. Elfina, Istri Kurnia Saragih (Mantan Walikota Siantar) Ditangkap Jual Sabu | BeritaSimalungun
Home » » Elfina, Istri Kurnia Saragih (Mantan Walikota Siantar) Ditangkap Jual Sabu

Elfina, Istri Kurnia Saragih (Mantan Walikota Siantar) Ditangkap Jual Sabu

Written By GKPS JAMBI on Wednesday, 6 June 2012 | 12:18

Kedua tersangka bandar sabu saat diperiksa. (Foto: Wel/PMG)Kedua tersangka bandar sabu saat diperiksa. (Foto: Wel/PMG)MEDAN- Elfina alias Fina (40), warga Jalan Kemuning Pasar VI Nomor 10, Kelurahan Tanjung Sari, Medan Selayang, ditangkap saat transaksi sabu di salahsatu hotel di Medan. Ternyata tersangka adalah istri mantan Walikota Siantar, Kurnia Saragih. Hal itu terungkap dari penyelidikan reporter.

Istri mantan orang nomor satu di Siantar ini, ditangkap bersama Muliadi warga Jalan Teratai Gang Bunga, Kelurahan Karang Sari, Kecamatan Medan Polonia. Keduanya tak menyangka calon pembelinya adalah petugas. Alhasil, sepasang bandar sabu ini dibekuk saat melakukan transaksi di pelataran parkir hotel Jalan Juanda, Kecamatan Medan Maimon itu, Selasa (4/6) malam.

Dari tangan keduanya, petugas berhasil mengamankan barang bukti sabu-sabu sebanyak 10 jie, satu timbangan elektrik, satu kalkulator dan satu hp. Data yang dihimpun POSMETRO MEDAN (Grup Koran ini), petugas narkoba Polresta Medan yang menyaru sebagai pembeli sabu-sabu, meminta agar diantarkan barang tersebut ke parkir hotel Jalan Juanda itu.

Muliandi yang menerima telepon itu, tanpa pikir panjang langsung menyetujui transaksi tersebut. Namun, sabu-sabu miliknya telah habis, agar transaksi tetap berjalan, pria berusia 30 tahun ini menghubungi Fina dan meminta sabu-sabu miliknya untuk dijual. Dengan menggunakan sepedamotor, sepasang Bandar ini pun langsung tancap gas menuju hotel berbintang tersebut.

Setibanya di sana, dengan membawa sabu-sabu sebanyak 10 jie, pelaku pun melakukan transaksi, tepat di pelataran parkir hotel itu. Namun naas, saat sedang melakukan transaksi, ternyata pembelinya seorang petugas. Tanpa buang waktu, kedua tersangka langsung diboyong ke pos komando bersama barang buktinya. Menurut keterangan Muliandi, dia menghubungi Fina lantaran barang miliknya telah habis terjual. “Aku hubungi dia (Fina) karena barangku (sabu) lagi habis,” katanya saat di ruang penyidik.

Agar konsumennya tidak kecewa, Muliandi tetap menguasahakannya sabu-sabu tersebut. “Jadi aku pakai dulu barangnya, nanti aku ganti,” sambungnya lagi. Wakasat Narkoba Polresta Medan AKP B Marpaung melalui Kanit I Narkoba AKP Zupri saat dikonfirmasi POSMETRO MEDAN mengatakan, kalau kedua tersangka ini merupakan target operasi mereka.

“Sudah TO kita itu, dan sudah sekitar 6 bulan menjadi bandar sabu,” kata Zupri. Menurutnya, semula pihaknya memesan sabu-sabu sebanyak 1 ons atau seharga Rp100 juta. Akan tetapi, barang mereka terlebih dahulu habis. “Kita pesan 1 ons, tapi barang mereka habis. Yang ada cuma 10 jie, jadi itu yang mereka bawa,” sambungnya.

Atas penangkapan itu, dia mengaku masih melakukan pengembangan untuk memburu bandar besarnya. “Masih kita kembangkan untuk menangkap bandar besarnya,” tandasnya mengakhiri perbincangan.
Sementara itu, menurut Usman(35), salah seorang warga yang satu komplek dengan Fina, wanita itu memang benar warga Jalan Kemuning. “Ibu itu istri mantan Walikota Pematangsiantar Kurnia Saragih. Kira-kira menjabat tahun 2004 lah Bang.

Akhir-akhir ini, Ibu itu jarang kelihatan, dan di sekitar sini juga jarang berkumpul sama warga lainnya,”ucap pria berpeci ini. Dia menambahkan, tersangka mempunyai sepasang anak. Mereka tinggal di rumah no.10. “Yang di ujung Bang,” jelasnya warga tersebut sambil menunjuk rumah mewah di ujung jalan. ”Tapi, mungkin hubungan ibu itu dengan suaminya kurang harmonis. Soalnya, saya jarang lihat bapak itu (Kurnia Saragih). Kalau anaknya sudah besar-besar dan tinggal bersama ibunya.

Peringai ibu itu biasa-biasa saja, tapi yang kami tahu, dia itu jarang di rumah. Mungkin sibuk dengan kerjaannya,” bebernya sambil berlalu. Reporter pun menuju rumah nomor 10 di ujung jalan. Tepat di rumah yang diyakini milik Fina, reporter memanggil dan mengetuk pagar setinggi 3 meter. Namun, tak satu orang pun yang keluar dari  rumah mewah yang tampak gelap itu. Setelah memanggil-manggil dan tidak ada jawaban, reporter pun kembali.

Terpisah, Kepala Lingkungan 1 Kelurahan Tanjung Sari Suratman, membenarkan bahwa rumah tersebut adalah milik Kurnia Saragih. “Ya, rumahnya di ujung nomor 10,” katanya. Saat ditanya mengenai keseharian Kurnia Saragih, kepling mengaku tidak tau. (metrosiantar.com)
Share this article :

Post a comment

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

Mengucapkan

Mengucapkan
Selamat Natal 25 Desember 2020

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.