Sinaga.

Saat jam makan siang, ikan bakar juga menjadi slaha satu menu andalan. Sambal “Burbur Sihala” ala Danau Toba, Made in Lisbet Sinaga juga diapresiasi Pa Valen Saragih saat makan siang dengan menu ikan mas bakar. “Sambal Sihalanya enak bang. Sayang ikan panggannya kurang,” ujar Pak Valen Saragih.   

“Mendadak jadi penghibur di Lomba Mancing Mania Seksi Bapa GKPS Jambi, Rabu (20/10/2021). Hati yang gembira tak mengenal isi dompet....GasFull,” tulis Sy R Saragih di akun facebook dengan menyertakan video “Lagu Elvi” kiriman Ketua Panpel Ok Purba SP. (Videonya)


Inang Ketua Umum Komunitas Patunggung Simalungun, Coriana Julvida Saragih SH MH memberikan komentar pada postingan video itu. Istri dari Ketua Umum KPS Kombes Pol Elisben Purba SH ini mengapresiasi suksesnya Lomba Mancing Gembira Seksi Bapa GKPS Jambi. Seperti diketahui ikan siraman 150 Kg yang terdiri dari ikan Mas 50 Kg dan Ikan Lele 100 Kg adalah sumbangan dari Komunitas Patunggung Simalungun lewat Inang Ketum KPS.

Sekretaris Seksi Bapa GKPS Jambi, Ones Oliver Munthe yang juga ikut bersama keluarga dalam lomba mancing itu mengapresiasi Panpel yang membuat suasana mancing meriah dengan penuh hiburan live karaoke youtube.

“Hiburan yang sangat Istimawa. Walaupun jauh di tanah rantau di Kota SEPUCUK JAMBI SEMBILAN LURAH berasa seperti di kampung sendiri tanah Simalungun. Halani Lagu si ELVI on Bang Asenk Lee Saragih, Heheheheeeee,” begitu komentar Oliver Munthe yang juga solid mendukung kepanitiaan ini.

“Sebagai penikmat acara Mancing Mania Seksi Bapa saya sangat terhibur atas sajian Panitia. Andohar sukses torus acarata na domma hita Ranggihon Bersama, hingga hari H Puncak Pesta Bapa Minggu 7 November 2021. Diatei tupa hubatta haganupan,” ucap Onel Oliver Munthe yang ternyata juga sosok bapa yang hobi mancing ini.

Meski tak hobi memancing, namun Wakil Ketua Seksi Bapa GKPS Jambi Hendrikson Purba SH bersama keluarga juga “sandar” di Kolam Pemancingan R&R Paal 6 Kotabaru Jambi. Gayanya yang suka humor, terus membuat tertawa Bp R Saragih dan St Drs B Sipayung sembari memelototi pelampung itu. 

Suasana kebersamaan betul-betul ditunjukkan Wakil Ketua Seksi Bapa GKPS Jambi Hendrikson Purba SH/ J Br Saragih Manihuruk ini. Dari seberang kolam pemancingan, Ketua Panpel Ok Purba SP memanggil Wakil Ketua Seksi Bapa GKPS Jambi Hendrikson Purba SH untuk menyumbangkan lagu. 

Akhirnya Bp  Hendrikson Purba SH menyumbangkan suara emasnya dengan tembang “Anggur Merah”. Rasa kebersamaan penuh kekeluargaan betul-betul tampak Rabu mancing gembira itu. Tak ketinggalan, Bp R Sarangih, Owner Kolam R&R Paal 6 Kotabaru Jambi yang menyumbangkan gratis pemakaian kolam  dan tambahan ikan siraman patin 50 Kg itu, juga ikut bergabung untuk tarik suara. 

Tak kalah menghibur, B Munthe, adek dari One Oliver Munthe yang juga ikut mancing juga menyumbangkan beberapa lagu Simalungun dengan suara khas yang mendapat sambutan tepuk tangan meriah dari para mancing mania.  

Bahkan St Drs B Sipayung “rela” meninggalkan joran pancingan karena ingin menyumbangkan lagu-lagu Simalungun yang disukainya. Suasa hiburan entertain yang digagas Bp Ok Purba SP bersama Bp JH Sinaga betul-betul nyata. Meski murah meriah, tapi berkesan mendalam dalam kebersamaan Seksi Bapa GKPS Jambi. 

Suasana mancing mania juga dihiasi dengan hadiah doorpribe berupa minuman kemasan (Pokare Sweet 3 Botol Besar, Cocacola 3 Botol Besar dan Sprite 3 Botol besar). Mereka yang mendapat doorprize dengan waktu tertentu saat dapat dapat ikan mas, ikan lele, ikan patin pertama. 

