. 120 Ribu Bibit Kakao Siap Dibagi ke Petani Simalungun | BeritaSimalungun
Home » » 120 Ribu Bibit Kakao Siap Dibagi ke Petani Simalungun

120 Ribu Bibit Kakao Siap Dibagi ke Petani Simalungun

Written By Beritasimalungun on Monday, 6 July 2015 | 12:16

BIBIT KAKAO.IST
BERITASIMALUNGUN.COM, Simalungun-Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara akan membagikan pupuk dan bibit kakao sekitar 120ribu batang siap tanam di delapan kecamatan di Simalungun.

Kadis Perkebunan Simalungun Amran Sinaga mengatakan, delapan kecamatan yang akan menerima bantuan diantaranya, Kecamatan Siantar, Gunung Malela, Gunung Maligas, Tanah Jawa, Huta Bayu Raja, Bandar Masilam, Bosar Maligas dan Kecamatan Ujung Padang.

Menurutnya, pemberian bantuan tersebut untuk mengembangkan hasil kakao di Simalungun. Bantuan pupuk dan bibit kakao diperkirakan mencukupi sekitar 100 hektar lahan petani. Dinas Perkebunan Sumatera Utara akan memberikan bantuan berupa bibit kakao siap tanam dan pupuk untuk menjaga kelangsungan hidup kakao tersebut.

“Bibit nanti diserahkan langsung ke petani. Kita (Dinas Perkebunan Simalungun, red) hanya menyediakan lahannya saja,” katanya. Lanjutnya, pemberian bibit ini dijadwalkan akan dilaksanakan Agustus mendatang. Delapan kecamatan yang direncanakan sebagai penerima bantuan merupakan daerah yang kakaonya dapat tumbuh subur.

“Dinas Perkebunan Simalungun hanya sebatas pihak untuk menjembatani Dinas Perkebunan Provsu dalam menjalankan program kerjanya. Jadi kita hanya pendamping. Lokasinya sudah ditentukan, tinggal melaksanakannya saja,” jelasnya lebih lanjut.


Amran berharap, dengan bantuan bibit ini upaya untuk meningkatkan perkebunan kakao di Simalungun dapat ditingkatkan terlebih sejauh ini harga kakao juga cukup baik sehingga petani dapat meningkatkan hasil panennya. “Yang mendapatkan bantuan ini  adalah kelompok perkebunan kakao. Kita harapkan kedepannya ini akan menjadi program berkesinambungan untuk meningkatkan pendapatan para petani kakao di Simalungun,” harapnya.(MSC)
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.