. Buronan Korupsi Dinas PU Simalungun (Kardius) Ditangkap di Surabaya | BeritaSimalungun
Home » » Buronan Korupsi Dinas PU Simalungun (Kardius) Ditangkap di Surabaya

Buronan Korupsi Dinas PU Simalungun (Kardius) Ditangkap di Surabaya

Written By GKPS JAMBI on Monday, 25 June 2012 | 13:05


(Foto: Dite Surendra/Jawa Pos)  Tim satgas menangkap Kardius, tersangka kasus korupsi proyek pembangunan jalan di Simalungun.(Foto: Dite Surendra/Jawa Pos) Tim satgas menangkap Kardius, tersangka kasus korupsi proyek pembangunan jalan di Simalungun.
MEDAN- Tim gabungan dari Intel Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) berhasil meringkus Kardius, yang merupakan buronan atas kasus korupsi di Dinas PU Kabupaten Simalungun tahun 2009 sebesar Rp1,7 miliar.

Tersangka diringkus di salah satu hotel di Surabaya, Minggu (24/6) pukul 18.30 WIB. “Sejak ditetapkan tersangka pada tahun 2011, tersangka tidak pernah hadir saat dilakukan pemanggilan dan kemudian menghilang. Bersama tim Intel Kejaksaan Agung dan Kejatisu, kita berhasil menangkapnya di salah satu hotel di Surabaya dan Kajatisu, Noor Rachmad juga turut dalam penangkapan tersebut,” ujar Kasi III Asintel Kejatisu, Ronald Bakkara SH, kepada wartawan koran ini.

Lebih lanjut diterangkannya, tersangka merupakan pemborong dalam proyek pembangunan jalan di Kabupaten Simalungun. Diduga dalam pengerjaannya tidak sesuai dengan volume. Akibatnya, dari anggaran Rp5 miliar, negara dirugikan sebesar Rp1,7 miliar. “Pada tahun 2010 kita lakukan penyidikan atas dugaan korupsi tersebut. Kemudian dari hasil penyidikan kita menemukan adanya kerugian negara sebesar Rp1,7 miliar,” jelas Bakkara yang ikut dalam penangkapan tersebut.

Bakkara menambahkan, sebelum diterbangkan ke Medan, terlebih dahulu tersangka dibawa ke Kejaksaan Agung untuk dilakukan pemeriksaan. “Tersangka kita bawa ke Kejaksaan Agung, dan setelah itu kita bawa ke Kejatisu,” pungkasnya. Sementara, Kasi Penkum Kejatisu, Marcos Simaremare SH yang dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. “Benar ada penangkapan buron di Surabaya. Besok siang, Senin (25/6) akan dibawa ke Kejatisu,” kata Marcos.

Namun, mengenai adanya tersangka lain yang sudah ditetapkan penyidik, Marcos mengatakan ia tidak mengetahui persis kasus tersebut, mengingat kasus itu merupakan kasus lama. “Besok-lah ya saya cek dulu, itu kasus lama,” ucapnya.

Tak Tau Jadi DPO

Kardius sendiri menjabat sebagai direktur dalam proyek pembangunan jalan dengan nilai proyek sebesar Rp5,6 miliar. Namun dalam pengerjaannya tidak sesuai spesifikasi kontrak dan mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp1,7 miliar.

Wajah Kardius tampak tegang ketika digelandang keluar mobil oleh petugas. Mengenakan kemeja putih lengan panjang dan celana kain warna hitam. Dia berulang kali menutupi muka dan menghindar ketika berusaha untuk dipotret. “Kenapa ini pakai foto-foto segala,” protesnya.

Tiga petugas kejaksaan yang mengapit Kardius langsung menggelandangnya masuk ke terminal keberangkatan pesawat Garuda pada pukul 20.00 WIB. Rencananya Kardius akan langsung diterbangkan ke Jakarta. Di Jakarta, Kardius akan menikmati satu hari bermalam di Rutan Kejagung. Setelah itu, dia akan langsung diterbangkan ke Sumatra Utara.

Ketika ditanya, Kardius enggan menjawab. Dia hanya mengatakan bahwa selama ini tidak bersalah. “Saya tidak tahu kalau dijadikan DPO,” jelasnya. Pria bertinggi sekitar 170 cm itu mengatakan, akan segera menghubungi kuasa hukumnya.

Kasi III Asintel Kejati Sumut Ronald Bakara yang ikut menangkap Kardius mengatakan, Kardius sudah sejak 2010 telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO). Beberapa bulan ini, keberadaan Kardius memang sulit untuk dideteksi oleh petugas.

Ronald menambahkan jika, selama satu bulan akhir ini, Kardius terlacak keberadaanya di Jakarta dan Surabaya. “Sehingga kami meminta bantuan dari Intel Kejagung dan Kejati untuk menangkapnya,” ujarnya. Kardius tertangkap di Hotel Tunjungan kamar 827 Surabaya pada pukul 18.45 WIB. Tim gabungan dari Kejati Sumut, Kejagung, dan Kejati, menyergapnya ketika sedang berada di kamarnya. Pada saat itu Kardius sedang santai di kamar hotel. Ketika petugas menangkapnya, tidak ada perlawanan dari Kardius.(MSC)
Share this article :

Post a comment

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

Mengucapkan

Mengucapkan
Selamat Natal 25 Desember 2020

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.