Home » » IMAGINE: NEGARA DAN AGAMA UNTUK APA?

IMAGINE: NEGARA DAN AGAMA UNTUK APA?

Written By Berita Simalungun on Monday, 18 January 2016 | 07:50

GEREJA KATOLIK PAROKI SANTO FRANSISKUS ASSISI SARIBUDOLOK-SIMALUNGUN. Foto Asenk Lee Saragih.
Andaikan dunia ini tidak punya negara dan agama, apakah lebih buruk dari sekarang? Sebuah angan-angan buruk John Lennon dalam lagunya Imagine, lagu the Beatles yang sangat kesohor itu. Tetapi bukan tidak berdasar. Lagu ini mempertanyakan arti bernegara dan beragama.

Pemahaman beragama dan bernegara perlu terus menerus dipertanyakan, dipahami, dan dimaknai, dan dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari.

Negara dibentuk agar masyarakatnya adil dan makmur, tidak ada korupsi atau penyalahgunaan kekuasaan yang membuat rakyat melarat.

Kalau kita beragama, hendaknya kehidupan kita damai dan kita berdamai dengan sekeliling kita.Tidak ada yang terbunuh oleh sesama bangsanya yang beragama. .
..............................................

Imagine there's no countries
It isn't hard to do
Nothing to kill or die for
And no religion too
Imagine all the people
Living life in peace

...................
Di mata John Lennon faktanya berbeda. Dia melihat anomali dari negara dan agama. Negara itu melindungi rakyat, bukan membiarkan rakyatnya saling menyiksa, apalagi membunuh. Kita bernegara, tetapi justru banyak yang tega mengisap hak rakyatnya sendiri (korupsi, dll).

Kalau kita bernegara, maka negara tidak membiarkan rakyatnya saling menghakimi, saling membunuh dan memaksakan kehendaknya seenak udelnya.Tugas penyelenggara negara adalah menjamin kenyamanan, kemakmuran dan kebahagiaan warganya.

Agama itu seharusnya mendidik masyarakat cinta damai, hidup dalam keharmonisan. Dalam pandangan John Lennon, kalau kita beragama, seharusnya KITA HIDUP DALAM KEDAMAIAN.

Bukan jutsru sebaliknya, kita masih menemukan adanya pihak memrpovokasi permusuhan, melakukan pembakaran, perusakan atas rumah ibadah, bahkan pembunuhan sesama, seperti teroris yang beraksi pada 14 Januari 2016 yang lalu. 

Menjadi sebuah renungan menarik bagi kita akhir-akhir ini, agar kita jangan sampai terjerumus kepada gambaran buruk John Lenon tentang negara dan agama.

Semoga gambaran buruk Jhon Lenon tidak benar. Kita yang memiliki bangsa dan agamalah yang benar.
Mari berbenah!

Para pemimpin negeri, pemimpin agama, masyarakat secara keseluruhan merenungkan untuk apa kita bernegara, untuk apa kita beragama? Simak lagunya: Imagine. (St Jannerson Girsang)
Share this article :

Post a Comment