. Habib Rizieq Tidak Diizinkan Gelar Tabligh Aqbar di Aceh | BeritaSimalungun
Home » , , » Habib Rizieq Tidak Diizinkan Gelar Tabligh Aqbar di Aceh

Habib Rizieq Tidak Diizinkan Gelar Tabligh Aqbar di Aceh

Written By Beritasimalungun on Friday, 4 December 2015 | 22:18

Imam Besar FPI, Dr Al Habib Muhammad Rizieq Syihab.Lc MPSS memberikan Tabliqh Akbar di alun-alun Suka Makmue, Nagan Raya, Selasa (24/11) malam. (Foto:rakyat aceh/ibrahim istra)
BANDA ACEH, - Sebuah kabar mengejutkan datang dari Aceh. Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Muhammad Rizieq Syihab, tidak mendapat izin menggelar tabliqh aqbar di alun-alun Suka Makmue, pada Selasa (1/12) lalu. Kendati tak mendapat izin dari pihak Pemkab Nagan Raya, tabliqh aqbar tetap terlaksana.

Tidak diperolehnya izin itu diakui sendiri oleh Habib Rizieq. Ia berterus-terang mengaku kesal.

”Kalau tabliqh aqbar di daerah non muslim, wajar tidak diberi izin. Tapi ini di Nagan Raya, Aceh. Sudah keterlaluan ini namanya,” kata Habib Rizieq, sebagaimana dilansir oleh rakyataceh.co.

Tabliqh aqbar itu digagas oleh 23 Ormas, OKP, LSM dan Lembaga Non formal Pendidikan Dayah/Pesantren. Acara itu diselenggarakan sebagai tabliqh aqbar se-PantaiBbarat Selatan Aceh.

Rakyataceh.com melaporkan bahwa tabliqh aqbar tersebut dihadiri Ketua Umum FPI, KH. Shabri Lubis, Ketua FPI DKI Jakarta, Ketua FPI Aceh, Ketua FPI AcehTgk Muslim At Thahiry MA, dan FPI dari Kabupaten / Kota di Aceh, serta ribuan masyarakat.

Habib Rizieq dilaporkan mengatakan bahwa Aceh merupakan tonggak perjuangan Islam di Indonesia. Bila Aceh gagal dalam mendirikan syariat Islam, itu akan menjadi contoh besar bagi daerah lain di tanah air.

‘Saya mau ceramah di daerah non-Muslim nggak dikasih wajar, tapi ini saya mau ceramah di daerah Islam di Nagan Raya, nggak dikasih kan edan itu. Ini FPI dari Sabang sampai Marauke untuk mendirikan syariat Islam,” kata Habib Rizieq.

Dikatakanya, memang tidak mudah dalam memperjuangkan Islam, pasti ada kendala dan tantangan, tapi jangan lupa yang melarang itu oknum.

Sementara itu, Plt Asisten I Pemkab Nagan Raya, Zulfikar mengaku tidak tahu menahu perihal izin yang tidak keluar. Namun diperkirakan alasannya karena lokasi yang diinginkan FPI sedang direnovasi.

”Menurut informasi yang saya tahu itu sedang dalam masa perawatan sama rekanan, tapi pastinya juga ngak tau persis masalah ini,” kata Zulfikar mengelak. (SATUHARAPAN.COM /Penulis: Eben E. Siadari)
Share this article :

Post a Comment

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.