. Baru Lahir, KPLH Simalungun Raih Penghargaan International | BeritaSimalungun
Home » » Baru Lahir, KPLH Simalungun Raih Penghargaan International

Baru Lahir, KPLH Simalungun Raih Penghargaan International

Written By GKPS JAMBI on Wednesday, 28 March 2012 | 19:39

SIMALUNGUN - Komunitas Peduli Lingkungan Hidup Simalungun (KPLHS), memang baru seumur jagung. Didirkan 5 Januari 2011. Namun prestasikan tak bisa dipandang sebelah mata. Pasalnya, komunitas independen yang terdiri dari masyarakat sadar lingkungan ini sudah menerima dua penghargaan.
 
Pertama, penghargaan dari lembaga internasional, Environment Online (ENO). Yakni penghargaan Life-Link Care For Nature Award yang diserahkan langsung oleh Life-Link Chairman Hans Levander di Kuala Lumpur, Malaysia beberapa waktu lalu.

Penghargaan kedua berasal dari Kepala Daerah Simalungun, JR Saragih. Kedua penghargaan tersebut lahir karena aktifitas KPLHS dalam melakukan penghijauan dan penyadaran tentang lingkungan kepada masyarakat.

Bayangkan saja, dalam kurun waktu tiga bulan, Komunitas yang baru seumur jagung ini sudah melakukan penanaman lebih dari 20 Ribu bibit pohon. Penanaman bibit pohon tersebut di fokuskan di tujuh kecamatan di Simalungun yang dekat dari Danau Toba. Yakni Kecamatan Sidamanik, Pamatang Sidamanik, Dolok Pardamean, Raya, Panombean Pane, Gunung Malela, dan Dolok Panribuan.

Ialah Suaibah Saragih tokoh yang ada dibalik kesuksesan KPLHS hingga mampu menyabet dua penghargaan. Ia pendiri sekaligus Ketua KPLHS. Berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi lingkungan, khususnya di Simalungun, akhirnya wanita yang berprofesi sebagai guru ini pun mendirikan Komunitas Peduli Lingkungan Hidup di Simalungun.

Dua penghargaan tak membuatnya berpuas diri. Hingga beberapa bulan ke depan, jadwal penghijauan dan aktifitas lainnya sudah Ia persiapkan. Tujuan tak muluk-muluk, yakni kampanye untuk membangkitkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

Penulis : Arifin Al Alamudi
Editor : Budi
Sumber : Tribun Medan
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.