. Menko Polhukam Luhut B Panjaitan Sebut Perusahaan Aquafarm Perusak Ekosistem Danau Toba | BeritaSimalungun
Home » , » Menko Polhukam Luhut B Panjaitan Sebut Perusahaan Aquafarm Perusak Ekosistem Danau Toba

Menko Polhukam Luhut B Panjaitan Sebut Perusahaan Aquafarm Perusak Ekosistem Danau Toba

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 30 September 2015 | 07:44

Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan saat tiba di Kodim 0207 Simalungun, Selasa (29/9/2015). (foto : saddan).
Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan saat tiba di Kodim 0207 Simalungun, Selasa (29/9/2015). Foto Saddan.
BERITASIMALUNGUN.COM, Simalungun-Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan menegaskan, kehadiran Aquafarm di perairan Danau Toba merupakan salah satu perusahaan pengrusak ekosistem dan pengrusak lingkungan danau, maka dalam waktu dekat, perusahaan itu segera ditutup pemerintah.

“Sebentar lagi akan dibangun jalan tol Medan-Sibolga. Maka lokasi Parapat 2019 akan dipastikan untuk menjadi kota turis. Terkait keramba jaring apung sebagai pengrusak ekosistem akan kita tiadakan lagi dan dibersihkan, termasuk menutup Aquafarm, sehingga Danau Toba itu asri dan berpeluang besar untuk menambah pendapatan daerah,” kata Luhut dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan Sinode Am ke-XX GKPI di komplek Panti Asuhan Mamre GKPI, Rambung Merah, Kabupaten Simalungun, Selasa (29/9/2015).

Dijelaskan Luhut, tahun 2019 ketika infrastruktur sudah terbangun, maka devisa melalui turis akan menghasilkan. Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun akan menjadi daerah transit. Salah satu upaya, dia sebutkan, membangun kesepakatan dengan Menteri Lingkungan Hidup, untuk membersihkan seluruh keramba jaring apung di seluruh perairan Danau Toba.

Selain itu, dalam sambutannya, situasi Indonesia dijelaskan Luhut, ada beberapa poin harus dicegah mulai dari teroris, narkoba dan persoalan ekonomi.

“Masyarakat harus mampu memerangi aktivitas itu, dengan menjadi agen perubahan dan peran penting di berbagai lingkungan. Dan gereja harus hadir untuk memberikan solusi,” tandasnya. Narkoba kata dia, merupakan musuh terbesar masyarakat dan ajaran agama perlu melakukan penetrasi terhadap lingkungan.


“Gereja jangan sombong rohani, tetapi lihat jemaat juga. Jangan rusak mata rohani, agar misi gereja tidak terkooptasi dengan kepentingan apapun di luar pelayanan,” tutur pria berkumis hitam berpangkat terakhir Letnan Jendral TNI itu. (Saddam)
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.