. Kikis Persepsi Miring Terhadap Jurnalis | BeritaSimalungun
Home » , , » Kikis Persepsi Miring Terhadap Jurnalis

Kikis Persepsi Miring Terhadap Jurnalis

Written By Beritasimalungun on Monday, 1 November 2021 | 16:59

Jurnalis Beritasimalungun, Rosenman Saragih Manihuruk (Asenk Lee Saragih).

Jambi, BS
-Menilik betapa pentingnya peranan jurnalistik dalam Pekabaran Injil tersebut, persepsi miring alias pandangan sinis terhadap jurnalistik di tengah gereja atau umat Kristen di Simalungun perlu dikikis. Hal itu penting karena jurnalis barang baru atau kegiatan penghambat di tengah kehidupan umat Kristen.

Bila ditelusuri jauh ke masa silam, di dalam Alkitab pun cukup banyak kegiatan – kegiatan jurnalis yang dijadikan sebagai media Pekabaran Injil. Bahkan “reporter” pertama di dunia terdapat dalam Alkitab, yaitu Nabi Nuh. Menurut Kustadi Suhandang dalam bukunya "Pengantar Jurnalistik, Seputar Organisasi, Produk dan Kode Etik” (Bandung, 2016, Hal 23 - 24),  Nabi Nuh disebut sebagai pencari dan penyiar berita pertama di dunia.

Disebutkan demikian karena ketika dunia kiamat akibat banjir (Bah na Sumbang) di zaman Nabi Nuh, Nabi Nuh dan keluarganya tidak tahu apakah banjir yang sudah bermingu-minggu sudah surut. Kondisi demikian membuat mereka gelisah dan resah. Lantas Nabi Nuh melepas seekor burung merpati. Namun burung merpati tersebut kembali. Nabi Nuh menyimpulkan bahwa banjir belum surut dan langsung memberitakannya kepada seluruh orang yang berada di atas perahu.

Dalam bagian lain di Alkitab juga disebutkan beberapa prinsip-prinsip kegiatan jurnalistik, baik pencarian, pembuatan, penyiaran berita hingga etika. Dalam kitab Habakuk 2 : 2 disebutkan “Tuliskanlah penglihatan itu dan ukirkanlah itu pada loh-loh batu, supaya orang sambal lalu dapat membacanya”. Nats ayat tersebut menunjukkan bahwa penyiaran berita baik (Firman Allah) perlu dilakukan melalui media supaya diketahui banyak orang.

Kemudian 2 Timoteus 2 : 11 menyebutkan “Untuk Injil inilah aku telah ditetapkan sebagai pemberita, sebagai rasul dan sebagai guru”. Ayat tersebut menunjukkan bahwa seorang pembawa berita juga berperan sebagai rasul maupun guru dalam Pekabaran Injil atau kesaksian. Ditilik dari segi jurnalistik, ayat tersebut mengungkapkan peran jurnalistik sebagai pendidik.

Selanjutnya Titus 2 : 7b – 8 menyebutkan “Hendaklah engkau jujur dan bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu, sehat dan tidak bercela dalam pemberitaanmu, sehingga lawan menjadi malu, karena tidak ada hal – hal buruk yang dapat mereka sebarkan tentang kita”.

Ayat ini memuat bagaimana perlunya etika dalam menjalankan tugas jurnalistik sebagai suatu profesi yang berfungsi mengajar (mendidik) dan menyiarkan informasi kepada khalayak atau orang banyak. Kegiatan jurnalistik harus dilakukan secara jujur dan bersungguh-sungguh untuk kebaikan, bukan untuk mencari materi semata.(BS)

Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.