}); Pembukaan Jalan Bangkitkan Perekonomian Simalungun | BeritaSimalungun
Home » » Pembukaan Jalan Bangkitkan Perekonomian Simalungun

Pembukaan Jalan Bangkitkan Perekonomian Simalungun

Written By GKPS JAMBI on Tuesday, 3 July 2012 | 22:17


(Foto: Marihot Sinaga) PEMBUKAAN JALAN- Bogel Saragih bersama Hordin Saragih di lokasi pembukaan jalan Huta Rih Nagori Bongguron Kariahan, Kamis (28/6)(Foto: Marihot Sinaga) PEMBUKAAN JALAN- Bogel Saragih bersama Hordin Saragih di lokasi pembukaan jalan Huta Rih Nagori Bongguron Kariahan, Kamis (28/6)RAYA- Karena kondisi jalan yang terjal dan sulit dilalui kendaraan bermotor saat mengangkut hasil pertanian, warga Dusun Huta Rih Nagori Bongguron Kariahan membuka jalan alternatif. Jalan alternatif tersebut guna menghubungkan Dusun Huta Rih dengan Dusun Bongbongan.

Kepada METRO, Kamis (28/6) tokoh masyarakat Huta Rih Hordin Saragih mengatakan, jalan  yang menghubungkan Bongbongan menuju Hutarih kondisinya cukup terjal dan membahayakan. 

Karena kondisi tersebut, kendaraan bermotor yang akan mengangkut hasil pertanian sulit untuk lewat. “Pernah truk yang membawa hasil pertanian saya tidak sanggup melewati jalan ini karena kondisinya yang terjal, makanya kami berupaya membuatkan jalan alternatif baru agar mudah dilalui,” katanya.

Untuk pembukaan jalan tersebut, kata Hordin, masyarakat menyerahkan pengerjaannya kepada Bogel Saragih yang merupakan tokoh pemuda asal Raya. “Kami mengcapkan terima kasih kepada Bogel atas kepeduliannya yang sudah bersedia membangun jalan baru ini,” ungkapnya. Sementara Bogel Saragih mengatakan, dirinya bersedia membuatkan jalan baru bagi masyarakat karena prihatin melihat keadaan masyarakat yang mengeluhkan kondisi jalan.

“Untuk pembukaannya dilakukan dengan menggunakan alat berat untuk mengeruk batu di sisi tebing ini. Jalan yang dibuka sepanjang 1 kilometer ini yang berada di lahan warga. Jadi lokasi pembukaan jalan ini bukan berada di kawasan hutan lindung,” jelasnya sembari mengatakan jalan yang dibuat nantinya berliku sehingga kemiringannya bisa dikurangi. “Jika pembukaan jalan ini nantinya selesai, maka warga sudah lebih mudah mengangkut hasil pertaniannya,” katanya.

Bogel menambahkan, ke depan, tidak hanya Pemkab Simalungun saja yang terlibat dalam proses pembangunan, tetapi masyarakat juga harus lebih prokatif, misalnya dengan pembukaan jalan untuk mengatasi  keluhan masyarakat. “Sebelum dibuka, kondisi jalan ini dulu merupakan tebing batu. Setelah dibuka maka batu ini juga kita manfaatkan untuk masyakat yang membutuhkan, dan sebagian dijual untuk biaya operasional pembukaan jalan,” katanya.

Masih kata Bogel, dalam membantu keluhan masyarakat dengan pembukaan jalan, pihaknya juga melakukan penanaman pohon di lahan-lahan gundul. Jenis pohon yang akan ditanam merupakan buah-buahan, seperti durian, mangga, rambutan dan duku. “Jumlah pohon buah-buahan yang akan kami tanam bersama masyarakat sekitar 10 ribu pohon, dan saat ini sudah ada seratus pohon yang sudah dikirim ke Kariahan ini. Penanaman pohon ini guna mendukung program penghijauan yang disampaikan pemerintah pusat.

Sengaja dibuat pohon buah buahan agar masyarakat bisa menikmati hasil. Selain itu kita juga berharapa agar Huta Kariahan dan sekitarnya bisa jadi sentra buah-buahan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” katanya. Sementara Petugas Dinas Kehutanan Kecamatan Raya M Turnip mengatakan, lokasi pembukaan jalan yang dilakukan tidak berada di kawasan hutan lindung. Menurutnya beberapa waktu lalu pihaknya sudah melihat langsung, ternyata berada di luar kawasan. “Kami sudah meninjau langsung lokasinya, ternyata berada di luar kawasan hutan,” katanya.(MSC)
Share this article :

Post a Comment