Home » , » Teror Bom Thamrin : Afif Pernah Tinggal di Karawang, Menghilang setelah Bom Mega Kuningan 2009

Teror Bom Thamrin : Afif Pernah Tinggal di Karawang, Menghilang setelah Bom Mega Kuningan 2009

Written By Berita Simalungun on Friday, 15 January 2016 | 19:48

Afif, pelaku teror berjalan santai dengan membawa sebuah senapan dengan latar belakang Gedung Sarinah jalan MH Thamrin (14/1). Pelaku ledakan bom Sarinah tewas bunuh diri dengan cara meledakan bom sendiri di kawasan Sarinah Thamrin Jakarta Pusat. IST

BERITASIMALUNGUN.COM, Karawang - Pelaku teror di Thamrin, Afif, ternyata pernah tinggal di Dusun Duren, Kampung Duren, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang. Meski tak lama, jejaknya lumayan terekam di benak warga dan pejabat desa.


Kepala Desa Duren, Abdul Halim, mengatakan nama asli Afif adalah Sunakin. Dia tinggal di sebuah rumah di RT 16 RW 5 pada tahun 2008. Saat itu, dia bekerja di pabrik ban.

"Iya, Sunakin alias Afif pernah tinggal di sini dan tertangkap di Aceh tahun 2010. Dia juga ber-KTP Duren," jelas Abdul saat dihubungi detikcom, Jumat (15/1/2016). 

Abdul menuturkan, Afif pernah sekali terlihat setelah bebas dari penjara. "Tapi hanya sehari. Setelah itu tidak ada yang lihat lagi," katanya. 

Menurut Abdul, Afif dan dua orang temannya yang lain meninggalkan Dusun Duren saat terjadi ledakan bom di hotel JW Marriot dan Ritz-Carlton atau lebih dikenal dengan bom Mega Kuningan 2009 yang menewaskan 9 orang dan melukai 50 orang. Sejak saat itu tak ada lagi kabar hingga akhirnya tertangkap di Aceh.

Kata Abdul, Afif dikenal memiliki seorang istri yang berbeda umur tujuh tahun. Namun dia belum mengetahui secara pasti keberadaan istri Afif lantaran istrinya itu kuliah di Yogyakarta. 

"Kalau fotonya (pasca teror) saya belum lihat. Tapi kalau KTP atas nama Sunakin alias Afif ada dan terdaftar," tutup Abdul.


DETIK.COM
Share this article :

Post a Comment