Home » » Rico Tewas, Istrinya Masih Dipenjara karena Kasus Narkoba

Rico Tewas, Istrinya Masih Dipenjara karena Kasus Narkoba

Written By Beritasimalungun on Saturday, 23 January 2016 | 21:36

Rico Tewas, Istrinya Masih Dipenjara karena Kasus Narkoba
Foto: Jenazah Rico (Hasan Alhabshy/detikfoto)

BERITASIMALUNGUN.COM, Jakarta - Pelaku penyerangan polisi, Rico Patikasih tewas dalam baku tembak dengan polisi sore tadi. Istri Rico bernama Anapo Abraham, tak ada di lokasi karena masih mendekam di penjara untuk kasus yang sama dengan suaminya, narkoba.

"Sekarang istri Rico ditahan di Rutan Pondok Bambu karena tersangkut narkoba," kata Ketua RT setempat, Pieter Peilouw (53) di Jl Narada, Johar Baru, Jakarta Pusat, Jumat (22/1/2016).

Menurut Pieter, Anapo kedapatan menyimpan narkoba jenis shabu. Namun Pieter tak ingat betul sejak kapan Anapo ditahan.

Rico dan Anapo memiiki seorang putra berinisial APR. Dengan kepergian bapaknya, dan ibunya yang masih dipenjara, maka APR kini hidup semata wayang.

Rico tewas di tangan polisi setelah baku tembak selama hampir satu jam sejak pukul 16.30 WIB sore tadi. Rico yang hendak ditangkap di kediamannya, langsung menembaki polisi dengan pistol diduga milik anggota polisi yang dikeroyok saat menggerebek narkoba.

Polisi sempat mengimbau Rico untuk keluar dari rumahnya, namun ia tidak mengindahkan. Pemuda yang tubuhnya penuh tato itu pun akhirnya tewas di kamarnya terkena tembakan dan kini telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jaktim.  


Kerahkan 350 Personel, Polisi Geledah 20 Rumah di Kampung Ambon

Kerahkan 350 Personel, Polisi Geledah 20 Rumah di Kampung Ambon
AKBP Afrisal /Foto: Kartika Sari Tarigan
Polres Jakbar melakukan operasi penggerebekan di Kampung Ambon, Cengkareng. Sebanyak 20 rumah digeledah oleh aparat kepolisian.

"Ada kurang lebih 20 rumah yang kita jadikan target," ujar Kasat Narkoba Polres Jakbar AKBP Afrisal, Sabtu (23/1/2016).

Dari operasi penggeledahan itu, polisi menyita satu pedang samurai, satu bong dan sabu 2 gram. Polisi juga menangkap 2 orang dari lokasi.

"Saat ini 2 orang yang diamankan itu sedang diperiksa di Polres Jakbar," kata Afrisal.

Dalam operasi ini polisi mengerahkan ratusan personel. Afrisal mengatakan operasi ini dilakukan secara kedap.

"Kami laksanakan operasi ini secara silent. 350 personel dikerahkan menggeledah di rumah-rumah yang kita duga sarang penyalahgunaan narkoba," kata Afrisal.  

Polisi Temukan Bong dan Pedang Samurai Dalam Penggerebekan di Kampung Ambon

Polisi menemukan sejumlah barang bukti dalam penggerebekan narkoba di Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat. Terdapat dua barang bukti yang diamankan polisi.

"Kita temukan 1 samurai dan bong sabu," ucap Kasat Narkoba, AKBP Afrisal, di lokasi, Sabtu (23/1/2016).

Afrisal mengatakan, pihaknya menemukan barang bukti itu dari para pelaku yang ditangkap. Ada dua pelaku yang ditangkap dalam penggerebekan hari ini.

"Jadi barang bukti ini kita temukan dari para pelaku, di dua tempat," ucapnya.

Penggerebekan ini tidak terkait dengan kasus pengeroyokan kepada polisi di Berlan, Matraman Jakarta Timur. Afrisal mengatakan operasi ini murni untuk pemberantasan narkoba.

"Kami ingin bersihkan Kampung Ambon," ucapnya.
Polisi masuk ke Kampung Ambon, Jakarta Barat. Di kampung ini, polisi mencari pengedar dan bandar narkoba. Operasi di Kampung Ambon dilakukan Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Barat.

Penyisiran di Kampung Ambon ini, Sabtu (23/1/2016) dipimpin Kapolres Jakbar Kombes Rudi Adinugroho. Polisi berpakaian preman dengan rompi polisi, juga Brimob bersenjata lengkap melakukan penyisiran.
istimewa

Puluhan petugas kepolisian bergerak memeriksa tempat yang dicurigai. Belum diketahui apakah penggerebekan ini terkait dengan kasus di Berlan dan Jl Slamet Riyadi.
istimewa

"Masalah terkait atau enggaknya nanti diinformasikan. Ini yang penting Polres setempat sedang melakukan penegakan hukum di wilayahnya masing-masing," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Mohammad Iqbal.  (Sumber: Detikcom)
Share this article :

Post a Comment