Home » » 2 Petugas Pajak Dibunuh, Polisi: Pengusaha AL Nunggak Pajak Rp 14 Miliar

2 Petugas Pajak Dibunuh, Polisi: Pengusaha AL Nunggak Pajak Rp 14 Miliar

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 12 April 2016 | 21:13

Keadaan di rumah duka Almarhum Parada Toga Fransriano S di Medan, Sumatera Utara. Rencananya, almarhum akan dikebumikan Kamis (14/4/2016).IST



Keadaan di rumah duka Almarhum Parada Toga Fransriano S di Medan, Sumatera Utara. Rencananya, almarhum akan dikebumikan Kamis (14/4/2016).IST

BERITASIMALUNGUN.COM-Medan - Dua Petugas pajak KPP Sibolga, Sumatera Utara, tewas dibunuh oleh seorang pengusaha berinisial AL saat melakukan penagihan. Pengusaha ini menunggak pajak hingga Rp 14 miliar.


"Jadi, yang jelas pengusaha ini didatangi petugas pajak dua orang. Mereka mendatanginya untuk menagih utang dari tunggakan pajak pelaku sebanyak Rp 14 miliar," kata Kapolres Nias AKBP Bazawato Zebua saat dihubungi detikcom, Selasa (12/4/2016) malam.

Kedua korban tewas adalah Juru Sita Pajak Negara (JSPN) bernama Parada Toga Fransriano S dan seorang anggota Satuan Pengamanan (Satpam) Soza Nolo Lase yang bekerja di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sibolga. Kapolres Nias menyebut keduanya ditusuk AL hingga tewas menggunakan pisau.

Ketika ditagih membayar tunggakan pajaknya, AL meminta kedua petugas pajak ini pindah ke sebuah tempat berupa pondok. Lokasinya didekat tempat usaha pelaku.

"Sampai di situ, pelaku duduk di antara petugas pajak itu lalu diambilnya pisau yang telah disiapkannya. Setelah itu ditancapkannya ke badannya kedua korban," terang Bazawato.

Tak lama setelah membunuh kedua korban, pengusaha itu menyerahkan diri ke Kantor Polisi Resort Gunungsitoli dan mengakui perbuatannya. 

"Dia mengakui perbuatannya. Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan. Kita sudah periksa saksi yakni dari karyawannya pelaku," tutup Kapolres Nias. (dtk)
Share this article :

Post a Comment