Para mancing mania yang dapat dooprize diantaranya Bp Filmom Lingga, Bp Ok Purba, St Drs B Sipayung (Patin), Bp R Tondang, Bp P Purba/ St P Br Munthe, Bp Kardoni Sipayung/ Br Munthe.

Pada kesempatan itu, Ketua Seksi Bapa GKPS Resort Jambi St Jan Warisman Saragih juga hadir memantau lomba mancing gembira Seksi Bapa GKPS Jambi tersebut. Bahkan Bp Abdi Munthe/ St Rusmian Tondang hadir sebagai undangan khusus pada Lomba Mancing Gembira Seksi Bapa GKPS Jambi. 

Juga hadir Ny Inang Pdt Franky D Malau Br Munthe dan Anggota Inang GKPS Jambi lainynya seperti St RE Br Girsang, St R Br Sinaga, Inang Ketua VG Syaloom Br Hutajulu (Ny Letkol (P) Drs Robensius Saragih Sitanggang). 

Foto: Ezer Twopama Manihuruk


Juara Lomba

Seiring waktu lomba akan berakhir Pukul 16.00 WIB, Panitiapun melakukan penghitungan jumlah ikan yang didapat peserta. Dari hasil penghitungan kategori juara ikan mas terbanyak, Juara I Bp Yamdan Saragih Sidauruk, jumlah ikan 22 ekor. Juara II Bp Jhonfranto Purba-jumlah ikan 10 ekor. Juara III St Budinson Purba SP-jumlah ikan 7 ekor.

Sementara pada kategori juara ikan lele terbanyak adalah, Juara I Bp R Tondang (Bp Fitri)-jumlah ikan 35 ekor. Juara II St Friston Rayanto Sinaga SPd -jumlah 22 ekor. Juara III Bp F Saragih Sitanggang (Pak Valen)-jumlah ikan 8 ekor. Pada lomba ini satu peserta hanya boleh juara satu kategori.

Usai lomba, seluruh peserta meninggalkan kolam pemancingan dengan rasa gembira. Panitia juga menyediakan ikan lele 20 Kg yang disumbangkan Sy Asi Damanik SE untuk dibawa pulung oleh peserta bagi yang ingin bawa ikan. 

Kesan Pesan

Pembimbing Seksi Bapa GKPS Jambi, St Meslan Saragih SH: Selamat dan tarmakasih hubani nasiam Panpel pakon Pengurus Seksi Bapa GKPS Jambi. Salah sada kegiatan mangkail domma deàr mardalan, dalam kebersamaan/ hasadaon bapa sonai pakon keluarga sungguh sangat harmonis itambah hiburan lagu lagu hits gabe tarpodom pangkail pakon ikan ni. 

Diateiupa ma bani namangkobasi horja ai. Tuhan Naibata namanramotkon nasiam. Sonai homa tarima kasih hubani nasiam orang tua nami nadihut mangkail tarlobih hubani Bp R Saragih/br Hutajulu napasirsirhon ianan pangkailan ta.

“Para peserta sangat antusias. Peserta bapa yang mendaftar 36 orang. Mudah-mudahan ini suatu kebanggan bagi seksi bapa dalam menjalin kebersamaan anggota Seksi Bapa GKPS Jambi,” ujar St Meslan Saragih.

Sebelum lomba mancing mania dilaksanakan, Rabu pagi, Panitia mewawancarai Pembimbing Seksi Bapa GKPS Resort Jambi St Radesman Saragih S Sos/ S Br Damanik. (Lihat Videonya)

“Ditengah pandemi Covid-19 ini, sudah hampir setahun, kegiatan terhenti, orang stress. Lomba mancing ini cukup bagus untuk melenturkan kembali ketengan-ketegangan di kalangan bapa. Kedua untuk kebersamaan supay ada kesatuan untuk pelayanan seksi bapa,” ujar St Radesman Saragih, yang juga pemancing ikan mas sejati ini.

“Karena selama ini terkesan kurang intensif, tapi sekarang melalui lomba mancing bersama keluarga, ada pertandingan catur, tenis meja, lomba vocal solo rohani. Jadi mulai dari rekreasi sampai kegiatan kerohanian dan budaya bisa dikembangkan bapa-bapa di GKPS Jambi,” ujar St Radesman Saragih yang juga menjabat Wakil Ketua GKPS Resort Jambi ini.

St Radesman Saragih juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh Anggota Seksi Bapa GKPS Jambi, Pengurus, Pembimbing, Pendeta dan para Donateur. 

“Terimakasih kepada donateur termasuk keluarga Petrus Purba/ Br Haloho, Komunitas Patunggung Simalungun yang luar biasa. Walaupun jauh tetap perhatian. Itulah pelayanan. Dekat jauh, kalau hati dekat semua bisa kita lakukan,” katanya.

