. Riduan Pohan-Nur Sebut Nama Wakil Walikota Bekingi SMPN 4 P.Siantar | BeritaSimalungun
Home » » Riduan Pohan-Nur Sebut Nama Wakil Walikota Bekingi SMPN 4 P.Siantar

Riduan Pohan-Nur Sebut Nama Wakil Walikota Bekingi SMPN 4 P.Siantar

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 21 October 2014 | 16:51



Terkait 2Ruangan Bak Kandang Ayam dan Dugaan Penyimpangan Dana BOS

BERITASIMALUNGUN.COM, Pematangsiantar-Kepala Sekolah SMP Negeri 4 jalan Kartini Pematangsiantar, Riduan Pohan terkesan tidak memiliki kepemimpinan yang bijak malah seraya tidak bertanggung jawab atas adanya 2 ruangan yang digunakan sebagai kegiatan belajar mengajar dan penggunaan dana BOS.

Anehnya, Riduan Pohan dan Nur yang belakangan ini diketahui pelaksana pengadaan taman sekolah sekota Pematangsiantar yang dikelola dari dana BOS menyebut nama Wakil Walikota Pematangsiantar sebagai ipar Kepsek yang membekingi SMPN 4 Pematangsiantar.

Mengherankan Nur yang tidak diketahui posisi dan kedudukanya di SMPN 4 Pemtangsiantar sesuai informasi menyebut bahwa Wakil Walikota akan mengadukan awak media ini ke Polres Siantar.

Riduan Pohan dan Nur malah melakukan pencemaran nama baik bahkan melakukan perbuatan tidak menyenangkan akan tuduhan yang melanggar pasal 351 KUHPidana.

Awal permasalahan akibat perlakuan maupun penyambutan MS selaku security Sekolah yang melarang insan pers melakukan tugas jurnalistiknya mengenai tindak lanjut investigasi tentang informasi dari orang tua siswa adanya 2ruangan yang tidak layak ditempati untuk kegiatan belajar mengajar begitu juga dengan dugaan penyimpangan dana BOS.

Sebelumnya Riduan Pohan disambangi di ruang kerjanya, terkesan bak tidak pantas menjabat sebagai Kepsek karena tidak memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi bahkan mampu di propokator Nr yang sebelumnya memberitahukan kepada seorang tim bahwa dirinya tidak mendapat uang dari Kepsek tanpa tujuan pasti.

Adanya 2 ruangan yang digunakan untuk ruangan kelas yang menampung 25 siswa kelas VIII  dan satu ruangan untuk kegiatan belajar mengajar study pendidikan agama sangat terkesan adanya pengecualian sehingga menimbulkan kecemburuan sosial antar sesama siswa.

Kepsek diruang kerjanya hanya menerangkan tidak mengetahui permasalahan tersebut, bahkan tidak mengerti akan arti konfirmasi. Selain hal itu sifat tidak memiliki tanggung jawab diperlihatkan Kepsek akan cara minta maaf sesuka hati.

Janji Kepsek akan menjumpai Kepala Dinas Pendidikan Pematangsiantar hanya bual mokkap (janji palsu.red) kepada 2 awak media yang dilarang meliput untuk meminta petunjuk akan permasalahan.

Narasumber yang enggan namanya dipublikasikan sangat menyayangkan perlakuan security yang dengan sengaja melarang insan pers melakukan tugas jurnalistik yang melanggar implementasi UU No 14 Tahun 2008 tentang KIP dan UU No 40 Tahun 1999 tentang PERS.

"Sangat disayangkan sekarang ini masih ada oknum yang bekerja di dunia pendidikan melakukan larangan maupun menghalangi insan pers untuk meliput bahkan dengan ucapan nada keras lagi" jelasnya

"Begitu juga kinerja Kepsek masa memperdayakan 2 ruangan yang tidak layak untuk kegiatan belajar mengajar, itu sudah merupakan penyimpangan karena diporsilnya penerimaan siswa kelas 1 sehingga memaksakan kakak kelas menempati ruangan yang tidak layak" bebernya

"Hal lain, selain adanya 2ruangan yang bak 'kandang kambing' ada juga dugaan penyimpangan dana BOS karena selama ini tidak terlihat dana yang dianggarkan untuk rehap ringan sebesar 7%, kmana selama ini dana rehap ringan tersebut melihat jumlah siswa sampai 300 orang jika dikalikan besar bantuan BOS pertahun yang cair triwulan, kmana itu di anggarkan" tegasnya

"Sudah layaklah pihak berwenang melakukan audit kemungkinan Kepala Sekolah sudah melakukan mark up laporan pertanggung jawapan penggunaan dana BOS. Begitu juga dengan oknum atas nama Nur kenapa melakukan pembohongan dan menuduh seseorang tanpa ada bukti, kan sudah sangat meresahkan perlakuan seperti itu bahkan menuduh seseorang tanpa bukti sudah masuk pidana itu" tutupnya

Drs. Koni Ismail Siregar selaku Wakil Walikota Pematangsiantar melalui selular, Senin (20/10) pukul 19.40wib kepada insan pers  menjelaskan tidak mengetahui permasalahan maupun adanya 2ruangan bak kandang ayam yang diperuntukkan untuk kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 4 Pematangsiantar.

Riduan Pohan selaku Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Pematangsiantar tidak berhasil dihubungi melalui selular, begitu juga dikonfirmasi melalui pesan singkat tidak ada respon baik.(SyamP)
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.