Home » , , » CERITA RAKYAT: "Pohon Joring, Pendekar Ulung, Kasur dan Mr. Marwah Arif"

CERITA RAKYAT: "Pohon Joring, Pendekar Ulung, Kasur dan Mr. Marwah Arif"

Written By Berita Simalungun on Tuesday, 26 January 2016 | 07:34

Jaya Damanik. FB
BERITASIMALUNGUN.COM-Benar juga dipikir pikir, coba kita bergerak saja butuh uang, belum lagi pendekar ulung butuh biaya Avtur, makan dan melaundry, steam dan setrika kasur, agar aspal seperti asli tapi palsu, konon berbiaya mahal dibayar ke loundry kiloan yang dilakukan oleh Mr. Marwah Arif.

Kata kawanku setidaknya menghabiskan biaya yang tidak sedikit, istilah volume utuk me loundry dan steam kasur butuh biaya setara dengan 15 ember air untuk Mr. Marwah Arif.

Konon katanya para petarung juga sudah bersusah payah menyiram Pohon Joring di Hutan, di ladang dan di taman untuk bisa bertumbuh subur di malam sunyi nan senyap untuk di petik di musim panen, membutuhkan biaya setara ratusan ember selama penyiraman lebih kurang tiga bulan menjelang musim panen tiba.

Belum lagi keterlambatan dan penundaan panen Pohon Joring karena permasalahan kesalahan formula pupuk palsu yang di coret di Koperasi Pengecer Unit Desa, sehingga memperlambat musim panen, untung saja saat mengganti pupuk palsu tersebut ke kota besar di Perseroan Terbatas Tetap Nuntut diperkirakan hanya menghabiskan siraman puluhan ember air dengan hasil yang instant mengganti pupuk yang palsu jadi pupuk kw 5.

Ternyata setelah di hitung hitung pengeluaran air dan pupuk untuk menyiram tanaman dan meloundry dan steam kasur melebihi seratus ember, akhirnya produksi hutan yang tidak jauh dari kampung nadol juga bantuan sosial warga banua holing ludes.

Padahal musim panen belum juga ditentukan kapan, dan masih butuh siraman siraman tanaman agar bisa bertumbuh untuk di panen pada saatnya.

Si Pendekar Ulung berhiting, itu akan impas karena musim panen joring di taman, ladang dan hutan sampai habis, layu tidak berbuah lagi di perkirakan 5 tahun.

Semoga panen joring tercapai tidak layu sebelum panen, itulah harapan si pendekar ulung, walaupun tanah dan unsur hara tanah sudah habis di hisap oleh Pohon Joring.

Akankah Tanah sadar, Insyaf dan kabur meronta di peras oleh Pohon Joring biaya perawatan dan perbaikan kasur yang sangat mahal???,,,,, belum ada yang tau. (Jaya Damanik)
Share this article :

Post a Comment