St Drs B Sipayung: Usul, bila penting hita baen ma mancing mania on gabe kegiatan rutin ni Seksi bapa!

St Friston R Sinaga SPd: Paling tidak sahali 6 bulan tene Panggi. Begitulah komentar peserta di Group WA Bapa GKPS Jambi.

Ketua Panpel Bp Ok Purba SP: Puji Tuhan, luar biasa janah malas uhurta bani kebersamaanta Seksi Bapa (keluarga) natuari Rabu 20 Oktober 2021 bani kegiatan mancing mania I kolam Pemancingan R@R Paal 6 Kota baru - Jambi.

Hanami selaku Panpel mangkatahon Diateitupa hubani animo, semangat pakon partisipasi nasiam Bapa para pemancing mania na dob roh janah dihut bani kegiatan kebersamaan ta mancing mania.

Sambil makkail boi Hita, manutung-nutung dekke, mandoding karaoke, mambege/menikmati doding-doding khas Simalungun pakon pop Indonesia, na ibobanhon artis-artis Simalungun Jambi (mantap.com).

Dan tidak lupa pula, kami Panitia mengucapkan banyak terima kasih kepada Orang tua kami yang telah memberikan donasi membantu terlaksananya, kelancaran dan kesuksesan kegiatan mancing mania Seksi Bapa GKPS Jambi ( 20.10.2021).

Sai andohar lambin martambah-tambahma holong pakon pasu-pasu ni Tuhan janah gok malas uhurma nasiam (keluarga) na dob berdonasi janah sai tong tong iramoti Tuhan ta parholong atei.

Teramakasih juga kami ucapkan atas kerjasama dan support dari Pengurus/Pembimbing Seksi Bapa GKPS Jambi serta kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya dan kesuksesan kegiatan mancing mania ta on, khususnya kepada Komunitas Patunggung Simalungun (KPS) lewat Inang Ketum KPS Coriana Julvida Saragih SH MH, Kel Petrus Purba/ Br Haloho, Kel G Damanik/ Br Purba, Kel Sy HD Tondag/ Br Saragih pakon haganupan donateur.

Pada kesempatan ini kami Panitia juga memohon maaf kepada seluruh  Bapa (keluarga,) para pemancing mania bila mana kami selaku panitia pelaksana ada kekurangan, penyambutan ataupun sesuatu hal yang kurang berkenan pada saat acara pelaksanaan mancing mania dilakukan dari awal hingga akhir kegiatan mancing mania. 

Akhir kata kami panitia mengucapkan horas Diateitupa ma hubanta haganupan. Sai andohar kebersamaanta/ kekompakan seksi Bapa (keluarga) selalu dapat terjalin dengan baik ibagas malas uhur. Amen.

Note: Semua bantuan/dukungan donasi akan kami info/ laporkan dengan transparan pada saat laporan Pertanggung Jabawan (LPJ) Panitia.

Lomba Mancing Seksi Bapa GKPS Jambi Bersama Keluarga di Kolam Pemacingan R&R Paal 6 Kotabaru Kota Jambi, Rabu (20/10/2021). Peserta sebanyak 36 orang ditambah keluarga peserta 25 orang. Lomba Dimulai Pukul 09.00 WIB Hingga Pukul 16.00 WIB.

Kegiatan didokumentasikan oleh videografers Moses Juneri Manihuruk, Foto oleh Ezer Twopama Manihuruk dibantu Sy Rosenman Saragih Manihuruk. (Sy Rosenman Saragih M-Sekretaris Panpel Pesta Bapa GKPS Jambi Tahun 2021).


Galeri Foto Lomba Mancing Gembira Seksi Bapa GKPS Jambi Bersama Keluarga. (Foto-Foto: Ezer Twopama Manihuruk)






































































Galleri Foto dari FB dan WA





























































Lagu Anggur Merah. Bp R Saragih.



Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.

Berita Lainnya

.

.
.

Ikan Bawal Seberat 9 KG Dapat (Tabu-tabu) di Danau Toba Hutaimbaru Simalungun

Ikan Bawal Seberat 9 KG Dapat (Tabu-tabu) di Danau Toba Hutaimbaru Simalungun
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih
TMII Jakarta Sabtu 4 November 2017.KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

 


 


Sapu Bersih Rencana Gubsu Soal Wisata Halal Syariah di Kawasan Danau Toba

Sapu Bersih Rencana Gubsu Soal Wisata Halal Syariah di Kawasan Danau Toba
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Ibadah Syukuran HUT 80 St RK Purba Pakpak

Ibadah Syukuran HUT 80 St RK Purba Pakpak
KLIK Gambar Untuk Selengkapnya