. BEKERJA MENGGERUTU | BeritaSimalungun
Home » » BEKERJA MENGGERUTU

BEKERJA MENGGERUTU

Written By Beritasimalungun on Friday, 11 March 2016 | 17:37

ILUSTRASI.
"Aku sudah lakukan ini, lakukan itu, tetapi hasilnya apa?". "Perusahaan buat apa sama saya?". "Si Anu itu kerjanya apa?".
Suara seperti ini acapkali terdengar di mana-mana.
Kalau Anda sebagai bos, atau teman pasti respon Anda, "Emangnya Gue Perduli?"

Tidak ada orang yang senang kepada penggerutu. Seseorang harus berkerja dengan tulus dan ihklas. Mau hasilnya baik atau tidak, perkerjaannya diterima atau tidak, itu tergantung si pekerja.

Di Republik yang korup ini masih ada yang jujur, ada yang bekerja dengan tulus. Di lembaga yang "brengsek:" sekalipun, masih ada orang yang berprestasi, dan karyanya luar biasa.

Jadi, menggerutu, menyalahkan orang lain, menyalahkan lingkungan, hanyalah pekerjaan orang yang tidak bekerja dengan tulus, tidak kreatif.

Perlu, diketahui, mungkin merekapun--teman-teman di sekitar Anda, mungkin sama dengan Anda, banyak yang harus dikeluhkan, tapi tidak ngomong banyak.

Oleh sebab itu, cobalah bersabar, lakukan komunikasi yang baik, lakukan tindakan kreativ dengan tulus. Orang lain akan makin menghargai pekerjaan kita.

Lagipula, kadang, seseorang menilai hasil pekerjaan, tergantung sikap juga. Ketika atasan atau sekeliling kita tidak senang karena selalu menggerutu, orang menilainya juga relatif subjektif, dan akhirnya saling menggerutu.

Hasilnya Apa?. Kacau balau dunia persilatan. (St Jannerson Girsang)
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.