Home » , » BKD Simalungun Memotong Uang Prajabatan CPNS K-2

BKD Simalungun Memotong Uang Prajabatan CPNS K-2

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 3 May 2016 | 20:58

Raya Ginting

BERITASIMALUNGUN.COM, Raya-Pada Sabtu, (30/4/2016) lalu telah dilaksanakan pengembalian uang Prajabatan CPNS K-2 Simalungun di BKD Simalungun. Pada satu sisi 512 orang CPNS ini senang karena mereka mendapatkan uangnya kembali karena sudah 8 bulan mereka dahulukan. Hal mana daerah lain uang prajabatan langsung dibayarkan oleh Pemda.

Pada sisi lain CPNS ini menggerutu. Karena dari Rp 2.200.000,- uang yang semestinya dikembalikan ternyata hanya Rp 1.800.000,- yang mereka terima. Mereka banyak mempertanyakan dengan ucapan “mengapa dipotong, itu uang kami sendiri kok dipotong”.

Sehari sebelumnya, Jumat 29 April 2016 sebanyak 20 an orang  CPNS K-2 sudah datang ke BKD Simalungun mempertanyakan rencana pemotongan tersebut. Mereka menerima informasi dari pengurus Perwakilan mereka bahwa uang Prajabatan akan dibayarkan Sabtu (30/4/2016) namun akan dipotong sebesar Rp 300.000/0rang.

Menjawab keberatan CPNS ini Raya Ginting mengatakan bahwa uang itu untuk DPRD. Karena kehadiran orang yang menyatakan keberatan ini Raya Ginting menyatakan “kalau begitu besok ditunda dulu pembagian uang kalian”. Pada saat ditanya kapan akan dibayarkan, Raya Ginting mengatakan “tunggu pemberitahuan berikut”.

Pembayaran tetap dilaksanakan dan dipotong 400 ribu per orang. Karena pembatalan pembayaran itu pengurus memberitahukan kepada anggota. Tetapi anehnya pembayaran itu dilaksanakan juga. Konon BKD menghubungi CPNS yang lainnya supaya datang mengambil uangnya.

Maka berbondong-bondonglah mereka datang. Ternyata uang mereka dipotong bukan 300.000 tetapi Rp 400.000 per orang. Lebih besar dari yang disampaikan sebelumnya lewat pengurus. Kepada yang kukuh tidak mau uangnya dikurangi pihak BKD tidak memberikan SK 100 persennya. 

“Silahkan minta SK 100 persen anda di UPTD anda,” kata Raya Ginting. Sebagian belum datang mengambil karena menuruti ucapan Raya Ginting tersebut.


Terpisah, Ketua DPRD Kabupaten Simalungun Johalim Purba membantah kalau uang potongan Rp 400 Ribu per orang yang disebutkan Raya Ginting untuk dewan, dibantah Johalim Purba. Kata dia tak ada anggota dewan menerika uang potongan Uang Prajabatan CPNS K-2 tersebut. (TIM)
Share this article :

Post a Comment