}); Ketua Komisi III DPRD Siantar Prangky Abdi Sulung Manullang Digerebek Istri Sedang Selingkuh | BeritaSimalungun
Home » » Ketua Komisi III DPRD Siantar Prangky Abdi Sulung Manullang Digerebek Istri Sedang Selingkuh

Ketua Komisi III DPRD Siantar Prangky Abdi Sulung Manullang Digerebek Istri Sedang Selingkuh

Written By GKPS JAMBI on Friday, 27 July 2012 | 23:34


[FOTO: Hezbi Rangkuty] [kiri] DIGEREBEK- Okta (menutup kepala), saat digerebek bersama anggota DPRD Prangky Manullang. [kanan] Christin br Napitupulu[FOTO: Hezbi Rangkuty] [kiri] DIGEREBEK- Okta (menutup kepala), saat digerebek bersama anggota DPRD Prangky Manullang. [kanan] Christin br Napitupulu
SIANTAR- Anggota DPRD Siantar Prangky Abdi Sulung Manullang (30), digerebek istrinya Christin br Napitupulu (28) saat berduaan dengan selingkuhannya di kamar 2-9 kos-kosan Sky (SK-2), di Jalan Raider Kelurahan Bukit Sofa, Selasa (24/7) pukul 16.45 WIB. Namun Ketua Komisi III DPRD ini, berhasil kabur setelah memukul sang istri. Sedangkan selingkuhannya Okta, sembunyi di kamar mandi.

Menurut Christin, penggerebekan dilakukan setelah dia mencurigai Prangky mempunyai selingkuhan. Sebab selama 10 tahun berumah tangga, keluarga mereka kerap dilanda keributan. Tak menutup kemungkinan itu disebabkan kehadiran orang ketiga. 

Terlebih dua tahun terakhir, mereka sudah hidup masing-masing dan tidak satu rumah lagi. “Memang dua tahun ini saya sudah tinggal bersama orangtua di Jalan Sekata, Parluasan. Tadi, saya curiga dengan dia (Prangky) dan membawa keluarga serta RT ke kos. Ternyata benar, mereka berduaan di kamar,” katanya.

Namun begitu tepergok bersama selingkuhannya, Prangky langsung panik dan kabur. Christin yang mencoba mencegah tak berhasil. Malah ia mendapat perlakuan kasar dan dipukul. “Tak ada yang berani memegang dia tadi, makanya bisa kabur. Saya yang memegangnya pun kena pukul. Bahkan dia lari entah pakai helm siapa itu,” tambahnya sembari memperlihatkan tangannya yang tergores. Tak hanya itu, Prangky juga berhasil mengunci kamar kos sebelum meninggalkan lokasi. Padahal Okta masih berada di ruangan berukuran 3 x  4 meter itu.

Pasca kejadian, kos-kosan langsung dipadati warga sekitar, termasuk personil Polres Siantar yang mengamankan lokasi. Setengah jam setelah itu, satpam bernama Dede dan pengusaha kos-kosan Indrasyah (37) mengambil kunci serap. 

Selanjutnya kamar yang berada di lantai dua dan sudah lama ditempati Prangky ini dibuka. Awalnya tak terlihat aktifitas apapun di sana. Termasuk tempat tidur tiga kaki di samping pintu masuk, seprainya tak begitu acak-acakan. Namun begitu Dede bersama polisi berjalan ke kamar mandi, pintunya terkunci dari dalam.

Dari situlah diketahui selingkuhan Frangky tak ikut kabur, melainkan sembunyi di kamar mandi. Ada tenggang waktu lima menit bagi polisi untuk meyakinkan Okta agar keluar dari dalam. Itupun wanita berparas cantik ini langsung meminta penutup kepala agar tak terlihat warga. Selanjutnya Okta dibawa turun dan diboyong ke Polres Siantar. 

“Mereka itu teman saya semuanya. Termasuk istri Prangky dan si Okta, makanya saya benar-benar tidak sangka kejadiannya seperti ini,” ujar pemilik kos Indrasyah.
Ditambahkannya, sejak kos-kosan didirikan tahun lalu, Prangky dan istrinya datang ke kos-kosan. Mereka mencari tempat tinggal dan menunjukkan kartu keluarga.

“Saya kenal dengan mereka dan saya tahu mereka suami istri, makanya saya izinkan tinggal di kos. Tapi ternyata belakangan mereka cekcok dan tidak saya ketahui. Bahkan tadi sewaktu Okta masuk memang tidak saya ketahui. Soalnya saya sedang bekerja dan tidak berada di lokasi,” jelasnya. Penggerebekan itupun diketahuinya setelah Christin menghubunginya dan memohon maaf atas apa yang terjadi.

“Memang tadi Christin minta maaf sama saya. Sebab sepengetahuan saya, mereka adalah suami istri yang sah. Tak pernah terpikir ada kejadian ini. Tadi sewaktu saya tanya satpam, ia juga tidak tahu kapan masuknya si Okta,” tukasnya. Hal itu dibenarkan Dede. Menurutnya, diduga Okta masuk ke kosan ketika ia bekerja memperbaiki salah satu ruangan yang mengalami kerusakan. “Aku tak melihat ada cewek masuk tadi Bang. Mungkin saja sewaktu aku memperbaiki kamar, dia masuk tanpa permisi,” katanya.

Sementara Ketua RT M Aziddin menerangkan, sebelumnya dia tidak mengenal Prangky maupun istrinya. “Saya memang tidak tahu dia anggota DPRD. Buktinya tadi siang jam setengah sebelas, Prangky sempat memesan indomie kuah, telur dadar dan minum. Kebetulan saya buka kantin, ya saya buat pesanannya. Tiba-tiba jam setengah lima tadi, seorang wanita yang mengaku istrinya datang ke rumah dan mengajak saya menggerebek kamar kos,” terangnya. (MSC)
Share this article :

Post a Comment